
Jatuh Cinta
🌈🌈🌈🌈🌈🌈
 
Setelah memastikan Nia aman di dalam apartemennya, ( apakah timbul pertanyaan dari para readers seorang Nia aman dari apa? Harap di maklumi saja, setelah tiga tahun lamanya Aisakha baru bisa menemukan Nia, Aisakha merasa dengan melihat bahwa Nia telah berada di dalam apartemennya, maka itu berarti bahwa dia telah memastikan Nia aman. Aman sampai ke tempat tinggalnya). Aisakha berlalu, kembali menghampiri Kristo yang sudah membukakan pintu mobil untuknya.
 
"Semua sudah kau kumpulkan?" Tanya Aisakha pada Kristo.
 
"Sudah tuan, tuan bisa membacanya langsung", sambil menyerahkan handphonenya pada Aisakha.
 
Aisakha menerima handphone yang diberikan Kristo, membaca satu persatu file yang telah di kumpulkan Kristo. File yang berisi tentang latarbelakang Bi Kartik dan Pakde yang sudah beberapa tahun ini bekerja pada Nia.
 
"Sukurlah, aku tenang sekarang". Ujar Aisakha sambil menyerahkan kembali handphone pada Kristo.
 
"Kita kembali ke vila sekarang tuan?" Tanya Kristo setelah memastikan sang majikan duduk nyaman di kursi belakang.
 
"Temani aku kembali ke apartemen Nia!" Perintah Aisakha pada Kristo.
 
__ADS_1
"Maaf tuan, boleh tau untuk apa?" Kristo merasa heran dengan permintaan majikannya.
 
Jangan bilang mendadak tuan kangen sama nona Nia, apa kata nona Nia kalau lihat tuan datang dan memeluk dia kembali.
 
"Seharusnya kau tau, tumben sekarang kau sudah mulai payah". Ujar Aisakha kesal.
 
"Maafkan saya tuan". Kristo merasa terpojok saat ini. "Baiklah, jika tuan ingin kembali ke sana, saya akan menemani tuan". Kristo pun kembali membukakan pintu mobil untuk sang majikan dan berjalan mendampingi hingga Aisakha kembali sampai di pintu apartemen Nia.
 
Bibi berlari ke arah pintu, ada perasaan cemas di hati Bibi kalau-kalau nonanya sudah tertidur. Sehingga bunyi bel tersebut dapat membuat Nia terganggu.
 
 
"Loh, tuan. Apakah ada yang tinggal? Atau tuan ada perlu sama non Nia kembali? Bibi heran mendapati Aisakha di dampingi seorang lelaki yang lebih muda darinya berdiri di depan pintu apartemen kembali.
 
"Tidak, tidak. Tidak ada yang tinggal dan jangan panggilkan Nia. Saya tidak mau menganggu istirahatnya. Saya hanya ingin berbincang dengan Bibi dan Pakde sebentar. Boleh?" Tanya Aisakha.
 
"Dengan saya, tuan dan Pakde? Bagaimana tuan bisa tuan kenal suami saya?" Bibi bingung ada apa ini sebenarnya.
 
__ADS_1
"Bibi tidak perlu kawatir, saya hanya ingin bertanya saja". Aisakha merasa kalau Bibi sedikit gelisah.
 
Gimana si Bibi nggak gelisah tuan, saya saja kalau di posisi Bibi pasti akan gelisah. Tuan, tuan, apakah anda jatuh cinta pada nona Nia. Hingga anda bersikap sekonyol ini? Berniat mewawancarai Bibi dan supir nona Nia malam-malam seperti ini.
 
"Silahkan masuk tuan", Bi Kartik mempersilahkan Aisakha dan Kristo masuk. "Silahkan duduk tuan, saya akan panggilkan Pakde, sebentar ya tuan". Bibi izin masuk ke dalam.
 
"Tuan, apa ini tidak berlebihan?" Kristo berusaha mengingatkan Aisakha.
 
"Saya berlebihan katamu? Heh, kamu itu sebenarnya yang terlalu lamban". Aisakha menjawab pertanyaan Kristo dengan kesal.
 
"Maafkan saya tuan, saya hanya takut nona Nia terganggu istirahatnya". Kristo berusaha keras mengingatkan Aisakha.
 
Bukan tanpa alasan Kristo berusaha mengingatkan Aisakha, sejujurnya Kristo memiliki pemikiran sendiri. Setelah dia tahu keberadaan wanita yang di cari oleh tuannya selama tiga tahun ini, tentu saja dia langsung mengumpulkan semua hal tentang Nia. Latarbelakang Nia, masa sekolah Nia, masa kuliah Nia, pacar-pacar Nia, penyebab Nia sampai di perusahaan tuannya di Bengkulu, teman-temannya saat ini, hingga siapa pembantu yang menjaga Nia. Semua dia telah tahu sebelum sang majikan tahu.
 
Kristo sangat tahu kalau sebenarnya Nia punya pengalaman pahit di masa lalu, hal itu masih membuat Nia tidak bisa percaya pada Aisakha, dan ini yang dikhawatirkan Kristo. Rasa sayang majikannya akan membuat Nia takut dan menjauh. Kristo sebenarnya lebih berharap tuannya mendekati Nia dengan lembut sampai bisa mendapatkan kepercayaan Nia pada akhirnya.
 
Kalau seperti ini, apa tuan tidak membuat nona Nia takut nantinya.
__ADS_1