
JLEBBB
AGHHH
entah bagiamana bisa Valera melayangkan sebuah belati kecil dan itu tepat mengenai Perut salah satu anak buah ROLADEX darah mengalir begitu deras pria itu meringis dan menjerit kesakitan tapi Valera hanya tersenyum tipis
" dasar wanita sialan " teriaknya dan langsung menerjang Valera tapi dengan sigap Valera menghindar dan terkesan ingin bermain-main bahkan kini dirinya melawan tiga orang lelaki sekaligus tapi itu semua tak membuat Valera gentar justru itu semua membuat Valera semakin menunjukkan taring kekuasaannya
para anak buah king belum keluar dari persembunyiannya karena instruksi dari sang lady dan keadaan masih sangat membaik tidak terlalu mencekam
" tak akan ku biarkan para tikus seperti kalian menempati wilayah ku ! " tegas Valera dengan sorot mata yang sangat tajam lalu gerakannya mulai menggila karena anak buah ROLADEX cukup tangguh untuk dilumpuhkan
BUGHHHHHH
BUGHHHHHH
DORRR
DORRRR
dua orang tumbang dengan tendangan dan berakhir dengan peluru yang bersarang tepat di jantungnya tersisa hanya satu orang, pria itu tertegun dan menatap Valera dengan perasaan takut wanita dihadapannya telah berubah menjadi iblis yang mengerikan
" siapa kau sebenarnya ? " tanya orang itu gugup dan tentu saja Valera hanya tersenyum tipis tapi sorot matanya sudah tak bersahabat lagi
tak lama anak buah ROLADEX yang lain nya berdatangan dan dibuat terperangah dengan apa yang mereka lihat tiga kawan mereka tumbang dengan kondisi yang sangat mengenaskan Valera masih saja santai walaupun dirinya saat ini mulai terkepung tapi para ROLADEX tak pernah tau sepak terjang dari pemimpin King itu
" wah wah para penyusup mulai menampak kan wajahnya ! lalu dimana pemimpin kalian apa masih berada di dalam ? " ucap Valera yang melihat kearah kapal mewah di sebrangnya
" siapa kau sebenarnya ? lancang sekali kau melakukan hal seperti ini dasar wanita sialan " pekik seorang lelaki berteriak lantang
CEKREK
entah dari mana datangnya puluhan todongan senjata mengarah ke seluruh anak buah ROLADEX mereka dibuat tertegun dan tak menyangka bahkan mereka dibuat tak bisa berkutik
prok prok prok
" kita kedatangan tamu yang tak diundang ! seorang wanita cantik ? hmm untuk apa kau bermain dengan senjata itu " ucap seorang pria dengan tubuh tegap dan atletis wajahnya sangat tampan dan sorot matanya sangat tajam, Valera memicingkan matanya dan tersenyum penuh arti ia berjalan dan kini ia berhadapan dengan Valera " katakan kepadaku apa tujuan mu mengacau di tempat ini, bahkan kau membunuh tiga anak buah ku " ucapnya tegas dengan berdiri tegap sempurna
Valera terkekeh lalu dengan gerakan anggun Valera mulai bertingkah layaknya wanita polos dan lugu " aku ? mengacau ? ohh tidak kau salah paham tuan " ucap Valera dengan sorot mata teduh sesaat pria itu terpana akan pesona dari seorang Valera
" lalu ? " ucapnya lagi yang melihat gerak-gerik valera
" ini wilayah kekuasaan ku ! dan kalian memasuki nya tanpa ijin dariku bahkan kau seorang penyusup profesional " ucap valera dengan gaya nya yang santai semua anak buah king sudah tau akan tingkah dari seorang ladynya tapi tidak dengan para ROLADEX mereka berfikir hal lain terhadap Valera
" wilayah mu ? memangnya kau siapa " ucap lelaki itu dengan menantang dan angkuh
" Robbin Hallerand '' ucap Valera dengan menyebut nama seseorang yang sontak membuat mereka terkejut pasalnya nama itu adalah nama lelaki yang kini tepat dihadapannya " itukah namamu ? tapi sayangnya kau tak mengenal baik diriku " ucap Valera dengan merengek manja
" siapa kau sebenarnya ! " tegas Robbin menatap tajam kepada Valera ia sudah tak memperdulikan todongan senjata yang siap kapan saja membidik dirinya dengan cepat
" aku ? kau yakin tidak mengenal ku " ucap Valera lagi dan itu membuat Robbin kesal dan geram karena merasa dipermainkan oleh seorang wanita
__ADS_1
tak lama deru helipad terdengar memekikkan telinga semua anak buah ROLADEX menatap kearah langit dan mulai bersiaga helipad itu mulai landas tak jauh dari Valera
keluarlah Dave dengan dua anak buahnya yang lain, hal itu membuat Robbin menatap tajam kepada Dave karena ia sangat tahu dan sangat mengenali wajah petinggi king seketika jantung Robbin berdegup kencang
sial ! apa hubungannya mereka dengan wanita ini, dan lagi-lagi aku kurang teliti sehingga tak memperhatikan jika negara ini kekuasaan penuh mafia elit itu. batin Robbin
" lady " ucap Dave dan dua anak buahnya mereka menunduk hormat kepada Valera dan sontak Robbin dibuat tercengang ! lady ? apa mungkin wanita yang dihadapannya itu pemimpin dari king jika benar ia dalam masalah
" apa kini kau tau siapa aku tuan Robbin " Sinis Valera menatap Robbin dan para anak yang buah ROLADEX dengan tajam
Robbin seketika menelan salivali nya kasar lalu dengan cepat ia menetralkan keadaan dirinya
" memangnya kau siapa ? " ucap Robbin masih berusaha menyangkal kenyataan yang ada
" berhenti bertele-tele tuan kami tak suka banyak bicara ! " tegas Dave dengan sinis membuat Robbin geram seketika lalu ia mengambil senjatanya dibalik jas miliknya tapi pergerakan nya sungguh terbaca oleh Valera dan seketika
DORR
Valera menembak tangan Robbin hingga senjata miliknya jatuh terlempar Robbin mengerang kesakitan dan meringis menahan sakit dalam hatinya ia mengumpat
" jangan bermain-main dengan ku ! " dingin Valera menatap tajam Robbin " kalian berani memasuki wilayah ku dan membuat waktu berharga ku dengan orang yang kalian incar terganggu dan itu membuat diriku secara tak langsung menerima serangan dari pihak mu maka dari itu aku tak akan membiarkan kalian pulang dengan selamat " tegas Valera dengan aura nya yang dingin '' geledah kapal itu " pemerintah Valera dan seketika para anak buah king melakukan tugasnya dengan baik
" JANGAN LANCANG ! " pekik Robbin dengan lantang
'' dasar tak tau malu " geram Valera tapi ia mengacuhkan keterberatan pihak lawan dan anak buah king terus berjalan dan menjalankan titah sang lady
" BERHENTI !! berani sekali kalian berbuat hal itu " pekik Robbin lancang
CEKREK
seketika Valera tertawa meruntuki kebodohan mereka " wow ingin menggertak ku ! tidak apa-apa hanya dalam satu tekanan jari, DUAR tempat ini akan meledak beserta kapal yang kalian bawa " ucap Valera terkekeh " jangan Melewati batasan karena ini tempat ku " tajam Valera lagi
para anak buah king mengeluarkan sebuah kotak putih dan menaruhnya secara susun Valera yakin jika itu adalah persenjataan mereka maka dari itu Valera akan menyimpannya dan mengembalikan ke tempat asalnya dengan segera
nafas Robbin menderu tak karuan dada nya turun naik matanya menatap tajam Valera seakan mengobarkan peperangan Valera yang melihat itu hanya diam sambil tersenyum mengejek
'' turunkan senjata kalian " ucap dingin Dave kepada para anak buah ROLADEX " turunkan atau kalian mati " tegas Dave dan seketika anak buah ROLADEX menurunkan senjatanya karena mereka tak mau dirinya merasa terancam
" dasar bodoh ! " pekik Robbin saat melihat anak buahnya tunduk begitu saja
setelah anak buah king menggeledah dan mengeluarkan semua isi yang diperkirakan senjata para ROLADEX kini Valera tersenyum puas, dan
DORR
DUARRRR
BLUMMM
satu kapal mewah itu ditembak brutal dan ditembak dengan peluru yang mirip seperti bom saking kuatnya inovasi senjata milik king setengah bagian dari kapal itu hancur dan kini sebagian nya nyaris tenggelam
" apa yang kau lakukan " teriak frustasi Robbin dan dengan sigap ia berlari ingin menerjang Valera tentu saja Valera menyambut gerakan tiba-tiba milik Robbin dengan semangat yang menggebu
__ADS_1
luka pada tangannya tak Robbin hiraukan ia terlampau marah karena Valera berhasil merusak salah satu kapal bawaannya ia menyerang Valera bagaikan singa yang tengah mengamuk
Mata Robbin terfokus pada alat vital milik Valera, sasaran pukulannya entah mengapa ingin menyerang detail pusat kehidupan Valera
" menjijikan " sesuai Valera disela gerakannya yang anggun dan tegas, ia mulai tersenyum tipis kala Robbin menjadi duel yang cukup memuaskan
BUGHHHHHH
valera berhasil memukul telak bahu kirinya hingga membuat Robbin meringis tertahan tapi Robbin seakan tak gentar dengan pukulan yang diberikan oleh Valera ia masih saja mengamuk
KRAKKKK
AGHHH
lagi-lagi Valera mematahkan tangan Robbin yang terluka hingga ia berlutut dan tersungkur karena kesakitan, sungguh tragis !
" jangan pernah ingin bermain dengan ku jika kau masih saja terus keras kepala hanya dua pilihan yang baik untuk mu mati atau sekarat ! kau bisa memilihnya " geram valera tajam bahkan para anak buah ROLADEX dibuat tercengang dan tertegun karena pimpinan mereka kalah di bawah kekuasaan seorang wanita rasanya mereka ingin menolong tapi itu semua tak mungkin nyawa mereka menjadi taruhannya
Valera berjalan menjauh dari Robbin pandangannya beralih kepada kapal mewah yang hampir tenggelam itu, lalu dirinya tersenyum puas
" lanjutkan ! " ucap Valera lagi
DODODORDODODOR !
SHOT
DUARRRR
BLUMMM
satu kapal mewah menjadi keganasan dari peluru pihak king kini kedua kapal itu dibuat hancur sehancur-hancurnya
Dave menyunggingkan senyumnya dan Valera tampak puas kini ia akan melihat bertapa miris nya Robbin dan para anak buahnya
" aku sudah memastikan tak akan membiarkan kalian pulang begitu saja dengan mudah " sesuai Valera sinis
Robbin meraung karena Manahan sakit wajah tampannya tak lagi ia hiraukan buktinya Valera tidak tergoda dengan paras yang Robbin miliki jika di Amerika ia digilai oleh para wanita penghibur tapi tidak untuk Valera itu semua tak berguna
" AGHHH !! sial dasar kau sialan akan kubunuh kau " desis Robbin tajam hingga ia menarik sebuah pistol tersembunyi tapi lagi-lagi pergerakannya diketahui oleh Dave sebelum peluru itu melukai nonanya Dave telah dulu mengambil sebuah tindakan yang sangat cepat
DORR
lagi-lagi tangan Robbin yang masih bebas menjadikan sasaran keganasan dari king darah Robbin semakin naik rasa sakit semakin terasa ia meringis hebat kala dua buah peluh bersarang di kedua tangannya yang kekar itu
" jangan bertindak sembarangan di tempat wilayah kami ! atau kau akan tau sendiri akibatnya " ucap Dave dengan tegas dan dingin kini aura Valera dan Dave sama-sama menghitam
" tugas kami selesai nona, " ucap anak Buha king menunduk hormat kepada Valera dan Valera hanya mengangguk tipis
" kirimkan satu buah kapal untuk mengantar mereka ke asalnya ! ringkus mereka terlebih dahulu setelah itu baru kalian kirimkan para sampah ini ke dalam kandangnya " ucap Valera tegas dan anak buah king mengangguk hormat tak lama sebuah mobil yang besar yang mirip sebuah truk sampai di tempat lokasi tepat waktu dan turunlah seorang wanita cantik dengan setelah khusus disana
" wow Zizi " ucap Valera terkejut pasalnya wanita itu sudah lama tak ikut dalam misi dan sekarang apa ? ini bagaikan sebuah kejutan Valera sesaat mematung ditempatnya
__ADS_1
" nice to meet you nona " ucap Zizi dengan sopan dan Valera hanya tersenyum tipis " mari kita selesaikan misi kali ini, aku sendiri yang akan mengantar para sampah itu kembali ke negara asalnya, nona tak usah khawatir serahkan semaunya kepada ku " ucap Zizi lagi dan Valera hanya tersenyum tipis dan Dave tentu saja ia dibuat bingung, Zizi ? siapa lagi wanita asing ini tapi ia memanggil Valera dengan sebutan nona Dave merasa banyak sekali rahasia yang di sembunyikan oleh nonanya termasuk pasukan tersembunyi nya selama ini yang dirahasiakan keberadaanya
" welcome " ucap Valera lagi dan Zizi tersenyum manis