SENJA BARU UNTUK SYANIA

SENJA BARU UNTUK SYANIA
Episode 39


__ADS_3

Sulit Percaya


🌈🌈🌈🌈🌈


γ€€


Di dalam mobil yang sedang melaju santai ke arah vila tempat tinggal Aisakha, terlihat Aisakha tengah asyik tersenyum sendiri. Kristo yang memperhatikan hal tersebut dari kaca depan semakin bertambah takut, takut andai ada yang melihat seorang Aisakha raja bisnis pemilik Sunjaya Company tiba-tiba menjadi lemah. Kristo takut hal ini bisa mempengaruhi kharisma sang majikan di mata publik.


γ€€


Saat bersama yang lain, tuan tidak boleh menunjukkan sisi ini.


γ€€


"Saya masih sulit percaya dengan semua ini, Nia ternyata seorang peneliti dan dia bekerja di sini, di perusahaanku". Ujar Aisakha kepada Kristo.


γ€€


"Saya pun begitu tuan, saya malah tidak habis pikir". Kristo pun mengiyakan perkataan Aisakha.


γ€€


"Wanita secantik dia", kata Aisakha sambil menggelang-gelengkan kepala tanda tidak percaya.


γ€€


"Itulah yang menjadi dasar saya selama ini mencari nona di manajemen artis dan modeling tuan. Juga di perusahaan-perusaan besar". Kristo menjelaskan kembaliΒ  pada Aisakha.


γ€€


"Ah, kau sudah membuat ku kecewa. Tiga tahun mencari, tiga tahun membuat aku menunggu, sementara yang di cari ada dihadapanku". Ucap Aisakha kemudian.


γ€€

__ADS_1


"Maafkan saya tuan, sungguh saya tidak berpikir nona adalah peneliti yang bekerja untuk tuan. Maafkan saya tuan, saya sudah membuat tuan kecewa selama tiga tahun ini". Kristo berusaha meminta maaf pada Aisakha.


γ€€


"Apakah di berkas lamarannya dulu menyertakan foto?" Tanya Aisakha.


γ€€


"Tidak tuan", jawab Kristo cepat.


γ€€


"Apakah saat interview saya hadir?" Aisakha kembali bertanya.


γ€€


"Tidak tuan, yang menginterview waktu itu adalah profesor Yandi dan kepala divisi promosi". Jawab Kristo.


γ€€


γ€€


"Kau tau, saat di laboratorium, saat dia tengah asik menulis berbagai rumus di white board. Saat itu saya tidak pernah berpikir Tuhan akan begitu baik dengan berkenan mempertemukan saya padanya. Waktu dia berbalik badan, saya tidak percaya. Butuh waktu sepersekian detik bagi saya untuk menguasai diri. Agar saya tetap sadar dan yakin semua itu nyata". Aisakha kembali membayangkan kembali pertemuannya dengan Nia pagi tadi di laboratorium.


γ€€


"Saya pun sangat-sangat terkejut tuan, rasanya semua sangat sulit di terima akal. Seorang nona Nia ternyata adalah peneliti, saya tidak pernah bisa menemukan pikiran ke arah sana, terlalu impossible rasanya tuan". Kristo mengiyakan semua perkataan Aisakha.


γ€€


"Kau harus menjaga dia, saya tidak mau kehilangan Nia lagi. Cukup sekali kau membuat saya kecewa dengan tidak berhasil menemukannya!" Perintah Aisakha pada Kristo.


γ€€

__ADS_1


"Siap tuan, nona sekarang menjadi prioritas saya. Tuan tidak perlu kawatir". Janji Kristo pada Aisakha.


γ€€


*************************


γ€€


"Sakha", suara Mama menyambut Aisakha yang tengah berjalan ke arah ruang keluarga.


γ€€


"Malam Ma?" Ucap Aisakha riang sambil mencium pipi kanan ibunya.


γ€€


"Something special?" Tanya Mama heran melihat rona bahagia yang terpancar jelas di mata Aisakha.


γ€€


"Very special, tapi beri aku waktu beberapa hari lagi ya Ma. Untuk memberitahukan semua pada Mama, Mama tolong beri aku waktu sampai aku benar-benar telah mendapatkannya". Pinta Aisakha pada Mama.


γ€€


"Tentu sayang, Mama bisa menunggu sampai beberapa hari lagi". Jawab Mama sambil tersenyum.


γ€€


Sedang menunggu kabar tentang kerjasama dari bisnis yang mana ya Sakha sekarang? begitulah yang terpikirkan oleh Mama.


γ€€


Bagi Mama, seputar kegiatan perusahaan telah dipercayakan sepenuhnya pada Aisakha, sehingga saat di minta agar bersabar menunggu oleh Aisakha, Mama pun tidak merasa heran, tidak ambil pusing. Bukan kali pertama Mama menunggu kabar terbaru tentang anak semata wayangnya yang tengah menjalin kerjasama dengan pihak lain. Mama sangat bisa bersabar untuk itu.

__ADS_1


γ€€


γ€€


__ADS_2