Kembalinya Sang Ratu Mafia

Kembalinya Sang Ratu Mafia
* Perasaan aneh.


__ADS_3

setelah kejadian itu Romeo dan kawan kawan nya kembali berdiskusi tentang apa yang terjadi mereka belum tau pasti apa motif dari lelaki itu.


Romeo mencoba mengingat kembali apakah ada musuh yang mengintainya atau dirinya melakukan kesalahan di masa lalu? atau terlibat dengan skandal lainnya, entahlah Romeo sendiri tak mengetahui nya.


Lelaki itu kini sudah berada di kantor polisi untuk ditindak lanjuti lebih dalam lagi, untung nya ini di Indonesia pasti hukum lah yang akan berbicara.


Jika bukan di luar negara mereka sudah pasti membawa pria itu ke markas nya yang erada di Italia. Ya markas ke enam lelaki itu berada tepat di negara Italia yang merupakan markas besar dengan penjagaan ketat dan segala kecanggihannya,bahkan penjara bawah tanah pun tersedia dengan alat penyiksaan yang sangat mengerikan.


" coba kau ingat Romeo. Apa kau mempunyai masalah dengan seseorang " selidik Deniz Kemal dengan melipatkan tangannya di dada dengan satu kaki bertumpu dengan kaki nya yang lain.


" aku rasa tidak. Tapi entahlah aku lupa " jawab nya dengan memijit pelipis nya pelan karena sungguh apa yang terjadi mengenai kekasihnya itu di luar dugaan.


" Atau mungkin kau ada masalah dengan para mantan mantan mu " ujar akayama yang membuat keempat temannya itu menatap Romeo dengan tatapan penuh jawaban dan terlihat jelas Romeo sedang berfikir


" hanya ada satu wanita yang aku tolak mentah mentah tapi apa iya yang melakukan nya " jawab Romeo sambil menghidupkan sebatang rokok di tangannya


" coba saja kau selidik masalah ini " ucap Remigio datar dan mereka pun hanya mengangguk tanda setuju. Ya jika salah satu dari keenam pria ini sedang tertimpa musibah atau masalah kelima teman lainnya nya akan siap membantu mengingat mereka para pria yang berkuasa sangat mudah bukan ?


**********


sungguh hal yang tak terduga bagi Valera dari kejadian di acara pertunangan Audy dan Romeo, penyelamatan anak kecil oleh preman, pertemuan nya dengan kenov Petra, bahkan kejadian yang berada di danau mengenai Audy membuat ia kebingungan.


semuanya berhubungan dengan para pria itu, yatanya ingin hidup bebas tanpa ada perkara tapi nyatanya itu semua tidak akan pernah hilang. Bahkan Maya pun tidak tahu menahu dengan identitas asli Valera mengingat selama ini Maya dan Valera berteman sangat baik. Maya hanya tahu ayahnya Valera berasal dari Prancis dan ibunya berasal dari indonesia bahkan sekedar namanya saja ia tak tahu. Valera saja tidak pernah menceritakan tentang keluarganya.


Seperi biasa Valera melakukan aktivitas nya kembali seperti pergi ke butik dan cafe miliknya ia harus benar-benar membagi waktu dengan usahanya yang sedang melejit itu.


sudah dua minggu ini Valera selalu berkomunikasi baik dengan Remigio entah perasaan apa yang Valera rasakan tapi ia sangat senang ketika mendapat pesan atau Remigio yang menghubunginya.


mengingat Remigio telah kembali ke negara asalnya karena pekerjaan tidak bisa ia tinggalkan terlalu lama apalagi jarak antara Indonesia dan Amerika sekitar 16 jam dengan kecepatan 900 km/jam menggunakan jalur udara.


" huh lelahnya " gumam Valera sambil menyandarkan kepalanya pada sandaran kursi, dirinya sangat lelah karena menghabiskan waktunya untuk bekerja disela-sela istirahat nya pun Valera menghubungi Dave orang kepercayaannya.


Tutttt tuttt tuttt


" Hallo nona " sapa Dave sopan b

__ADS_1


" Hallo dave apakah ada perkembangan disana ? " ucap Valera dengan nada tegasnya


''' sejauh ini masih aman terkendali nona tapi markas gudang persenjataan menjadi incarannya saat ini " ucap Dave menjelaskan.


" jadi mereka mengincar senjata senjata milikku " ucap Valera dengan menyeringai penuh arti b


'' ya nona itu baru saja prediksi mengingat ada beberapa senjata yang hilang di gudang tersebut kemungkinan ada yang berkhianat di antara salah satu para pengawal disana '' ucap Dave hati hati ia sangat tau sifat nona nya itu jika ada yang berkhianat maka habisi saat itu juga itulah prinsip nya


" begitukah Dave ? hemm baiklah awasi mereka," ucap Valera yang langsung mematikan sambungan secara sepihak sungguh ia benci dengan yang namanya pengkhianatan Valera akan sangat murka jika itu terjadi di dalam orang-orang jajarannya.


" jadi kalian ingin bermain main denganku, selama aku tidak ada jadi kalian berani berkhianat " gumam Valera dengan senyum tipis nya yang mengerikan itu.


Waktu terus saja berlalu tak terasa hari sudah malam Valera pun memutuskan untuk pulang ke rumahnya setelah ia melakukan ritual mandinya ia langsung merebahkan tubuhnya keatas ranjang tak lama kemudian sebuah panggilan vidio masuk.


ya Remigio melakukan panggilan Vidio kepada Valera, dan Valera pun mengangkatnya, terlihat pria tampan itu memakai setelan rapi formalnya rambutnya tertata rapi dia tersenyum ke arah Valera.


" good morning " suara seksi itu menyapa valera


" disini masih malam tuan Adomson " kekeh valera dan disambut gelak tawa milik Remigio.


" tidurlah Sweatheart ,dan jangan tidur terlalu larut " ucap Temigio kembali membuat Valera malu karena Remigio mengucap kata manis kepadanya serasa dunia berhenti berputar, serasa nafas berhenti mendadak karena Valera hanya diam dan tertunduk malu.


" hei kau kenapa " tanya pria itu dengan melambaikan tangannya kearah kamera.


" kau panggil aku apa tadi " gugup Valera.


" Sweatheart karena aku menyukai panggilan itu " ucap Remigio seraya tersenyum.


" huhh menyebalkan kau ini " gerutu Valera membuat Remigio terkekeh melihat tingkahnya.


" baiklah Sweatheart selamat malam. Aku bekerja dulu dan semoga kau memimpikan aku " canda Remigio seketika Valera tercengang dengan ucapan nya. Akhirnya panggilan itupun terputus, setelah sekian lama memejamkan matanya akhirnya Valera tertidur dengan lelap.


**********


Di Prancis dikediaman tuan ramius Harson kedatangan tuan Jo sahabat lama tuan Ramius mereka terlibat pembicaraan serius sampai harus berbicara di ruangan kerjanya.

__ADS_1


Mereka sama-sama berbisnis serta tapi tuan Jo tidak terlibat di dunia mafia tapi sebagai seorang sahabat ia hanya memberikan pesan pesan baik kepada Ramius bahkan nasihat nasihatnya didengar baik oleh Ramius sendiri.


" bagaimana keadaan mu Ramius " tanya tuan Jo sambil meminum tehnya.


" seperti yang kau lihat aku baik baik saja " saut nya dengan terkekeh


" bagaimana kabar dengan anak-anak mu itu " saut tuan Jo


" Vyan dan Valera " tuan Ramius berfikir sejenak " seperti yang kau lihat Vyan masih betah melajang dan Valera masih betah di negara ibunya " sambil tertawa dan di sambut dengan gelak tawa renyah tuan jo


" Vyan dan Valera anak-anak itu kini tumbuh menjadi pria dan wanita yang sangat hebat " ucap tuan Jo dengan bangga " aku yakin mereka akan menjadi para penguasa yang hebat dan disegani oleh setiap lawannya " ucapnya lagi dan hanya di balas senyuman oleh ramius


" bagaimana keadaan istri dan anakmu " kini tuan ramius yang berbicara


" mereka baik baik saja dan kini anak ku melanjutkan studinya di universitas X dengan jurusan fashion " ucapnya mantap


" selera anak perempuan kita sama Jo sama- sama menggeluti dunia fashion " sambil menepuk pelan bahu sahabatnya itu


" semoga mereka menjadi orang yang dikenal dunia Ramius. Aku menaruh harapan banyak kepada jenny hanya dia satu satunya putri ku " dengan nada yang teramat serius.


" aku yakin dengan kemampuan mereka Jo " saut Ramius menimpali


Meraka sudah seperti saudara, berteman di usia muda sampai kini dan sampai mempunyai anak masih saja tetap sama seperti dulu hubungan pertemanan yang sudah lama terjalin seakan tak bisa dilepaskan begitu saja.


jenny adalah putri tuan Jo Felix seorang pengusaha serta pengacara ternama berkebangsaan negeri pasta dan nyonya Haru Felix yang merupakan keturunan Tionghoa dan putrinya Jennita Felix seorang gadis cantik berwajah blasteran Perancis dan Tionghoa berusia 22 tahun merupakan teman masa kecil valera Harson.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


mAsih tahap revisi yah guys dan selamat datang untuk para pembaca baru untuk novel owe yah jangan lupa dukungan nya.


Like, Komen, Vote, dan Hadiah serta Fav yahh


TnQ ❤️❤️


(14 september 22)

__ADS_1


__ADS_2