
AISAKHA ELANG BRITANA
πππππ
Sudah lebih dari satu jam seorang Aisakha Elang Britana masih tengelam dalam keputusasaannya sendiri, mata biru terangnya sekarang terpejam di senderan kursi kerjanya, memikirkan kegagalan orang-orang suruhannya dalam mencari jejak seorang gadis cantik yang tiga tahun dulu duduk satu pesawat disampingnya. Apa memang begitu sulit bagi seorang penguasa dunia bisnis, seorang pemilik Sunjaya Company untuk mendapatkan informasi, bahkan sedikit saja informasi tentang gadis yang bernama Nia. Gadis cantik yang sangat jelas dalam ingatannya, terlihat sangat sedih sehingga mata lentiknya sedikit bengkak karena mungkin terlalu lama menangis, dan bibir tipis nan seksi terlihat menahan duka agar tiada yang tahu.
γ
Tapi Aisakha tahu, dia sangat tahu, bahkan dia pun mengenggam erat jari-jemari gadis cantik itu untuk menenangkannya. Aisakha berusaha membuat gadis itu tenang dengan janjinya bahwa semua akan baik-baik saja dan wanita itu tidak perlu khawatir. Dan gadis cantik bernama Nia ini telah sukses mengunci hati Aisakha selama tiga tahun. Dia tidak ingin terlibat dengan cinta apa pun, dia masih bersabar dalam harapan suatu hari nanti akan bersua dengan gadis yang telah membuatnya mendamba. Tetapi karena apa hatinya begitu mendamba gadis ini, Aisakha belum bisa menemukan jawabannya. Yang jelas, dia berharap takdir segera mempertemukannya pada Nia, itu saja. Seorang lelaki berkuasa dengan kekayaan dan kesuksesaan luar biasa di usia muda, yang memiliki ketampanan tak tertandingi dengan paras wajah tegas, bulu mata lentik pembalut mata biru mudanya, tetapi hampa karena rasa mendamba pada hatinya.
γ
Kristo Jowhari si sekretaris berjalan menuju ruang kerja presdir, dia harus seger melaporkan tentang perkembangan hasil persentasi dari lembaga penelitian yang telah di terima dan di rekomendasikan pihak Divisi Promosi di Kota Bengkulu. Hasilnya sangat memuaskan, perusahaan menyakini hasil penelitian tersebut akan sangat berguna bagi petani jagung di Indonesia dan tentunya ini akan memberi keuntungan besar pula bagi perusahaan.
γ
Tok..tok..tok
Kristo masuk ke dalam ruangan sang presdir, Aisakha Elang Britana. Semangat Kristo yang ingin melaporkan perkembangan kinerja lembaga penelitian perusahaan di Kota Bengkulu surut tiba-tiba, saat melihat wajah lelah sang tuan. Mata terpejam yang sebenarnya bukan tertidur, pikiran yang sekarang entah melayang di mana. Kristo tahu benar apa yang tengh berkecamuk dalam pikiran sang majikan. Semua pasti tentang gadis yang selama tiga tahun ini di cari oleh sang majikan. Jangan di tanya usaha apa yang Kristo kerahkan untuk mencari. Demi memenuhi keinginan tuannya, Kristo telah mengerahkan orang mencari di setiap sudut manajemen artis, manajemen penyanyi, manajemen modeling, bahkan pada berbagai perusahaan besar di Jakarta.
γ
Kenapa Kristo fokus pada tempat-tempat itu? Karena keyakinannya, gadis yang telah membuat seorang presdir Sunjaya Company begitu penasaran, bukanlah gadis biasa. Lagi pula, memang gadis itu terlihat bukan seperti gadis biasa. Wajah cantik dengan bulu mata lentik, ya walaupun saat pertemuan tiga tahun yang lalu mata itu terlihat agak bengkak, tetapi tetap tidak menyembunyikan keindahannya. Bibir tipis nan seksi, rambut hitam panjang yang diikat dengan anggun, kulit kuning langsat, postur badan yang tingginya sangat pas dengan tuannya. Bagaimana tidak seorang Kristo bisa yakin kalau gadis itu dari kalangan orang biasa? Matanya tidak mungkin tertipu, gadis itu sangat cantik, sangat sempurna untuk majikan yang sudah diikutinya selama bertahun-tahun. Tetapi hingga saat ini, dia tetap gagal menemukan gadis yang bernama Nia. Ada rasa bersalah dalam hatinya, kenapa belum juga bisa menemukan sosok yang telah memenuhi hati sang majikannya.
γ
__ADS_1
"Maaf tuan, apa anda baik-baik saja". Akhirnya Kristo beranikan diri untuk bertanya.
γ
Pelan Aisakha membuka matanya tetapi tidak memindahkan posisi duduknya dari sandaran kursi. "Ya, saya baik-baik saja". Jawabnya singkat.
γ
"Maafkan saya tuan, saya sudah mengecewakan anda". Kristo benar-benar menyesal atas kegagalannya.
γ
"Sejujurnya, saya tidak menyangka kau tidak juga bisa menyelesaikan tugas ini. Padahal ini sudah tiga tahun". Aisakha meresa tidak percaya seorang Kristo Jawhari yang sangat dipercayainya bisa gagal untuk tugas yang menurutnya bukan hal sulit. Hanya untuk mencari seorang gadis yang namanya adalah Nia.
γ
γ
"Sudahlah, aku benar-benar sedang kesal sekarang. Jangan buat aku semakin kesal mendengar keluhanmu itu". Suara tinggi Aisakha menyudahi debat mereka tentang kegagalan Kristo.
γ
"Kenapa kau kemari", tanya Aisakha kemudian.
γ
__ADS_1
"Tuan, Divisi Promosi di Bengkulu melaporkan bahwa presentasi lembaga penelitian untuk kegiatan pertanian berjalan dengan sukses. Tim Profesor Yandi sukses dengan penemuan varietas jagung baru mereka. Data lengkap telah di kirim tinggal menunggu keputusan anda". Lapor Kristo.
γ
"Bawakan kemari semua file tentang hasil presentasi itu". Perintah Aisakha.
γ
Kristo pun menyerahkan data lengkap presentasi yang telah diemailkan cabang perusahaan di Bengkulu kepada sang presdir.
γ
Aisakha membaca secara cermat, membaca tahapan demi tahan laporan hingga pada kesimpulan bahwa Divisi Promosi memberi rekomendasi dan kesiapan tim untuk melounching produk terbaru tersebut kepasaran. Aisakha merasa sangat puas dengan hasil kerja dari lembaga penelitiannya.
γ
Sudah tiga tahun belakangan ini, kinerja para peneliti bidang pertanian itu semakin bagus, sangat memuaskan menurutnya. Mungkin dalam waktu dekat ini aku harus mengunjungi Profesor Yandi dan para penelitinya. Aku ingin mengucapkan selamat dan terima kasih atas kinerja mereka yang semakin bagus tiga tahun ini. Mereka sukses membuat prodak yang berguna bagi masyarakat dan mereka sukses membuat Sunjaya Company semakin diperhitungkan di bidang pertanian.Β Begitulah rencana Aiskaha sore itu yang mungkin saja dalam waktu dekat ini akan segera dilakukannya.
γ
γ
γ
γ
__ADS_1