PEMBALASAN DENDAM ISTRI PERTAMA (I Don'T Love You Anymore)

PEMBALASAN DENDAM ISTRI PERTAMA (I Don'T Love You Anymore)
BAB 13 Kesepakatan


__ADS_3

Pukul sembilan malam. Pembicaraan kami dihentikan Ibu. Beliau mengingatkan aku yang masih ada tugas kuliah dan bangun besok pagi untuk ngampus.


Ini kesempatanku untuk menchat si Delan. Semua bagai mimpi ketika mendengar Ayah memintaku bertunangan dengan pemuda itu.


"Delan!"


Terdengar ucapan salam dari seberang sana. Suaranya Delan. Herdilan Firlando. Putra dari pejabat Bambang Suherman.


"Kamu... beneran seperti yang tadi ayahku kata?"


...[Apa yang ayah kata]...


"Jangan pura-pura ga tau!"


[Iya. Aku serius melamarmu. Tapi setahun kita tunangan dulu, Vi! Papaku juga sudah mendatangi kantor Ayahmu kemarin]


Aku tersekat. Hampir saja aku lupa bernafas. Hingga hanya saliva yang mampu kutelan.


"Apa maksudmu, Lan?"


...[Seperti yang tadi aku bilang. Aku mengajakmu tunangan!]...


"Kapan? Kapan kamu mengajak aku tunangan?


...[Ya sekarang ini, Viona!]...


"Sebelumnya! Apa kamu pernah obrolin ini sama aku secara pribadi empat mata?"


...[Maaf, Viona!]...


"Ya sudahlah! Besok dikampus aku minta penjelasan detailnya."

__ADS_1


Klik.


..........


"Delan!"


Aku sengaja datang ke kampus lebih pagi. Berharap bisa bertemu Delan sebelum Ira dan yang lainnya datang.


Dan seperti yang kurencanakan di rumah, Delan kini baru saja masuk koridor kampus. Berjalan di lorong mendekat padaku.


"Kita mesti ngobrol empat mata!" kataku tegas. Kantin kampus yang ada di basement paling pojok jadi tempat pilihan.


Dua piring siomay dan dua gelas teh tawar panas jadi menu andalan.


"Delan!"


"Ya. Aku emang salah, ga ngomong dulu sama kamu! Tapi ini memang darurat, kumohon Vi! Kita langsungkan secepatnya!"


"Tunangan kita!"


"Kenapa?"


"Setidaknya, Ayahmu aman dan Papaku juga tenang."


"Ada konspirasi apa memangnya antara Ayah dan Papamu?"


Ternyata... ini adalah suatu pertemuan yang rumit. Teramat rumit bagiku yang seorang gadis berumur 21 tahun beberapa bulan lagi mendengar kasus Ayahku yang cukup membuat lututku lemas.


Bahkan tak sanggup kubayangkan jika hal buruk sampai terjadi pada Ayah.


Ayahku adalah seorang tentara di korps Teknik Laut. Beliau adalah staf administrasi Perbekalan. Dan karena suatu keteledoran, Ayah ternyata sedang terlilit masalah. Hingga nama baik Ayah kini sedang dipertaruhkan di korpsnya dan pecat bisa jadi pilihan akhirnya.

__ADS_1


Pastilah aku tak mau Ayah jadi malu karena masalah itu.


Sedangkan Papa Delan yang ternyata memiliki istri siri yakni Mamanya Delan juga nyaris terbongkar skenario politiknya yang kini sedang disorot para kuli tinta alias jurnalis-jurnalis muda yang kini makin merajalela mengejar berita.


Ayah dan Papa Delan bersepakat untuk saling bantu. Dan jalan satu-satunya, kami harus bertunangan dengan akhir pernikahan setelah setahun tunangan.


Aku seperti tertohok menyadari permasalahan yang teramat pelik.


Selama ini aku hanya mendengar berita dan membaca cerita novel saja. Tak pernah terfikir kalau dunia realita bisa sekejam itu.


Intinya pertunanganku dengan Delan maksudnya adalah untuk pengalihan isue.


Dimana nantinya baik masalah Ayah ataupun rumor Papanya Delan perlahan tengelam menghilang tertumpuk berita lain.


Dan tentunya itu untuk menutupi satu sama lain masalah yang kini hampir terblow up.


Delan dan Aku akan mencoba membuat berita yang sedang disorot perihal Ayah dan Papa Delan menjadi samar.


Mama Delan adalah pengusaha wanita yang juga cukup terkenal. Beliau diketahui sebagai bisnis woman yang single fighter.


Berjuang membesarkan seorang anak laki-laki hingga ke jenjang kuliah dan kini akan tunangan.


Sementara kasus Ayah, dipeti-es kan dengan bantuan Papanya Delan. Setidaknya kesalahan fatal Ayah dalam korps masih bisa dihandle secepatnya.


Akhirnya aku menyetujui pertunangan ini. Demi nama Ayah juga demi Ibu serta diriku sendiri.


Hhh...


Kami bertunangan resmi dengan perhelatan mewah di salah satu hotel bintang lima. Di usia kami 21 tahun dan di semester enam kami kuliah.


...❤❤❤BERSAMBUNG❤❤❤...

__ADS_1


__ADS_2