PEMBALASAN DENDAM ISTRI PERTAMA (I Don'T Love You Anymore)

PEMBALASAN DENDAM ISTRI PERTAMA (I Don'T Love You Anymore)
BAB 91 POV Herdilan Firlando


__ADS_3

Hhh...


Apa yang harus kulakukan, Viona benar-benar mengajukan perceraian. Bahkan mengantarkan akta cerainya sendiri ke rumah mamaku agar segera kutandatangani dan kami resmi cerai.


Aku terkejut. Tak menyangka ia akan berbuat senekad itu. Karena aku tahu siapa Viona.


Viona adalah perempuan yang lugu, polos dan tak mengenal dunia secara baik.


Sebenarnya ada sifat Viona yang sama denganku. Sama-sama 'anak mama' yang terbiasa dilayani orang tua. Hingga tak punya keteguhan serta kepercayaan diri untuk berbuat sesuka hati.


Aku dan dia sudah di set orang tua kami masing-masing untuk urusan masa depan.


Makanya aku sangat shock. Ternyata Viona seberani itu.


Pasti ada orang di belakangnya yang terus menge-pushnya hingga berani melakukan langkah besar dan datang sendiri ke pengadilan agama.


Aku mengambil sikap cuek. Tak merespon permintaannya agar aku membubuhkan parafku di atas materai pertanda aku setuju cerai.


Aku dan mama makin terkejut ketika beberapa hari kemudian Viona malah mengadakan konferensi pers yang membuat namaku di cari dan diburu para kuli tinta.


Terlebih Viona membeberkan siapa perempuan yang disinyalir menjadi selingkuhanku adalah JeLa. Jelita Lara, artis talentku hingga makin panas dunia pergosipan.


Production House Pesona Tasya terguncang lumayan berpengaruh.


Harga sahamnya langsung anjlok dan kami banyak menerima telepon ketidakpuasan dan komplein atas kinerja perusahaan.


Banyak produksi kami yang harus dicut dulu hingga situasi stabil.


Sementara Lady Navisha alias JeLa malah mengambil keuntungan dengan kabar gila ini.


Ia malah asyik membeberkan hubungan rahasia kami. Bahkan sibuk memposting potret kemesraanku dengannya sebagai bukti perselingkuhan kami itu benar adanya.


Mama shock. Begitu pula aku. Hingga kami mendatangi rumah papa untuk mencoba mengajak diskusi Viona. Namun nihil. Viona menolak keras permintaanku dan Mama.


Ia tetap bersikukuh mengambil jalan perceraian sebagai yang terbaik.

__ADS_1


Aku mengancamnya, tak akan bertanggung jawab pada buah hati kami jika ia tetap bersikeras cerai.


Ternyata ancamanku tidak digubrisnya. Bahkan tangisan mama tak mampu meluluhkan hatinya yang batu.


Viona, sayangku! Siapa yang telah memprovokatormu? Sungguh aku tak faham langkah apa lagi yang akan kau ambil nanti jika sampai kita cerai? Sedangkan ayah ibumu kini sudah tiada di dunia ini.


Aku mencoba menggertaknya lagi. Akan mengambil paksa buah hatiku jika terlahir sebagai anak perempuan.


Aku menggertak sambal berharap ia menangis ketakutan. Dan memohon ampun padaku serta berlutut berjanji akan mencabut gugatan cerainya.


Tapi ternyata...


Hhh... Viona terlalu keras kepala. Membuatku dan mama depresi! Bahkan akhirnya bibi Farida pun terpaksa kutarik juga, demi membuatnya menyerah. Namun tetap tak merubah pendirian serta keputusannya yang bulat.


...........


Aku membayar beberapa preman untuk menakuti Viona di butiknya. Berharap Viona akan mendatangiku, meminta pertolonganku.


Tapi... keangkuhannya tetap pada tempatnya.


Hhh...


Viona harus kembali padaku! Harus! Dia tak boleh meninggalkanku! Selain dia sedang mengandung anakku, dia juga tidak akan bisa bertahan hidup tanpaku.


Hhh... Ternyata seperti dugaanku.


Kak Firman ada di belakangnya. Dia rupanya yang menjadi pebinor diantara kita. Sial*n!!!


Aku melihat mereka bertiga, Viona, Firman dan Ira sedang tertawa-tawa sambil menikmati makan siangnya di resto Kemang.


Pantas saja istriku jadi seperti ini! Ternyata Firman ikut berperan! Dia rupanya yang telah memberikan informasi perihal pernikahanku dengan Lady. Lelaki cunguk yang sok ganteng itu rupanya! Lihat saja kau, Firman! Aku akan buat perhitungan denganmu!


Aku sempat adu mulut dengan Ira dan Firman. Bahkan Lady istri keduaku juga membantu menyerang mereka berdua.


Seharusnya mereka berdua itu bersama. Klop dan cocok sebagai pasangan racun biang gossip. Hadeuh!

__ADS_1


Aku benar-benar akan buat perhitungan dengan si Firman itu.


Beberapa hari kemudian, sengaja kukumpulkan teman-teman seangkatannya dulu untuk membalas dendam.


Aku berpura-pura mengajak kopdar para HIMA yang dulu pernah menggabungkan kami dalam satu organisasi kampus.


Aku yang traktir semuanya. Untuk menyerang mental si Firman yang tentunya paling missqueen diantara para sahabatnya.


Hm... Sudah hidup pas-pasan, belagu pula itu si Firman! Mau lawan aku? Ya sorry sorry to say, bro! Lo bukan tandingan gue!


Kupikir nyali si Firman akan ciut dan tak berani ikutan kopdar. Ternyata urat malunya sudah putus-putus juga.


Pantas saja dia diam-diam menginginkan istriku Viona, karena dulu Viona pernah ada rasa padanya di jaman kuliah. Shiit! Lihat Viona, itu pria pujaanmu yang gembel keparat itu! Sok sokan dia gabung dengan kami, para eksekutif muda!


Wanjrit!!!



Tampannya memang masih yang terkeren di antara kami semua. Di tambah status 'bujang lapuk'nya yang masih di sandang, membuatnya terlihat paling imut di antara kita semua.


Ya iyalah! Mana ada cewek yang mau kau nikahi karena statusmu yang di bawah rata-rata perihal harta!? Kau pikir cewek jaman sekarang hanya butuh 'tampang ganteng doang'? Kagak, bro!


Dasar! Kau pikir kau itu kerenkah? Cuih!!! Andai saja aku bisa menghajarmu one bye one dihadapan para sohibmu dulu. Sayangnya aku tak cukup punya keberanian dan kemampuan di bidang seni bela diri! Tapi aku punya uang! Punya kekuasaan! Lihat nanti, apa yang akan kulakukan setelah ini padamu, bro!


Kami berkumpul, bercerita banyak dan saling tukar pendapat.


Aku sendiri tidak memperlihatkan rona wajah kebencianku padanya. Justru kucoba menebar senyum persahabatan pada semua kating cowok di jaman kuliah dulu.


Rata-rata mereka telah menjadi pengusaha, kecuali si Firman Setiawan itu. Ia masih 'setia' dalam kemiskinannya yang hanya bekerja sebagai wartawan lepas di sebuah surat kabar elektronik.


Hm... Kasihan kasihan kasihan



Selfie kami hanyalah kedok saja. Selepas pertemuan ini, aku sudah menyuruh beberapa pemuda preman untuk menghabisi si Firman.

__ADS_1


Kuharap pria tengil sok ganteng itu akan menjaga jarak dengan Viona dan tak lagi merusak rumah tanggaku yang harmonis selama ini.


...❤❤❤BERSAMBUNG❤❤❤...


__ADS_2