PENDEKAR DEWA ABADI S2 (Sihir Dewa)

PENDEKAR DEWA ABADI S2 (Sihir Dewa)
Raja Para Ras Naga


__ADS_3

***


Chinmi berteriak kesakitan ketika cahaya Biru dari pedang tersebut menusuk kepalanya, setelah itu suara bising Pedang Naga Langit semakin mengeras sehingga membuat 23 Hewan Iblis meronta-ronta kesakitan dengan menggulingkan badan mereka di atas salju, pada akhirnya ke 23 Hewan tersebut mati dengan darah keluar dari kedua telinganya.


Chinmi bukan tidak sadarkan diri, melainkan kesadarannya berpindah ketempat lain, tempat yang menurutnya sangat asing.


Chinmi melihat kabut yang sangat tebal sehingga pandangannya terlihat kabur. Samar-samar Chinmi melihat sesosok orang yang tidak terlalu jelas sedang berdiri bersama mahluk raksasa yang sangat besar, namun hanya bayangan saja yang bisa Chinmi lihat.


Chinmi juga mendengar pembicaraan keduanya, "Long Wang, aku akan memasukkan jiwamu kedalam sebuah pedang!"


"Jendral, apapun yang ingin kamu lakukan, maka lakukanlah! Namun kenapa Jendral masih membutuhkan sebuah pedang? Bukankah kekuatan Jendral sendiri sudah cukup untuk melenyapkan Shi Long itu?"


"Hahaha, aku tahu itu. Aku menyatukanmu dengan pedang bukanlah untukku, namun jika sampai aku sendiri yang menemukan Shi Long, maka aku akan langsung membunuhnya dengan tanganku sendiri tanpa bantuanmu."


"Apakah Jendral sudah pernah bertemu dengannya?"


"Pernah, aku bahkan hampir membunuhnya, bahkan dengan ketiga kawannya itu, namun mereka berempat melarikan diri dariku. Aku kesulitan mencari keberadaan mereka di Alam semesta yang begitu luas ini. Andai Kaisar Langit mau membantu mungkin akan lebih mudah bagiku untuk menemukannya."


"Lalu Jendral, untuk siapa pedang yang akan memakai jiwaku itu?"


"Untuk menjaga salah satu dari calon muridku nantinya, kelak aku akan mengambil dua murid untuk menggantikan diriku membasmi ke empat Mahluk tersebut, sedangkan tugasmu adalah untuk menjaga salah satu calon muridku."


"Bagaimana caranya agar aku bisa menemukannya?"


"Aku akan memberikanmu sebuah mustika kristal, kelak jika mustika kristal ini bercaya, itu artinya dia berada tidak jauh dari dekat mu, kamu akan menemukannya."


"Maaf Jendral aku tidak mengerti? Tolong jelaskan!"


"Jika suatu saat Mustika Kristal ini bercaya biru, segeralah kamu cari, kamu bisa menemukannya dengan memeriksa Pusat Roh nya, jika dia hanya memiliki satu Pusat Roh namun dengan memiliki delapan elemen yang berbeda, maka dialah orangnya!"


"Baiklah Jendral aku mengerti, kalau begitu aku akan berpindah dan akan memasuki pedang tersebut."


Chinmi bisa mendengar dengan jelas percakapan mereka berdua, namun dia tidak bisa melihat dengan jelas seperti apa kedua sosok tersebut.

__ADS_1


Secara perlahan-lahan sosok mahluk yang begitu besar tersebut menyatu dengan sebilah pedang yang dipegang oleh sosok manusia tersebut, semakin lama sosok yang begitu besar tersebut menghilang dan menyatu dengan sebilah pedang tersebut.


Chinmi sangat kesulitan untuk melihatnya dengan jelas, dia maju kedepan secara perlahan-lahan, namun sejauh apapun dia melangkah, Chinmi sama sekali tidak bisa mendekati sosok tersebut sebelum akhirnya sebuah suara mengagetkannya.


"Namanya adalah Jendral Cao Yuan, dia adalah Jendral Dewa Perang yang diutus oleh Kaisar Langit untuk menghentikan tindakan Shi Long dan ketiga Hewan lainnya."


Chinmi menoleh kebelakang dan melihat Pedang tersebut sudah berada di belakangnya, pedang tersebut adalah Pedang yang sama dengan pedang yang ia lihat diatas kepalanya dan juga bentuknya juga sama dengan pedang yang dipegang oleh jendral dewa perang tersebut.


"Si-siapa kamu..?" Chinmi mundur secara perlahan karena takut ketika mengetahui jika pedang tersebut ternyata bisa bicara.


"Namaku adalah Long Wang, Raja dari semua para Ras Naga!" kata pedang tersebut.


Chinmi menggaruk kepalanya, dia sudah mendengar perbincangan kedua sosok tersebut jadi sangat ingat dengan nama Long Wang.


"Jadi apa hubungannya diriku dengan semua ini?" tanya Chinmi.


"Kamu sudah dengar sendiri, kamu adalah orang dimaksud oleh Jendral Cao Yuan, jadi tugasku adalah melindungi dirimu dari semua mara bahaya, lagi pula kamu terlalu lemah untuk menghadapi semua kekacauan ini," kata Long Wang.


"Katakanlah apa yang ingin kamu pertanyakan?" kata Long Wang.


"Siapa yang kalian sebut Shi Long itu?" tanya Chinmi.


"Shi Long adalah salah satu dari Ras Naga, dia adalah Naga Batu yang saat ini memiliki kekuatan Dewa. Hanya Jendral Dewa Perang yang bisa membunuhnya. Namun dia tidak sendirian, ada sekitar 3 Hewan dari Ras yang berbeda yang menemaninya.


Setiap kali Jendral Cao Yuan akan membunuh mereka, mereka pasti akan menghilang dan kabur ke Alam semesta yang lebih jauh," Long Wang menjelaskan.


Chinmi kini teringat dengan Naga Batu tersebut, dia pernah melihatnya ketika Li Wiefu menunjukkannya di sebuah Alam lain.


"Jadi nama Naga Batu Meteor itu Shi Long, jadi bagaimana dengan kekuatanmu jika dibandingkan dengan Shi Long itu?" tanya Chinmi, menurutnya jika Long Wang adalah raja semua sari ras Naga, bukankah seharusnya dia lebih kuat dari Shi Long.


"Aku memang Rajanya para Naga, namun jika membandingkan kekuatan ku dengan Shi Long, kekuatan kami akan sama, namun aku tidak akan pernah bisa membunuhnya. Jika suatu saat nanti kamu sudah bisa memiliki kekuatan setidaknya setara dengan Jendral Cao Yuan, maka kamu bisa menggunakan kekuatanku dengan sempurna."


Chinmi memahami maksud perkataan Long Wang, jika dia sudah mencapai kekuatan keabadian dan memiliki kekuatan dewa, maka kekuatannya bisa digabungkan dengan pedang tersebut.

__ADS_1


"Jika kamu sudah mengerti, maka aku akan sedikit memberikan kekuatanku padamu agar kamu bisa menggunakan diriku sekaligus kekuatanku, namun ingat, jangan pernah memaksakan sesuatu hal yang di luar batas kekuatanmu sendiri," kata Long Wang.


"Apa itu maksudnya?" tanya Chinmi.


"Aku akan membuatmu bisa mengendalikan empat elemen sekaligus, namun saat ini ijinkan aku mengambil alih tubuhmu sesaat untuk menyelesaikan semua kekacauan yang kamu hadapi saat ini."


"Apakah kamu ingin mengambil kesadaranku juga?" tanya Chinmi.


"Tidak, aku hanya meminjam tubuhmu saja, namun kamu akan tetap mendapatkan kesadaran mu dan bisa melihat semuanya akan apa yang akan aku lakukan," kata Long Wang.


"Seberapa lama?" tanya lagi Chinmi.


"Hanya sebentar, aku akan menyelesaikannya dengan cepat, lagi pula tubuhmu tidak akan kuat jika aku terlalu lama menggunakan tubuhmu yang masih lemah itu."


"Baiklah aku setuju!" kata Chinmi.


Chinmi perlahan-lahan bisa melihat sebuah lubang dan melihat kembali dunianya, "Kamu akan melihat semuanya dari sini, sekarang aku masuk kedalam tubuhmu, dan menggantikan jiwamu dengan jiwaku," ucap Long Wang yang masih berbentuk pedang kemudian mulai menghilang dari hadapan Chinmi.


Chinmi hanya bisa melihat Long Wang yang sudah menghilang kemudian menatap keluar lubang yang terlihat seperti melihat dunia dengan matanya sendiri, padahal sekarang tubuhnya sudah mulai dikendalikan oleh Long Wang.


"Hmmm..! Tubuhmu lebih lemah dari yang aku duga!" kata Long Wang setelah jiwanya sudah mengendalikan tubuh Chinmi.


Sedangkan Chinmi hanya tersenyum kecut mendengarnya. Long Wang yang sudah sepenuhnya mengendalikan tubuh Chinmi meraih pedang yang ada diatas kepalanya kemudian berkata, "Aku akan membuat empat cabang terhadap pusat Roh mu terlebih dahulu."


Setelah berkata demikian Long Wang memulai proses membuat Pusat Roh milik Chinmi berubah menjadi empat cabang yaitu, Angin, Tanah, Api, dan Air.


Walau tubuh Chinmi sudah diambil alih oleh Long Wang, namun Chinmi juga bisa merasakan perubahan terhadap pusat Roh miliknya.


"Sekarang saat nya bagiku untuk pergi menyelesaikan semuanya!" kata Long Wang yang sudah mengendalikan tubuh Chinmi.


"Tunggu Jangan dulu kesana!" ucap Chinmi.


"Ada apa lagi?" Long Wang yang hampir melempar pedang Naga Langit tersebut ke udara menghentikan gerakannya secara mendadak setelah Chinmi berkata demikian.

__ADS_1


__ADS_2