SENJA BARU UNTUK SYANIA

SENJA BARU UNTUK SYANIA
Episode 41


__ADS_3

Tiga Hari


🌈🌈🌈🌈🌈


"Apakah anda marah pada saya? Apakah saya telah berbuat salah?" Nia masih berusaha mencari tahu penyebab Aisakha mendadak diam.


 


"Aku harus kembali ke Jakarta selama tiga hari. Ada pekerjaan yang sangat penting yang harus diselesaikan, tidak lama hanya tiga hari. Setelah itu aku akan kembali lagi ke sini, selama tiga hari itu jangan pernah bertanya apakah aku nyata atau tidak. Aku nyata, ingat itu baik-baik. Aku dan cintaku padamu, semua itu nyata. Dan selama tiga hari, kamu tidak boleh membawa mobil sendiri. Karena pakde masih sakit, maka kamu akan beraktivitas dengan sopir yang telah aku siapkan. Kemana pun, kamu harus pergi menggunakan mobil dan sopir yang telah aku siapkan. Aku pergi bukan karena kamu, tapi ini menyangkut masalah perusahaan. Jadi jangan coba-coba menyalahkan dirimu sendiri saat aku tidak ada di sini". Begitu banyak perintah Aisakha pada Nia, melebihi banyaknya penjelasan yang seharusnya dia sampaikan.


 


"Ba, baik tuan". Hanya itu yang bisa Nia ucapkan. Dia tidak bisa menemukan benang penghubung atas semua ini. Kemaren bertemu, malam berpisah, pagi di jemput dan sebentar lagi di tinggal. Hanya Tuhan yang bisa mengambarkan campur aduknya perasaan Nia saat ini.

__ADS_1


 


Sebenarnya Aisakha sudah menyiapkan segudang kata-kata indah yang akan dijadikannya sebagai kata pengantar untuk menjelaskan situasi yang tengah dihadapinya saat ini. Aisakha benar-benar harus berangkat kembali ke Jakarta siang ini. Seharusnya malah pagi ini, tetapi demi membuktikan cintanya pada Nia, Aisakha meminta Kristo mempersiapkan kepulangannya ke Jakarta di siang hari. Dia ingin memastikan Nia tidak terlalu kaget mendapati berita tersebut. Apa lagi mendapati kenyataan Aisakha tidak muncul di pintu rumah Nia untuk menjemputnya.


 


Tetapi pagi indahnya terlanjur hilang, susunan kata-kata indahnya terlanjur menguap, suasana hatinya berubah drastis mendapati Nia kembali berbahasa formal padanya, Nia kembali kaku padanya. Aisakha bisa menerima Nia butuh waktu untuk percaya padanya, tetapi sangat jelas, sebelum Aisakha meninggalkan apartemen Nia semalam, Nia berjanji akan berusaha belajar untuk mengenal dirinya, akan belajar untuk mempercayainya. Lantas kenapa sekarang kembali menjadi tuan dan majikan?


 


 


Sepanjang perjalanan, Nia pun memilih diam. Rasanya kecerdasan Nia telah menurun saat ini, dia tidak tahu cara mencerna semua ini dengan baik. Apakah arti semua ini? Nia mencoba mengisi waktu sepanjang perjalanan dengan fokus melihat ke arah luar jendela. Mungkin dia sendiri sedang butuh waktu untuk memastikan semua ini benar adanya.

__ADS_1


 


Kristo yang awalnya duduk tenang di kursi depan, sekarang telah terserang rasa gelisah. Ada rasa bersalah dalam dirinya karena informasi yang pagi tadi dia berikan pada Aisakha, sehingga memaksa Aisakha untuk kembali ke Jakarta. Padahal Kristo tahu, tuannya sedang berada di titik kebahagiaan yang amat sangat, karena pada akhirnya bisa bersama Nia, wanita yang selama tiga tahun ini di cari dan terus di cari oleh tuannya.


 


Masalahnya, memang harus Aisakha sendiri yang datang ke Jakarta dan mencarikan solusi untuk apa yang tengah di hadapi Sunjaya Company. Andai saja dia bisa mewakilkan Aisakha, dengan senang hati dia akan meminta tuannya mempercayakan masalah tersebut padanya. Toh bukan kali pertama Kristo maju mengantikan tuannya, sebagai sekretaris dan tangan kanan sang majikan, kristo sangat handal dalam menyelesaikan masalah. Tetapi sayangnya tidak untuk permasalah kali ini.


 


 


 

__ADS_1


 


__ADS_2