
DODODODOR !!
seorang pria menembak tepat kearah Valera akan tetapi Dewi keberuntungan selalu saja berpihak pada wanita yang bergelar lady itu, ia menjadikan tubuh pria yang berada di depannya sebagai tameng dari bidikan peluru tiba-tiba itu
" ohh main belakang rupanya " ucap Valera dengan setengah lelucon miliknya bahkan senyuman mengejeknya tampak jelas terlihat, Emil dan Deon hanya saling pandang dengan aksi gila sang lady bahkan Remigio memekik dan mengumpat pada suara tembakkan serta gumaman kekasihnya sungguh ia sangat mengkhawatirkan keadaan Valera dan Zizi wanita itu hanya bisa memijat pelipisnya dengan pelan walaupun ia sudah menenangkan jika Valera akan dalam keadaan baik-baik saja
valera menghempaskan tubuh yang sudah tak bernyawa itu dengan enteng bahkan semua orang yang berada di sana menatap tak percaya akan sikap Valera yang terkesan santai
" siapa kau ! dan untuk apa kau datang ke tempat ini " ucap seorang pria berambut panjang dengan diikat dan menampilkan wajah sangar nya
" huhh lagi-lagi bertanya siapa aku ? itu tidak penting akan tetapi kau telah mengusik ku terlebih dahulu " ucap Valera lagi dan lelaki itu terlihat tersenyum tipis dan Valera memicingkan matanya
" kau pendatang ? dan sekarang kau berbuat ulah dengan para anak buah ku " ucap lelaki itu dan Valera hanya acuh saja menganggap tidak tau
" lalu ? kau mau apa ? mereka lah yang mengusikku terlebih dahulu, dan aku mencoba untuk melawan karena melindungi diriku sendiri, apa itu salah ? " ucap Valera dengan mata polosnya
" sepertinya kau orang terlatih bahkan kepekaan mu sangat lah tinggi dan kau juga memegang senjata ! apa kau seorang anggota kepolisian atau agen rahasia ? " sinis nya dengan tersenyum mengejek dan Valera diam saja melihatnya
" tertawa ? apa itu lucu ? aku fikir kau sudah gila tuan, kau menertawakan sesuatu yang tidak lucu apa kau gangguan jiwa " ucap Valera bermulut tajam membuat nafas lelaki itu terlihat memburu dengan sorot mata yang memerah
" akan ku pecahkan mulutmu itu dasar wanita sialan ! " pekik lelaki itu marah dengan menodongkan senjata kearah Valera akan tetapi Valera menembak pelurunya terlebih dahulu hingga mengenai paha kanan lelaki itu
DORR
AGHHH
valera bersiap untuk beraksi kala melihat yang lainnya siap untuk menyerang Valera, para lelaki itu kini mengepung Valera dan berusaha untuk melumpuhkan sang lady akan tetapi mereka terlalu berharap untuk bermimpi bagi Valera mereka hanya lah sebutir debu jalanan yang tidak berharga sama sekali
KRAKKKK
AGHHH
BUGHHHHHH
valera mematahkan salah satu tangan dari mereka yang hendak menyerang bagian dada nya, kilatan api amarah kini terlihat jelas di manik matanya
" dasar lelaki tak berguna ! " pekik Valera lantang dan ia pun dengan cepat menerjang dan menendang dada lelaki itu hingga lelaki itu tersentak kebelakang dan mengeluarkan darah dari mulutnya, bahkan lelaki itu memegang bagian dadanya yang terasa sangat sakit
BRAKKKKKK
Uhukk
DODODORDODODOR !!
setelah menghajarnya Valera menembak mereka dengan brutal hingga lelaki itu tewas seketika
BUGHHHHHH
AGHHH
valera berteriak kala seseorang memukul bagian punggung nya dan itu membuat Valera merintih kesakitan sontak membuat orang-orang yang terhubung melalui MH memekik dan berteriak kaget
" jangan berteriak ! aku tak apa " kesal Valera pelan dan ia berdiri lalu menatap tajam seseorang yang sedang memegang sebuah kayu yang baru saja melukai punggungan
" cihh.. dasar para pengecut yang tak berguna " geram Valera lalu ia menarik sebuah pelatuk dalam genggamannya
DODODORDODODOR
valera sengaja menembak dengan asal untuk membuat orang-orang itu ketakutan dan terbukti kini para penghuni kedai itu berhamburan tak tentu arah demi menghindari peluru-peluru Valera
kesempatan itu Valera manfaatkan ia segera berlari dengan cepat dan menuju motor sport miliknya pergerakan Valera tentu saja diketahui oleh mereka dan mereka berlari serta mengejar Valera, membuat Valera kian bersemangat dari arah jauh suara deru helikopter terdengar membuat Valera meningkatkan kewaspadaan nya itu
Deon dan Emil menandai helikopter asing itu dengan cepat dan ternyata seorang lelaki yang mengendalikannya,
" nona, itu helikopter milik musuh dan mereka sedang mencoba mengejar mu " ucap Deon lagi dan Valera yang mendengarnya hanya santai saja
" tandai " ucap Valera tegas
kini Valera melajukan motornya dengan kecepatan penuh dan dibelakang beberapa mobil mencoba untuk mengejarnya, Valera tau jika mereka akan mengeluarkan senjata api dengan begitu Valera tidak ingin mengurangi kecepatan laju motornya, Valera merogoh sebuah bom yang terselip di saku celana nya dan ia menekan sesuatu tombol disana lalu ia melemparkannya kebelakang
__ADS_1
DUARRRR
BLAMMM
mobil itu meledak dan terpental hingga membuat mobil lainnya merasakan dampak dari ledakan mobil pertama, Valera tersenyum senang kala melihat semua itu dari kaca spion miliknya
" tidak semudah itu bung, kalian sangatlah bodoh " desis Valera lalu ia melihat sekilas keatas langit dan benar saja sebuah helikopter mencoba untuk mengejarnya, " dasar pengganggu " gerutu Valera lalu ia membelokkan motornya dengan sangat mulus dan nampak Kini Valera memakai sebuah jalan pintas yang cukup sempit hanya untuk mengecoh lawannya kali ini, akan tetapi itu tak membuat pihak lain berpaling justru saat Valera tiba di sebuah pertigaan tak disangka helikopter itu sudah berada tepat di depannya dengan mengudara cukup rendah salah satu dari mereka mencoba untuk membidik Valera akan tetapi Valera membanting kemudinya ke sebelah kiri
DODODODOR !!
" shitt " umpat Valera, Emil telah mengirimkan pasukan khusus yang kini mereka tak jauh dari titik lokasi sang nona,
DODODODOR !! DODODORDODODOR !!
mereka terus saja memberondong sang nona dengan senjata yang mereka genggam Valera mengumpat nya dengan kesal,
valera terus saja melajukan kecepatan motornya dengan sangat tinggi, beberapa kali Valera telah menghindari serangan dari peluru-peluru itu
DUARRRR
BLUMMM
valera terhenyak kala helikopter yang mengejarnya sudah berada di depan mata akan tetapi tak Sampai disitu tiba-tiba helikopter itu meledak dengan hebat bahkan Valera menghindari puing-puing yang bertebaran bebas di udara
tak jauh helikopter yang Valera kenali mengudara dengan gagah dan ternyata pasukan khusus datang tepat waktu, senyum Valera merekah saat melihat itu akan tetapi senyum itu hilang saat melihat dua helikopter asing muncul secara tiba-tiba
" fokus " teriak Valera lantang, dan pasukan khusus itu terbang dan untuk mengecoh lawan, sedangkan Valera menancapkan pedal gas nya menuju titik lokasi Remigio dan Zizi saat ini
DODODORDODODOR !!!
DODODODOR !!
suara itu sungguh menggema di udara kala dua kubu dengan helikopter yang berbeda saling menembakkan senjatanya masing-masing
tak jauh dari pandangan Valera ia melihat mobil yang Zizi gunakan dengan cepat Valera turun dan memasuki nya dengan tergesa Zizi dan Remigio menatap Valera dengan panik,
DODODODOR !!
mobil yang Valera tumpangi mendapatkan serangan tak terduga, Valera lagi-lagi mengumpat dan berkata lantang dengan apa yang terjadi sedangkan Zizi dan Remigio mereka menyiagakan senjata di kedua tangannya
" let's play " smirk Valera lalu ia mengemudikan mobilnya dengan kencang bahkan Valera merasa jika wilayah ini merupakan milik Frazzes willyam terbukti tidak ada pihak polisi maupun pihak lain yang mencoba untuk menghentikan aksi keduanya
dua buah mobil berwana biru terus saja mengejar Valera, dan Valera terlihat sangat menikmati waktunya ini, Zizi mencoba untuk membuat kap mobil bagian atas dan Remigio mencoba untuk membuka kaca bagian samping dirinya
DODODODOR !!
PRANGGG
DODODORDODODOR !! DODODORDODODOR
Zizi dan Remigio cukup kompak menembak kaca serta ban dari mobil pihak lain, akan tetapi mereka sadar jika kendaraan itu pun memiliki fitur tingkat tinggi,
" nona, sepertinya itu bukan mobil biasa " pekik Zizi dan Valera mengangguk paham
lagi-lagi Valera melihat helikopter yang saling mengejar di udara bahkan Valera bisa melihat jika para pasukan khusus mulai terdesak
" Emil Deon, dimana yang lainnya ! " pekik Valera lagi
" tak jauh darimu ! mereka semakin banyak nona " ucap Emil memberi kabar dan Valera yang mengetahui hal itu hanya bisa diam dan merencakan sesuatu lagi
BRAKKKKKK
mobil Valera ditabrak tepat dibagian belakang nya sehingga membuat ketiga orang itu terhempas dan terpentuk ke depan
" sweatheart " ucap Remigio kala melihat darah dari pelipisnm kekasihnya itu dan Valera mengatakan jika semuanya baik-baik saja " akan ku bunuh mereka ! " pekik geram Remigio lalu ia dengan nekat membidik sasarannya dengan brutal sehingga menimbulkan suara decitan yang cukup ngilu
DUARRRR
DUARRRR
__ADS_1
BLUMMM
BRAKKKKKK
Remigio yang geram akhirnya melemparkan dua buah bom secara beruntun dan terbukti mobil-mobil yang mengikutinya kini meledak hebat dan menghantam pembatas jalan dengan sangat kencang, kepulan asap hitam sudah mulai menggumpal dengan pekat
DUARRRR
valera terkejut kala melihat sebuah helikopter asing jatuh dan meledak tak jauh dari mereka bahkan Zizi tersentak kaget
" nona sepertinya mereka memblokir jalan kita " ucap Zizi karena ia merasa jika keadaan cukup mendesak
" ya sepertinya begitu, mereka mencoba mempersempit kita Zizi " ucap singkat Valera " Emil tandai mereka semua " ucap valera lagi
DODODODOR !!
DODODODOR !!
lagi-lagi Valera dihadang oleh beberapa motor dan itu membuat Valera semakin murka dan geram,
" Frazzes willyam kau telah bermain secara lancang dengan ku " geram Valera lagi lalu ia menginjakan pedal gas nya dan mencoba untuk menabrak pas pemotor itu
DODODODOR !! DODODORDODODOR !!
mereka terus menembakkan pelurunya akan tetapi itu hanya sia-sia jika mobil yang digunakan oleh Valera mempunyai fitur yang tak kalah canggih
BRAKKKKKK
CKITTTT
Zizi dan Remigio syok dibuatnya ternyata Valera benar-benar menabrak salah satu dari mereka, bahkan dengan kecepatan yang luar biasa, kondisi orang itu sudah sangat mengenaskan
" nona awas ! " pekik Zizi saat melihat sebuah mobil tank yang tiba-tiba berada tak jauh dihadapanya otomatis Valera membanting setir kemudinya dan pada saat itu Valera melemparkan bom ke arah luar
DUARRRR
para pemotor berhamburan menghindar dari dampak ledakan itu, bahkan mereka menjauh dan berhenti untuk mengejar Valera
" Emil, apa mereka memblokir jalan kami ? " pekik Valera lagi
" tidak nona, ! hanya saja mereka banyak dan mengepung " ucap Emil lagi dan Valera akhirnya mengerti
Zizi dan Remigio tampak mengusap pelan dadanya sungguh mereka merasa jika ini seperti film layar lebar yang sedang membintangi film bergenre action, Valera melirik sekilas Remigio dan Zizi segera bergantian
" fokuslah, lawan masih sangat banyak gunakan waktu dan senjata sebaik mungkin, " tegas Valera dan sontak keduanya mengangguk pelan
kondisi body mobil Valera tidak semulus pertama kali beberapa bagian penyok dan tergores dengan sangat parah akan tetapi Valera tidak perduli baginya bagaimana caranya ia melumpuhkan musuh dengan sangat singkat
sedangkan disisi lain pasukan khusus yang dikirim kan oleh Emil dan Deon sedang dalam kondisi terdesak helikopter mereka di kejar oleh dua helikopter asing lainnya ibarat kata mati satu tumbuh seribu terbukti sudah dua helikopter pihak asing yang gugur dengan mengenaskan dan Kiki mereka harus berhadapan lagi dengan kata pengganggu ulung
dua helikopter itu mengapit sisi kanan dan kirinya membuat pasukan khusus semakin waspada dan bersiaga, salah satu pasukan khusus mencoba untuk membidik lawan disebelah kirinya yang terlihat sedang mengecoh
DODODODOR !! DODODODOR !!
melesat tembakkan sangat melesat mereka menghindar dengan mulus membuat para pasukan khusus geram,
" lakukan protokol lainnya " suara itu sungguh terdengar di telinga para pasukan khusunya orang itu yang tak lain adalah Emil
belum sempat mereka melakukan tugasnya empat buah helikopter yang dikenalnya dengan berlogo king mengudara dengan gagah dan siap membumi hanguskan para lawannya membuat fokus mereka terpecah
DODODORDODODOR !!
DUARRRR
DUARRRR
para pasukan khusus dibuat melongo dengan orang-orang king yang muncul tiba-tiba bahkan mereka melepaskan senjata bertegangan tinggi yang mana satu peluru bisa membuat ledakan yang tak kalah dahsyat dari bom
" amazing " seru mereka serempak
__ADS_1