Kembalinya Sang Ratu Mafia

Kembalinya Sang Ratu Mafia
pertemuan ORTAXS


__ADS_3

Valera menampakan kakinya untuk pertama kali di tempat yang seharusnya privat untuk para ORTAXS, pintu megah di buka secara langsung oleh dua penjaga mereka menunduk hormat pada Remigio, Valera melingkarkan tangan nya di lengan sang kekasih entah mengapa ia menjadi gugup seketika


ruangan yang besar dan luas serta banyaknya para pengawal yang bertugas disana membuat Valera yakin bahwa pertemuan ini sangat lah penting


Hingga Remigio menuntun Valera dan menggenggam tangan nya menuju sebuah pintu. Seperti pintu rahasia karena Remigio menekan sesuatu yang terdapat pada patung cantik dengan ukiran yang aneh


KREKKKK


pintu terbuka sangat lebar dan menampilkan beberapa puluh sosok disana baik pria maupun wanita, ohh dan mereka duduk di sebuah kursi dan meja panjang untuk sebuah jamuan persis seperti para anggota kerajaan pada jaman nya


semua orang menunduk sopan pada Remigio dan Remigio pun menunduk sopan, mata orang orang disana pun tak luput untuk memandangi Valera, mereka bertanya tanya siapa Valera ??


" maaf aku terlambat " ucap sopan Remigio dan genggamannya pun tak lepas dari Valera,


" tidak apa apa tuan Remigio " ucap salah satu mafia wanita yang bernama Farsa Jocklane dengan senyum ramah nya terlihat jelas bahwa wajahnya asli orang Amerika


Valera mengedarkan pandangannya dan ternyata ada Dion, Akayama, Dennis, kenov , dan Romeo mereka tersenyum ramah dan Valera membalasnya dengan senyuman manisnya


Remigio mengajak Valera untuk duduk di sampingnya tentu rasa canggung yang dirasakannya kini, karena ia menjadi tatapan aneh dari orang orang disana


" maaf tuan Remigio, siapakah wanita cantik ini dan mengapa ia bisa masuk dalam pertemuan para ORTAXS " ucap lelaki berusia 35 tahun dengan setelan ala bangsawan kuno yang menurut Valera tidak lah modis


" Dia kekasihku, perkenalkan Valera " ucap remigio dan Valera menunduk dengan sopan tapi sangat jelas aura kepemimpinan terpancar dalam dirinya walaupun ia sudah berlaga anggun, dan semua orang pun menunduk serta mengucapkan selamat datang padanya. Valera duduk kembali begitupun dengan remigio,


" baiklah kita mulai, Awalnya aku hanya akan mengadakan pertemuan dengan para petinggi ORTAXS saja tapi entah bagaimana ini bisa bocor kepada kalian semua sehingga kalian pun meminta untuk ikut dalam acara ini. Ya baiklah tidak masalah kalian pun bagian dari ORTAXS " jelas remigio dengan tenang dan sedikit tegas dalam setiap kata katanya " akan ku beri kabar gembira pertama kepada kalian karena salah satu ORTAXS kita yang berasal dari Indonesia Romeo maharvi akan melaksanakan pernikahan sakralnya di Indonesia dua Minggu dari sekarang " ucap remigio dan seketika semua orang menoleh kepada Romeo dan selanjutnya tepuk tangan terdengar disana membuat Valera merasa aneh, Romeo hanya tersenyum tipis menanggapinya


" aku mengundang kalian semua untuk ikut memeriahkan pesta pernikahan ku di Indonesia " ucap Romeo sopan dan semua orang pun mengangguk sopan.


" kabar gembira yang kedua tentu saja itu datang dariku sendiri " jeda Remigio membuat orang orang mengernyitkan dahi penasaran " setelah pernikahan Romeo tak lama dari itu aku akan menikah dengan kekasihku, wanita ku, dan ratu di hatiku " ucap remigio datar dan dingin seketika semua orang terkejut bahkan Valera sendiri pun sampai menatap Remigio ia tak percaya bahwa kabar ini akan diumumkan dalam jamuan ini. Semua orang bertepuk tangan dan memberikan ucapan selamat kepada Remigio begitupun dengan anggota tertinggi ORTAXS yang tak lain sahabatnya sendiri. Valera hanya tersenyum manis sampai pandangan matanya tertuju pada seorang wanita yang sedang menahan amarah nya raut itu sangat terlihat jelas dalam wajahnya Valera tak mau menggubrisnya ia hanya tersenyum manis menanggapinya.

__ADS_1


lalu selanjutnya Remigio membicarakan perihal bisnis nya yang begitu pesat mulai dari persenjataan, penyeludupan barang maupun tambang seperti emas contohnya serta bisnis obat obat terlarang lainnya Valera hanya diam mendengarkan kan bahkan ia tak percaya bahwa Remigio mempunyai bisnis persenjataan.


sampai tiba dalam acara jamuan yaitu mempersilahkan para tamu untuk menikmati hidangan yang tersedia dan mereka pun mengangguk sopan, Valera hanya diam dan terkadang tersenyum samar Acara seperti ini sama persis seperti yang king lakukan dalam acara the they king yang selalu di laksanakan setiap lima tahun mendatang bahkan saat king di pimpin oleh Marcell Harson ia akan mengadakan dua kali, tapi dalam kepemimpinan Valera hanya satu kali itu sudah cukup.


Remigio mengambil minuman wine untuk sang kekasih dan Valera pun menerimanya dengan senang hati, banyak orang yang memperhatikan kedekatan serta kemesraan Remigio dan Valera dan ada pula yang iri dengan mereka seperti Esme Edellyn yang menaruh hati dan perasaan kepada Remigio


" sweatheart, apa kau merasa tak nyaman disini ?" tanya Remigio lembut


" tidak Remi, asal kan kau ada di sampingku aku cukup nyaman disini " ucap Valera tenang walaupun ia mendapat tatapan tak mengenakkan dari wanita yang sedari tadi menatapnya


" baiklah, terimakasih kau mau menemani ku sweatheart " ucap remigio dengan mencium punggung tangan sang kekasih membuat Valera tersenyum kemudian, lalu Valera menyempatkan untuk melirik wanita itu dan ternyata perlakukan manis Remigio sukses membuat wajahnya bertambah merah dan marah


Hingga tiba tiba


BRAKKKKKK


wanita itu menggebrak meja membuat orang orang disana terlonjak kaget begitupun dengan Remigio dan Valera, wanita itu menetap tajam pada Valera.


" jadi maksud mu wanita ku dari kalangan rendah begitu ? " ucap remigio tajam dan Esme memandang Valera dari atas sampai bawah, dan memang Valera menggunakan pakaian dari brand ternama tapi itu tidak bisa membuktikan bahwa dirinya dari kalangan atas " apa yang kau lihat Esme ?" ucap sinis Remigio kepada Esme


" dia memang memakai pakaian mewah dan mahal ! tapi itu tidak bisa menunjukan bahwa dia seseorang dari kalangan atas " ucap sinis Esme dan orang orang kembali menatap Valera, kenov dan Romeo hanya diam dalam senyum tipisnya sedangkan Dion, akayama dan Denis tersenyum sinis kepada Esme sungguh ia bodoh tidak tahu siapa Valera yang sesungguhnya


" jadi menurutmu bagaimana nona " ucap Valera dengan tenang sambil memainkan gelas wine yang berada di tangannya


" ingat dalam peraturan ORTAXS Remigio kau seorang pemimpin, seorang yang sangat berkuasa bahwa dunia hitam ORTAXS paling di segani oleh para mafioso lain, kau harus memiliki pendamping yang setara paling setidaknya keturunan bangsawan itu paling memungkinkan " ucap tajam Esme membuat Valera terkekeh seketika dan remigio hanya meruntuki kebohongan seorang Esme


" hati hati Esme kau bisa di berondong gatling dan lainnya oleh Valera " sela Dion, membuat Esme mengapa tajam padanya dan orang orang disana mencoba mencerna apa yang dikatakan oleh Dion tadi


" apa maksud mu Dion ? memangnya dia siapa ? bukannya itu benar bahwa Remigio harus menikah dengan orang dari kalangan atas agar tidak merusak citranya sebagai seorang penguasa" ucap wanita yang usianya hampir setengah abad ia merupakan penasehat ORTAXS Gracelina Feith istri dari Stuart Feith seorang Dokter legendaris yang hanya akan berkerja pada ORTAXS saja

__ADS_1


" kalian memang benar, aku harus menikah dengan seorang yang seperti kalian bicarakan, tapi sepertinya kalian tidak mengetahui jati diri kekasihku " ucap remigio dengan penuh penekanan dan menjadikan aura di ruang jamuan itu menjadi panas karena perdebatan yang tidak elit. Valera masih diam di kursinya dengan wajah yang masih tenang walaupun kini dirinya sudah di pandang rendah


" apa maksud mu Remigio " ucap Gracelina dengan menatap ke arah Valera dengan wajah datar, kini semua orang menunggu jawaban Remigio dan meminta penjelasan apa yang belum mereka ketahui tentang Valera, Ya mereka harus tahu siapa pendamping sang penguasa ORTAXS di wilayah Amerika


" aku yakin jika kalian mengetahui siapa sesungguhnya Valera, kalian akan di buat terkejut atau bahkan bersujud di kakinya memohon ampun " sinis kenov Petra dan kini semua orang menatap tajam kenov tapi ia bersikap santai saja


" jadi menurutmu nona siapa yang pantas menjadi pendamping Remigio ?" ucap Valera dengan sangat tenang tapi sorot matanya menatap tajam Esme, Valera yakin bahwa Esme menaruh hati pada Remigio itu sebabnya kenapa dirinya menjadi bahan perbincangan


" pastinya seseorang yang sangat layak contohnya aku ! ya setidaknya seperti diriku ! aku putri dari seorang penguasa juga bahkan kami keturunan bangsawan tentu saja seperti ini yang layak untuk menjadi pendamping sang penguasa ORTAXS " ucapnya lantang seketika Valera tertawa renyah dan remigio menatap tajam Esme kini semua orang larut dalam pemikirannya masing masing Esme memang layak karena dirinya putri Jill Edellyn yang dulunya seorang penguasa di Amerika barat tapi tidak bertahan lama karena kini Remigio lah yang menjadi penguasa ORTAXS dan wilayah Amerika serta keturunan bangsawan yang patut di perhitungkan


" jadi menurutmu aku tidak layak ? begitu " ucap Valera menatap tajam Esme dan Esme pun menatap Valera dengan pandangan remeh


" berhenti menatap ku seperti itu, kau harusnya sadar sedang berada di mana saat ini ! " ucap sinis Esme kepada Valera dan Valera hanya menaikkan satu alisnya Remigio sudah menahan amarahnya sedari tadi sudah cukup Esme merendahkan kekasihnya di depan jajaran ORTAXS lainnya


" jaga bicara mu Esme dia kekasihku, kau tidak seharusnya berbicara seperti itu seolah kau merendahkan nya itu sama saja kau merendah kan ku ! " pekik Remigio geram seketika semua orang hanya diam dan menunduk mereka sangat tahu bagaimana sifat dan sikap jika remigio sudah marah pasti bangunan ini sudah luluh lantah oleh amukan nya,


" kau sedang menggali kubur mu sendiri Esme, " ucap Dion lagi


" aku tidak merendahkan nya Remigio, aku hanya berkata apa yang terlintas dalam fikiran ku " ucap Esme lagi dan Valera hanya menatap datar Esme yang seolah olah ia meremehkanya


" kekasihku orang yang sangat berkuasa dari pada kalian semua yang berada di sini, bahkan kau Esme kekasihku jauh lebih tinggi kedudukannya dari pada dengan mu, " ucap tajam Remigio yang seketika membuat orang semakin penasaran siapa Valera sebenarnya


" jika begitu siapa dia sebenarnya, jika memang kedudukan nya lebih tinggi dari pada kami " ucap pria yang berpakaian formal berwana dengan jas berwana hitam serta tatanan rambutnya yang sangat klimis.


" dia putri dari ramius Harson " ucap remigio penuh penekanan seketika semua orang mental Valera siapa yang tidak tahu kapan ramius Harson seorang konglomerat tersohor di urutan pertama di Prancis bahkan namanya sudah di kenal di benua Eropa lainnya, dan Esme masih diam seperti orang yang tidak percaya


" kau bilang penguasa ?" ucap Esme lagi yang memancing Valera untuk berbicara karena sedari tadi ia geram karena Valera hanya diam dan sesekali tersenyum mengejek


" dia bagian dari king " ucap Remigio sontak membuat orang menatap tak percaya king adalah kelompok mafia elit dan terkenal dalam dunia bawah bahkan untuk masuk dalam jajarannya pun bukan orang sembarangan

__ADS_1


" bagaimana bisa ?" tanya Gracelina tak percaya


" tentu saja bisa karena aku pemimpin nya " ucap tajam Valera dan orang orang semakin menatap tak percaya king ? berarti dia seorang lady ? orang yang sangat sangat berkuasa, orang orang masih larut dalam pemikirannya apa mereka harus percaya akan ucapan mustahil Remigio itu bahwa lady dari king berada di hadapannya ia kekasih dari seorang penguasa ORTAXS ?


__ADS_2