PENDEKAR DEWA ABADI S2 (Sihir Dewa)

PENDEKAR DEWA ABADI S2 (Sihir Dewa)
Tan Zuo Xian


__ADS_3

***


Tan Zuo Xian adalah salah satu dari tiga pelindung Nirwana, mereka berempat sama-sama memilki tugas penting dari Bodhisattva, yaitu pergi ke berbagai dunia untuk mencari sosok penting yang akan di takdirkan untuk menghentikan Kaisar Kegelapan.


Tan Zuo Xian dan ke-dua lainnya di masukkan kedalam tiga pusaka Nirwana di mana ke-tiga pusaka jika di gabungkan akan menjadi senjata yang akan mampu mengalahkan Kaisar Kegelapan.


Ketika pertempuran besar di nirwana sudah selesai, Kaisar Kegelapan terpaksa mundur karena tidak sanggup melawan para Bodhisattva.


Begitu juga dengan ke 20 Pengawal Kaisar Kegelapan yang juga mundur karena kondisinya tidak menguntungkan.


Tan Zuo Xian sediri di masukkan kedalam gagang tombak emas dan mata tombaknya terpisah dan di masukkan oleh yang lain.


Tombak emas tersebut terpecah menjadi tiga, yaitu Gagang tombak yang menjadi tongkat emas, Mata tombak yang entah berada dimana, Permata mata tombak yang juga tidak di ketahui letaknya.


Jika ke-tiga pecahan pusaka Nirwana itu di satukan, maka akan menjadi senjata paling kuat dan akan mampu membuat Manusia biasa menjadi seorang pendekar yang bisa merajai dunia.


Ke 20 Pengawal Kaisar Kegelapan mengenali Tan Zuo Xian dan dua lainnya, kekuatan sejati milik Tan Zuo Xian sanggup menghadapi salah satu dari 20 Pengawal Kaisar Kegelapan, bahkan Tan Zuo Xian mampu menandingi si Dewa Hitam salah satu Pengawal terkuat dari 20 Pengawal jika Tan Zuo Xian masih dalam tubuh aslinya.


Namun dalam kondisi saat ini, dia hanya mampu menandingi Pengawal yang berada di posisi ke 10 saja, karena tubuh yang di gunakan adalah tubuh Chinmi, andai dia mengunakan tubuh Lang Yu, maka dia hanya bisa mengimbangi kekuatan Setan Api Hitam, namun tidak akan bisa mengalahkan nya.


Tan Zuo Xian menjelaskan maksud dirinya untuk menjadikan tubuh Chinmi sebagai wadah, walau Tan Zuo Xian akan menjadikan tubuh Chinmi sebagai wadah, Chinmi tetap akan bisa ikut bertarung karena mereka akan saling berbagi energi dan pikiran serta tubuh.


Chinmi tidak berpikir lama untuk menyetujui hal itu, namun dia juga tidak mengerti kenapa akhir-akhir ini dia terus menerus mendapatkan pinjaman kekuatan.


Walau sedikit berat, Chinmi akhirnya setuju, dan itu semua demi melindungi Qie Yin agar tidak di bawa oleh Setan Api Hitam.


Chinmi dan Tan Zuo Xian menyatukan diri dan kedua mata Chinmi juga bercahaya, namun kedua matanya berbeda warna, yang satu bercahaya emas, dan yang satu bercahaya putih, begitu juga dengan rambutnya yang satu berwarna putih, dan yang satu hitam.


Chinmi dan Tan Zuo Xian yang sudah menyatu segera menghampiri Setan Api Hitam yang sudah berhasil menekan Ho Chen dan yang lainnya.


"Sao Lao Cin! Kamu sama sekali tidak berubah seperti dulu, merasa paling kuat sendiri! Padahal kamu hanya berada di urutan ke 20 saja!" kata Tan Zuo Xian.


Setan Api Hitam mengerutkan dahinya saat melihat wujud Chinmi yang berbeda, namun dia merasa seperti mengenali nada bicara dari suara Chinmi.


"Nada bicaramu seperti tidak asing di telingaku," kata Sao Lao Cin kemudian dia berusaha mengingat nya.


"Kau..! Bagaimana kamu bisa berada disini juga? Dan mengapa kamu menggunakan tubuh manusia ini ?" tanya Sao Lao Cin.


Tan Zuo Xian tersenyum lebar mendengar Sao Lao Cin yang langsung mengenalinya walau hanya dengan mendengar nada bicara saja.


"Tidak ku duga kamu akan langsung mengenali suaraku, padahal kita sudah sangat lama sekali tidak bertemu!" kata Tan Zuo Xian dan kemudian di potong oleh Chinmi.


"Jangan berbasa-basi lagi dengannya, sebaiknya kita selesaikan masalah ini agar tidak terlalu lama!" kata Chinmi.


"Kamu sangat tidak sabaran sekali!" kata Tan Zuo Xian.


Sao Lao Cin ingin segera maju menyerang Tan Zuo Xian, namun Tan Zuo Xian memintanya berhenti.


"Tunggu dulu Setan Api Hitam, aku tahu kamu sudah tidak sabar juga! Dunia ini terlalu lemah untuk bertahan dari kekuatan kita berdua, jadi biar aku perkuat dulu ketahanan dunia ini!" kata Tan Zuo Xian kemudian dia menghentakkan tongkat ke tanah tiga kali.


Cahaya gelombang emas menyebar di tanah seperti air yang mengalir. Cahaya emas ditanah yang menyebar ke seluruh dunia tersebut membuat cahaya yang sangat terang, bahkan orang-orang di seluruh dunia seperti Benua Daratan Selatan hingga Benua Daratan Utara terkejut karena bumi berubah menjadi emas.


Namun itu hanya sesaat saja karena tanah kembali seperti semula, Fenomena tersebut menimbulkan banyak pertanyaan terhadap orang-orang yang tidak mengetahui akan apa yang sudah terjadi.


"Beginikan lebih baik! Kita bisa bertarung dengan kekuatan penuh tanpa perlu khawatir akan dunia ini akan hancur!" kata Tan Zuo Xian kemudian dia menatap kearah Ho Chen dan yang lainnya yang masih tidak bisa bangkit.


Tan Zuo Xian mengibaskan tangannya satu kali dan kemudian tekanan gravitasi seketika itu juga langsung normal.


Ho Chen dan yang lainnya bisa bernafas lega, dia yakin tekanan dari Setan Api Hitam lebih kuat dari tekanan Aura Kaisar miliknya, atau bisa juga karena perbedaan kekuatan yang jauh.


"Alam semesta begitu luas, jika situasi ini bisa di selesaikan, aku akan menjelajah seluruh alam semesta untuk meningkatkan kekuatan ku kembali, aku yakin masih ada kekuatan tersembunyi yang belum aku ketahui!" gumam Ho Chen setelah menyadari betapa banyak rahasia yang bersembunyi di Alam Semesta.

__ADS_1


Setelah terbebas dari tekanan Sao Lao Cin, mereka berlima segera menghampiri Qie Yin dan Lang Yu, mereka tidak ingin pergi karena mereka ingin membantu Chinmi yang akan menghadapi sang Setan Api Hitam.


Shio Bao dan para pasukan yang tersisa juga menghindar sejauh mungkin, Shio Bao sadar berada di tempat yang akan menjadi tempat pertarungan Setan Api Hitam melawan Chinmi hanya akan semakin membuat banyak korban di pihak nya.


"Senior! Kita tidak mungkin membiarkan mereka pergi begitu saja bukan?" tanya Qie Yin saat melihat para sisa pasukan musuh yang berusaha pergi.


"Biar kami yang mengurusnya, sekarang kami bisa menggunakan kekuatan penuh kami disini!" kata Xi Liyi yang sudah tidak tahan saat melihat Shio Bao.


Sebelumnya dia menahan diri karena khawatir jika dia menggunakan kekuatan penuhnya, Benua Daratan Tengah bisa lenyap.


Namun ketika Tan Zuo Xian berkata jika bumi sudah di perkuat, Xi Liyi tidak ragu lagi dan dia bisa menggunakan kekuatan penuhnya.


"Aku akan ikut!" kata Yinfei.


"Aku juga!" Hanzi tidak mau ketinggalan.


"Kalau begitu kalian disini saja menjaga Qie Yin, kami bertiga saja sudah cukup untuk mengurus mereka!" kata Yinfei.


Sejak awal Ho Chen memang tidak merasa memiliki urusan dengan Shio Bao sehingga dia tidak berniat ikut, dia ingin lebih fukos terhadap Setan Api Hitam yang sedang berhadapan dengan Chinmi.


Ho Chen ingin mengamati pertarungan mereka dan akan mencari kekurangan dan kelebihan dari Setan Api Hitam.


"Pergilah dan lakukan dengan cepat!" kata Ho Chen.


"Guru! Berhati-hatilah," Qie Yin berpesan kepada Yinfei.


Yinfei mengangguk kemudian dia, Xi Liyi dan Hanzi segera pergi menyusul Shio Bao dengan cara berpindah tempat.


***


"Baiklah sekarang kita bisa memulai pertarungan ini!" kata Tan Zuo Xian.


Ho Chen dan semua yang ada disana terkejut saat Sao Lao Cin menunjukkan kekuatan nya serta wujud nya yang asli.


Tubuh Sao Lao Cin berubah besar dengan tinggi mencapai tujuh meter, namun Ho Chen yakin dia masih bisa merubah wujud nya lebih besar lagi.


Kedua tangannya seperti mengeluarkan Perisai Pelindung energi yang sangat runcing, dan itu adalah energi yang terbuat dari api hitam, dan di dahinya juga ada simbol bergambar api berwarna hitam.


Belum lagi lingkaran di belakang tubuhnya yang muncul dengan beberapa ujung yang runcing, "Ini masih kekuatan Dewa Abadi, namun di tahap yang berbeda!" kata Ho Chen.


Biasanya kekuatan Dewa Abadi memiliki lingkaran di belakang kepalanya, namun yang ini memiliki lingkaran besar di belakang tubuhnya.


Beruntungnya Bumi sudah di perkuat oleh Tan Zuo Xian sehingga tidak menimbulkan kerusakan atau getaran apapun.


Tubuh Chinmi yang berbagi kesadaran dari pikiran dan kekuatan dengan Tan Zuo Xian juga melepaskan energinya, cahaya kemilauan yang muncul dari lingkaran yang sama seperti milik Sao Lao terlihat sangat indah.


Sao Lao Cin bergerak maju lebih dulu, dia maju sekaligus melepaskan semburan api berwarna hitam dan juga mengaktifkan hisapan Pusaran Api Hitam.


"Em.. Serangan kombinasi ya? Kamu pikir kekuatan Api Hitam mu dapat membakar ku?" Tan Zuo Xian memutar Toya Emas nya dengan sangat cepat kedepan dan kemudian api hitam yang menyembur kearahnya terbelah begitu saja.


Kini Sao Lao Cin sudah berada di hadapan Chinmi dan memberikan serangan pukulan yang sangat kuat sekaligus berhasil menghentikan putaran Toya Emas nya.


"Kau gunakan saja keahlian bela diri mu!" kata Tan Zuo Xian kepada Chinmi.


Tan Zuo Xian jelas tahu jika Sao Lao Cin tidak terlalu pandai dalam serangan jarak dekat, dia lebih ahli menggunakan api hitam nya dan juga beberapa sihir lainnya seperti menyerap dan juga memutar balikan waktu.


Chinmi segera mengambil alih sebelah tubuhnya dan kemudian dia memukul lengan Sao Lao Cin yang besar dengan Toya nya.


Sao Lao Cin segera menarik lengan nya secepat mungkin dan kemudian tangan yang satunya melepas kobaran api hitam kearahnya.


Lagi-lagi Chinmi menahan nya dengan Toya nya. Sao Lao Cin berhasil menghindar lagi untuk kedua kalinya.

__ADS_1


"Dia cukup cepat juga! Sepertinya dia sudah lebih hebat dalam ilmu bela diri," seru Tan Zuo Xian.


Chinmi tidak terlalu peduli dengan hal itu, yang dia inginkan hanya ingin segera mengalahkan Sao Lao Cin, dengan kekuatan milik Tan Zuo Xian, dia yakin bisa mengalahkan Sao Lao Cin.


Tanah yang katanya sudah di perkuat nyatanya masih banyak yang hancur ketika pukulan Toya Emas yang meleset mengenai permukaan tanah.


"Walau aku bisa bertarung dengan jarak dekat, tapi dalam ilmu tongkat, aku masih belum terbiasa!" kata Chinmi yang menyadari jika dia tidak pernah mempelajari seni beladiri dengan menggunakan tongkat.


"Benarkah? Kalau begitu baiklah, sini aku yang ambil alih, kau perhatikan baik-baik cara ku memainkan Toya ini!" kata Tan Zuo Xian kemudian dia bertukar tempat dengan Chinmi.


Sao Lao Cin yang bertubuh besar nyatanya tidak mengurangi kecepatan gerakannya, dia berpindah-pindah tempat dan berusaha menyerang dari titik buta Chinmi, namun dia terkejut saat Chinmi merubah posisi pegagan Toya nya.


"Kena kau!" kata Tan Zuo Xian yang berbalik dan melompat hingga berada di atas Sao Lao Cin dan melepaskan pukulan tongkat kearah kepala Sao Lao Cin.


Sao Lao Cin langsung menahan serangan tersebut dengan lengannya, namun pukulan tersebut sangat kuat sehingga dia jatuh berlutut dengan tangan masih menahan tekanan tongkat Tan Zuo Xian.


Tanah yang menjadi pijakan siku Sao Lao Cin mulai retak, dia segera melepaskan semburan api dari mulutnya kearah Chinmi, sehingga Chinmi secara refleks menarik Toya nya dan menghindar terbang ke samping.


Sao Lao Cin ingin menjaga jarak, namun Toya mereka lebih dulu menghantam punggung Sao Lao Cin sehingga tubuhnya terhempas menghantam batu besar hingga batu itu hancur.


Ho Chen, Qie Yin dan Lang Yu yang sudah berada di jarak aman dengan pertarungan mereka hanya bisa terpana, walau terlihat sederhana, namun dari segi kekuatan jelas sangat berbeda.


Kini Ho Chen mengerti kenapa dia di juluki Setan Api Hitam, itu karena dia mampu melepaskan energi api hitam dengan energi yang sangat kuat, bahkan kekuatan api nya melebihi kekuatan api Hitam milik Raja Iblis Hitam.


"Andai ada kekuatan Api Putih mungkin akan bisa mengimbangi kekuatan api hitam!" gumam Ho Chen.


"Ada apa senior?" tanya Qie Yin yang sedikit mendengar gumaman Ho Chen.


"Ah tidak ada!" jawab Ho Chen kemudian dia kembali memperhatikan pertarungan Chinmi kembali.


"Tidak akan aku maafkan penghinaan ini!" kata Sao Lao Cin kemudian melepaskan semburan api hitam yang menyebar ke seluruh penjuru kecuali perisai pelindung di perbatasan.


Tan Zuo Xian segera menancapkan Toya nya ketanah sehingga gelombang energi berhasil menghalau api hitam tersebut.


"Kamu pikir kamu bisa mengalahkan ku Tan Zuo Xian?" Sao Lao Cin melesat dan menyerang Chinmi dengan pukulan tangan besar secara beruntun yang dialiri energi api hitam di setiap serangan nya.


Tan Zuo Xian menanggapi perkataan Sao Lao Cin dengan tertawa kecil sambil menahan serangannya.


"Apakah kamu merasa di permalukan, lagi pula ini bukan yang pertama kalinya kamu di kalahkan bukan? Dulu saja kamu pernah di permalukan oleh tiga ekor Hewan peliharaan Buddha, bukankah itu lebih memalukan dari saat ini!" kata Tan Zuo Xian.


Sao Lao Cin merapatkan gigi nya, dia jelas tidak akan melupakan kekalahan nya dulu sehingga dia merasa kehilangan muka di hadapan Kaisar Kegelapan.


"Kau..! Keluar dari tubuh manusia ini jika kamu berani!" kata Sao Lao Cin yang semakin geram namun tidak mengurangi kecepatan serangannya.


"Apa kamu bercanda? Jika aku keluar maka kamu tidak akan ada bedanya dengan melawan angin!" kata Tan Zuo Xian.


"Sudahlah berbicara dengan mu hanya akan membuang-buang waktu saja! Lebih baik kita selesaikan pertarungan ini sekarang juga," kata Tan Zuo Xian kemudian dia mengubahnya posisi bertahan nya menjadi serangan.


Mata Ho Chen yang mengamati serangan mereka ternyata tidak mampu mengikuti kecepatan gerakan keduanya, dia berandai-andai jika dirinya yang berada di posisi Chinmi, mungkin dia tidak akan sanggup bertahan sepuluh kali serangan dari Sao Lao Cin.


"Tongkat Tiga Langit - Pemusnah Jiwa."


Tan Zuo Xian menggunakan seluruh energinya dan mengumpulkannya di Toya sehingga Toya Emas tersebut bercahaya sangat terang.


Tubuh Sao Lao Cin sulit untuk di gerakkan saat Cahaya emas dari Toya yang mengandung tekanan yang sangat kuat menghentikan gerakannya.


Toya tersebut segera mengenai dada Sao Lao Cin, namun tubuh Sao Lao Cin ternyata menjadi tembus dan pukulan Toya nya juga melewati tubuh Sao Lao Cin seperti menembus bayangan.


"Ilmu Pemindahan Tubuh! Ini hanya trik kecil saja," kata Tan Zuo Xian Kemudian kembali menarik Toya nya dan melempar Toya tersebut keudara.


Toya tersebut berputar dan mengeluarkan Cahaya emas yang mengurung tubuh Sao Lao Cin di dalam cahaya itu.

__ADS_1


__ADS_2