
"Apa hubunganmu dengan sekte Pulau Es?" tanya Lung Chiu Xi sambil mengumpulkan energi.
Chinmi menghela nafas panjang, dia sebenarnya tidak mau mengakuinya, namun demi keamanan dan kedamaian sekte Pulau Es, Chinmi terpaksa menunjukkan lencana kekuasaan pada Lung Chiu Xi sekaligus melepaskan energi es yang begitu dingin dari tubuhnya.
"Karena saya adalah ketua sekte Pulau Es!" kata Chinmi sambil menunjukkan lencana kekuasaan sebagai ketua sekte.
Lung Chiu Xi terkejut ketika melihat lencana tersebut. Di lihat dari sisi manapun, lencana itu memang asli.
Yang membuat Lung Chiu Xi lebih terkejut adalah ketika hawa disekitar Chinmi berubah menjadi lebih dingin, dan Lung Chiu Xi melihat ada aura energi es keluar dari tubuh pemuda tersebut.
"Angin, Kayu, dan Es. kamu tenyata memiliki tiga Pusat Roh Elemen?" Lung Chiu Xi tidak bisa menyembunyikan rasa keterkejutannya.
Lung Chiu Xi menatap Zhihui sesaat sebelum akhirnya kembali menatap Chinmi dengan tidak percaya.
Chinmi sendiri melakukan hal itu agar Lung Chiu Xi percaya jika dirinya benar-benar ketua dari sekte Pulau Es dan berharap Lung Chiu Xi tidak lagi mengganggu Sekte Pulau Es kedepannya saat dirinya sudah keluar dari sekte Pulau Es.
Tujuan Chinmi berikutnya setelah masalah itu selesai, dia berniat pergi mencari gurunya, karena hingga saat ini, dia sama sekali tidak mengetahui dimana gurunya dan kedua Naga itu berada.
"Kamu pikir aku peduli, mau siapapun yang menjadi ketua sekte di sana, aku akan tetap datang, dan aku tidak akan pernah berhenti sebelum sekte mu hancur," kata Lung Chiu Xi dengan angkuh.
Lung Chiu Xi adalah tipe orang yang pendendam. Sekali dendam, dia tidak akan berhenti sebelum targetnya mati bersama dengan seluruh keluarganya.
"Ternyata senior sangat keras kepala, jika benar niat senior seperti itu maka aku tidak akan membiarkan hal itu terjadi, jadi dengan terpaksa Sekte Kelelawar Hitam hari ini akan aku lenyap kan," kata Chinmi membuat Lung Chiu Xi tersadar jika masih ada Bing Long di sana.
"Tu..tu..tu..tunggu dulu..!" Lung Chiu Xi berniat mencari cara agar Chinmi membatalkan niatnya. Namun tekad Chinmi sudah bulat.
"Maaf Senior, kesempatan yang saya berikan kepada senior sudah habis. Saya yakin jika hari ini senior maupun anggota sekte Kelelawar Hitam tetap dibiarkan, maka senior dan anggota senior pasti akan kembali berulah," kata Chinmi kemudian menatap Bing Long.
"Senior Bing, hancurkan sekte ini! Jangan biarkan satupun lolos dari tempat ini!" seru Chinmi sehingga membuat Bing Long dan Zhihui yang mendengarnya terkejut.
__ADS_1
"Hancurkan ya..! Jika itu keinginanmu baiklah, aku akan dengan senang hati melakukannya," kata Bing Long sekaligus menyerang ke 12 Pendekar tersebut dengan menggunakan semburan kabut putih yang sangat tebal.
Ke 12 Pendekar yang ada dihadapan Bing Long terlambat menyadarinya sehingga mereka semua tidak ada yang bisa menghindar. Dalam waktu singkat, tubuh mereka semua menjadi Es.
"Kau.. Akan ku bunuh kau..!" kata Lung Chiu Xi dengan nada geram sekaligus berusaha menyerang Chinmi kembali.
Dengan kekuatan dan kondisi yang dimiliki oleh Lung Chiu Xi, dia sudah bukan tandingan Chinmi lagi. Chinmi dengan mudah menangkap pergelangan tangan Lung Chiu Xi yang tangannya memegang senjatanya tersebut.
Chinmi mengumpulkan energi panas di tangannya kemudian kobaran api besar menyala di telapak tangan Chinmi.
Lung Chiu Xi jelas tidak akan menduga jika Chinmi ternyata juga memiliki Roh Elemen Api, namun sebenarnya itu adalah salah satu cabang dari pusat Roh Elemen nya.
"Kau benar-benar pendekar hebat yang berbakat, aku akan menunggumu di akhirat," kata Lung Chiu Xi yang menyadari bakat Chinmi lainnya.
"Terima kasih, namun saya masih belum berencana untuk pergi ke sana, jadi senior duluan yang pergi, selamat tinggal!" kata Chinmi kemudian menghantam kepala Lung Chiu Xi dengan tapak yang sudah dialiri energi api.
Kepala Lung Chiu Xi langsung hangus terbakar dalam waktu singkat, bahkan tidak ada teriakan yang terdengar dari mulut Lung Chiu Xi.
Zhihui yang melihat itu hanya bisa mematung, perasaanya bercampur aduk antara senang, kecewa, dan bingung.
Senang karena akhirnya Lung Chiu Xi mati dan sekte Kelelawar Hitam hancur dan tidak mungkin akan mampu bangkit kembali.
Kecewa karena Lung Chiu Xi tidak mati di tangannya, dan sekaligus bingung melihat Chinmi yang terlihat baik tenyata memiliki sisi kejam juga.
Dia sampai berpikir apakah keputusan menyerahkan sekte Pulau Es kepada Chinmi adalah hal yang benar, terlebih lagi dia sudah terlanjur meminta Chinmi untuk menikahi Bing Mei.
Namun dari semua itu dia sudah sangat lega. Setidaknya salah satu sekte aliran hitam terkuat kini sudah lenyap, dan yang melenyapkannya adalah Naga Putih Bing Long.
Dalam waktu singkat, sekte Kelelawar Hitam seutuhnya lenyap. Tidak semua anggotanya mati, karena sebagian pendekar pilar yang dimiliki oleh Sekte Kelelawar Hitam masih berada diluar sekte. Terlebih lagi para pendekar biasa dan juga pendekar menengah yang lebih dulu kabur saat pertama kali melihat Bing Long yang baru datang.
__ADS_1
Chinmi sendiri berjalan memasuki reruntuhan bangunan sekte yang ia duga sebagai tempat harta penyimpanan. Chinmi mengangkat sebuah papan besar yang terlihat seperti pintu menuju ke ruang bawah tanah.
Begitu Chinmi memasuki ruang bawah tanah yang gelap itu, dia menyalakan obor dan kemudian berputar-putar di dalam. Dia tidak menemukan apapun, seolah-olah sekte Kelelawar Hitam adalah sekte besar yang miskin.
Perkataan Chinmi ternyata keliru. Saat dia menemukan sebuah pintu terakhir, dia terkejut saat melihat isi di dalamnya.
Koin perunggu, perak dan emas memenuhi ruangan tersebut, Chinmi tidak bisa membayangkan jika semua koin dan perhiasan itu di muat pakai kereta kuda, butuh berapa kereta untuk memasukan semua harta tersebut.
Chinmi mengeluarkan Kalungnya dan kemudian memindahkan semua harta tersebut masuk kedalam kalungnya. Setalah semua harta itu berpindah kedalam mustika kalungnya, Dia segera pergi keluar menemui Zhihui yang masih berada di tempatnya.
"Senior, apakah senior baik-baik saja?" Chinmi bertanya kepada Zhihui yang masih duduk melihat Sekte Kelelawar Hitam yang sudah musnah.
"Aku baik-baik saja!" kata Zhihui kemudian dia mulai bangkit dan Chinmi juga membantunya untuk berdiri.
"Chinmi, terima kasih banyak karena sudah datang menolongku. Jika sampai kamu tadi tidak datang, mungkin aku sudah mati!" kata Zhihui, dia sadar telah melakukan kesalahan.
Zhihui dibutakan oleh dendam sehingga dia tidak berpikir secara logis apa yang akan ia lakukan, dia lupa jika dirinya akan mendatangi sekte besar yang pastinya akan banyak Pendekar yang berjaga disana, terlebih lagi dua pendekar Sihir yang kekuatannya tidak jauh darinya.
"Senior tidak perlu se sungkan itu, apalagi saya melakukan hal ini demi Nona Bing. Dia masih membutuhkan Senior, jadi kalau sampai tadi Senior mati disini, Nona Bing pasti akan sangat sedih."
Zhihui hanya mengangguk sekaligus tersenyum kecut. Mereka berdua berjalan kearah Bing Long yang saat ini sudah selesai dengan tugasnya.
"Senior Bing, tolong antar kan kami kembali ke Sekte Pulau Es!" pinta Chinmi.
Bing Long merendahkan tubuhnya agar Zhihui dan Chinmi bisa naik di punggungnya. Bing Long membuat perisai pelindung untuk mereka berdua sebelum terbang ke udara.
Chinmi sendiri melihat bekas kehancuran Sekte Kelelawar Hitam dari langit, dia sebenarnya tidak ingin membunuh siapapun kecuali dalam keadaan terpaksa.
***
__ADS_1