
***
"Saudara Ji Long, kami berniat ingin kembali ke Kerajaan Api Timur untuk mendirikan sekte baru kami disana!"
"Bukannya aku tidak mengijinkanmu, namun pikirkanlah sekali Saudara Jiu Sha! Jika kamu dan anggotamu ingin mendirikan Sekte baru, kenapa harus jauh-jauh ke Kerajaan Api Timur? Bukankah di Kerajaan Angin Selatan ini masih memiliki wilayah yang sangat luas? Buatlah disini agar kita bisa saling berdekatan dan saling membantu!"
"Sebenarnya aku sempat ingin berencana melakukan itu, namun Aku ini berasal dari Kerajaan Api Timur dan di sana adalah tanah kelahiranku, jadi tidak mungkin aku mengabaikan tanah kelahiranku disana."
"Kamu bisa pergi untuk mengunjunginya jika kamu merindukannya bukan? Jadi pikirkanlah baik-baik saran ku ini!"
Ji Long dan Jiu Sha sedang duduk di depan rumah Ji Long, mereka berdua sedang membahas keputusan Jiu Sha yang ingin kembali mendirikan sekte nya di Kerajaan Api Timur.
Ketika Sekte Bukit Matahari hancur akibat pertarungan Chinmi dan Ho Chen melawan She Long dan Ye Shi, Jiu Sha serta semua anggota Sekte Bukit Matahari mengungsi ke Sekte Pedang Suci yang ada di Kerajaan Angin Selatan.
Sudah beberapa bulan mereka berada di sana kini mereka berencana untuk kembali Kerajaan Api Timur.
"Jiu Sha, aku tahu apa yang kamu rasakan saat ini, namun biarkan dulu Jiu Heng di sini, biar dia lebih dekat lagi dengan Yue Yin!" kata Ji Long.
"Aku tahu, kalau begitu dia akan berada di sini, sedangkan aku dan semua anggota akan membangun sekte kami dulu hingga selesai, setelah itu Jiu Heng bisa pulang setelah semuanya sudah siap, dan setelah itu kita akan segera menikahkan mereka!" kata Jiu Sha.
"Jadi kamu masih bersi keras ingin kembali ke Kerajaan Api Timur?" Jiu Sha mengangguk, dia tetap pada pendiriannya.
"Maafkan aku Ji Long, aku sama sekali tidak tinggal disini lebih lama lagi, dan aku juga tidak bisa membangun Sekte ku di Wilayah ini juga! Jadi aku harap kamu tidak tersinggung dan juga mengerti akan kami semua!" kata Jiu Sha.
"Baiklah jika keputusanmu sudah bulat, aku tidak bisa menahan mu lagi, namun jika kamu membutuhkan bantuan ku, maka aku dan Sekte ku akan selalu siap untuk membantu!" kata Ji Long.
"Terima kasih, kamu dan sekte mu sudah banyak membantu Sekte ku, aku sudah tidak tahu lagi bagaimana caranya membalas kebaikan mu ini!" kata Jiu Sha.
"Apa yang kamu bicarakan, kita ini bukan orang lain lagi, sebentar lagi Anak mu dan Cucu ku akan segera menikah, jadi apakah aku akan diam begitu saja jika keluarga dari calon suami Cucu ku sedang dalam kesulitan?" kata Ji Long.
Jiu Sha tersenyum canggung, dia merasa bersyukur karena hubungannya dengan Sekte Pedang Suci semakin erat, dan tanpa mereka ketahui jika Jiu Heng dan Yue Yin yang saat ini sedang bersama tidak bicara sepatah katapun, mereka hanya duduk tanpa saling berpandangan atau berhadap-hadapan, yang terlihat mereka saling membalik muka.
"Aku dan semua anggota ku akan berangkat besok pagi, nanti aku akan membicarakan hal ini juga dengan putraku, apakah dia masih ingin tinggal disini atau ikut kembali dengan kami yang masih ingin membangun Sekte baru!" kata Jiu Sha, dia tidak bisa memutuskan Jiu Heng tetap tinggal di Sekte Pedang Suci begitu saja.
"Hahaha...! Baik-baik aku mengerti! Sekarang selagi kamu masih berada di sini, aku ingin memberitahukan sesuatu padamu jadi tunggulah sebentar!" kata Ji Long yang bangkit dan pergi kedalam rumah.
Jiu Sha hanya bisa mengerutkan dahinya, dia tidak tahu apa yang ingin di beritahukan oleh Ji Long padanya sehingga dia sangat penasaran.
Tidak lama setelah itu, Ji Long kembali keluar dengan membawa selembar kertas di tangannya.
"Kertas apa yang kamu bawa itu?" tanya Jiu Sha.
"Begini! Sebenarnya seminggu yang lalu aku mendapatkan undangan dari Sekte Pulau Seribu Bunga, bukan hanya aku, bahkan semua Sekte besar Aliran Putih dan Netral mendapatkan undangan ini termasuk dirimu! Ini surat undangan untukmu yang di titipkan padaku oleh pengantar surat, bacalah!" kata Ji Long sambil menyerahkan surat tersebut kepada Jiu Sha.
Jiu Sha segera menerimanya dan membaca isi dari surat tersebut, "Undangan pertemuan terkait Sekte Penakluk Kegelapan?"
"Benar, aku yakin kamu juga sudah mendengar kabar itu bukan?" tanya Ji Long.
"Iya aku sudah mengetahuinya! Apakah ada masalah dengan Sekte itu?" tanya Jiu Sha.
"Tidak juga! Sebenarnya undangan ini hanya ingin membahas akan Mantan Sekte Aliran Hitam itu, apakah Sekte itu akan di masukkan dalam Sekte Aliran Putih atau Netral! bagaimana pun Sekte itu sudah memiliki banyak perubahan secara drastis!" kata Ji Long.
"Apakah ketua Sekte itu juga akan datang?" tanya lagi Jiu Sha.
"Kata Pengantar surat ini, ada satu orang yang di tugaskan untuk mengirim surat undangan itu kepada Ketua Sekte itu, dan aku yakin dia akan datang!" jawab Ji Long.
__ADS_1
"Aku dengar sekte ini sangat kuat sekali! Jika menurut pendapatku Sekte ini lebih cocok menjadi Sekte Aliran Hitam mengingat semua anggota nya adalah mantan dari Sekte Kalajengking Merah di tambah lagi dengan para Hewan Iblis yang berada di sana juga!" kata Jiu Sha.
"Kamu benar sekali! Namun sifat mereka sudah tidak lagi seperti Sekte aliran hitam, jadi menurut pendapat ku, Sekte ini lebih cocok di masukkan ke aliran Netral saja!" Ji Long menyampaikan pendapat nya.
"Lebih baik kita serukan suara kita di pertemuan itu saja, karena semuanya harus di putuskan berdasar kan aturan dan juga jumlah suara terbanyak!" kata Ji Long melanjutkan lagi perkataanya.
"Pertemuan ini akan di lakukan tiga hari lagi! Jadi kemungkinan besar aku tidak bisa ikut hadir disana karena aku pasti masih dalam perjalanan ke Kerajaan Api Timur! Jadi aku titipkan hasil suaraku padamu saja!" kata Jiu Sha.
"Kamu utus saja seseorang yang kamu percaya untuk menjadi perwakilan dari Sekte mu! Tapi ngomong-ngomong soal Sekte mu, apakah nama Sekte mu masih akan sama seperti dulu?" tanya Ji Long.
"Tergantung lokasinya!" jawab Jiu Sha sambil tersenyum tipis.
"Owh baiklah kalau begitu! Jika aku bisa memberikan saran, kamu utus saja Jiu Heng ikut denganku sebagai perwakilan mu! Bagaimana?" kata Ji Long.
Jiu Sha terdiam seperti memikirkannya saran Ji Long, "Emm... Aku akan membicarakannya dulu dengan nya!" kata Jiu Sha.
"Baiklah, aku tunggu jawaban mu, setidaknya nanti malam, atau besok pagi sebelum kamu berangkat ke Kerajaan Api Timur! Aku juga akan berencana berangkat Ke Sekte Pulau Seribu Bunga besok Siang!" kata Ji Long.
"Kalau begitu aku akan pergi sekarang untuk membicarakan hal ini padanya, jadi aku pergi dulu!" kata Jiu Sha yang di balas anggukan oleh Ji Long.
Jiu Sha segera pergi untuk menemui Jiu Heng, sedangkan Ji Long duduk sendirian sambil memandangi Jiu Sha yang berjalan pergi meninggalkan nya.
Pertemuan yang akan mereka lakukan adalah penempatan Sekte Penakluk Kegelapan, dan jika sudah di tentukan, maka mereka akan datang ke Sekte Penakluk Kegelapan untuk menobatkan Sekte tersebut sebagai Sekte salah satu aliran, namun yang jelas tidak akan di masukkan ke Sekte Aliran Hitam.
***
Di depan rumah Xian Fai, Lian Mei dan Xian Fai sedang memperhatikan Jiu Heng dan Yue Yin yang tidak baku bicara karena cangung.
"Mau sampai kapan mereka akan duduk diam seperti itu?" tanya Lian Mei.
"Sepertinya mereka berdua butuh dukungan agar bisa saling berkomunikasi!"
"Aku masih memikirkannya!" jawab Xian Fai.
"Jika menunggu mu berpikir maka waktu bagi mereka keburu habis. Jadi cepatlah cari cara!" kata Lian Mei.
"Jangan hanya bisa menyuruh saja! Bantu juga berpikir bagaimana caranya untuk membuat mereka berdua tidak se canggung itu!" kata Xian Fai.
"Hai.. Ini semua kan idemu untuk mempertemukan mereka berdua! Jadi sudah jadi tugasmu untuk memikirkan itu," kata Lian Mei sambil melotot kearah Xian Fai.
"Iya ini memang ide ku! Tapi kamu juga setuju bukan? Jadi jangan melimpahkan semua beban ini padaku saja!" kata Xian Fai.
Jiu Heng dan Yue Yin mendengar keributan mereka berdua dan sama-sama menoleh, "Ada apa dengan mereka berdua?" tanya Yue Yin.
"Sepertinya ada ke salah pahaman antara mereka! Ayo kita kesana saja sebelum mereka berdua bertengkar!" ajak Jiu Heng.
Mereka berdua segera menghampiri mereka berdua yang masih baku debat dan terlihat tidak ada yang mau mengalah.
"Ada apa dengan kalian ini? Apa yang kalian debatkan?" tanya Yue Yin.
Xian Fai dan Lian Mei segera terdiam dan menatap Yue Yin dengan perasaan malu.
"Tidak ada apa-apa, kami hanya saling bercerita saja!" jawab Lian Mei.
"Lian Mei, kau bukan ahli dalam berbohong, aku tahu jika kalian sedang mendebatkan sesuatu, jadi katakan padaku ada apa?" tanya Yue Yin, sejak kecil dia sudah selalu bersama Lian Mei sehingga dia mengetahui jika Lian Mei sedang berbohong.
__ADS_1
Lian Mei menatap Xian Fai sedangkan Xian Fai mengerti jika tatapan Lian Mei adalah pertanyaan apakah dia akan menceritakan semua nya kepada Yue Yin atau tidak.
Xian Fai menggelengkan kepala sebagai tanda agar Lian Mei tidak bercerita sehingga Lian Mei bingung harus memberi alasan apa lagi pada Yue Yin.
"Begini Nona Yin, tadi aku mengatakan jika nanti aku menikah dengannya, aku ingin memiliki lima anak, namun dia menolak dan bilang padaku untuk menunggu tujuh tahun lagi untuk menikahinya, dan dia tidak mau jika harus memiliki anak sampai lima!" kata Xian Fai.
Mata Yue Yin dan Lian Mei sama-sama melotot, Lian Mei melotot karena Xian Fai mengatakan hal konyol dan bohong seperti itu, sedangkan Yue Yin melotot karena keinginan Xian Fai yang ingin memilki Lima anak.
"Apakah kamu pikir kami para kaum wanita ini adalah induk Kucing?" Yue Yin bertanya kepada Xian Fai dengan suara geram.
"Aku tidak menganggap wanita seperti itu!" jawab Xian Fai.
"Kamu ini belum menikah namun sudah memiliki permintaan yang menakutkan seperti itu, bagaiamana kalau Lian Mei takut lalu tidak ingin lagi menikahi mu?" tanya lagi Yue Yin.
Jiu Heng hanya menjadi pendengar sambil menatap mereka secara bergantian.
"Memang kami masih belum tahu bagaimana rasanya melahirkan seorang anak, namun melihat para ibu-ibu saat melahirkan, kami tahu jika melahirkan seorang anak tidaklah muda, bahkan nyawa pun bisa jadi taruhannya, jadi pikirkanlah sebelum kamu menginginkan sesuatu yang bukan-bukan, apalagi masih belum menikah!" kata Yue Yin.
"Memangnya memiliki rencana lebih dulu sebelum menikah itu salah?" tanya Xian Fai.
"Salah...!!!"
Yue Yin dan Lian Mei serempak menjawab pertanyaan Xian Fai dengan mata sama-sama melotot.
"Mei'er, kenapa kamu jadi ikut-ikutan membentak ku?" Xian Fai bertanya karena kaget melihat Lian Mei juga ikut membentak dirinya, padahal dia tahu jika Xian Fai hanya berbohong kepada Yue Yin.
"Bicaramu terlalu ngelantur..!" jawab Lian Mei.
"Saudara Jiu, apakah kamu tidak mau membelaku? Kita kan sama-sama laki-laki yang pasti sama-sama memiliki keinginan yang sama bukan?" kata Xian Fai yang meminta Jiu Heng membantu membelanya.
"Dia tidak akan menjawab apapun!"
Jiu Heng yang ingin menjawab Xian Fai mengurungkan niatnya karena Yue Yin lebih dulu menjawabnya.
"Tuan muda Jiu! Ketua Jiu Sha memanggil Tuan Muda!" seorang anggota Sekte Bukit Matahari datang berbicara kepada Jiu Heng.
"Ayah memanggilku? Baiklah pergilah duluan aku akan segera menyusul!" kata Jiu Sha.
Jiu Heng segera meminta ijin kepada mereka semua, "Nona Yue Yin, Xian Fai dan Lian Mei, aku permisi dulu karena ayah memanggilku!" kata Jiu Heng dan dijawab anggukan oleh Yue Yin dan Lian Mei, sedangkan Xian Fai ingin berkata sesuatu namun Yue Yin segera menatapnya dengan tajam.
Jiu Heng segera menyusul anggota nya yang membawa pesan, sedangkan Yue Yin dan Lian Mei, masih melanjutkan perdebatan mereka kepada Xian Fai, sehingga Xian Fai hanya bisa pasrah mendapatkan omelan dari mereka berdua hanya karena salah memberi alasan.
***
"Ayah! Ada apa ayah memanggilku ke mari?" tanya Jiu Heng setelah dia tiba di tempat Jiu Sha yang sedang menunggu nya.
"Duduklah!" kata Jiu Sha dan Jiu Heng segera menurut.
"Begini, besok ayah dan semua anggota kita akan kembali ke Kerajaan Api Timur untuk membangun Sekte baru, sedangkan kamu besok tidak perlu ikut kami ke Kerajaan Api Timur," kata Jiu Sha.
"Tapi ayah, kenapa aku tidak ikut Ayah?" tanya Jiu Heng yang memotong penjelasan Jiu Sha.
"Dengarkan dulu dan biarkan ayah bicara sampai selesai!" kata Jiu Sha kemudian melanjutkan perkataannya yang tadi sempat terpotong.
Jiu Sha membicarakan akan rencana yang sudah ia bicarakan dengan Ji Long termasuk rencana Jiu Sha yang akan pergi ke Sekte Pulau Seribu Bunga sebagai perwakilan dari Jiu Sha.
__ADS_1
"Apa yang harus aku sampaikan disana Ayah?" tanya Jiu Heng.
"Kamu sampaikan saja pesanku jika aku memberikan dua suara, Yaitu Sekte Penakluk Kegelapan masuk Sekte Aliran Hitam dan Sekte Aliran Netral, pilihlah salah satu dari dua itu dan nanti semua keputusan ada pada para Ketua Sekte yang ada disana!" kata Jiu Sha.