PEMBALASAN DENDAM ISTRI PERTAMA (I Don'T Love You Anymore)

PEMBALASAN DENDAM ISTRI PERTAMA (I Don'T Love You Anymore)
SESSION 2 APA YANG TERJADI?


__ADS_3

Kartika membuka matanya. Ia terkejut melihat banyak guru mengerubutinya.


Bahkan ada Pak Kepala Sekolah juga menungguinya sadar kembali.


"Alhamdulillah! Syukurlah, bu Kartika Sari sudah siuman!" kata bu Irma, rekan sesama guru yang usianya tiga tahun lebih tua darinya dan seorang ibu dari putri cantik berumur dua tahun.


"Saya... kenapa, Bu?"


"Ibu Kartika pingsan di kamar mandi! Syukurnya murid ibu yang bernama Dzakki memberitahukan pada saya agar segera memeriksa ibu di sana. Seketika saya langsung ke kamar mandi!"


"Dzakki?!?"


"Iya."


Kartika menghela nafas pendek. Ia mengangkat tubuhnya pelan, ingin duduk dari baringannya.


Keadaannya kini jauh lebih baik. Tak sepening tadi. Apalagi ia mencium aroma minyak angin yang menyengat dari kepala, leher dan tangannya juga.


"Ibu mau pulang sekarang? Biar di antar pak Dasri dengan mobil sekolah!"


"Terima kasih, Bu! Terima kasih para Guru juga pak Kepsek atas perhatiannya. Maaf, hari ini saya membuat semuanya panik sepertinya!"

__ADS_1


"Hehehe... Kita ini manusia. Wajar kalau ada sakit juga saat-saat melelahkan. Makan pun tak teratur. Membuat kondisi tubuh drop tidak fit. Ibu Kartika harus menjaga kesehatannya lebih baik lagi!"


"Iya. Terima kasih atas pengertian pak Kepala Sekolah. Saya, izin pulang lebih dahulu ya, Pak!"


"Iya. Silakan, Bu Kartika! Pak Dasri, mohon bantuannya ya?"


Kartika bangkit. Berjalan pelan setelah keadaannya tak selemas tadi.


Fikirannya masih pada ucapan muridnya yang bernama Dzakki.


Dzakki bilang, kalau selama ini ia memakan makanan yang dicampuri makanan setan.


Awalnya ia tak mengindahkan ucapan bocah itu. Tapi, setelah Dzakki justru memegang kelingkingnya... sesuatu terjadi.


Ia memikirkan kisah kematian Chintia yang tragis lima belas tahun lalu.


Teringat betapa histerisnya bu Jamilah ketika putri pertamanya itu diambil malaikat maut dengan sangat mengenaskan.


Bahkan beliau sempat mengurung diri selama sebulan tak terima pada takdir kematian Chintia.


Bu Jamilah pun selama sebulan pula mendiamkannya. Tak mau menjawab pertanyaan demi pertanyaan Kartika pada saat itu. Dimata beliau, Kartika ikut andil hingga sang putri kesayangan meninggal dunia karena kecelakaan.

__ADS_1


Andai saat itu Kartika tidak sakit, andai putrinya ikut tidak masuk sekolah seperti Kartika atau mereka berangkat sekolah bersama seperti biasa,... tak akan terjadi peristiwa memilukan itu.


Selang dua bulan, keluarga mereka pindah rumah. Ayah Chintia berdalih ingin melupakan peristiwa menyedihkan tewasnya sang putri dan memulai hidup baru dengan lembaran baru di tempat lain.


Cukup lama mereka kehilangan komunikasi karena tidak tahu domisili mereka yang baru. Hingga suatu ketika Bu Jamilah kembali membuka komunikasi dengan menyambangi rumah keluarganya.


Hubungan kekeluargaan perlahan kembali terjalin.


Bu Jamilah menceritakan kegiatan sehari-harinya kini kepada Mama Kartika. Mereka membuka usaha katering setelah Ayah Chintia kena PHK.


Bu Jamilah menganggap Kartika sudah seperti putrinya sendiri. Secara memang Chintia adalah anak pertama dari tiga bersaudara dan hanya Chintia seorang anak perempuan.


Jadi Bu Jamilah selalu merindukan masa-masa ia memiliki seorang putri dan seringkali menyambangi Kartika.


Sejak Kartika kelas 3 SMU, bu Jamilah membuatkan bekal setiap hari untuknya dimakan di jam istirahat.


Awalnya Kartika menolak. Tak enak jika terus-terusan membuat bu Jamilah kerepotan membuatkannya bekal sekolah.


Namun ternyata respon bu Jamilah justru sebaliknya. Beliau marah dan mengatakan kalau Kartika tak berperasaan. Tidak menghargai jerih payahnya yang selalu setulus hati penuh kasih memasakkan makanan istimewa setiap hari untuknya.


Akhirnya, Kartika terbiasa makan bekal bawaan yang dibuatkan bu Jamilah dan dikirim karyawannya setiap pagi pukul enam dua puluh menit.

__ADS_1


Itu berlangsung terus selama Kartika lulus SMU, hingga menyandang gelar sarjana kependidikan, lalu jadi guru SD sampai sekarang. Kartika selalu mendapatkan kiriman bekal makanan seminggu lima kali. Kecuali hari Sabtu dan Minggu karena itu hari libur.


...❤❤❤BERSAMBUNG❤❤❤ ...


__ADS_2