PENDEKAR DEWA ABADI S2 (Sihir Dewa)

PENDEKAR DEWA ABADI S2 (Sihir Dewa)
She Long


__ADS_3

***


Naga Batu kini berdiri di tengah-tengah hutan lebat, hutan tersebut adalah Hutan Terlarang. Para Hewan Iblis melihat sosok tidak dikenal segera menjauh karena mereka bisa merasakan kekuatan besar sang Naga Batu.


"Keluarlah semua prajurit-prajuritku! Sekaranglah waktunya bagi kalian untuk kembali menguasai dunia ini dari tangan para manusia!" seru Naga Batu.


Mendengar Naga Batu berkata seperti itu, semua Hewan Iblis mulai berdatang ke hadapan Naga Batu, mulai dari yang bertubuh kecil hingga yang besar, yang berkekuatan kecil dan juga yang memiliki kekuatan Puncak.


Hewan Iblis yang tersebar di Hutan Terlarang kini semuanya berkumpul di satu tempat, jumlah mencapai puluhan ribu.


"Kenapa aku tidak melihat Naga Merah, kemana dia? dan apakah hanya segini saja yang tersisa?" kata Naga Batu sambil memperhatikan semuanya namun tidak melihat akan adanya Naga Merah yang telah ia angkat menjadi salah satu pemimpin dari delapan pemimpin yang ia tugaskan.


Naga Batu menatap salah satu Hewan Iblis kecil seukuran kucing namun dia bukanlah kucing, melainkan ulat berwarna biru dengan mata merah menyala dan memiliki kekuatan menengah.


"Ulat Racun Langit, kemana pemimpin kalian para Naga, kenapa mereka tidak ada yang datang?" tanya Naga Batu.


Ulat tersebut berbicara namun dengan menggunakan bahasanya sendiri, namun Naga Batu mengerti akan perkataannya.


"Hem begitu! Jadi yang memimpin kalian saat ini sudah bukan lagi mereka, dan kedelapan Naga tersebut ternyata menghilang membawa hampir sebagian pasukanku? Kalau begitu siapa yang memimpin kalian saat ini?"


Ulat Racun Langit kembali berbicara dengan bahasa yang bisa dimengerti oleh sesama Hewan Iblis saja, dan tidak lama setelah itu Naga Batu langsung mengetahui akan semua kejadian yang dialami oleh para Hewan Iblis selepas kepergiannya.


Sang ulat menjelaskan setelah kepergian Naga Batu, Para Hewan Iblis masih dipimpin oleh delapan Naga yang dibentuk oleh Naga Batu.


Setelah Mereka semua dipimpin oleh delapan Naga, tidak ada lagi yang namanya peperangan karena Pemimpin mereka yaitu para Naga ternyata tidak mau bermusuhan dengan manusia.


Selama ratusan tahun mereka di pimpin oleh kedelapan Naga tersebut hingga akhirnya kedelapan Naga memilih untuk berhenti manjadi pemimpin mereka, karena itu mereka mengangkat delapan hewan iblis lainnya untuk menggantikan mereka.

__ADS_1


Namun siapa sengka kedelapan pemimpin baru tersebut justru memilih untuk menguasai dunia dengan menyerang para manusia sehingga perang antara manusia melawan Hewan Iblis tak terhindarkan.


Kedelapan Naga mantan pemimpin Hewan Iblis berkali-kali memperingatkan mereka agar menghentikan perang melawan manusia, namun mereka tidak menghiraukannya dan justru meminta bantuan kepada para Naga untuk membantunya.


Jelas saja kedelapan Naga tersebut menolak untuk ikut bertarung melawan manusia sehingga memilih untuk memisahkan diri.


Para Naga mencari Hewan Iblis lainnya yang tidak mau ikut bertarung melawan manusia, dan ternyata hampir separuh Hewan Iblis yang setuju untuk tidak ikut perintah pemimpin baru mereka.


Dengan terbaginya kelompok Hewan Iblis yang menjadi dua kelompok, para Naga khawatir akan terjadinya perang sesama Hewan Iblis sehingga memilih membawa pengikut mereka untuk pergi dan mengasingkan diri ke tempat yang tidak di ketahui oleh siapapun.


Setelah kepergian kedelapan Naga dengan para pengikutnya yang hampir separuh dari pasukan Hewan Iblis, kedelapan pemimpin baru kembali menyerang manusia.


Beberapa tahun kemudian muncullah sosok manusia yang sangat hebat dan mampu memukul mundur para pasukan Hewan Iblis, dan akhirnya hanya tersisa kedelapan pemimpin dan ratusan Hewan Iblis yang memiliki kekuatan Sihir Elemen Tingkat 3.


Pertarungan antara satu sosok manusia melawan ratusan Hewan Iblis yang memiliki kekuatan Sihir Elemen Tingkat 3 di tambah delapan pemimpin mereka yang memiliki kekuatan hampir mencapai tingkat Pertapa berlangsung cukup sengit.


Pertarungan berhasil di menangkan oleh Li Wiefu Kemudian Li Wiefu menyegel mereka semua kedalam dunia lain.


Tidak semua hewan iblis ikut tersegel, karena tanpa sepengetahuan Li Wiefu, masih ada sekitar lebih dari 100 Hewan Iblis yang berhasil lolos dan bersembunyi di hutan Wo yang saat ini berganti nama menjadi Hutan Terlarang.


Selama ratusan ribu tahun semenjak kejadian itu, ratusan Hewan Iblis yang bersembunyi di Hutan terlarang berkembang biak semakin banyak, mereka terkadang menyerang manusia-manusia yang datang ke wilayah mereka dan tidak sedikit juga ada pendekar yang juga memburu mereka demi mendapatkan Mustika Hewan Iblis untuk keperluan pribadi mereka sendiri.


Naga Batu mendengarkan semua itu hanya bisa tersenyum tipis, "Jadi begitu kejadiannya! Baiklah aku akan menghancurkan dinding dunia yang menyegel mereka agar mereka bisa keluar" kata Naga Batu kemudian kedua matanya menyala merah dan menatap kearah dua pohon yang sangat besar.


Naga Batu menghilang dan kembali muncul di dekat kedua kayu besar tersebut kemudian tangannya mencakar salah satu pohon tersebut.


Tidak ada bekas cakaran pada pohon tersebut, namun yang ada hanya seperti sebuah retakan milik cermin yang semakin lama semakin membesar dan akhirnya lubang besar bercahaya pun terlihat.

__ADS_1


"Para pasukanku yang berada di dalam, keluarlah aku memanggil kalian semua!" seru Naga Batu dan kemudian satu persatu Hewan Iblis bermunculan dari lubang cahaya tersebut.


Tanpa menunggu mereka keluar semua, Naga Batu berseru kembali dengan menggunakan bahasa yang hanya dimengerti oleh para Hewan Iblis yang terdahulu.


Seekor Singa Merah besar segera muncul dihadapan Naga Batu karena mengerti akan bahasa lama tersebut.


"Hou Shizi memberi hormat pada Shi Long! Selamat datang kembali!" kata Singa merah kepada Naga Batu yang ternyata bernama Shi Long sedangkan Singa merah bernama Hou Shizi.


"Hem jadi kamu adalah Hou Shizi? Tidak ku duga kamu masih ingat padaku dengan wujud baruku ini!" kata Shi Long kemudian melanjutkan kembali kata-katanya.


"Aku ingin kamu menggerakkan semua pasukan untuk menangkap manusia dan berikan manusia itu padaku. Saat ini aku sedang bekerja sama dengan salah satu manusia dan nanti kamu juga ikut membantunya untuk sementara ini."


Hou Shizi bingung dengan maksud perkataan Shi Long, "Shizi tidak mengerti tolong perjelaskan lagi!" kata Hou Shizi.


"Lakukan saja apa yang aku perintahkan, suatu saat nanti kamu pasti akan mengetahuinya, sekarang secepatnya kamu kerahkan semuanya keseluruh penjuru dunia ini dan lakukan akan apa yang aku pinta," kata Shi Long kemudian berbalik berniat untuk pergi.


"Jika aku ingin menemuimu, kemana aku harus mencarimu?" tanya Hou Shizi.


"Kamu bisa memanggilku dengan ini, maka aku pasti akan datang," kata Zhi Long sambil kembali mendekati Hou Shizi dan memberinya permata hitam dan menempelkannya di dahi Hou Shizi karena Hou Shizi masih berbentuk Singa dan tidak memiliki tangan.


Fungsi permata hitam adalah agar Hou Shizi bisa berkomunikasi dengan Shi Long dari mana saja, tidak peduli dimana tempatnya.


Selama dia masih memiliki permata hitam tersebut, dia akan bisa berbicara atau menghubunginya, namun hanya untuk hal penting saja.


"Sekarang Aku serahkan sisanya padamu, aku pergi dulu!" kata Shi Long yang tiba-tiba menghilang dari hadapan Hou Shizi.


Tanpa menunggu lagi, Hou Shizi segera menghubungi ke tujuh pimpinan Hewan Iblis lainnya untuk segera melaksanakan perintah Shi Long, dan Hou Shizi berencana untuk menyerang kesemua wilayah ke empat Kerajaan.

__ADS_1


__ADS_2