
nyonya Sofhia kini sudah ditangani oleh dokter profesional setelah dibawa oleh anak buah king dan pasukan Phoenix dalam keadaan tak sadarkan diri.
para dokter yang melihat dengan cepat membawa dan menangani nyonya sofhia dengan sangat cepat
dua orang anak buah king dan tiga pasukan Phoenix terlihat sedang menunggu di depan pintu ruangan nyonya sofhia dengan raut wajah yang cemas
Valera dan Vyan berlari disepanjang koridor rumah sakit untuk melihat kondisi ibunya
sebagian anak buah king dan pasukan Phoenix lainnya sudah terlebih dahulu meninggalkan Australia atas perintah lady nya
hanya tersisa Dave Thomas Leonel serta orang yang menjaga ibunya saja di Australia
saat melihat P8 P2 dan P6 Valera segera berlari tanpa memperdulikan orang lain yang menatapnya heran dan bingung Vyan yang melihat adiknya berlari pun ikut berlari
" bagaimana dengan ibuku " ucap Valera cemas kelima jajarannya menunduk hormat pada Valera
" belum ada kabar dari dokter yang bertugas nona, keadaan nyonya besar belum diketahui pasti " ucap salah satu anak buah king Valera yang mendengar itu hanya menatap sendu pintu ruangan dimana ibunya ditangani Valera terduduk dengan lemas, Vyan mendekat dan menenangkan adik satu-satunya itu
dua jam berlalu seorang dokter telah selesai melaksanakan tugasnya dengan wajah lelah menghias di wajah tampannya, Valera yang melihat itu langsung mendatangi dokter yang menangani ibunya
" bagaimana dengan ibuku ? " ucap Valera datar bahkan dokter terkejut dengan ekspresi serta intonasi yang Valera berikan, dingin !
" mari ikut saya nona " seru ramah dokter itu dan Valera menurut tanpa menolak
hingga Valera dan vyan sudah berada di ruangan pribadi milik dokter muda itu, dan tertera nama Dr. Cristian disana
" jelaskan ! " ucap Valera tanpa mau berbasa-basi lagi,
" pelurunya sudah diambil, untung saja tidak menembus jaringan yang lainnya hanya saja kondisi ibu nona sangat lemah, kita harus melakukan cek lain lagi ketika ibu nona sudah sadar " jelas dokter itu ramah membuat Valera mengerutkan dahinya
jika tidak ada yang di khawatirkan mengapa ia harus repot repot menyuruh ku kemari, bisa saja ia mengatakan nya disana tadi, menyebalkan !. batin Valera
" baiklah terimakasih " seru vyan dan segera mengajak Valera untuk keluar dari ruangan dokter itu, dokter Cristian hanya menatap lalu tersenyum manis kemudian
Valera dan vyan sudah berada di ruang rawat VIP dimana nyonya sofhia di rawat bahkan Dave Thomas dan Leonel menunggu di luar, Valera dan vyan belum memberi kabar kepada ayahnya sama sekali,
Valera duduk tak jauh di samping ibunya, matanya terpejam lalu Valera memijit-mijit pangkal hidungnya kepala nya tiba tiba saja pusing, pertarungan nya melawan Everest cukup memporsir tenaga Valera, bahkan ia baru saja pulang dari Indonesia
" kak bangunkan aku jika mamah sadar, aku ingin tidur sebentar saja " ucap Valera dan vyan pun mengangguk lalu membiarkan adiknya tertidur sebentar sampai ibunya sadar
Goncangan dan ledakan serta kepulan asap yang luar biasa di mansion Everest yang terletak di pemukiman terpencil yang ditutupi lebatnya hutan Australia membuat perhatian warga setempat disana bahkan para polisi sampai turun tangan untuk melihat apa yang terjadi. Langit di sekitar sana mendadak hitam akibat kepulan asap dari si jago merah yang melahap habis mansion mafia Australia itu
para polisi dan para petingginya mau tidak mau harus melihat ke lokasi terpencil itu, dan alangkah terkejut saat mereka tiba bahwa bangunan megah dan kokoh kini hancur luluh lantah tak tersisa bahkan korban para anak buah Everest masih ada disana dan sebagiannya tertimbun reruntuhan
para korban segera di evakuasi, bahkan bala bantuan datang lebih banyak ke tempat itu,
para polisi melakukan penyidikan lebih lanjut untuk mengetahui siapa pemiliknya
bahkan berita itu sudah tersebar di seluruh Australia, internet dan lainnya bahkan yang membuat perhatian netizen meroket karena ada salah satu komentar menyatakan bahwa tempat itu adalah tempat tak terjamah serta salah satu bangunan milik seorang mafia terlihat ada beberapa bangkai senjata disana
perhatian warga serta polisi beralih pada komentar tersebut memuat polisi melakukan penyelidikan lebih lanjut
****
disisi lain Remigio cemas karena calon istrinya tak bisa dihubungi sama sekali, terlebih Valera menghilang seharian penuh tanpa kabar
__ADS_1
apapun
ponsel Remigio berdering dan ternyata James yang menghubunginya Remigio mengangkatnya dengan nada ketus nya membuat James tersontak kaget
" ada informasi apa ? " tanya Remigio
" maaf bos, saya mendapat kabar bahwa nona Valera bersama tuan vyan sedang berada di Australia "
" apa ? kau yakin mereka berada di sana ! " ucap garang Remigio
" yakin bos, " ucap James mantap membuat sambungan itu terputus secara sepihak
Remigio menggerutu kesal karena Valera tak mengabarinya sama sekali ditambah ponsel nya tak bisa dihubungi membuat Remigio geram seketika
lalu Remigio menghubungi nomer milik vyan tak lama vyan mengangkat nya, tanpa basa basi Remigio menanyakan perihal Valera dan vyan membenarkan membuat Remigio kesal dan akhirnya ia memutuskan untuk menyusul ke Australia detik ini juga
" leo ! " teriak Remigio dan tak lama pintu terbuka menampilkan wajah asisten nya itu
" ada apa bos ? " tanya leo bingung
" siapakan helipad untuk ku ! aku akan terbang ke Australia saat ini juga " ucap remigio tegas dan leo terlonjak kaget detik ini juga ? mengapa mendadak ? mau tidak mau leo mengangguk pasrah daripada menerima amukan tuannya
Leo melakukan tugas nya secepat kilat bahkan dirinya menghubungi seseorang untuk segera menyiapkan satu buah helipad untuk tuan nya pergi ke Australia
Remigio sudah tak sabar menunggu kedatangan Leo karena dirinya ingin segera bergegas dan cepat menuju ke Australian untuk menyusul calon istrinya
***
nyonya Sofhia susah sadar satu jam lalu mereka sengaja tak membangunkan Valera yang terlelap tidur bahkan suara dengkuran halus pun terdengar beraturan disana
nyonya Sofhia belum diijinkan untuk bergerak lebih banyak dan harus melakukan istirahat total
tuan ramius tak kalah syok dengan segera ia menyuruh seseorang untuk menyiapkan jet pribadi menuju Australia saat itu juga
CEKLEK
Leonel membuka pintu ruangan dimana nyonya besarnya dirawat dengan menenteng sebuah paper bag berisi makanan dan pakaian ganti untuk tuan muda serta nona mudanya karena sebelumnya Leonel memilih untuk keluar mencari sesuatu
Dave dan Thomas terus memantau berita yang sedang hangat di Australia mengantisipasi agar jejak king tak ada disana
mereka terus mengikuti informasinya terkini dimana ledakan itu masih belum diketahui siapa pemiliknya
" dimana Dave dan Thomas ? " tanya Vyan kepada Leonel
" mereka sedang mengurusi sesuatu hal tuan muda " ucap sopan Leonel dan vyan mengangguk
" kau tolong jaga ibu serta adikku, aku ingin membersihkan tubuhku terlebih dahulu " ucap vyan dan Leonel pun mengangguk lalu beranjak menuju kamar mandi mewah yang tersedia di ruang rawat ibunya
Leonel duduk di kursi yang sebelumnya vyan duduki ia bisa melihat sangat jelas wajah cantik seorang Valera yang sedang tidur dengan damai nya
Leonel terlihat gugup seketika jarak dirinya dengan Valera memang tidak terlalu jauh tapi cukup untuk Leonel memandang wajah Valera wajah wanita yang ia cintai dalam diam
nona saat kau tertidur seperti itu kau terlihat sangat damai dan tenang, semoga Tuhan melindungi mu serta melindungi keluargamu ! cukup aku mencintaimu dalam diam ! cukup aku yang memendamnya ! cukup aku yang merasakan nya ! dan biarkan aku selalu mencintaimu dalam hatiku serta melindungimu walaupun aku sendiri tau kau sangat mampu melebihi diriku nona. batin Leonel
nyonya Sofhia yang melihat tatapan penuh cinta dari asisten putranya hanya tersenyum lembut dan menatap nanar
__ADS_1
nyonya Sofhia bersyukur karena valera dikelilingi orang yang mencintainya dan menyayanginya dengan tulus
" Leonel " ucap nyonya sofhia detik kemudian Leonel terperanjat dan langsung menghampiri nyonya besarnya
" ada apa nyonya ? apa nyonya membutuhkan sesuatu ? " tanya Leonel dengan sopan
" tidak ! tolong bangunkan Valera dia pasti belum makan " ucap nyonya sofhia ramah dan Leonel menjadi gugup seketika
" baiklah nyonya " ucap pasrah Leonel
Leonel mendekat dan menyentuh lembut bahu Valera dan sedikit menepuknya dengan pelan entahlah kegugupan melanda dirinya saat ini
apalagi tangannya bersentuhan dengan kulit halus Valera
" nona, bangunlah kau belum makan sesuatu " panggil Leonel " nona " panggil Leonel lagu
tidur Valera terusik, badannya menggeliat lalu matanya mulai terbuka secara perlahan pemandangan pertama adalah wajah tampan milik Leonel
" Leon " ucap serak Valera " kenapa ? " lanjut Valera lagi
" maafkan saya nona muda, nona belum makan sedari tadi dan nyonya pun sudah sadar " jelas Leonel, Valera yang mendengarkan itu langsung terduduk spontan dan melirik ke arah ibunya lalu dengan cepat segera menghampiri ibunya
" mah, mamah sudah sadar ? apakah luka nya masih terasa nyeri " ucap Valera lagi dan nyonya sofhia hanya menggeleng lemah Valera yang melihat itu hanya menghembuskan nafasnya kasar
****
malam hari pesawat jet pribadi milik Remigio sudah tiba di Australia karena sebelumya Remigio memutuskan untuk memakai helipad tapi tidak jadi karena ada sesuatu hal yang belum terselesaikan
Remigio dengan cepat segera menuju rumah sakit ST.FRO untuk menyusul calon istrinya
bahkan Remigio menyewa satu satu mobil mewah untuk dirinya selama di Australia mengingat Remigio tidak mempunyai kekuasaan di wilayah ini
bahkan Leo dibuat pusing tujuh keliling karena permintaan tuannya yang harus serba cepat selesai
dua jam berlalu Remigio sudah di rumah sakit ST.FRO ia berjalan dengan langkah cepat dan mengecek setiap nama atas nama nyonya sofhia setelah didapat ia segera menuju lantai Lima bangunan rumah sakit itu
CEKLEK
pemandangan pertama ya ia lihat ketika calon istrinya sedang memakan sesuatu dan terlihat sedang menyuapi ibunya buah-buahan segar disana pun ada sosok yang remigio kenal Dave Thomas Leonel dan vyan yang sedang duduk santai di sebuah sofa berwarna hitam
" Remi " ucap Valera yang terkejut karena kedatangan calon suaminya itu, Remigio langsung mendekat dan memeluk erat Valera membuat semua orang yang disana menatap bingung
" sweatheart, kau tidak apa-apa ? kau membuatku khawatir sweatheart " ucap remigio yang menatal intens tubuh Valera
" Remi aku tidak apa-apa , hanya ibuku yang tertembak " sendu Valera membuat pandangan Remigio menatap nyonya sofhia
" nyonya ? tertembak ? bagaimana anda bisa terluka ? " bingung Remigio dan nyonya sofhia hanya tersenyum lembut
Valera yang mendengarnya hanya diam pasalnya Remigio belum tahu pasti apa yang dilakukan oleh Valera di Australian lalu Valera membawa Remigio untuk duduk bersama dengan kakak nya
" Remi istirahatlah, kau pasti lelah kan " ucap Valera tapi Remigio hanya diam dan memerhatikan gerak-gerik Valera
BRAKKKKKK
pintu di buka menampilkan sosok paruh baya disana siapa lagi jika bukan Ramius Harson beserta dengan para pengawalnya
__ADS_1
Valera terkejut akan kehadiran ayahnya siapa yang memberi tahunya ? tuan ramius terlihat cemas kala melihat nyonya sofhia terbaring dengan wajah pucat di sana
lalu tuan ramius menatap Valera dan Vyan secara bergantian sedangkan yang ditatapnya hanya diam menunduk kan kepalanya