
***
Zhihui berhasil membuat Lung Wai terluka cukup parah. Namun dirinya juga mengalami beberapa luka kecil.
"Ternyata julukan Dewi Naga Es memang bukan nama julukan kosong semata, kehebatannya memang bukanlah isapan jempol belaka!" kata Lung Wai.
"Lung Wai, Pujian Mu tidak berpengaruh padaku! Jangan kamu pikir pujian mu akan membuatku berhenti untuk menangkap mu," kata Zhihui dengan mendengus kesal.
"Aku tahu itu, lagi pula aku masih belum benar-benar kalah, jadi kamu juga belum tentu bisa menangkap ku," kata Lung Wai.
"Dengan kondisimu yang seperti itu, apa kamu pikir akan bisa melawanku? sebaiknya kamu menyerah saja, dan suruh semua anggota mu untuk mundur," pinta Zhihui.
Jdaaarrr!!
Jdaaarrr!!
Jdaaarrr!!
Zhihui yang baru menyelesaikan ucapannya terkejut dengan suara ledakan di luar, begitu juga dengan Lung Wai.
"Ada apa lagi ini?" kata Zhihui setelah mendengar suara ledakan dari tembakan meriam.
"Itu pasti bala bantuan yang datang, sekarang kamu sudah tidak akan bisa berbuat apa-apa lagi, walau kamu kuat dan hebat, kamu tidak akan bisa menghentikan kami semua," kata Lung Wai.
Zhihui menatap Lung Wai dengan tatapan dingin kemudian kembali berkata, "Selama kedua cucuku belum ditemukan, aku akan tetap menghadapi kalian, tidak peduli sebanyak apa jumlah kalian yang datang," ucap Zhihui kemudian kembali mengeluarkan energinya.
"Dewi Naga Es, dia sudah terluka parah, kenapa kamu tidak mencari lawan yang lain saja?"
Ketika Zhihui sudah meningkatkan energinya dan bersiap untuk menyerang Lung Wai yang sedang terluka, sebuah suara terdengar menggema dan berbicara kepada Zhihui.
Zhihui menoleh kearah sumber suara tersebut dan melihat sosok seseorang berada di atas punggung seekor Hewan Iblis.
"Huan Sing? Jadi sekte Bukit tengkorak juga ikut bergabung? Tapi kenapa dia bisa menunggangi seekor Hewan Iblis?" batin Zhihui.
Bukan hanya Zhihui saja yang kaget, bahkan Lung Wai juga sama terkejutnya setelah melihat Huan Sing berada di punggung Hewan Iblis tersebut.
Zhihui menoleh kearah lain dan melihat lebih banyak Hewan Iblis yang datang, mulai dari Hewan Iblis Elang, Lebah dan berbagai burung beserta serangga lainnya.
__ADS_1
"Sebenarnya apa yang mereka inginkan? dan apa tujuan mereka yang sebenarnya?" Zhihui mulai bingung dengan situasi yang semakin buruk.
Menurutnya Kerajaan Es Utara malam ini mungkin akan benar-benar lenyap kecuali ada keajaiban seperti bantuan dari sekte lain, atau setidaknya bantuan dari salah satu Pertapa.
Kini bukan hanya para Hewan Iblis saja yang datang dari langit, melainkan ratusan pasukan Hantu juga muncul sehingga kekacauan semakin sangat sulit untuk bisa di jelaskan dengan sebuah tulisan maupun kata-kata.
Huan Sing turun bersama Hewan Iblis yang di tungganginya secara perlahan dan mendarat di samping Lung Wai.
"Lung Wai, ada perubahan rencana," kata Huan Sing kemudian berbisik kepada Lung Wai.
Zhihui melihat itu merasa kesal karena merasa tidak dianggap oleh Huan Sing, "Sudah cukup...!"
Zhihui yang sudah tidak tahan dengan semua itu menjadi murka kemudian mengeluarkan ilmu sihirnya.
"Sihir Es Pembeku Dewa Alam."
Zhihui berniat membekukan semuanya. Suhu di seluruh Kerajaan Es Utara menurun drastis, bahkan beberapa Hewan Iblis yang terbang berjatuhan karena tubuh mereka semua yang membeku.
Huan Sing dan Lung Wai juga membuat pertahanan energi untuk menahan hawa dingin yang mungkin tidak akan membekukan mereka berdua, namun entah mengapa mereka sangat berhati-hati dengan Zhihui.
Tidak semua hewan iblis yang terbang maupun yang berjalan menjadi beku, hanya Hewan Iblis yang berada ditingkat Pemula saja yang membeku dan sisanya masih bisa bertahan dengan energi mereka.
"Apa kamu sudah gila? Apa kamu ingin membekukan semua orang?" kata Lung Wai.
"Aku tahu apa yang aku lakukan," kata Zhihui kemudian menambah energinya agar semua hewan iblis yang berada ditingkat Menengah juga bisa membeku.
Zhihui adalah pendekar yang mampu mengendalikan es dengan sempurna, jadi dia bisa menargetkan siapa yang harus ia bekukan dan siapa yang harus ia lindungi.
"Kamu mau tahu kenapa aku dijuluki sebagai Dewi Naga Es? Baiklah aku akan tunjukkan kepada kalian semua," kata Zhihui kemudian melayang ke udara.
"Aku tidak akan membiarkanmu..!" Huan Sing juga melayang ke uadara menyusul Zhihui, dia sudah tahu apa yang ingin Zhihui lakukan.
"Terlambat...!" kata Zhihui dengan tersenyum lebar melihat Huan Sing yang terbang menyusulnya.
"Sihir Es Naga Pembeku - Tarian Naga Putih."
Zhihui mengangkat tangannya ke langit malam dan kemudian seekor Naga Putih besar turun dari langit.
__ADS_1
Naga Es tersebut meraung dengan sangat keras membuat banyak Hewan Iblis yang berada di dekatnya menjauh.
Zhihui Mengarahkan Naga tersebut untuk menyerang Huan Sing yang saat ini sudah berhenti terbang dan hanya melihat Naga tersebut yang kepalanya sudah menghadap ke arahnya.
"Mundur Lah manusia, biar aku yang menghadapinya!"
Ketika Huan Sing ingin melawan Naga Es tersebut, tiba-tiba seekor Elang Hitam datang dan berbicara kepadanya.
Zhihui yang awalnya ingin melepaskan ilmu andalannya mengurungkan niatnya setalah merasakan kekuatan Elang Hitam.
"Hewan ini memiliki kekuatan Pertapa dan bisa bicara? Jangan-jangan ini Elang Hitam Penguasa Kegelapan?" batin Zhihui.
Zhihui memang tidak pernah bertemu dengan Hewan Iblis yang sekuat Pertapa dan bisa berbicara seperti manusia, namun dia sudah pernah mendengar jika Hewan Iblis yang bisa bicara adalah Hewan Iblis tertinggi, yaitu para kedelapan pemimpin Hewan Iblis.
Kini Naga Es diarahkan oleh Zhihui untuk menghadapi Elang Hitam, namun Zhihui yakin kekuatan Naga ciptaannya tidak akan mungkin bisa menang melawan Elang Hitam yang memiliki kekuatan Pertapa.
GROARRR!!!
Naga Es meraung keras kemudian mulai menyemburkan kabut tebal yang menyembur dengan sangat cepat kearah Elang Hitam.
Namun Elang Hitam sama sekali tidak bergeming dari tempatnya, "Terlalu lemah!" ucap Elang Hitam kemudian membuka paraunya lebar-lebar.
"Terimalah ini..!"
Sebuah bola energi hitam sebesar kereta berada dihadapannya. Elang Hitam menembakkan energi bola hitam tersebut kearah Naga Es yang berada tidak jauh di hadapannya.
"Gawaaaaat...!"
Huan Sing melihat bola energi hitam tersebut melesat kearah Naga Es langsung panik, walau jarak antara dirinya dan Naga Es cukup jauh, namun firasatnya mengatakan jika ledakan bola energi hitam tersebut pastilah sangat berdampak besar.
Zhihui pun juga memiliki perasaan yang sama, dia dengan cepat membentuk dinding es yang sangat tebal untuk menahan efek ledakan dari bola energi hitam.
"Sihir Es Dinding Beku."
Tembok besar segera tercipta mengelilingi dinding tembok luar kerajaan dan dinding tersebut membentuk kurungan kuba raksasa.
Setelah semuanya tertutup oleh Tembok Es tersebut kemudian,
__ADS_1
Boooom!!
Ledakan dahsyat antara bola energi hitam menghantam tubuh Naga Es menyinari seluruh langit malam di Kerajaan Es Utara, efek ledakannya menggetarkan seluruh Kerajaan Es Utara, bahkan dinding es tebal juga tidak mampu menahan daya ledakan tersebut.