SENJA BARU UNTUK SYANIA

SENJA BARU UNTUK SYANIA
168


__ADS_3

🌈🌈🌈🌈🌈


 


Resya diam, Kristo pun diam. Mobil terus berjalan, si sopir tidak bisa menebak isi kepala sekretaris kepercayaan majikan mereka, serta isi kepala sahabat terbaik nyonya muda mereka. Meskipun suasana agak canggung, si sopir memilih pura-pura acuh, tetap fokus pada kemudi dan menjalankan laju mobil sebaik mungkin.


Hotel berbintang milik sang tuan sudah di depan mata, tiba-tiba Resya tersadar dari segala lamunan sedihnya. Sedikit bingung, Resya pun memilih bersuara duluan.


“Pak, kita ngapain ke sini ?” Menatap ke luar jendela, memperhatikan kemegahan hotel di depannya.


“Ya mau temui koki, mau di buatkan makanan yang nona Nia minta tadi “. Menjawab datar, sejujurnya dalam hati masih kesal. Meskipun tidak bisa menemukan penyebab rasa kesalnya sampai detik ini.


“Buat mie celor maksudnya ?” Menatap wajah Kristo.


“Iya, apa lagi ? Kan sudah di ceritakan tadi “. Membalas tatapan Resya.


“Kalau buat mie celor, nagapain ke sini. Ke rumah aku aja ! Nanti aku yang masakin, aku bisa loh “. Menangguk-angguk menyakinkan.


“Serius ?” Merasa tidak percaya.


“Iya Pak !” sekali lagi menganggukkan kepalanya.

__ADS_1


“Ya sudah, kita ke kontrakan kamu “. Mencoba percaya pada Resya.


“Tapi sebelum ke kontrakan aku, kita ke mini market bentar ya ! Kita beli bahan-bahannya “. Sekali lagi Kristo mencoba mempercayai semua perkataan Resya.


“Gimana kata kamu saja, aku ikut.


Nih cewek serius mau belanja bahan makana ? Serius mau masak ? Memang dia bisa membedakan mana jahe mana lengkuas, memang dia tahu cara ngulek cabe ? Sebenarnya dia ini wanita seperti apa sih ? Membatin penuh tanda tanya.


“Boleh aku tanya ?” Sekarang mobil telah berjalan ke sisi lain Kota Jakarta. Kristo dan Resya kembali larut dalam diam masing-masing, hingga akhirnya Kristo yang memulai mengajak Resya berbicara.


“Bapak mau tanya apa ?”


“Kamu masih mikirin lelaki itu ?” Entah kenapa, nekat bertanya.


Hembusan nafas panjang, ada rasa lelah di wajah.


“Aku bodoh ya Pak ?” bertanya tanpa mau menatap wajah Kristo.


“Aku di sakiti, aku dikhianati, tetapi aku tetap mengingat dia “.


“Bukan, kamu bukan bodoh. Tetapi, kamu terlalu baik buat lelaki itu “. Geram.

__ADS_1


“Hahaha....”, tertawa putus asa.


“Wanita baik yang di selingkuhi ya Pak ? Bukankan itu beda tipis dengan wanita bodoh ?” Langsung membuang muka, menatap keluar jendela, tetapi entah pada apa.


“Akuuuuu, apa Bapak tahu ? Keputusan aku untuk sampai ke Jakarta ini semua atas izin dia ? Pada awalnya, saat orang tua aku yang telah pensiun memilih pulang kampung ke Bandung, aku memilih tetap di Bengkulu. Aku dan dia sudah serius Pak, kami sudah berpikir akhir tahun ini akan segera menikah, dan keluarga pun tidak mempermasalahkan aku menetap di Bengkulu. Keluarga merestui “. Jemari Resya meremas roknya.


“Hingga suatu hari, dia bilang padaku. Lebih baik aku pindah ke laboratorium baru milik Nia di sini. Karena setelah di pikir-pikir, akan lebih bagus untuk karir aku. Di tambah, dia merasa segan kalau belum apa-apa sudah membuat aku berpisah dengan keluarga. Dia janji Pak, kalau sampai waktu kami menikah nanti, kami akan cari solusi sama-sama demi membuat orang tua aku tidak terlalu kehilangan aku “. Kristo yang geram, bertambah saja tingkat emosinya.


“Dan akhirnya, aku ngerasa dia menjauh Pak. Frekuensi komunikasi kami mulai berkurang, hingga jarang. Dan saat aku yang menghubungi dia, dia terkesan menolak “. Resya menunduk menatap jemarinya yang meremas rok.


“Pak, aku mencintai dia “. Sebuah pengakuan yang menusuk perasaan terdalam Kristo.


“Kenapa dia jahat ?” Bertanya penuh keputus asaan. Sedang Kristo, mengepalkan tangan, rahang mengeras, wajah memerah menahan marah.


“Apa aku begitu tidak pantas buat dia ?” Lelah dengan perasaannya sendiri.


“Aku, aku akan berubah kalau dia merasa aku tidak pantas untuknya. Tapi, tapi jangan hianati aku “. Menggelengkan kepala.


“Aku tidak tahu harus menasehati kamu apa “. Bicara dengan menahan perasaan kesal bukan main.


“Tetapi, kalau boleh aku bilang ke kamu. Wanita baik akan di pasangkan dengan lelaki baik dan lelaki jahat hanya akan Tuhan pasangkan pada wanita jahat pula. Jadi, itulah sebabnya Tuhan tidak mempasangkan kamu sama dia. Karena Tuhan maha tahu, kamu baik dan dia jahat, kalian tidak serasi. Kalau bukan sekarang, suatu hari nanti dia pasti akan nyakitin kamu “.

__ADS_1


“Lantas, kalau bukan dia, siapa pasangan aku ? Siapa yang mau sama aku ? Wanita biasa, bukan gadis gemerlap ?” Menatap Kristo dengan mata berkaca-kaca.


Pertanyaan sulit, Kristo hanya mampu diam. Kemampuan Kristo menyusun kata-kata langsung sirna. Hanya bisa menatap mata berkaca-kaca itu silih bergantian dalam kebingungannya sendiri.


__ADS_2