
Chinmi tidak menduga jika Ho Chen benar-benar masih terlihat sangat mudah terlepas dari usianya yang sudah lebih dari lima ratus tahun.
Ho Chen dan Yinfei memang sengaja datang untuk melihat Chinmi yang mereka ketahui sebagai calon dewa terakhir.
Jika di ukur kekuatan mereka bertiga, jelas Ho Chen jauh lebih kuat, namun jika di ukur dari segi umur, Yinfei lah yang paling tua dari mereka semua.
Saat ini Lio Long terus memuji kehebatan Ho Chen di hadapan Chinmi dan juga Qie Yin membuat mereka berdua semakin takjub.
"Senior Lio ini memang pintar sekali memuji, lagi pula kekuatanku ini berkat gabungan kekuatan kalian bertiga. Jika tidak, mana mungkin aku bisa sampai ketingkat ini!" kata Ho Chen merendah.
"Aku tidak memuji, namun mengatakan sesuai dengan kenyataannya," kata Lio Long.
Mereka semua bercanda gurau untuk menghibur diri sejenak agar tidak terlalu canggung.
Qie Yin yang awalnya sangat terpana melihat Ho Chen kini sudah tidak lagi setelah mengetahui umur Ho Chen yang sebenarnya.
"Senior, saya sudah mendengar nama senior sebelumnya dari Tuan Putri Xi Liyi! Saya tidak menduga jika senior terlihat lebih muda dari yang saya kira," kata Chinmi.
Ho Chen tersenyum lembut mendengar perkataan Chinmi, "Kamu tidak perlu terlalu bersikap Formal padaku! Bersikaplah seperti biasa agar kita bisa lebih akrab," kata Ho Chen.
Chinmi mengangguk walau dia merasa tidak enek jika memakai bahasa kasar kepada orang yang lebih senior darinya.
"Jika di ijinkan aku ingin memastikan sesuatu darimu!" kata Ho Chen kepada Chinmi.
"Apa yang ingin senior pastikan?" tanya Chinmi penasaran.
Ho Chen menunjuk kearah pedang yang tersarung di punggung Chinmi, "Aku ingin berbicara sebentar dengan Roh Penjaga pedang mu Long Wang!" kata Ho Chen.
Chinmi terkejut mendengar nama Long Wang disebut oleh Ho Chen, "Bagaimana senior bisa tahu kalau roh penjaga pedang ini adalah senior Long Wang?" tanya Chinmi.
"Aku memiliki sedikit hubungan dengannya, jadi bisakah aku meminjam pedang mu?" tanya Ho Chen.
"Eh... Baiklah senior silahkan!" kata Chinmi kemudian menyerahkan Pedang Naga Langit kepada Ho Chen.
__ADS_1
Ho Chen memegang pedang tersebut kemudian menatap nya dengan tajam, sedangkan di dalam pedang, Long Wang sudah menunggu kedatangan Roh Ho Chen.
"Long Wang! Aku tidak menyangka akan bertemu denganmu disini!" kata Ho Chen yang roh nya sudah berada dihadapan Long Wang.
Long Wang menatap Ho Chen dengan seksama kemudian dia juga menyapanya, "Begitu juga dengan diriku, aku tidak tahu jika murid Tuan Cao Yuan akan datang kesini, sekarang ceritakan padaku bagaimana kamu bisa bertemu dengan Tuan Cao Yuan," kata Ling Wang.
Ho Chen mengangguk kemudian mulai menceritakan awal mula dirinya bertemu dengan Cao Yuan.
Ho Chen juga pernah melihat masa lalu Cao Yuan ketika Cao Yuan memasukkan roh Long Wang kedalam pedang yang Chinmi pegang.
Ho Chen menceritakan pengalaman pertamanya ketika bertemu dengan Cao Yuan. Semua itu juga karena Dewi Kwan Im.
Ho Chen dilatih oleh Cao Yuan selama lebih dari 200 tahun lamanya. Ho Chen berlatih di dunia para dewa berada.
"Apa kamu juga memiliki Aura Kaisar?" tanya Long Wang.
Ho Chen mengangguk, dia juga punya karena Cao Yuan juga mengajarinya. Hanya saja Ho Chen tidak ingin menggunakannya kecuali sedang terdesak, karena aura Kaisar berbeda dengan aura Raja.
Aura Kaisar sangat sulit untuk di kendalikan, sedangkan Aura Raja lebih mudah, namun dari segi kekuatan, keduanya hampir sama hanya aura Kaisar sedikit lebih tinggi.
"Sekarang ceritakan juga padaku akan perkembangan anak itu padaku!" Ho Chen meminta Long Wang untuk menjelaskan perkembangan Chinmi.
Tidak banyak yang diketahui oleh Long Wang, selama Chinmi melakukan latihan, dia pasti akan menyimpan dirinya kedalam kalungnya.
Namun Long Wang mengetahui bakat yang dimilikinya, sekaligus beberapa latihan berat yang di jalani oleh Chinmi.
"Baiklah kalau begitu aku mengerti! Kalau begitu aku kembali dulu!" kata Ho Chen kemudian dia menghilang dari hadapan Long Wang tanpa menunggu reaksi atau jawaban dari Long Wang.
"Kekuatan orang itu sudah mencapai tingkat Dewa Suci, ini benar-benar sangat mengejutkan!" gumam Long Wang saat mengukur tingkat kekuatan yang dimiliki oleh Ho Chen.
Hanya yang memiliki kekuatan sama saja yang bisa mengukur tingkat kekuatan dewa lainnya.
Kekuatan dewa juga memiliki tingkat masing-masing, walau pada dasarnya sama, namun tingkatannya berbeda. Semakin tinggi tingkatnya, maka akan semakin besar kekuatannya.
__ADS_1
Tingkat Dewa Suci adalah lanjutan dari tingkat Dewa Alam. yang memiliki kekuatan Dewa Alam adalah Yinfei, Lio Long dan Xi Liyi.
Sedangkan yang memilki kekuatan Dewa Suci adalah Ho Chen, Cao Yuan, Long Wang, She Long dan ketiga temannya, dan para dewa-dewa lainnya.
Tingkat berikutnya adalah tingkat tertinggi dari seluruh kekuatan para dewa yaitu, tingkat Dewa Agung, yang memiliki kekuatan tersebut adalah para Budha dan Bodhisattva yang lain.
***
Ho Chen mengembalikan pedang Naga Langit kepada Chinmi, "Terima kasih karena sudah mengijinkan ku untuk berbicara dengan Long Wang!" kata Ho Chen.
"Sama-sama senior," jawab Chinmi sambil menyimpan kembali pedangnya.
Ho Chen menghampiri Lio Long dan Yinfei yang masih berbincang-bincang, "Apa rencana mu berikutnya?" tanya Lio Long setelah Ho Chen berada didekatnya.
Ho Chen menoleh kearah Chinmi yang sedang duduk bersama Qie Yin, "Aku akan membantu mu untuk melatihnya, setelah dia sudah mencapai tingkat Raja Alam semesta, maka aku akan memberikan sesuatu padanya," kata Ho Chen.
Sejak awal Lio Long dan Yinfei sangat penasaran akan sesuatu yang Ho Chen maksud, mereka sudah sering bertanya namun Ho Chen tidak juga mau untuk memberitahukan kepada mereka tentang benda yang ia maksud.
Ho Chen tertawa kecil ketika mengetahui akan apa yang dipikirkan oleh Lio Long dan Yinfei, "Nanti kalian akan mengetahuinya juga," kata Ho Chen kemudian dia melihat ke seluruh dunia ciptaan Lio Long.
"Tempat ini lebih buruk dari dunia ciptaan senior Yinfei," kata Ho Chen sehingga membuat Lio Long mengumpat dalam hati.
Yinfei tersenyum lebar saat Ho Chen memuji Dunia Awan ciptaanya, namun dunia itu kini sudah tidak ada lagi karena Yinfei sudah menghancurkannya saat Ho Chen sudah selesai berlatih di sana.
"Apa kamu bisa mengubah dunia ini agar lebih menarik dan baik untuk di jadikan tempat latihan?" tanya Lio Long dengan hati kesal.
Ho Chen tertawa kecil kemudian menjawab pertanyaan Lio Long, "Jangan merasa kesal seperti itu senior Lio, baiklah aku akan membuat dunia ciptaan senior Lio ini menjadi lebih hidup," kata Ho Chen kemudian dia menjentikkan jarinya satu kali.
Hanya dengan satu kali jentikan jari saja, berbagai tumbuhan mulai dari rumput, Pohon dengan berbagai jenis pohon berbuah muncul dari dalam tanah.
Ho Chen juga menciptakan sungai di dekat pohon yang gubuknya tersebut, dan dia juga menciptakan rumah yang cukup besar untuk mereka tinggali.
Kini dunia ciptaan Lio Long terasa lebih hidup setelah terciptanya hutan yang lebat, Ho Chen juga menambahkan energi yang begitu tebal di dunia tersebut dan menciptakan kehidupan baru, yaitu para serangga dan hewan dan binatang lainnya.
__ADS_1
Chinmi dan Qie Yin sama-sama terpana saat melihat dunia yang mereka tinggali sekarang berubah secara ajaib. Dunia yang dulunya hanya ada tanah sepanjang mata memandang kini sudah di penuhi pohon dan rumput.
Terlebih lagi ada suara berbagai serangga dan binatang lainnya seperti burung dan yang lainnya, "Sebenarnya siapa senior Ho Chen itu?" batin Chinmi, begitu juga dengan Qie Yin yang juga ingin tahu akan siapa Ho Chen, apakah dia seorang dewa atau manusia.