PENDEKAR DEWA ABADI S2 (Sihir Dewa)

PENDEKAR DEWA ABADI S2 (Sihir Dewa)
kedatangan Ho Chen


__ADS_3

Chinmi hanya mematung melihat Qie Yin yang tiba-tiba saja berubah sikap. Qie Yin yang biasanya dingin, pendiam dan serius dalam bertindak kini terlihat berbeda.


"Apa yang terjadi padanya, dan sejak kapan dia memiliki sifat angkuh seperti itu?" batin Chinmi sambil menggaruk dahi.


Ye Shi kembali mengumpulkan energi di telapak tangannya kemudian cahaya putih bulat terpancar dan sesekali kilatan petir keluar dari cahaya tersebut.


"Mau menyerang ku dengan serangan yang seperti tadi? Kau sungguh tidak belajar dari kesalahan!" kata Qie Yin kemudian dia juga mengalirkan energinya.


Ye Shi menggerakkan kedua tangannya dengan memutarnya di depan dan cahaya putih di telapak tangan membentuk sebuah gambar lingkaran putih.


Lingkaran putih tersebut langung menyatu dan terlihat seperti cermin bundar namun juga terang, "Tahanlah ini jika kamu mampu!" seru Ye Shi kemudian dia melepaskan petir yang sangat besar bercahaya putih kearah Qie Yin.


She Long juga berniat ingin membantu Ye Shi dan tentu saja Chinmi tidak membiarkan She Long ikut menyerang Qie Yin.


"Mau mengeroyoknya? Jangan harap aku akan membiarkan mu!" Chinmi berdecak kesal kemudian dia segera menghilang dan muncul menghadang She Long.


Ternyata She Long sudah bisa menebak jika Chinmi akan menghalanginya sehingga dia tidak terkejut sama sekali.


She Long dan Chinmi tidak banyak bicara, mereka segara memulai pertarungan mereka dengan beradu sihir mereka.


Ye Shi yang di penuhi amarah juga tetap melepaskan petir besarnya kearah Qie Yin.


Qie Yin sama sekali tidak berniat untuk menghindari serangan tersebut kemudian dia juga mengerahkan telapak tangannya kearah petir yang melesat dengan kecepatan tinggi.


Petir hitam muncul di telapak tangan Qie Yin dan kemudian juga melesat kearah petir putih milik Ye Shi.


Kedua petir tersebut beradu di tengah-tengah dan kemudian keduanya saling mendorong sehingga mulai tercipta sebuah bola cahaya yang sangat besar di tengah-tengah pertemuan kedua petir tersebut.


Ye Shi tidak menyangka jika Qie Yin juga bisa melepaskan petir walau Ye Shi sempat terkejut karena petir milik Qie Yin berwarna hitam dan juga kuat.


Pertempuran juga tidak kalah dahsyat nya. Chinmi dan She Long sudah berpindah-pindah tempat dan pertarungan antara sihir yang diiringi dengan serangan jarak dekat.


Pertarungan mereka sangat kuat dan juga dahsyat sehingga mampu mengguncang Alam Semesta.


Bola Cahaya yang tercipta dari benturan dua petir dahsyat kini semakin membesar dan semakin lama semakin membesar hingga besar nya hampir setengah planet.


Bola cahaya tersebut langsung meledak dengan sangat dahsyat dan gelombang kejut berwarna putih besar melesat ke segala penjuru alam semesta.


Tubuh Ye Shi terpental belasan meter kebelakang karena terdorong oleh gelombang kejut, sedangkan Qie Yin hanya terdorong mundur beberapa meter saja kebelakang.


Ye Shi segera mendapatkan kembali keseimbangan tubuhnya dan kemudian dengan kecepatan kilat dia segera maju kembali menyerang Qie Yin.


Qie Yin segera mengedip mata berniat untuk menghancurkan tubuh Ye Shi, namun Ye Shi segera menyadarinya dan menahan serangan tak kasat mata itu dengan energinya.


"Apa kamu pikir aku akan terkena tipuan mu untuk yang ke dua kalinya? Aku sudah bukan Ye Shi yang dulu lagi!" kata Ye Shi kemudian dia kembali melesat kearah Qie Yin.


"Sihir Segel Hitam - Petir Neraka."


Qie Yin mengangkat jarinya yang sudah ada petir hitamnya dan kemudian melepaskan petir itu kearah Ye Shi.


Pecahan Sambaran petir hitam segera segara menyebar dan mengarah kepada Ye Shi yang sudah hampir sampai ke tempat Qie Yin.


"Sihir Segel? Jadi kamu mau menyegel ku dengan segel mu ini saat aku masih memiliki kekuatan sekuat ini? Kamu terlalu meremehkan ku!" kata Ye Shi saat tubuhnya mulai terkurung di dalam kurungan petir hitam.


Ye Shi segera melapisi tubuhnya dengan energinya dan kemudian dia mulai terbungkus di dalam energi hitam nya.


Energi hitam yang dilapisi petir tersebut adalah perisai pelindung agar bisa bertahan dari segel milik Qie Yin.


Saat tubuh Ye Shi sudah seluruhnya tertutupi oleh Energi hitam nya, Petir Hitam segera menyambar nya.

__ADS_1


Petit-petir hitam berukuran kecil menyambar Pelindung Ye Shi dari semua arah sekaligus ukuran kurungan segel petir juga ikut mengecil.


Qie Yin memang tidak berharap itu berhasil, dia hanya ingin melemahkan kekuatan Ye Shi, jika berhasil maka Qie Yin akan segera menyerap energi milik Ye Shi.


Qie Yin yakin jika segel nya pasti akan mampu melemah Ye Shi, namun harapannya ternyata tidak sesederhana yang ia pikirkan.


Dalam kekuatan terlemah Ye Shi yang dulu saja, butuh lima orang yang berkekuatan sama untuk menghentikan Ye Shi, jadi untuk melemahkan Ye Shi yang sekarang butuh Lima orang yang berada di tingkat yang sama seperti kekuatan milik Ye Shi dan Qie Yin.


Andai kekuatan Ye Shi masih sama seperti saat pertama kali Qie Yin memiliki kekuatan Dewi Kegelapan, pasti Qie Yin mampu untuk melenyapkannya.


Perlahan-lahan ada sebuah retakan terdengar dari dalam segel. Qie Yin mengerutkan dahinya saat merasakan kekuatan Ye Shi sama sekali tidak berkurang walau sudah tersambar ratusan kali oleh petir hitamnya.


Tidak lama kemudian Segel Qie Yin terpatahkan oleh sebuah ledakan dari dalam segel itu, Qie Yin bisa melihat jika tubuh Ye Shi sudah berbeda.


Tubuh Ye Shi kini ditutupi oleh bulu-bulu yang bercahaya putih kebiruan dan juga ada Petir yang keluar dari setiap helai bulunya.


Jika sebelumnya Ye Shi tidak memiliki ekor karena memiliki tubuh manusia, kini ekornya sudah kembali muncul dan di ujung ekornya ada cahaya yang sebesar kepalan tangan dan juga mengeluarkan petir yang menyambar ke berbagai arah.


"Kau yang memaksaku untuk mengeluarkan Kekuatan terakhir ku ini," kata Ye Shi kemudian dia muncul dia sudah berpindah tempat di hadapan Qie Yin.


Qie Yin dengan sigap melepaskan serangan pukulan kearah Ye Shi, walau Ye Shi berpindah tempat dengan mendadak seperti itu, namun Qie Yin masih mampu memberikan serangan kepada Ye Shi.


Qie Yin sama sekali tidak menurunkan kewaspadaan nya sehingga mampu menangkap kecepatan Ye Shi yang sudah meningkat.


Ye Shi segera menghindari pukulan Qie Yin yang mengandung energi yang sangat kuat dan pastinya memiliki kekuatan untuk menghancurkan tubuh Ye Shi.


Energi pukulan Qie Yin yang meleset melepaskan energi hitam kearah Chinmi dan She Long yang masih bertarung di tempat yang sangat jauh.


Jelas saja Chinmi dan She Long segera mengindari energi yang mengarah kepada mereka dan melanjutkan pertarungan mereka berdua.


"Tidak ku sangka kamu masih memiliki kekuatan yang kamu sembunyikan dariku!" kata Qie Yin.


Qie Yin mulai berpikir keras, dia sadar dia tidak terlalu ahli dalam serangan jarak dekat. sejak kecil dia sering berlatih sihir debu saja dan tidak pernah mendalami ilmu bela diri.


Qie Yin segera menjaga jarak, baginya untuk bisa menang, dia harus memberikan serangan kejutan jika ingin bisa menghancurkan bagian tubuh Ye Shi.


Ye Shi melihat tingkah Qie Yin merasa aneh, menurutnya Qie Yin memiliki kekuatan yang akan mampu menghancurkan dirinya dengan serangannya yang menghancurkan, namun Qie Yin seperti sengaja menjaga jarak dengannya.


Ye Shi kembali bergerak dan berusaha memperpendek jarak antara dirinya dengan Qie Yin dengan memberikan serangan cakar nya yang sangat tajam.


Namun tetap saja Qie Yin berusaha menghindar walau sesekali dia memberikan serangan balasan dengan memberikan serangan pukulan.


Jelas saja Ye Shi bisa membaca gerakan Qie Yin dan menghindari pukulan tersebut dengan mudah, hingga serangan Ye Shi yang terakhir Qie Yin baru menahan nya dengan serangan balasan.


Serangan pukulan Penghancur bertemu dengan serangan cakar yang sangat kuat dan sama-sama mengandung energi yang sangat kuat kini beradu.


Suara dentuman yang sangat keras segera terdengar hingga sangat jauh, jika saja terjadi di salah satu planet bisa-bisa akan ada bencana besar yang mampu mengacaukan planet tersebut.


Qie Yin dan Ye Shi sama-sama mundur beberapa meter kebelakang, dan mereka menahan rasa sakit di tangan mereka masing-masing.


"Walau aku sudah mengeluarkan Kekuatan terakhir ku, ternyata kamu masih sanggup menahan dengan kekauatan yang masih sama, Kekuatan Kegelapan yang kamu miliki sungguh luar biasa!" kata Ye Shi sambil menahan jari-jari tangan nya yang serasa mau patah saat berbenturan dengan kepalan tangan Qie Yin, namun Ye Shi berusaha menyembunyikan nya.


"Sebagai mahluk jelek, kau terlalu banyak bicara Ye Shi!"


Ye Shi terkejut saat perkataanya tiba-tiba di jawab, namun suara yang menjawabnya bukan dari Qie Yin, melainkan suara laki-laki.


Qie Yin tersenyum mendengar suara tersebut, dia merasa pernah mendengar suara tersebut sebelum nya, walau sudah lama sekali tidak bertemu Qie Yin yakin suara tersebut adalah suara milik salah satu orang yang ia kenal.


"Siapa yang bicara? Cepat tunjukkan wujud mu?" kata Ye Shi sekaligus mencari keberadaan sosok pemilik suara tersebut.

__ADS_1


Suara tersebut tertawa kecil kemudian melanjutkan kembali perkataannya, "Apakah otak mu sangat kecil sehingga lupa akan suara kenalan lamamu ini?" kata suara tersebut.


"Kenalan lama? Apakah kamu Huo Lang? Ah tidak Huo Lang tidak bersuara seperti ini!" kata Ye Shi yang menjawab pertanyaan nya sendiri.


Terdengar suara helaan nafas dari suara tersebut membuat Ye Shi semakin penasaran dan lupa jika urusan nya dengan Qie Yin masih belum selesai.


"Kalau kamu benar-benar kenalan ku, cepat muncullah dan bantu aku menghadapi Manusi Betina ini!" kata Ye Shi sehingga membuatnya Qie Yin yang tersenyum hangat langsung melepas aura hitam nya kearah Ye Shi, namun Ye Shi segera menahan aura tersebut dengan auranya yang juga berwarna hitam.


"Sayang sekali Ye Shi, kedatangan ku kesini bukan untuk membantumu, melainkan akan menggantikan mu!" kata suara tersebut kemudian muncul di tengah-tengah Qie Yin dan Ye Shi.


Mata Ye Shi melebar saat melihat delapan sosok yang berdiri dihadapannya, dia mengenali dua sosok tersebut sedangkan enam sosok lainnya tidak ia kenali.


"Kenalan apanya? Kalian jelas-jelas adalah musuh besar ku!" kata Ye Shi dengan geram.


"Aku bilang kenalan lama bukan? Kenyataan nya kamu masih mengenali ku!" kata salah satu dari mereka yang paling muda.


Qie Yin menarik kembali aura nya dan segera menghampiri mereka ber delapan, "Senior Ho Chen, Senior Hanzi, dan kalian semua," sapa Qie Yin dengan penuh hormat.


Walau kekuatan Hanzi dan Keenam pecahan energi jauh berada di bawahnya, namun Qie Yin tetap menghormati mereka mengingat mereka semua lebih senior dari dirinya.


"Nona Yin, lama tidak bertemu!" sapa Qie Yin.


"Senior Ho Chen, kedatangan senior sangat tepat, bantulah Chinmi disana, sedangkan dia biar aku yang menghadapi Singa jelek ini!" kata Qie Yin.


Ho Chen menatap kearah Chinmi yang sedang bertarung melawan She Long, "Em.. Chinmi sudah menggunakan kekuatan penuh nya ternyata! Baiklah Nona Yin, kalau begitu aku akan membantu Chinmi!" kata Ho Chen kemudian dia berbalik dan berbicara kepada Hanzi.


"Senior Hanzi! Menyatulah kalian semua dan bantu Nona Yin!" kata Ho Chen.


"Chinmi, sepertinya itu tidak ada gunanya, walau kami menyatu sekalipun belum tentu kami mampu membantu Nona Yin!" kata Ming Hao.


"Benar sekali Tuan, aku juga sependapat dengan perkataan Ming Hao, takutnya nanti kami bukannya membantu justru malah akan mempersulit Nona Yin!" kata Niu.


Niu yang biasanya bersikap ke kanak-kanakan dan Centil kini terlihat berbeda, Niu terlihat lebih dewasa dan bisanya dia akan sering berdebat dangan Yu dan juga Kun, dan itu sudah terlihat tidak lagi.


"Apakah kalian butuh bantuan kami?"


Yinfei, Lio Long, Xi Liyi dan Lang Yu muncul dihadapan mereka semua, "Maaf kami terlambat karena memindahkan semua manusia di Benua Daratan Tengah ke Sekte Penakluk Kegelapan tidak semudah yang kami kira," kata Xi Liyi.


"Apakah semuanya benar-benar sudah di pindah kan?" tanya Qie Yin.


Yinfei menggelengkan kepala nya kemudian dia menjawab sekaligus menjelaskan dengan singkat jika Kerajaan Api Timur menolak untuk pindah, sisanya akan Yinfei ceritakan setelah selesai mengurus Ye Shi dan She Long.


"Kalau begitu kalian berhati-hatilah mengahadapi dia," kata Ho Chen sekaligus menghilang setelah selesai mengucapkan kalimat terakhir nya.


"Sikap nya masih sama seperti dulu, pergi begitu saja setelah menyampaikan sedikit kalimat!" kata Hanzi.


Yinfei mengerutkan dahinya saat melihat Ye Shi, "Kenapa wujudnya berubah seperti itu?" tanya Yinfei.


Hanzi tidak memperdulikan Yinfei, dia segera menyatukan keenam pecahan energi menjadi satu dengan dirinya.


Ye Shi sendiri awalnya tidak berani bertindak gegabah saat kedatangan Ho Chen dan Hanzi serta enam pecahan energi, belum lagi di tambah dengan kedatangan Yinfei dan tiga orang lainnya membuat wajah Ye Shi terlihat sangat buruk.


Setelah Ho Chen menghilang barulah Ye Shi sedikit lebih lega, namun tetap saja dia tidak bisa bertindak gegabah mengingat di hadapan nya masih ada Enam orang lagi dimana satu orang yaitu Qie Yin memiliki kekuatan yang setara dengan dirinya.


"Senior sekalian, bantu aku melemahkan nya, jika sudah berhasil melemahkan Singa itu, sisa nya serahkan padaku!" kata Qie Yin.


Walau mereka tidak mengerti apa yang akan Qie Yin lakukan nanti, Yinfei dan semuanya setuju dan akan mengikuti rencana Qie Yin.


"Ayo kita serang dan menyelesaikan tugas kita hari ini juga!" ajak Yinfei kemudian mereka ber enam maju secara bersamaan.

__ADS_1


Ye Shi berdecak kesal, mau tidak mau dia harus melawan mereka semua dan Ye Shi tidak akan pernah bisa kabur dengan sihir Lingkaran Portal nya karena ada Qie Yin yang pasti akan dapat mengejarnya dengan mudah.


__ADS_2