Kembalinya Sang Ratu Mafia

Kembalinya Sang Ratu Mafia
* seakan memberi kejutan


__ADS_3

Paris, waktu setempat.


Lotus membawa kabar baik untuk Zizi dimana wanita yang mirip dengan istri tuan muda Harson itu telah ditemukan oleh anak buah Lotus tentunya. Zizi yang mendengar hal itu tentu saja senang karena incaran king satu persatu telah ditemukan.


Wanita itu kini berada di markas utama king, Zizi akan ketempat itu siang nanti dan Lotus menunggu kedatangan Zizi di markas.


Thomas dan Greta kini bekerja sama untuk mengamankan seluruh tempat kekuasaan sang Lady selama pemimpin mereka pergi entah sampai kapan.


Thomas pun membawa istrinya ke markas untuk tinggal bersama dengan dirinya disana, Aranna tak keberatan dan justru senang bisa melihat lingkungan baru selain apartemen.


" Wow.. ada pergerakan asing di Piana '' ucap Greta saat melihat satelit king beroprasi hampir di beberapa negara dan wilayah kekuasaan king tentunya.


" Aku yakin itu Mr X, setelah beberapa wilayah di persempit kemungkinan ia mencari cara lain untuk kabur dari kita '' ucap Thomas dan Greta terlihat setuju dengan ucapan Thomas kali ini. " siapa yang akan diutus kesana ? '' ucap Thomas lagi.


Greta tampak menimang-nimang perkataan Thomas, dirinya pun begitu pusing siapa yang akan bertugas untuk menangkap tawanan kali ini, tak lama Lotus datang dan mendengar perkataan kedua rekannya itu.


" bagaimana jika anak buah ku ? '' ujar Lotus seraya memberikan pendapatnya untuk mengambil tugas ini. " mereka berwajah asing dan aku yakin target kali ini tak akan mengetahuinya dan merasa terkecoh '' jelas Lotus lagi hingga Thomas dan Greta saling pandang dan tersenyum simpul lalu menganggu samar.


" deal !! " ujar Greta dan Thomas serempak Lotus mengangguk saja karena bantuannya diterima baik dan Lotus segera menemui para anak buahnya yang sedang menikmati minuman dan cemilan sembari melihat-lihat peliharaan buas sang lady di halaman belakang markas king.


siang harinya Zizi telah tiba di markas utama dengan setelan kasual kesukaannya hanya saja kali ini Zizi menghujam jaket kulit berwarna merah menjadikan sosok Zizi lebih fresh dari sebelumnya.


kedatangan Zizi disambut hangat oleh anak buah king dan juga Thomas beserta Greta maupun Lotus, sudah lama wanita ini tak mengunjungi markas semenjak hamil tua hingga melahirkan.


" sebaiknya langsung saja Lotus. Waktu ku tak banyak " ucap Zizi dan Lotus mengangguk lalu mereka menuju ruang tawanan. Thomas dan Greta memilih diam dan tak ikut kedalam sana karena mereka masih harus merangkap pekerjaannya.


CEKLEK


Lotus membuka pintu menyerupai besi berwarna hitam disana, seorang wanita muda sedang duduk di tepi ranjang berukuran kecil, maniknya menatap tajam pada Lotus hingga maniknya terbelalak saat melihat sosok wanita dibelakang sana.


Zizi pun sesaat terdiam melihat sosok wanita yang kini justru menatapnya lekat-lekat, Zizi berjalan perlahan dan justru ia duduk di kursi besi uang tersedia disana.


" ckckck. rupanya dunia sungguh kecil " ucap wanita itu tanpa menoleh kearah Zizi dan Zizi tersenyum tipis '' kenapa aku harus masih bertemu denganmu " ucapnya lagi dan Zizi tertawa kecil dibuatnya.


" ilara itukah kau ? " ucap Zizi dan wanita itu justru menatap tajam kearah Zizi " ckckck ternyata sungguh itu dirimu ilara '' ujar Zizi lagi.


" jangan panggil aku dengan sebutan itu !! namaku Starla ! '' ucap wanita itu dengan tegas dan Zizi hanya diam saja " apa dia orang mu ? '' lirik Starla kepada Lotus dan Zizi hanya tersenyum saja. '' lepaskan aku !! " tekan Starla lagi menatap Zizi tajam.


" tidak bisa ! " ucap dia tak kalah tegas " kau menjadi seorang tawanan sekarang '' ujar Zizi lagi dengan wajah dingin menatap sang adik berbeda ayah itu dengan sorot mata yang tajam.


PRANGGG


wanita yang mengaku bernama Starla itu melemparkan nampan berisi makan siangnya tepat di kaki Zizi, Lotus sontak terkejut tapi ia bersikap biasa saja.

__ADS_1


" sikapmu sungguh tak pernah berubah ilara !! sedari dulu kau sungguh arogan dan terkesan sombong " ujar Zizi dengan tegas.


" wanita sialan .. nama ku Starla !! bukan ilara '' pekik wanita muda itu dengan menunjuk kearah Zizi dengan lancang sontak Zizi tertawa renyah seperti sedang menikmati kemarahan adiknya itu.


" bagaimana rasanya menjadi seorang tawanan ? menyenangkan ? '' sinis Zizi " hmm baiklah ... Starla ? ya kini namamu Starla nama yang jelek '' ujar Zizi dan kali ini Starla marah dan hendak menyerang Zizi tapi gerakannya sungguh mudah terbaca oleh Zizi.


BUGHHHHHH


Zizi menepis dan justru tubuh Starla terpental hingga menabrak dinding karena merasa tepisan Zizi sungguh kuat dan bertenaga, Starla bangkit dengan sorot mata yang tajam.


" jaga batasan mu nona !! aku bisa saja menembak mu dari sini jika aku mau '' bengis Zizi dan Starla merasa tak peduli akan hal itu justru ia semakin menantang Zizi untuk beradu kekuatan.


BRAKKKKKK


Zizi menggunakan kursi yang ia pakai untuk menghalangi serangan Starla hingga kursi itu terbelah dan Starla memekik kesakitan.


" si..sialan kau !! kenapa kau tak mati saja sejak dulu " teriak Starla dan Zizi menyeringai penuh arti.


'' itu sebabnya Tuhan masih membiarkan aku hidup dan mempertemukan aku dengan orang-orang yang perduli dengan ku untuk membalas semua perbuatan mu dan juga ayah sialan mu itu. '' geram Zizi saat mengingat betapa kejamnya dulu ilara dan juga lelaki yang menjadi ayah biologis dari sang adik.


" Hahahaha.. apakah sekarang kau dendam begitu maksud mu ? '' ucap Starla mengejek Zizi dengan tawa sumbang nya.


BUGHHHHHH


Zizi seketika tertawa terbahak-bahak saat melihat darah Starla keluar cukup deras memalui lubang hidungnya, Starla mencoba untuk berdiri tapi rasa pening mulai menjalar hingga membuat Starla memandang Zizi dengan buram.


" sial !! '' maki Starla " awas saja !! kau akan ku balas anak haram !! " ucap Starla lagi hingga Zizi merasa darahnya seakan mendidih kala mendengar perkataan itu.


Zizi keluar dari ruangan itu begitupun dengan Lotus tak lupa ia mengunci kembali ruangan itu dengan rapat, Zizi menyuruh Lotus untuk mengintrogasi Starla nanti tentang keterlibatannya dengan Mr x dan Lotus menyanggupinya.


Selandia, waktu setempat.


kepergian Valera dan jajarannya tak diketahui sama sekali oleh nyonya Mecca karena mereka pergi pada jam dua dini hari dimana keadaan mansion sudah sepi karena penghuni nya sudah beristirahat.


valera hanya meninggalkan pesan singkat kepada nyonya Mecca jika ia harus melanjutkan misi selanjutnya, setelah menempuh perjalanan berjam-jam lamanya akhirnya mereka tiba di Selandia menggunakan pesawat komersil.


Dave dan Elion segera memesan hotel di dekat bandara karena Valera yang memintanya, tak butuh waktu lama mereka telah menemukan sebuah hotel mewah berjarak dekat dengan bandara.


" Sebaiknya kita beristirahat sejenak terlebih dahulu sebelum melakukan misi kita " ucap Valera dan semua nya mengangguk mantap karena jujur mereka pun butuh waktu untuk beristirahat agar stamina mereka kembali.


sedangkan disisi lain pihak polisi Thailand sudah menemukan sesuatu yang menduga jika pemilik burung besi tersebut berkaitan dengan tragedi di kediaman Wilson andaman.


King, pihak polisi Thailand seperti tak asing saat mendengar nama king, salah atau opsir berumur tua sibuk mencari siapa king sebenarnya.

__ADS_1


hingga penelitian mereka tertuju pada Marcell Harson yang kerap disebut dengan king.


'' king ? Jadi dia yang menyebabkan atas kerusuhan yang terjadi di kediaman tuan Wilson andaman " ucap salah satu pihak berwajib yang telah berumur itu.


pihak polisi Thailand kini gencar mencari dalang penyerangan tak manusiawi yang terjadi beberapa hari yang lalu, mereka akan membawa dalangnya ke pengadilan tertinggi di Thailand.


keesokan harinya Valera masih mencari tau identitas akurat tentang Josephine seorang pengusaha yang cukup tersohor di Selandia karena produktifitas anggur yang sangat berkualitas.


hampir memakan waktu tiga jam akhirnya Valera menemukan sesuatu yang cukup mengejutkannya, Valera tersenyum miring saat ia menemukan sebuah ide yang cukup melenceng dari perkiraan nya kali ini.


valera memanggil Dave dan lainnya untuk menuju sebuah ruangan pribadi yang disediakan di hotel tersebut hanya untuk makan siang.


Dave dan lainya segera bergegas karena mereka tak ingin membuat sang Lady menunggu sangat lama.


" kalian duduklah, sebaiknya kita nikmati makam siang kali ini '' ucap Valera tanpa menoleh dan hanya fokus pada minuman yang berwana hitam kemerahan disana.


para jajaran king mengangguk dan mulai makan dengan tenang, selama makan siang berlangsung Valera memikirkan cara yang terlintas di otaknya kali ini.


" Apa ada yang harus kami lakukan lady ? '' ucap Elion dan Valera meraih tisu lalu mengusap bibirnya secara perlahan.


" Ya ada, seperti yang kita ketahui jika Josephine adalah seorang pengusaha, right ? '' ucap Valera dan semuanya mengangguk pasti " jadi aku akan berpura-pura menjadi seorang pengusaha juga '' ucap Valera terkekeh.


" maaf lady bukan nya anda pun seorang pengusaha juga ? " ucap Matt terlihat bingung dan Valera diam saja seraya tersenyum kecil.


" Ya tapi kali ini aku ingin kita berpura-pura. Elion tolong kau bantu aku dalam mencari identitas detail seorang pengusaha besar, aku yakin kau tak akan mengecewakan aku '' ucap Valera dan Elion seketika bingung.


'' apa kau ingin menjadi orang lain ? '' tanya Dave dan Valera mengangguk pasti " siapa ? '' tanya Dave lagi ikut bingung.


valera memberikan tablet miliknya untuk diperlihatkan kepada jajarannya, identitas seorang wanita yang berdarah Eropa dan Arab tertera jelas jika dia seorang pengusaha ternama dan tersohor.


" dia.. '' ucap Elion.


" Puan Elizabeth '' tegas Valera '' seorang pengusaha yang tidak pernah menampakkan wajahnya dimuka umum bahkan dirinya memakai cadar agar orang lain tak mengenali wajahnya '' ujar Valera lagi.


" baiklah, kali ini aku mengerti. '' ucap Elion menyeringai.


" good, kita akan bergerak pada hari esok " ucap Valera dan semua orang menganggu mantap.


Elion dengan cepat melakukan tugasnya, menerobos sistem milik orang lain menggunakan sandi miliknya setelah ia mendapatkan informasi detail Elion segera keluar dari sistem tersebut dan menghapus jejaknya secara permanen melalui sistem satelit milik king.


kemampuan Elion dalam meretas dan menyusup patut diacungi jempol bahkan memalsukan data seseorang pun ia lakukan, sejauh ini hasilnya selalu memuaskan dan tak pernah mengecewakan sang lady maupun orang yang berkaitan.


tunggu giliran mu Josephine, kau akan segera berkumpul dengan orang-orang sampah tak berguna. Batin Valera

__ADS_1


__ADS_2