PEMBALASAN DENDAM ISTRI PERTAMA (I Don'T Love You Anymore)

PEMBALASAN DENDAM ISTRI PERTAMA (I Don'T Love You Anymore)
SESSION 2 PODCAST ARTIS TERNAMA


__ADS_3

"Arul! Kenapa kamu membuka aib keluargamu sendiri?" bentak Kadir pada putra sulungnya itu.


Kini namanya kembali menjadi buah bibir pembicaraan orang. Dan justru kini aibnya semakin terkuak lebar. Sebagai seorang yang menjadi biang kekacauan di rumah tangga teman masa lalunya, Bambang Suherman.


Pria berumur 60 tahunan lebih itu kini dalam kondisi sakit-sakitan dan tak lagi terjun berkecimpung di dunia politik.


Anak lelaki pertamanya itulah yang rencananya akan masuk ke kancah perpolitikan tahun ini. Padahal pekerjaannya dibidang bisnis agriwisata dan trading juga selalu kacau balau ujung akhirnya.


"Aku yakin, keluarga itu akan hancur Pa! Sama seperti Papanya yang akhirnya tak bisa menerima hujatan dan hinaan orang. Hingga akal sehatnya hilang, dan bunuh diri setelah menembak saudara istrinya sendiri, bukan?"


Fahrurrozi yang sangat percaya diri itu menunjukkan senyum smirknya pada sang Ayah.


"Kau tidak tahu kekuatan lawan!" tutur Kadir mendengus kesal.


"Aku sudah mengamati keluarga itu sejak jauh-jauh hari! Mereka memang keluarga abnormal! Satu perempuan bahkan digilir sebagai istri! Sama seperti moyangnya khan!?"


Kadir hanya bisa menunduk. Hatinya sedih, sang anak memiliki sifat jahat yang sama seperti dirinya dimasa muda. Hanya karena kecewa dan terluka oleh cinta.


Ya.


Fahrurrozi ternyata mempunyai dendam kesumat yang membara pada Christian karena Mutia Permata Melody.


Ia, adalah pria yang menyewa dua preman tengik yang menculik Mutia kala itu.


Harusnya ia yang menikmati tubuh molek, indah nan mulus gadis berpredikat None Betawi terfavorit itu. Namun ternyata, para preman itu salah membawa kamar.


Fahrurrozi menunggu di kamar 191, bukan kamar 119. Alhasil rezeki nomplok yang akhirnya Christian dapatkan.


Mutia jadi milik teman semasa SMUnya itu.


Hhh...


Sebesar apapun usaha yang dikerahkan, kembali lagi... takdir Tuhan jualah yang paling menentukan.


Sejak itu, Fahrur selalu menunggu dan menunggu kesempatannya untuk menghancurkan Christian.


Ini adalah momen yang tepat menurutnya. Setelah begitu banyak keganjilan serta kelakuan aneh para keturunan Bambang Suherman yang dipandang umum memang membingungkan.


Sehingga Fahrur bisa menekan dan memojokkan Chris dari berbagai arah. Kasus-kasus Papanya, kisah hidup saudara tirinya, bahkan ditambah adanya pihak ketiga yang menginginkan Chris lahir batinnya juga demi sebuah tahta dan kejayaan.


Pak Yosef kesal. Rencananya bermenantukan Christian gagal total. Meski kini ia mendapatkan perusahaan pria yang sangat dikaguminya itu ternyata Fahrurrozi rekan sekongkolnya justru memiliki niat bersebrangan.

__ADS_1


Issue semakin panas. Gosip merebak kesegala arah. Bahkan kubu kini terbagi dua.


Ada kubu yang membenci klan Bambang Suherman, namun tak sedikit pula jumlah netizen yang menyindir Fahrurrozi serta Kadir Abdul Rozak, sang Ayah.


Artis pria yang dulu menjebak Tasya kini kembali naik daun. Karier keartisannya kembali melonjak seiring seringnya ia tampil di televisi menjadi bintang tamu dalam menceritakan kisah Tasya Jessica.


Ada point plus, kisah almarhumah mama Tasya terungkap. Tapi ada point negatif pula, orang semakin tahu kisah kehidupan keluarga Bambang selama ini. Seperti sebuah aib dan kebaikan. Yang satu persatu diungkap diranah publik, tanpa izin dari pihak keluarga yang bersangkutan.


Para wartawan mencoba mencari keberadaan putra-putri Bambang Suherman. Mencoba mendapatkan cerita langsung dari narasumber. Berharap bisa menerima beritanya lebih dahulu hingga menjadi deadline utama.


Rumah Roger, rumah Chris yang sudah laku terjual pun menjadi sasaran para jurnalis mencari berita.


Begitu juga rumah sanak famili Viona serta Mutia. Mereka bahkan dengan cepat menyambanginya. Guna mendapatkan keterangan yang asli dari cerita panas yang bergulir di media saat ini.


Tapi nihil. Tak ada satupun dari mereka dapat berita baru. Kekompakan para kerabat dan sahabat klan Bambang perlu diacungi jempol.


Hingga berita baru muncul tiba-tiba,...


Dua pria yang pernah menjadi preman suruhan Fahrurrozi pun muncul ditengah-tengah kekisruhan.


Dengan memohon pihak artis yang biasa membuat konten podcast agar memblurkan wajah serta menyamarkan suara karena kini keduanya telah bertobat ke jalan yang benar dan telah memiliki istri juga anak. Sehingga khawatir kehidupan keluarganya jadi kacau balau nanti.


"Saya dan Dudung, adalah preman yang pernah mendapatkan kerjaan disuruh menculik Mutia Permata Melody. Peristiwa itu terjadi sekitar delapan tahun lalu. Sehingga Mas yang membantu Mbak Mutia saat itu kini telah menjadi suaminya. Dan Mas yang membayar kami untuk melakukan itu adalah... Mas Fahrurrozi. Pihak lawan yang sepertinya memang sangat berambisi menjatuhkan keluarga mas Christian."


"Saat itu, difikiran kami hanya satu. Uang yang banyak. Bisa kami gunakan untuk beli makanan dan minuman. Juga, untuk judi serta beli perempuan."


"Ck ck ck...! Saat ini maksudnya kalian berani bicara seperti ini, apa tidak takut masuk penjara? Apa ingin hidup kalian jadi bulan-bulanan netizen? Apa ingin tenar seperti pihak lainnya yang banyak membuat podcast seperti saya ini?"


"Tidak, Mas! Ini cuma atas nama kemanusiaan. Dan kalaupun kami masuk penjara karena kelakuan bejad kami di masa lalu, kami ikhlas."


"Betul, ikhlas?"


"Karena kami merasa, sikap dan tingkah mas Fahrurrozi yang terang-terangan menekan dan menyalahkan keluarga Mas Christian membuat kami gerah! Kami lebih tahu jalan cerita yang sebenarnya. Bahkan kami masih punya bukti rekaman percakapan antara kami dan mas Fahrur. Bahkan disitu ia memukul kami juga tidak membayar full jasa kami karena kejadian yang harusnya mbak Mutia masuk kamar yang ada dirinya di situ, tapi kami justru memasukkan ke kamar yang salah."


"Maksudnya?"


"Waktu itu mas Fahrur menyuruh kami membawa ke kamar hotel nomor 191. Tapi saya ternyata salah membaca pesan SMSnya yang saya kira adalah kamar 119."


"Hahaha... jadi kalian salah pesan kamar!"


"Iya. Betul!"

__ADS_1


"Lantas kenapa itu Christian bisa menghajar kalian semua dan menolong perempuan yang kalian culik dan kini jadi istrinya?"


"Kebetulan, kami satu lift saat itu. Melihat kami yang mencurigakan, mungkin... dengan membawa mbak Mutia dalam keadaan teler,... Mas Chris curiga sepertinya. Tanpa kami sadari, ia mengikuti kami diam-diam. Sampai ketika saya mau tutup pintu kamar, ia masuk mendorong hingga bisa merangsek masuk. Dan... begitulah! Kami dihajarnya habis-habisan. Membuat kami kabur dari kamar hotel meninggalkan mbak Mutia. Kami fikir, mas Fahrur akan segera datang dan menolong. Setidaknya, jalan cerita akan jadi berbeda. Ternyata... Hhh..."


"Ternyata ya sudahlah ya. Hahaha... Christian lah yang jadi suami Mutia kini. Bukan Fahrurrozi! Hahaha..."


"Begitulah mungkin, kira-kira!"


"Apa kalian tahu, apa permasalahan sampai Fahrurrozi begitu membenci Christian hingga wara-wiri di setiap stasiun televisi guna mengeluarkan semua cerita kehidupan Christian dan saudara-saudaranya itu?"


"Kurang tahu, saya! Kami hanya dibayar untuk menculik dan mencekoki mbak Mutia None Betawi terfavorit saat itu dengan imbalan uang. Itu saja yang kami tahu!"


"Bisa jadi Fahrur dendam karena Christian dan Mutia kini ternyata hidup bahagia ya? Berumah tangga memiliki dua anak kembar. Sepasang pula. Juga usahanya maju pesat. Mungkin seperti itu ya!?!"


"Bisa jadi!"


"Ternyata dendam kesumat itu merusak jiwa ya, gaes! Merusak tatanan hidup dan cara berfikir seseorang menjadi seperti kunyuk! Hahaha... Bahkan terus menerus menjadi penyakit hati yang jadi berfikir harus dibalaskan meskipun kejadian itu telah berlangsung lama."


"Mungkin, Mas!"


"Dan parahnya lagi,... menurut kabar yang saat ini ramai diberitakan. Justru Ayahnya Fahrurrozi juga memiliki dendam pada Pak Bambang almarhum, yang notabenenya adalah Papa dari Christian. Hahaha... Hebat ya, dendam itu! Dan karena rasa sirik, dengki serta iri hati benar-benar sangat berbahaya. Sehingga semua menjadi gelap mata dan mampu melakukan dosa serta hal yang dilarang Tuhan sekalipun! Ck ck ck..."


"Hehehe..."


"Asli speechless gue! Cuma yang saya tak habis fikir, itu Fahrurrozi itu koq berkoar-koar terus dia tanpa pakai otak! Dia terus-terusan menyerang keluarga Christian tanpa pikir panjang. Khan justru malah aibnya terbongkar, aib bapaknya juga terbongkar. Iya khan? Apa untungnya juga dia. Mutia juga ga mungkin jadi istrinya ya khan? Cuma kepuasan bisa mengobral cerita membuka aib keluarga orang. Hadeeuh!"


"Kabarnya sih mas Fahrurrozi akan naik jadi kandidat mencalonkan diri jadi Bupati di salah satu kota lewat parpol yang juga membesarkan nama Pak KAR dan Pak BS dulu."


"O o o o...! I see, I see! Begitu rupanya. Ada niat lain juga dia muncul di televisi. Masyarakat akan mengenal wajahnya. Dan pas pencoblosan nanti bakalan milih dia sebagai bupati. Ya ya ya...! Hahaha..."


"Begitulah, mas Dedy!"


"Hahaha...! Cuman begonya, kenapa dia ga berfikir panjang sebelum berkoar? Dan apa ketenaran ini akan membuatnya berjaya dan goal jadi Bupati diperiode berikutnya? Yang ada orang jadi illfeel karena sifat dan tabiat asli dia dan bapaknya pun terbongkar. Iya khan? Hahaha... Hadeeuh, hadeeuh!"


"Hehehe... iya ya, Mas!?!"


"Oiya. Saya tegaskan disini, ya!?! Saya tidak mengenal Christian. Saya tidak mengenal adik-adiknya. Dan saya juga tidak mengenal bapaknya. Jadi tidak ada kapasitas saya di sini untuk menyerang Fahrurrozi juga. Cuma saya gatal dan pengeng, mendengar berita heboh ini hampir sebulan ini. Cerita tentang bergilir istri-lah! Cerita hubungan keluarga yang aneh-lah! Bla bla bla, tentang kehidupan keluarga putra-putri pak BS yang justru sampai saat ini tidak ada kabar, apalagi muncul di televisi memberi klarifikasi. Saya cuma pernah lihat dulu pasangan itu, muncul di televisi waktu zaman Tasya Jessica dilaporkan karena membuat sepupunya menjadi lumpuh yang ternyata adalah madunya khan... Dan jujur, saya sangat respek sama keluarga ini. Mereka itu, flamboyan dimata saya. Selalu membawa berita yang luar biasa. Hehehe... Cuma sayangnya, saya tidak pernah berhasil mengundang mereka satupun. Bahkan sampai detik ini, mereka semua entah seperti hilang ditelan bumi. Sementara pihak Fahrurrozi sendiri malah seperti ribut sendiri. Dan akhirnya justru seolah termakan omongannya sendiri. Dia yang berkoar, ternyata dia yang jahat. Gitu khan ya cerita aslinya! Jadi, cerita ini cuma dari mulut dia saja. Merusak nama baik orang lain terang-terangan, tapi ternyata nama baiknya sendiri yang perlahan terusik karena kisah jahatnya terkuak!"


"Ininya, jangan terlalu membenci hingga kita lupa diri. Jangan menghina, sedangkan kita juga manusia hina. Jangan jadi orang jahat, jika tak mau dijahati orang. Begitulah mungkin, ya Mas!"


"Setuju!"

__ADS_1


...❤❤❤BERSAMBUNG❤❤❤...


__ADS_2