
***
Di Ruang pertemuan sekte Pedang Suci, semua para anggota tokoh penting berkumpul disana, malai dari para Pendekar Puncak hingga Ketiga Pendekar Sihir yang salah satunya adalah ketua sekte Ji Long. Li Fang Juga Ikut hadir disana, dia dudukbersama Yue Rong.
“Mereka sudahberani mengintai sekte kita!”
“Ketua,sebaiknyakita segera menyusul mereka sebelum mereka bertiga pergi terlalu jauh!”
Pagi-pagi sekali Ji Long mendapatkan laporan dari salah satu anggota pengintainya yang berjaga diluar sekte, laporan tersebut membuat Ji Long terkejut, Laporan yang disampaikan adalah munculnya Tiga ketua sekte aliran hitam secara bersamaan, dan ketiganya mengintai sekte Pedang Suci dari jarak yang cukup jauh. Ketiga orang tersebut adalah, Tong Liung, Meng Yi, dan Lung Wai.
“Tenanglah semuanya! Kita harus tetap tenang,” kata Ji Long berusaha menenangkan mereka semua.
“Ketua, apa lagi yang harus kita tunggu? Sekarang kesempatan kita untuk menangkap Tiga ketua sekte hitam itu selagi mereka hanya bertiga saja,” kata Wang Shing guru Yue Rong yang baru selesai melakukan latihan tertutupnya.
“Saudara Wang, aku juga mengerti jika ini adalah kesempatan bagi kita, namun saya ragu akan hal itu, mungkin mereka terlihat hanya bertiga! Bagaimana jika dibelakang mereka ternyata masih ada yang lain, atau ini hanya jebakan saja?”
Ji Long sangat tahu sekali sifat licik para sekte aliran hitam, Ji Long khawatir ini hanya sebuiah jebakan saja atau semacam pengalihan dari mereka. Ji Long takut jika dirinya dan para Pendekar pertahanan Pilar pergi mengejar mereka, takutnya ada kelompok lain yang masuk ke dalam sekte saat semua para Pendekar kuat sedang pergi keluar untuk mengejar Tong Liung dan dua ketua sekte lainnya.
Ketiga Pendekar tersebut tidak bisa dianggap remeh, mereka bertiga sama-sama memiliki kekuatan Pendekar Sihir Elemen Tingkat Langit, sehingga tidak akan semudah itu untuk dapat menangkap mereka.
“Rong’er kemana keponakan kekasihmu itu? Bukankah semalam kamu bilang jika kekasihmu itu datang bersama keponakannya!” tanya Wang Shing.
“Ah benar juga! Fang, pergi kemana Chinmi?” Yue Rong justru melemparkan pertanyaan yang sama kepada Li Fang.
__ADS_1
Li Fang merasa bingung untuk menjelaskannya, ditambah lagi Chinmi juga belum tiba sejak tadi pagi, “Eh, mungkin dia sedang berlatih!” kata Li Fang.
“Hari ini tidak ada latihan murid karena terkait masalah penyusupan musuh kesini,” kata Yong Chun yang sejak tadi hanya diam.
“Benarkah? Mungkin Chinmi sedang bersama teman-temannya,” jawab lagi Li Fang walau dia sendiri kaget karena para murid tidak ada yang latihan.
Ji Long mengerutkan dahinya saat mendengar perkataan Li Fang, “Junior Li, sebaiknya kamu dan keponakanmu selalu berhati-hati dan tetap wapada! Kamu pasti juga tahu maksud dari penyusupan yang dilakukan sendiri oleh ketiga ketua sekte itu,” kata Ji Long.
“Saya mengeri ketua!” Li Fang tentu sadar akan maksud kedatangan ketiga ketua sekte aliran hitam tersebut, yaitu untuk menangkap dirinya dan juga Chinmi.
“Sudah ku bilangkan, membiarkan mereka berdua disini hanya akan membuat malapetaka untuk sekte kita!” kata Huang Yibin.
“Jaga ucapanmu saudara Huang!” seru Ji Long dengan membentak Huang Yibin, sedangkan Li Fang hanya menundukkan kepala dengan tersenyum pahit.
gunakan untuk melawan gabungan musuh yang akan menyerang kita? Coba jawab!” Huang Yibin berbicara dengan sangat lantang dan didengar keseluruh ruangan.
“Saudara Huang sadarkah kamu akan ucapanmu itu?” tanya Ji Sang.
“Tentu saja saudara Sang, ucapanku sepenuhnya sadar!” kata Huang Yibin kemudian menoleh kearah Li Fang dengan tersenyum sinis kemudian berkata.
“Tuan Li, Owh bukan, maksudku Saudara Li yang malang, aku mau bertanya padamu! Jika suatu hari nanti sekte kami diserang oleh mereka demi mendapatkan dirimu dan juga keponakanmu itu, apakah kamu mau menghentikan mereka kemudian menyerahkan diri kepada mereka agar sekte kami selamat?”
“Huang Yibin..!” Ji Long mulai geram dengan sikap Huang Yibin, namun Huang Yibin tidak memperdulikannya.
__ADS_1
“Mungkin dulu keluargamu sempat memiliki hubungan dekat dengan salah satu ketua sekte kami yang terdahulu, namun sekarang bukannya itu sudah tidak lagi? apa kamu tidak malu dengan setatus keluargamu yang besar itu yang sekarang keluargamu menjadi terhina karena menjadi seorang penghianat kerajaan, sekarang seluruh keluargamu tidak lebih dari sekedar sampah dan kotoran,” kata Huang Yibin yang semakin menghina Li Fang bersama seluruh keluarganya.
“Cukup Saudara Huang, ucapanmu sungguh sangat keterlaluan!” Ji Long langsung bangkit dari kursinya. Li Fang sebenarnya ingin lebih dulu bangkit karena sudah tidak tahan karena keluarganya diolok-olok seperti itu, namun Yue Rong menahan lengannya agar Li Fang tidak terbakar emosi dan menyerang Huang Yibin, karena Yue Rong tahu jika kekuatan Li Fang dan Huang Yibin sangat jauh berbeda.
“Ketua Ji, jika dipikir-pikir lagi perkataan saudara Huang ada benarnya!” Salah seorang bersuara dan membenarkan perkataan Huang Yibin, dia adalah Cai Zhaoli, salah satu pendekar Pilar pertahanan sekte, sekaligus sahabat dari Huang Yibin.
“Saudara Cai, apa maksud perkataanmu?” tanya Ji Yi Sang, dia sebenarnya sempat tidak setuju jika Li Fang berada di sektenya, namun setelah putrinya menceritakan semua akan sikap Chinmi kepadanya akhirnya Ji Yi Sang dan Shan Lin setuju untuk membiarkan Li Fang dan Chinmi untuk tinggal di sekte.
“Yi Sang coba kamu pikir, jika keluarganya memang tidak bersalah seharunya dia tidak perlu kabur dan menemani kakaknya untuk membuat pernyataan jika kakaknya tidak bersalah! Nah ini dia malah kabur kan! Itu artinya keluarganya pasti benar-benar adalah seorang keluarga yang berhianat,” kata Cai Zhaoli.
“Cukup sudah, kalian kalau ingin menghinaku silahkan, asal jangan bawa-bawa nama keluargaku! Jika kalian memang tidak suka akan kehadiranku, baik aku akan pergi!” kata Li Fang yang sudah tidak tahan terhadap uacapan Huang Yibin dan juga Cai Zhaoli.
“Tunggu dulu junior Li Aku..!”
“Maaf ketua, saya tidak bermaksud kurang ajar, namun Penghinaan mereka berdua sungguh tidak bisa saya terima!” kata Li Fang yang tidak peduli lagi akan siapa yang akan menjadi lawannya.
“Owh, Adik seorang Jendral penghianat! Apa kamu pikir nama jabatan keluargamu sangat berarti bagiku hah? Ayo sini panggil semua keluargamu untuk menghadapiku, akan aku hadapi kalian semua hingga keakar-akarnya agar nama keluarga Li lenyap dari dunia ini,” kata Huang Yibin yang semakin arogan dan sesumbar.
“Lancang sekali mulutmu! Tidak kusangka didalam sekte ku sendiri ada yang tidak menghormati keluarga Li yang telah mejadi keluargaku,”
Tiba-tiba suara lantang membuat semua yang hadir kesulitan untuk bernafas, bahkan Ji Long sekalipun tidak mampu bangkit dari tempat duduknya. Mereka semua mencari asal suara tersebut namun tidak menemukannya, tekanan yang begitu kuat mampu membuat seorang Pendekar Sihir sekalipun tidak berkutik, dan Jilong, Wang Shing, dan Yong Chun segera menyadari akan pemilik suara tersebut.
“Kakek Guru..!” mereka bertiga sadar akan suara tersebut tidak lain adalah kakek guru Ji Long yaitu Fan Yuzhen, dan tidak lama kemudian Fan Yuzhen pun muncul dari arah pintu dengan tatapan murka dan takanan Qi yang sangat kuat dan masih menekan semua yang ada di dalam ruangan tersebut.
__ADS_1