
Sontak semua mata langsung mengarah ke sumber suara. Ada serigala lain yang berada di tempat ini selain kawanan itu. Sebenarnya ada berapa banyak lagi spesies serigala yang tinggal di hutan ini. Sungguh menyebalkan.
Hwang Ji Na bukan lagi dalam wujud manusia. Ia tidak menunjukkan wajah cantik nan rupawannya lagi ke semua orang. Melainkan sisi lain dari dirinya yang tak pernah diketahui oleh banyak manusia. Berkat kemampuannya yang satu itu, ia berhasil mencuri perhatian semua orang. Tanpa terkecuali sama sekali. Bahkan termasuk dengan kawaan serigala yang berada tepat di depannya saat ini.
“Sial! Kita dikepung!” umpat Eun Ji Hae.
Semua orang merasa setuju dengan gadis itu. Saat ini mereka berasumsi jika tengah dikepung oleh para serigala dari dua arah yang berlawanan. Jalan yang tersisa semakin sedikit. Hal tersebut tidak menutup kemungkinan bagi serigala lain untuk datang dan melakukan hal serupa. Bisa jadi, pada akhirnya mereka yang akan menang. Hal tersebut sangat mungkin terjadi jika para serigala memanggil seluruh anggotanya untuk menghimpun kekuatan bersama.
“Apa yang harus kita lakukan sekarang?” gumam Vallery.
Tak bisa dipungkiri jika wanita itu juga mulai merasa ketakutan. Tempo detak jantungnya meningkat secara beraturan. Hal tersebut tak bisa membuatnya tenang.
__ADS_1
Satu-satunya orang yang bisa diandalkan di sini adalah Wilson. Pria itu seharusnya tahu harus bagaimana dan berbuat apa. Biasanya pria selalu berada selangkah lebih maju dari pada wanita. Itu sebabnya, semua hal yang tidak bisa diatasi oleh kaum hawa selalu dilimpahkan ke mereka.
“Kalian tenanglah lebih dulu,” ujar Wilson.
“Kita tidak akan bisa berpikir dengan jernih jika masih dilanda rasa cemas seperti ini,” jelasnya dengan panjang lebar.
“Bagaimana kami bisa tenang dalam situasi yang seperti ini!” seru Bibi Ga Eun.
Nada bicaranya mendadak terdengar jauh lebih tinggi dari pada sebelumnya.
Sepertinya Bibi Ga Eun langsung paham dengan apa yang dimaksud oleh Wilson. Apa yang dikatakan oleh pria itu barusan ada benarnya juga. Mereka harus bertindak dengan hati-hati jika ingin selamat. Mata merah menyala itu sangat tajam. Mereka bisa menangkap apa pun dengan kedua manik matanya. Bahkan termasuk hal kecil sekalipun bisa menaril perhatian mereka.
__ADS_1
“Kalian, tetaplah tenang!” ucap Wilson sekali lagi.
“Jika kalian sendiri tidak bisa mengendalikan diri, bagaimana dengan anak-anak,” ungkapnya.
Selama ini para tetua selalu menjadi sosok yang ditiru oleh semua siswa. Oleh sebab itu, mereka harus selalu terlihat perfeksionis dalam segala hal. Termasuk pertaruhan antara hidup dan mati seperti ini.
Di sisi lain, ada percakapan antara sesama bangsa werewolf yang sama sekali tidak bisa dimengerti oleh manusia. Bahkan termasuk Chanwo sendiri tidak paham apa maksudnya. Mungkin Hwang Ji Na bisa menjelaskan segalanya nanti. Sekarang, ia harus membereskan semua kekacauan ini terlebih dahulu.
“Siapa dia? Berani-beraninya masuk ke daerah kekuasaan kita,” ucap sang alpha yang berdiri pada barusan paling depan.
“Sepertinya dia orang asing,” sahut yang lainnya.
__ADS_1
“Benar! Aku tidak pernah melihatnya lalu lalang di sekitar sini sebelumnya,” timpal salah satu klan omega.
Biasanya setiap kawanan serigala yang terdiri atas lima hingga sebelas ekor, selalu dipimpin oleh seekor alpha. Tidak semua serigala bisa menjadi pemimpin. Hanya mereka yang terlahir dari klan alpha saja yang memiliki hal istimewa tersebut. Tidak dengan klan beta dan omega.