PENDEKAR DEWA ABADI S2 (Sihir Dewa)

PENDEKAR DEWA ABADI S2 (Sihir Dewa)
Energi Pedang


__ADS_3

Hujan krikil tersebut hancur menjadi debu ketika membentur perisai Angin milik Chinmi, bahkan ketika kerikil tersebut mengenai beberapa batu besar di sekitar, batu-batu tersebut terlihat berlubang semakin lama, batu tersebut habis karena hujan kerikil tersebut.


Chinmi menatap kelangit malam diatas kepalanya yang kini terhalang oleh gumpalan debu menyerupai awan.


"Aku akan selesaikan semua ini dengan satu serangan saja," gumam Chinmi yang tubuhnya masih diselimuti energi Angin dan kerikil juga masih menghujaninya.


Chinmi meningkatkan energinya sehingga perisai Angin tersebut kini berubah menjadi pusaran angin besar yang mengelilingi tubuh Chinmi.


"Maafkan aku karena aku terpaksa melakukan ini," kata Chinmi kemudian mengangkat pedangnya lebih tinggi lagi.


Qie Yin segera mundur begitu merasakan energi Chinmi yang tiba-tiba meningkat dan pusaran angin yang juga ikut membesar.


dalam segi ukuran tingkat kekuatan, Qie Yin lebih tinggi satu tingkat dari Chinmi. Namun dalam segi tingkat energi dan latihan, jelas Chinmi lebih kuat dari Qie Yin.


Chinmi bersiap mengeluarkan jurus pamungkasnya dan berencana mengakhiri pertarungan tersebut dalam satu kali serangan saja.


Namun belum sempat Chinmi menggunakan jurusnya, tiba-tiba muncul beberapa pusaran hitam dari langit, laut dan darat.


Qie Yin juga kaget melihat hal itu sehingga dia juga menarik ilmu sihir Debu nya yang masih menghujani Chinmi.


Mereka berdua sama-sama menatap kearah pusaran hitam tersebut, dan mereka berdua dapat merasakan jika ada banyak kekuatan dari dalam pusaran tersebut.


"Apa... Tidak mungkin! Bagaimana mereka bisa muncul disini?" Chinmi melotot setelah melihat mahluk yang keluar dari dalam pusaran tersebut.


Yang ia lihat adalah munculnya Hewan Iblis dari dalam pusaran hitam, dan juga jumlahnya tidak sedikit.


Qie Yin yang tidak pernah melihat wujud Hewan Iblis sama sekali langsung terlihat heran, takut, dan juga panik.


Heran karena baru pertama kali melihat hewan yang wujudnya aneh-aneh. Takut bukan karena kekuatan mereka, namun takut karena beberapa bentuk hewan menyerupai ulat bulu yang sangat besar.


Qie Yin adalah anak yang memiliki kekuatan besar, namun sekuat apapun dia tetap akan memiliki rasa takut dan geli terhadap sesuatu seperti ulat, cacing, kodok dan serangga-serangga lainnya.


Qie Yin juga panik karena dia bingung harus sembunyi dimana, dan meminta tolong pada siapa agar ada yang melindunginya. Tidak mungkin dia meminta tolong kepada Chinmi yang sudah menjadi musuhnya, apalagi meminta perlindungannya.


Chinmi sendiri bisa melihat jumlah mereka yang semakin bertambah, bahkan jumlah mereka mencapai ratusan ekor dengan berbagai bentuk dan jenis yang beragam.

__ADS_1


rata-rata kekuatan mereka berada di Tingkat Awal, Pemula, dan menengah. Namun ada juga yang memiliki tingkat Puncak.


"Sebenarnya ada apa ini?" batin Chinmi yang kini melihat ratusan Hewan Iblis sudah berkumpul di udara, darat dan laut.


Walau sedikit terkejut dan bingung, Chinmi merasa senang karena dia akan dengan mudah untuk mengumpulkan Mustika Hewan Iblis, dan tatapan Chinmi sekarang tertuju kepada Hewan Iblis yang memiliki kekuatan tingkat Menengah, dan puncak. Kali ini dia tidak perlu repot-repot untuk mencari mereka, karena mereka sudah datang sendiri di hadapannya.


Namun disisi lain dia masih harus menyelesaikan urusannya dengan Qie Yin. Bagaimanapun juga Qie Yin tidak bisa dibiarkan begitu saja.


Chinmi jadi bingung melihat semua itu, siapa yang harus ia serang duluan, jika ia menyerang Qie Yin, bagaimana dengan Hewan Iblis, tidak mungkin mereka akan diam saja.


Namun jika dia menyerah Hewan Iblis, bisa dipastikan jika Qie Yin pasti akan melarikan diri dan juga Chinmi tidak mungkin mampu menghadapi semuanya sekaligus seorang diri.


Saat Chinmi masih kebingungan, tiba-tiba muncul kembali puluhan Hewan Iblis berbentuk Elang dan memiliki ekor merah yang sangat panjang.


Chinmi tidak terkejut dengan wujud elang tersebut. Yang bikin dia terkejut adalah, di punggung elang tersebut ada sekitar Empat sampai lima manusia yang menungganginya.


"Bagaimana bisa..!?" Chinmi tidak percaya melihat hal itu.


Dia lebih terkjut lagi akan munculnya Elang yang terakhir dengan ukuran yang cukup besar dengan bulu berwarna hitam, Chinmi tidak akan melupakan Elang Hitam tersebut, karena dia pernah bertemu dengannya saat terakhir kali dia berada di Dunia Hewan Iblis. Elang Hitam tersebut tidak lain adalah salah satu dari 8 pemimpin Hewan Iblis.


Masalahnya mereka semua secara serempak bergerak menuju kearah istana, tidak ada satupun dari mereka yang memperdulikan keberadaan Chinmi maupun Qie Yin.


"Guru..!" gumam Qie Yin dengan suara pelan setelah melihat She Chin berada diatas salah satu Hewan Iblis Elang berokor merah panjang.


Qie Yin segera berlari mengejar gurunya dari bawah, dia sudah tidak peduli lagi dengan Hewan Iblis berbentuk ulat bulu besar yang juga menuju kearah istana.


Chinmi jelas terkejut setelah menyadari Qie Yin yang sudah berlari kearah istana mengikuti Elang Berekor merah tersebut.


"Hei berhenti kamu..!" seru Chinmi kemudian mengejar Qie Yin.


She Chin melihat kebawah dan menemukan Qie Yin yang berlari mengikuti dirinya dengan cara terbang rendah menggunakan Debu nya.


Dia juga melihat Chinmi yang juga berlari mengejar Qie Yin. She Chin mengerutkan dahi setelah melihat wajah Chinmi.


"Bukankah anak itu adalah mantan buronan Jendral Fu Shen? Kenapa dia juga berada di sini?" gumam She Chin.

__ADS_1


Dia mengetahui wajah Chinmi dari gambar yang ditunjukkan oleh Jendral Fu Shen ketika Li Fang dan Chinmi masih menjadi buronan.


"Jika dia berada di sini, jangan-jangan..!"


She Chin mulai khawatir, dia masih ingat akan pernyataan Fan Yuzhen jika dirinya adalah bagian dari keluarga Li. She Chin khawatir jika Chinmi datang ke Kerajaan Es Utara bersama dengan Fan Yuzhen.


"Ah, tidak ada gunanya aku memikirkan itu, jika memang benar dia itu ada, pastinya sudah sejak tadi kekacauan ini akan selesai."


She Chin segera meminta kepada Hewan Iblis yang berada dibawah untuk membunuh Chinmi, kemudian dia meminta kepada salah satu Elang untuk menjemput QieYin.


"Hem..!" Chinmi langsung berhenti mengejar Qie Yin saat beberapa Hewan Iblis menghadang langkahnya.


Sekitar 20 Hewan Iblis berkekuatan Pemula Tingkat 3, dan tiga Hewan Iblis berkekuatan Menengah tingkat 2 menghadang Chinmi dan mengelilinginya.


Chinmi berdecak kesal saat melihat Qie Yin yang dibawa oleh salah satu Elang Berekor merah tersebut, dia kemudian menatap ke 23 Hewan Iblis yang kini telah siap di posisi masing-masing.


"Sepertinya tidak ada jalan lain lagi!" gumam Chinmi yang merasa tidak punya pilihan selain menghadapi ke 23 Hewan Iblis yang kini menghadangnya.


Nyinnng!!!


Saat Chinmi sudah bersiap untuk mencabut pedangnya, tiba-tiba terdengar suara bising dari langit. Chinmi dan para Hewan Iblis sama-sama menatap kelangit malam.


Chinmi merasakan ada kekuatan besar datang dari langit, namun dia tidak dapat melihatnya karena langit sangat gelap.


"Apakah ini energi Elang Hitam?" batin Chinmi, dia beranggapan jika energi dan suara bising tersebut kemungkinan adalah si Elang Hitam, salah satu dari 8 pemimpin Hewan Iblis.


Namun ternyata anggapannya ternyata salah. Setelah beberapa saat, Chinmi melihat ada cahaya Biru kecil dari langit, semakin lama semakin mendekat.


"Pedang? Jadi yang tadi adalah Energi Pedang ini?" Chinmi tidak percaya jika pancaran energi yang sangat besar tersebut berasal dari sebilah pedang.


Pedang tersebut turun mengarah ke atas kepala Chinmi sehingga Chinmi bersiap untuk menahan pedang tersebut.


Namun ternyata pedang tersebut berhenti tepat di atas kepala Chinmi dengan jarak satu jengkal.


"Apa yang...!? Argh...!"

__ADS_1


Chinmi yang terkejut melihat Pedang tersebut ketika berhenti di diatasnya, namun setelah itu cahaya Biru dari ujung pedang tersebut tiba-tiba menusuk kapala Chinmi sehingga Chinmi berteriak sangat keras.


__ADS_2