
Zizi segera menghubungi seseorang untuk membawa sebuah helikopter untuk membantu Dave, tak lupa Zizi pun mengirim kan lokasi terkini dan ia dengan cepat menghubungi vyan.
sedangkan Dave dengan keahlian nya dalam berenang mulai mencari mobil itu, dan tak jauh dari penglihatannya didalam air, Dave melihat sebuah mobil hitam yang hampir saja bergerak semakin dalam.
dengan cepat Dave mendekati mobil tersebut, jujur saja nafasnya kini mulai tak beraturan ditambah gelombang air yang membawa tubuhnya semakin tak menentu.
Dave mempunyai tekad yang begitu kuat, itu sebabnya dia menjadi salah satu di antara sekian jajaran king yang paling diandalkan oleh sang lady.
Gloria. batin Dave
Dave bisa melihat jika Gloria Sudah tak sadarkan diri begitupula dengan seorang lelaki yang berada di sampingnya, Dave mencoba untuk membuka pintu mobil itu tapi sungguh ini sangat sulit.
Akhirnya ia mengunakan senjatanya yang masih tertempel tapi di balik pinggangnya, tanpa mau menunggu lama lagi dave langsung melancarkan aksinya itu.
KREKKK
BRAKKKKKK
setelah beberapa menit berusaha, akhirnya Dave segera menarik tubuh Gloria dan dengan cepat Dave melaju menuju naik ke atas, nafasnya mulai tak baik dadanya mulai terasa sesak dan pandanganya mula sedikit gabur.
tangan Dave memegang erat tubuh Gloria yang sudah lunglai, ia bisa melihat memar yang terdapat di dahi Gloria bisa Dave pastikan itu akibat sebuah benturan yang kuat.
" hah..hah.. hah.. " Dave berhasil muncul di permukaan dengan nafas memburunya, Dave mencoba untuk mengangkat kepala Gloria agar tak tenggelam ke dalam air.
ternyata dia cukup jauh dari keberadaan mobil dan juga Zizi. Dave tak tau apakah Zizi bisa melihatnya atau tidak. Dave berusaha agar tubuhnya tak ikut lemas agar keduanya sama-sama tidak tenggelam.
sepuluh menit berlalu Dave masih terus terombang-ambing di lautan lepas ia yakin jika Zizi sudah meminta bantuan darurat pada anak buah king, dan benar saja sebuah helikopter terdengar dan mulai mengitari luasnya air laut.
Dave tak mau menyia-nyiakan hal itu, dengan cepat ia melepaskan satu buah tembakan ke udara dengan lurus agar titik tersebut bisa di ketahui oleh team darurat.
Zizi yang berada di atas hanya bisa berharap jika Dave dan Gloria bisa selamat. Tak lama sebuah mobil mewah datang dan muncul lah sosok lelaki dengan perawakan tegap beserta anak buahnya.
Zizi mengerutkan dahinya seketika dan bersikap waspada, lelaki itu menatap datar pada hamparan laut yang luas, matanya menatap kosong kearah bawah.
" Aghhh.. tidak Gloria !! " teriak lelaki itu lantang dan Zizi hanya bisa diam dan mengamati, lalu lelaki itu mulai menatap Zizi dengan tatapan tajam dan membunuhnya. " ini semua gara-gara kalian, jika saja kalian semua tak ikut campur dalam urusan ku. Ini semua tak akan terjadi " Raung lelaki itu kepada Zizi dan Zizi tampak bingung tapi detik kemudian ia paham.
" Alfedro " seringai Zizi dan lelaki itu menatap tajam Zizi karena dengan mudah Zizi mengetahui namanya.
Alfedro dengan cepat langsung melesatkan pelurunya akan tetapi Zizi dengan cepat menghindari peluru itu dengan gerakan secepat kilat. Alfedro menggeram marah karena ternyata Zizi bisa melewati peluru mautnya dengan mudah.
Zizi geram dan marah karena tanpa aba-aba lelaki itu menyerangnya begitu saja, dua anak buah yang dibawa lelaki itu mulai menunjukkan taringnya dengan menyerang Zizi secara bersamaan.
Zizi tersenyum penuh arti karena sudah lama ia tak berolahraga dengan benar, dan sekarang waktunya ia untuk bersenang-senang.
dua orang itu maju dengan tangan kosong membuat Zizi melawannya dengan tangan kosong pula, salah satu dari mereka ingin menyerang titik kehidupan Zizi akan tetapi Zizi menghempaskan nya dengan satu kali tendangan.
BUGHHHHHH
AGHHH
BUGHHHHHH
AGHHH
Zizi menendang mereka secara bersamaan dengan gerakan memutar yang selalu sang Lady lakukan kala bertarung melawan musuh-musuh nya.
DORR
AGHHH
lelaki yang berdiri di ujung sana menembak Zizi tepat di bahu kanannya, Zizi meringis kesakitan akan tetapi jiwa lainnya seketika muncul dan Zizi tersenyum mengerikan.
Zizi mulai bangkit dan merentangkan otot-otot seperti tidak terjadi apa-apa dengan dirinya. Jiwa psikopatnya seketika timbul saat dirinya terluka dengan dikuasai amarah.
SRINGGG
JLEBBB
__ADS_1
JLEBBB
dua orang itu lunglai dan tak lama ambruk jatuh tak sadarkan diri. lelaki itu menatap Zizi geram dan murka.
" Kau salah memilih lawan " sinis lelaki itu " Alfedro Relox itulah namaku. Dan untuk kau wanita sialan selamat datang untuk kematian mu sendiri " ucap Alfedro dengan lantang dan mata yang tajam. Auranya kali ini benar-benar berbeda jauh dari saat ia melawan Dave.
" dan welcome untuk kematian mu juga Alfedro" smirk Zizi dengan wajah datar.
lelaki itu dan juga Zizi sama-sama maju dan saling berhadapan satu sama lain, mereka saling menyerang dengan buas.
gerakan Zizi yang lincah berpadu dengan gerakan Alfedro yang tangkas dan sigap keduanya sama-sama seimbang bahkan Zizi bisa merasakan jika aura Alfedro sama seperti dirinya yang mempunyai jiwa psikopat.
keduanya benar-benar bergerak seirama, pukulan,tendangan dan serangan tidak ada yang mengenai tubuh keduanya.
" kau tak bisa melawan ku " sinis Alfedro menatap Zizi dengan remeh, Zizi tertawa seketika sungguh tawaannya membuat siapapun saja merinding lalu Zizi memicingkan matanya seketika.
" begitukah ? kau terlalu percaya diri " ucap Zizi dengan tawa mengejeknya, Alfedro langsung beringas melawan Zizi begitu pun dengan Zizi ia menangkas dan mengelak setiap serangan Zizi membuat Alfedro semakin emosi dan naik darah
BUGHHHHHH
AGHHH
Alfedro menendang perut Zizi hingga Zizi terhuyung dan tersungkur begitu saja, disaat itu juga Alfedro mendatangi Zizi dengan langkah cepat. Zizi yang cerdik melakukan gerakan yang tak terduga.
dimana ia membelit tubuh lawannya layaknya seekor ular hingga Alfedro kesulitan untuk bernafas, Alfedro berusaha untuk melepaskan jeratan Zizi.
" Kau terlalu lemah untuk menjadi lawan ku " geram Zizi emosi
KRAKKKK
AGHHH
Zizi sengaja mematahkan tulang lengan yang kekar milik Alfedro itu dengan mudah hingga gerakan memutar nya ia lakukan sekali lagi.
BUGHHHHHH
ternyata Dave berhasil membawa tubuh Gloria dari dalamnya air laut, Zizi tersenyum miring tanpa Zizi sadar Alfedro bangkit dan memukul wajah Zizi dengan kakinya yang panjang.
BUGHHHHHH
Zizi terhuyung bibirnya terluka dan sobek serta mengeluarkan sedikit darah Zizi menyeringai dan ia bertambah semangat. Tak lama mobil Vyan datang dan ia terkejut melihat wanitanya melawan seseorang disana.
Alfedro menatap kedatangan Vyan dan Vyan menatap tajam pada Alfedro, Zizi hanya diam dan mencoba untuk mengatur nafasnya secara perlahan, luka di bahunya tak ia hiraukan akan tetapi darah nya mengalir cukup deras karena Zizi melakukan gerakan yang banyak.
" Zizi kau terluka " pekik Vyan dan Zizi memberi kode untuk vyan agar tetap diam dan tak ikut campur dalam pertarungannya menawan Alfedro.
Vyan panik dan tak bisa berkutik seketika Zizi sudah memberikan nya perintah, Alfedro terlihat menyeringai begitupun dengan Zizi.
" heh.. sebenarnya aku merasa menjadi pengecut jika harus melawan seorang wanita seperti mu, tapi apa boleh buat jika itu adalah keinginanmu " ucap Alfedro dan Zizi tertawa terbahak-bahak membuat Vyan mengerutkan dahinya ketika.
ada yang lain dalam diri Zizi ketika vyan melihatnya, ia merasakan jika Zizi bukanlah Zizi yang ia kenal, mata Zizi menatap nyalang pada Alfedro wajahnya yang tegas semakin tegang dan dingin tanpa mereka sadari Zizi melakukan gerakan cepat seperti angin dimana tangannya kini menggenggam erat sebuah belati kesayangannya.
kepekaan Alfedro cukup tinggi sehingga ia mengelak saat belati itu ingin menyentuh kulitnya, Zizi tak tinggal diam ia hanya mencoba menyerang hingga Alfedro terpojok tapi rasanya itu cukup sulit.
Zizi mengumpat dalam hati ia harus melakukan jurus lainnya, Alfedro mencengkram erat tangan Zizi yang menggenggam sebuah belati dan Zizi hanya menatap datar pada Alfedro.
BUGHHHHHH
Zizi melakukan tendangan yang sempurna dengan kaki indahnya sehingga membuat Alfedro terhuyung dengan mata yang terpejam,
SRAKKKK
AGHHH
SRAKKKK
AGHHH
__ADS_1
" Zizi " pekik Vyan saat ia melihat aksi mengerikan itu yang dilakukan oleh wanitanya sama persis seperti Valera kala ia sedang mengamuk dan kehilangan kontrol.
Alfedro melenguh dan mengerang kesakitan,darahnya seakan mendidih saat Zizi dengan buas menyayat tubuhnya sesuka hati.
BUGHHHHHH
Zizi menendang lagi dan lagi dada Alfedro sehingga ia terbatuk dan mengeluarkan darah dari mulutnya.
GREPPP
Vyan memeluk tubuh Zizi yang penuh akan keringat dan darah, nafas Zizi tersengal dengan sorot mata yang tajam menatap Alfedro.
" sudah hentikan sayang, biarkan anak buah king yang mengurusnya " seru vyan mencoba menenangkan Zizi yang sedang mengamuk.
Tak lama anak buah king datang dan langsung meringkus Alfedro yang sudah terkulai lemah tak berdaya, Vyan menyuruh mereka untuk membawa Alfedro menuju markas utama untuk menjadi tawanan.
sedangkan Vyan segera membawa Zizi menuju rumah sakit untuk mengobati lukanya bahkan kini Zizi sudah seperti orang lemah matanya sedikit terpejam dan sedikit meringis karena sakit pada bahunya yang di tembak oleh Alfedro.
******
Rumah sakit, internasional Paris.
Dave masih setia menunggu Gloria yang masih ditangani oleh para dokter di dalam sana, kecemasan melanda hati Dave saat kini. Bagaimana tak panik Gloria sudah memucat dan detak jantungnya melemah.
nafas Dave sedikit bermasalah karena ia terlalu lama di dalam air sehingga entah berapa banyak air laut yang masuk kedalam paru-paru nya, tapi Dave tak menghiraukan itu semua.
salah satu perawatan keluar dengan terburu-buru membuat Dave panik seketika. Dave hanya bisa berharap jika Gloria baik-baik saja.
satu dokter wanita keluar dan Dave langsung memberondong dengan beberapa pertanyaan kepada sang dokter.
" Apa yang terjadi ? " tegas Dave dengan sorot mata yang tajam.
" Tidak ada apa-apa yang terjadi, tuan tenang saja " ucap dokter itu memberi pengertian akan tetapi Dave tak percaya. " Kau pasti paham betul pada seseorang jika ia tenggelam kedalam air yang sangat dalam, dan tuan pasti sudah tau berapa banyak air yang masuk ke dalam tubuhnya. Biarkan kami yang menanganinya " ucap dokter laku berlalu pergi begitu saja.
Dave terpaku dan tubuhnya merosot kebawah saat mendengar penjelasan sang dokter, wanitanya kini sedang tidak baik-baik saja Dave merasa jantungnya berhenti berdetak.
Di sisi lain Vyan membopong tubuh Zizi yang tak sadarkan diri, Zizi di bawa ke ruangan gawat darurat untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut, Vyan hanya bisa berdoa dalam hati dengan keadaan sang kekasih hatinya yang kini sedang terluka.
Alfedro ia adalah biang dari semua masalah yang terjadi, Vyan mengacak-ngacak rambutnya secara kasar dimana kini kekasih dan adik sepupunya sama-sama sedang terluka.
Lalu apa yang harus ia katakan kepada kedua orangtuanya mengenai kondisi Gloria, pasti mereka akan cemas dan kemungkinan besar kedua orang tua Gloria akan panik dan pada akhirnya mereka akan bertolak menuju Paris untuk melihat kondisi Gloria.
Markas utama
valera yang kebetulan sedang berada di markas dibuat terkejut dengan anak buahnya yang menyeret seorang pria yang sudah babak belur bahkan Valera yakin jika lelaki itu akan jatuh pingsan.
" Alfedro " gumam Valera saat ia menatap dari dekat wajah yang sudah babak belur, " tunggu. Apa yang terjadi ? " tanya Valera dengan sorot mata yang tajam.
para anak buah king hanya menunduk dengan gugup saat sang lady bertanya dengan aura nya sebagai seorang pemimpin.
" maaf Lady. Tuan Vyan menyuruh kami untuk membawa lelaki ini sebagai tawanan. Kami tak tau kronologinya dengan benar pada saat kami telah tiba di lokasi. Kami melihat lelaki ini bertarung dengan nona Zizi lady " ucap seorang anak buah king kepada Valera.
" dia berduel ? " Picing Valera lagi " masukkan dia dengan Segera " perintah Valera tegas dan anak buah king mengangguk patuh.
valera segera menghubungi Dave tapi ponsel Dave mati dan tak bisa di hubungi, lalu Valera menghubungi ponsel Gloria tapi nihil keduanya sama-sama tak bisa di hubungi.
perasaan Valera semakin tak nyaman dan Valera yakin telah terjadi sesuatu di luar sana yang tidak ia ketahui, Tak lama ponsel Valera berdering dan Vyan yang menghubunginya.
valera segera mengangkatnya dan tanpa basa-basi Vyan menjelaskan apa yang ia ketahui, alangkah terkejutnya Valera saat ia mendengar apa yang dikatakan oleh Vyan. Lalu Valera menuju rumah sakit bersama dengan Bruce dan Frank yang menemaninya.
*****
*uhuuuuu. Owe udah crazy up Yach ππ
ceritanya akan semakin tegang dan semakin ngilu. Di mana sosok wanita yang bernama Utera akan hadir di beberapa episode selanjutnya.
tetap dukung novel owee yah.. owee sedih kalau like nya sedikit π₯π₯*
__ADS_1