Mooneta High School

Mooneta High School
Secret Mission


__ADS_3

Jangan pikir jika Do Yen Sae akan diam saja setelah diperlakukan demikian oleh Eun Ji Hae dan anggota keluarga lainnya. Cepat atau lambat Do Yen Sae pasti akaln melakukan sesuatu untuk balas dendam. Ia tidak akan terima jika disepelekan. Tapi, bukan itu poin utamanya. Do Yen Sae paling tidak suka jika keputusannya tidak dihargai oleh orang lain. Selama ini dia tidak pernah menerima penolakan. Eun Ji Hae telah berhasil membuat gadis itu kehilangan harga dirinya.


Sejauh ini belum ada yang tahu apa yang akan dilakukan oleh Do Yen Sae. Tapi, balas dendam adalah sesuatu yang pasti. Eun Ji Hae telah memiliki firasat itu sejak awal. Pasalnya, ia telah memperlakukan Do Yen Sae dengan kasar. Komentarnya apa lagi.


Sekarang sudah hampir pukul empat pagi. Eun Ji Hae yang lainnya sedang terlelap. Mereka tidak berharap untuk mimppi indah. Tidur dengan nyenyak saja sudah lebih dari cukup. Belakangan ini Mooneta telah mengalami hari yang melelahkan. Tidak ada salahnya untuk mengambil jeda sebentar sebelum kembali merasakan hal yang sama.


Besok, pagi-pagi sekali mereka akan berangkat meninggalkan akademi sihir Reodal. Bibi Ga Eun dan juga Vallery telah menyebarkkan berita tersebut dengan cepat. Sehingga seluruh asrama telah tahu. Mereka melakukan hal yang benar. Tidak hanya itu. Oliver dan Jongdae yang bertugas sebagai ketua asrama juga turut membantu dalam penyebaran informasi tersebut.


Mereka tidak akan menjelaskan detail permasalahannya. Terlalu panjang untuk dijelaskan pada saat seperti ini. Situasinya sama sekali tidak mendukung. Tentu saja jika hal itu berhasil menimbulkan pertanyaan di benak setiap orang. Tidak sekarang. Mereka akan mendapatkan jawabannya nanti.


“Besok kita akan pergi meninggalkan tempat ini. Tepat sebelum matahari terbit, pastikan jika semua orang sudah berkumpul di depan pintu gerbang.”


Perkataan Vallery tadi masih terngiang dengan jelas di dalam kepala Nhea. Ibunya datang dan mengetuk pintu kamarnya pada dini hari untuk memberitahukan kabar tersebut. Sekarang Nhea dan Oliver sama sekali tidak bisa tidur. Mereka terus memikirkan hal itu. Menerka-nerka sebenarnya apa yang sedang terjadi. Pasti ada masalah. Ada yang tidak beres di sini.

__ADS_1


Bukan hanya kedua gadis itu saja satu-satunya orang yang tidak tidur di gedung asrama ini. Bibi Ga Eun, Wilson dan juga Vallerry masih terjaga sampai sekarang. Mereka tidak bisa menutup matany abarang sekejap saja. Meski rasa kantung nyatis menguasai mereka.


Vallery sengaja membangunkan Wilson untuk memberitahunya soal berita ini. Wilson adalah satu-satunya orang yang diberitahu cerita lengkapnya oleh wanita itu. Mereka bisa berbicara sampai besok pagi. Pria itu memang harus tahu. Dia adalah pemimpin lainnya selain Bibi Ga Eun. Jika ia tidak mengerti seluk-beluk permasalahannya, maka Wilson juga tidak akan tahu harus berbuat apa. Itu lah kenapa memahami adalah salah satu kemampuan yang cukup penting selain berkonsentrasi.


Saat ini ketiga pemimpin akademi sihir yang sekaligus memiliki status sebagai anggota keluarga itu tengah berkumpul di kamar Vallery. Mereka sibuk meracik ramuan rahasia. Nantinya ramuan itu akan digunakan untuk membuat seisi Reodal tertidur pulas. Tidak peduli meski matahari sudah keluar dari sangkarnya. Sehingga tidak akan ada yang melihat apa lagi sampai menghalangi mereka untuk kabur dari tempat ini. Terutama Do Yen Sae beserta antek-anteknya yang lain.


Mungkin ketiganya akan tetap terjaga sampai besok pagi. Bahkan matahari akan segera terbit hanya dalam hitungan beberapa jam lagi. tidak banyak waktu yang tersisa. Sementara Mooneta tengah memperisapkan yang terbaik untuk meminimalisir kemungkinan terburuk. Di sisi lain bukan hanya Mooneta saja yang tengah bersiap. Bahkan Do Yen Sae juga telah siap dengan pasukannya. Mereka sama-sama akan mempersiapkan yang terbaik.


Entah kenapa musim dingin di tanah ini selalu identik dengan pertumpahan darah. Setiap tahun pasti ada saja hal buruk yang terjadi dan menyebabkan puluhan bahkan ratusan orang terbunuh secara sia-sia. Meski sudah sering terjadi, mereka tetap tidak bisa mengantisipasi hal tersebut. Nyawa mereka melayang begitu saja.


Setiap kali musim dingin datang, semua orang pasti ketakutan. Bagaikan sedang menghadapi kutukan. Bagaimana tidak takut jika ancaman itu benar nyata. Tidak ada yang siap untuk menghadapi kematian. Mereka semua bertanya-tanya kapan mereka akan mati dan meninggalkan dunia untuk selama-lamanya. Musim dingin seolah telah menjadi tanda bagi semua orang sekaligus peringatan jika mereka telah selangkah lebih dekat dengan kematian.


Sungguh tidak ada yang bisa menebak jika soal takdir. Manusia dan bahkan mahluk lainnya tidak dibiarkan untuk tahu begitu saja. Takdir adalah rahasia terbesar mahluk yang tidak akan pernah terungkap seumur hidup.

__ADS_1


Masih terekam dengan jelas diingatan setiap orang salju yang mencair dan mendadak menjadi genangan darah dimana-mana. Terutama Eun Ji Hae. Dia melihat segalanya dengan mata kepalanya sendiri. Masih sulit untuk melupakannya sampai sekarang.


Pada waktu itu Eun Ji Hae masih berumur sekitar lima tahun mungkin. Ia bersama Ify bersembunyi di ruangan bawah tanah sementara orang tuanya sibuk menghadapi musuh. Mooneta sedang diserang oleh klan bulan. Konon katanya mereka telah membuat suatu kesepakatan. Dan Mooneta dianggap melanggar perjanjian tersebut.


Ify dan Eun Ji Hae benar-benar ketakutan. Semua rekam jejak peristiwa pada saat itu masih tersimpan dengan rapih di dalam ingatannya. Ingatannya begitu kuat akibat trauma mendalam yang ia alami. Sampai sekarang Eun Ji Hae masih menganggap musim dingin sebagai waktu paling buruk di skala rotasi bumi dalam perjalanan mengelilingi matahari.


Terlepas dari semua itu, kini semua orang mulai menerima kenyataan jika sangat sedikit hal baik yang akan terjadi di musim dingin. Bahkan bisa dibilang nyaris tidak ada. Sungguh sebuah keajaiban jika mereka bisa menemukan satu hal baik saja pada waktu tersebut.


***


Sudah menjadi hal yang wajar jika matahari akan terbit jauh lebih lambat dari pada biasanya pada saat musim dingin seperti ini. Bukan sesuatu yang mengejutkan lagi. Matahari akan muncul dari balik pegunungan menyesuaikan waktu. Ia akan lebih cepat naik pada saat musim panas tiba.


Sekarang sudah hampir pukul lima pagi. Oliver dan Jongdae yang dibantu oleh beberapa orang lainnya telah bangun. Mereka diminta untuk bersiap dan sudah berkumpul di depan gerbang utama sebelum pukul enam. Mereka juga dibekali oleh ramuan yang kemarin telah dibuat oleh Bibi Ga Eun, Vallery dan Wilson. Beberapa orang lainnya diminta untuk membangunkan para griffin dan pegasus yang berada di ruangan bawah tanah. Semuanya telah terencana dengan baik, meski waktunya terbilang cukup singkat.

__ADS_1


__ADS_2