Mooneta High School

Mooneta High School
Pembersihan Energi


__ADS_3

Ada begitu banyak masalah yang terjadi akhir-akhir ini. Sangking


banyaknya, mereka sampai tidak tahu harus menyelesaikan yang mana satu. Mereka


bahkan tak tahu harus memulai dari mana. Untuk sementara waktu, ruangan


observasi mendadak dipenuhi oleh berbagai macam hal aneh. Mulai dari manusia


yang membeku, mayat korban pembunuhan yang sedang diawetkan, hingga siluman


ular. Mereka semua berkumpul di dalam satu tempat yang sama.


Setelah melakukan proses autopsi, jasad Shin Nara segera


diawetkan untuk mencegah proses pembusukan dan kerusakan organ lainnya. Jasanya


harus tetap utuh sampai kasusnya terungkap dan pembunuhnya ditemukan.


Ada beberapa kesimpulan yang bisa mereka temukan dari hasil


pemeriksaan tadi. Terdapat bekas luka lebam di lehernya yang tampak di


sekeliling leher. Lebih tepatnya jika bekas luka itu seperti membekas


dimana-mana. Kemungkinan, Shin Nara telah dicekik oleh seseorang hingga ia


kehabisan napas. Tapi bisajadi yang mencekiknya juga bukan seorang manusia.


Melainkan mahluk lainnya. Bisa jadi mahluk hidup atau bahkan mahluk gaib.


Pasalnya, sama sekali tidak ditemukan tanda-tanda yang


merujuk kepada perbuatan manusia di sana. Tidak ada bekas cengkraman tangan


yang tertinggal di sana. jadi sejauuh ini mereka belum bisa memastikan


perbuatan siapa itu.


Bukan hanya hal itu saja yang berhasil mereka temukan.


Mereka juga mendapatkan luka pada tengkorak kepala bagian belakang. Kemungkinan


disebabkan oleh benturan benda tumpul yang tejadi dengan sangat keras. Ada dua


opsi yang sama-sama berpotensi di sini. Pilihan pertama adalah, mungkin saja


Shin Nara tak sengaja menghantam sesuatu. Atau bisa jadi juga malah ia yang


dihantam oleh seseorang dengan menggunakan benda tertentu. Tapi mereka sama


sekali tidak menemukan benda yang digunakan pelaku pada saat menyerang di


tempat kejadian. Mereka tidak bisa menemukan apa pun di sana selain jasad Shin


Nara yang sudah berlumuran darah.


Sejauh ini, mereka hanya bisa menyimpulkan jika serangan


yang diterima oleh Shin Nara hanya terfokus pada bagian kepala saja. Semua


orang tahu kalau kepala adalah salah satu bagian tubuh yang vital. Melukai


bagian kepala sama saja akan berakibat fatal.


Tim kesehatan sekolah yang tengah melakukan autopsy tadi


hanya bisa menyimpulkan beberapa hal yang sama sekali belum terbukti. Mereka


hanya bisa membuat dugaan sementara saja, sampai menemukan titik terang dari


kasus ini.


Pertama, Shin Nara berpotensi mengalami serangan fisik dan


pembantaian. Kedua, pelaku sengaja melumpuhkan gadis itu tepat pada bagian


kepalanya. Ketiga, pelaku tahu betul harus menyerang dibagian mana, sehingga


bisa membuat gadis itu meregang nyawa dalam waktu yang terbilangg cukup


singkat.


Tapi pada dasarnya, bukan itu poin pentingnya di sini.


Melainkan, pelakunya. Tidak bisa dipungkiri, jika kemampuan pelaku dalam


melancarkan aksi ini cukup hebat. Ia telah merencanakan hal ini dengan


sedemikian rupa. Berbuat dengan sangat hati-hati, sehingga tidak meninggalkan


jejak yang sama sekali terlihat mencurigakan.


***


Untuk malam ini kelas akan ditiadakan untuk sementara waktu.


Akbiat dari adanya rapat yang telah dijadwalkan sebelumnya untuk dilaksanakan


malam ini juga. Ini menyangkut tentang keputusan para petinggi sekolah soal


tawaran bantuan dari Sekolah Reodal. Keputusannya sepenuhnya ada di tangan


mereka. Seluruh sekolah telah mempercayakan mereka untuk keputusan yang


dianggap terbaik bagi semua orang.

__ADS_1


Sementara para pejabat dan petinggi sekolah ini melakukan


rapat, setiap murid diberikan tugas untuk melakukan ritual penjernihan. Mereka


harus membersihkan aura-aura negatif yang berada di tempat ini. Bibi Ga Eun


merasakan ada banyak tekanan yang muncul dari energi itu belakangan ini. Hal


tersebut bisa saja menjadi salah satu faktor utama kenapa mereka selalu


kedatangan masalah. Nyaris setiap hari.


Bukan hanya pembersihan aura dari tempat ini saja. Mereka


juga harus membersihkan kristal yang mereka masing-masing. Setiap murid yang


berada di sini setidaknya memiliki satu kristal atau rubi. Batu kristal pertama


didapatkan secara percuma begitu mereka resmi menjadi bagian dari sekolah ini.


Bisa dibilang jika kristal tersebut akan menjadi tanda


pengenal bagi mereka. Sekaligus pusaka yang harus dijaga. Karena setiap


kepribadian mereka akan tercermin dari warna batu kristal yang mereka miliki.


Jika sampai kristal tersebut jatuh ke tangan yang salah, maka mereka bisa


dikendalikan dengan mudah.


Malam ini seluruh penjuru ruangan dipenuhi oleh aroma khas


dupa yang sedang dibakar. Baunya memenuhi setiap tempat, bahkan sampai ke sudut


terkecil dan tersempit sekali pun.


Ini adalah pertama kalinya bagi Nhea untuk membakar dupa


sendiri. Biasanya ia selalu menjadi orang yang menyaksikan proses ini saja.


tidak sampai melakukannya sendiri. Karena memang, Nhea sama sekali tidak paham


bagaimana caranya.


“Kapan terakhit kali lau membersihkan kristalmu?” tanya


Nhea.


“Sudah lama. Mungkin tahun lalu?” balas Oliver.


Gadis itu terlihat tak terlalu yakin dengan jawabannya


sendiri. Pasalnya ia sungguh tak tahu kapan terakhir kali ia melakukan ritual


Agar tidak mudah hilang, biasanya mereka menjadikan kristal


tersebut sebagai kalung dan akan dipakai setiap hari. Dengan begitu, mereka


tidak perlu repot-repot memikirkan tempat penyimpanan yang paling aman untuk


menyimpan kristal tersebut. Selama benda itu masih berada bersama dengan


mereka, maka tak perlu khawatir.


“Haruskah kita membersihkan aura di depan pintu kamar kita


juga?” usul Nhea.


“Ide bagus!” balas Oliver.


Mereka memutuskan untuk membersihkan setiap sudut ruangan


ini, bahkan sampai keluar dari kamar. Oliver meletakkan beberapa batang dupa di


depan pintu kamarnya. Hal tersebut akan menghalangi roh jahat untuk masusk ke


dalam. Tidak lupa, ia juga meletakkan satu di jendela kemarin. Sampai sekarang


ia masih belum bisa melupakan kejadian tersebut. Terlepas dari itu halusinasi


atau bukan.


Darah merupakan salah satu hal yang bisa menarik energi


negatif sampai roh jahat sekali pun. Dia tidak ingin jika sampai kejadian


kemarin malam sampai terulang lagi. Membayangkannya saja sudah berhasil membuat


bulu kuduknya meremang seketika. Apa lagi jika sampai harus kembali terjadi


untuk yang kedua kalinya di depan mata kepalanya sendiri. Mungkin Oliver akan


langsung kehilangan kesadarannya.


Semua orang tahu jika akademi sihir selalu identic dengan


hal-hal mistik, dan gaib. Bahkan tidak jarang jika hal aneh tampak lebih sering


terjadi dari pada hal yang masuk akal. Semuanya yang berada di sini memang


berbanding terbalik dengan apa yang terjadi di dunia manusia normal pada


umumnya. Mereka hidup di dimensi lain pada alam semesta ini yang tidak semua


orang tahu. Menjadi perantara antara dunia biasa dengan kehidupan luar biasa.

__ADS_1


Jangan heran apa lagi sampai terkejut jika menemukan hal-hal


tidak masuk akal yang tidka bisa dijelaskan dengan logika di akademi ini.


Karena memang begitulah semestinya dunia sihir. Misterius. Orang-orang yang


berada di dalamnya juga memiliki aura serupa. Wajah mereka terlihat begitu


tegas. Tatapannya tajam. Siapa saja yang berada di dekat mereka pasti akan


langsung merasa tertindas.


***


Setelah selesai melakukan ritual pembersihan aura tersebut,


mereka segera masuk untuk bergegas tidur. Tidak bisa dipungkiri jika mereka


juga memerplukan yang namanya istirahat. Akhirnya malam ini Oliver bisa


tertidur dengan tenang tanpa perlu merasa takut akan apa pun lagi. setidaknya


it sudah aman sekarang. Asap dari dupa tadi berhil membangkitkan aura positif


di seluruh penjuru tempat ini. Sehingga ia merasa jau lebih tenang. Bukan hanya


gadis ini saja sebenarnya. Tapi hampir semua orang juga merasakan hal yang sama


malam ini. Mereka merasa jauh lebih tenang, meski sedang banyak masalah dan


ancaman.


Sementara para siswa mulai pergi tidur satu-persatu, rapat


tetap berlangsung hingga lewat tengah malam. Mereka baru memulainya pada pukul


sembilan malam. Diundur satu jam dari jadwal yang seharusnya. Ada satu dan lain


hal yang menyebabkan hal itu terjadi. Tapi tenang saja. rapat tetap akan


dilaksanakan hingga selesai. Dengan begitu, maka besok bisa dipastikan jika


mereka akan segera mengumumkan hasilnya.


Rapat pada malam hari ini hanya dihadiri oleh para petinggi


sekolah dan juga Vallery beserta dengan Wilson. Pesertanya sedikit lebih


sedikit dari pada rapat yang mereka selenggarakan tadi pagi. Eun Ji Hae serta


beberapa siswa lain yang sempat mengikuti rapat tadi pagi tidak mengikuti rapat


sesi kedua yang dilaksanakan pada malam ini. Mereka tidak ingin melibatkan


anak-anak itu dalam menentukan keputusan yang serba salah ini. Ada banyak hal


yang perlii dipikirkan dan mereka memang harus mempertimbangkan setiap hal


tersebut dengan matang-matang. Sehingga diharapkan jika keputusan apa pun yang


diputuskan malam ini adalah hasil dari usaha terbaik mereka.


Eun Ji Hae melakukan ritual yang sama seperti para siswa


lainnya. Dia juga membakar beberapa dupa dan meletakkannya di berbagai sudut


ruangan. Hingga saat ini kamarnya tercium aroma khas dari bekas dupa yang


dibakar itu. Dia tidak ingin kalau sampai kejadian seperti tadi pagi kembali


terulang. Energi negatif yang bermunculan di sekitar sekolah akhir-akhir ini


sungguh menguras habis energinya. Itu sebabnya mengapa belakangan ini Eun Ji


Hae sering terlihat tidak bersemangat sama sekali untuk menjalani hari.


Gadis itu meletakkan dupa terakhir di dekat ttempat


tidurnya. Ia akan tidur dengan jauh lebih nyenak malam ini. Eun Ji Hae telah


optimis lebih dulu, bahkan sebelum hal tersebut terjadi kepadanya.


Eun Ji Hae menghempaskan dirinya ke atas kasur. Menenggelamkan


wajahnya pada tumpukan bantal yang mulai terasa dingin karena hawa sekitar. Bukan


hanya bantalnya saja. Melainkan hampir seluruh dari permukaan tempat tidurnya.


Hanya tersisa kurang lebih sepuluh hari lagi sebelum malam


tahun baru. Sementara itu, musim dingin maish akan berakhir pada dua bulan ke


depan. Itu pun jika musim dingin ini akan benar-benar berakhir. Pasalnya,


mereka tidak terlalu yakin jika salju abadi akan turut menghilang begitu


pergantian musim. Sepertinya perubahan iklim sama sekali tak memiliki pengaruh


apa pun terhadap fenomena salju abadi. Sesuai dengan namanya. Salju itu


bersifat abadi dan mungkin memang tidak akan pernah hilang untuk selamanya. Jika


saja ada cara untuk mematahkan kutukan salju abadi. Mereka pasti akan


melakukannya, tidak peduli seberat apa pun itu.

__ADS_1


__ADS_2