
“Kakek Guru!” Ji Long ingin bangkit agar bisa memberi hormat kepada Fan Yuzhen yang sudah berdiri dipintu masuk, namun tubuhnya benar-benar terasa berat seperti tertimpa batu yang sangat besar.
Li Fang dan Yue Rong juga merasakan tekanan yang sama sehingga mereka berdua hanya berusaha menahan tekanan tersebut dengan Qi mereka agar tidak jatuh pingsan.
Huang Yibin dan Cai Zhaoli juga tidak kalah buruknya dengan yang lain, terlebih lagi tekanan yang dipancarkan oleh Fan Yuzhen lebih terarah ke arah mereka berdua, sehingga kondisi mereka berdua yang lebih parah dari yang lainnya.
Mereka berdua hampir kehilangan kesadarannya, beruntungnya Fan Yuzhen segera menarik kembali Qi yang dilepaskannya sehingga mereka berdua langsung bernafas lega.
Fan Yuzhen melangkahkan kakinya memasuki ruangan, dan semua yang berada disana segera berdiri dan memberi Hormat kepada Fan Yuzhen.
“Kakek Guru, silhakan duduk!” kata Ji Long yang mempersilahkan Fan Yuzhen untuk duduk di kursinya.
Fan Yuzhen tidak menolaknya dan duduk dikursi yang berwarna perak yang dibuat khusus untuk ketua sekte Pedang Suci.
Fan Yuzhen menatap Huang Yibin dan Cai Zhaoli dengan tatapan dingin kemudian berbicara, “Katakan sekali lagi apa yang telah kalian katakan tadi, aku ingin mendengarnya sekali lagi!” kata Fan Yuzhen dengan suara yang sudah tidak terlalu keras namun dapat didengar keseluruh ruangan.
Tubuh Huang Yibin dan Cai Zhaoli bergetar hebat, mereka jelas tidak berani lagi untuk berbicara arogan lagi dihadapan Fan Yuzhen, dan terlebih lagi seluruh penghuni Sekte Pedang Suci mengetahui hubungan Fan Yuzhen dengan anggota keluarga Li. Dari sebelum menjadi seorang Pendekar sampai akhirnya menjadi ketua sekte setelah dia sudah menjadi seorang Pendekar, walau tidak ada yang tahu sedekat apa hubungan mereka, namun mereka beranggapan jika Fan Yuzhen memiliki hubungan Yang Khusus dengan salah satu dari keluarga Li.
“Ma-maafkan Ka-kami, ka-kami tidak bermaksud untuk membuat Senior Fan marah!” kata Cai Zhaoli dengan suara sedikit gugup.
“Bukan itu yang aku dengar tadi! Aku menyuruh kalian mengulangi ucapan kalian akan keluarga Li sekarang, atau kalian berdua tidak akan pernah bisa lagi berbicara!” kata Fan Yuzhen dengan mata mulai memerah.
__ADS_1
Huang Yibin bersama Cai Zhaoli segera berlari kehadapan Fan Yuzhen kemudian berlutut di hadapannya, “Ampuni kami senior, kami tahu kami telah salah!” kata Huang Yibin dengan wajah penuh ketakutan.
Li Fang melihat itu segera menghampiri Fan Yuzhen dan berkata, “Senior Fan, saya harap anda mengampuni mereka berdua, saya mohon demi saya dan juga nama keluarga saya!” pinta Li Fang.
“Hem!Apa kamu yakin? Jika tidak, aku akan membunuh mereka berdua sekarang juga!” kata Fan Yuzhen dengan menunjuk kearah wajah Huang Yibin yang mulai ketakutan.
“Sudahlah senior, saya sudah tidak ingin menambah masalah lagi,” kata Li Fang memberi alasan.
“Baiklah karena ini adalah permintaannya, kalian berdua akan aku maafkan! Namun kalian harus ingat, sekali lagi aku mendengar kalian menjelek-jelekan nama besar keluarga Li, aku pastikan kalian berdua tidak akan bisa hidup lagi di dunia ini, camkan itu!” kata Fan Yuzhen.
“Terimakasih Senior, kami tidak akan mengulanginya lagi! Saudara Li, terimakasih juga karena telah membantu kami, dan kami juga minta maaf atas perkataan kami yang telah menyinggung saudara Li,” kata Cai Zhaoli dan Huang Yibin yang juga berada di sampingnya.
“Dengarkan pesanku ini, aku akan kembali mengatakan ini kepada kalian semua! Keluarga Li adalah keluargaku juga, jadi siapa saja yang menghina nama keluarga Li, maka itu sama saja dengan menghina diriku, dan pastinya kalian yang menghina keluargaku akan menanggung konsekuensinya,” Fan Yuzhen menatap mereka semua kemudian kembali melanjutkan perkataannya.
“Katakanlah kepada seluruh dunia jika sekarang Aku Fan Yuzhen sudah kembali, dan akan mencari orang-orang yang telah berani menghancurkan nama baik keluarga Li. Jika dalam waktu satu bulan salah satu keluarga Li yang di tahan belum dibebaskan juga, maka aku akan datang dan akan melenyapkan tempat itu,” kata Fan Yuzhen.
Semua terdiam dan tidak ada yang berani menjawab kecuali Ji Long, “Kakek guru, apa kakek guru serius?” tanya Ji Long.
“Menurutmu?” Fan Yuzhen balik bertanya dengan mengangkat sebelah alisnya.
Sebenarnya Fan Yuzhen tidak bermaksud seperti itu, namun ketika mendengar penghinaan dari Huang Yibin dan Cai Zhaoli terhadap nama keluarga Li, dia merasa tidak terima akan penghinaan tersebut, dia sadar jika sekaranglah waktunya bagi dirinya untuk membantu menyelamatkan keluarga Li sebagai tanda terima kasihnya atas jasa Li Xi Han padanya.
__ADS_1
Li Fang masih merasa heran atas sikap Fan Yuzhen, biasanya seorang pertapa tidak akan pernah ikut campur maslah apapun, apa lagi masalah orang lain. Li Fang beranggapan jika ini ada hubungannya dengan Li Yao, namun dia menepis kembali pemikiran itu karena menurutnya tidak mungkin Fan Yuzhen akan ikut campur hanya karena pernah mengenal mendiang kakeknya sehingga Li Fang beranggapan jika ini adahubungannya dengan Chinmi yang telah diangkat menjadi muridnya.
Sekarang pandangan semua orang berubah kepada Li Fang setelah mendengar pernyataan Fan Yuzhen, mereka menjadi lebih hormat dan tidak lagi berani menyinggungnya, di tambah lagi pernyataan Fan Yuzhen jika dirinya telah menganggap keluarga Li sebagai keluarganya juga.
“Ji Long, aku akan mengirim surat untuk dikirimkan kepada Raja yang berkuasa di Kerajaan Bumi Barat, jadi ambilkan kertas, Tinta, dan Kuas!” kata Fan Yuzhen.
Ji Long segera menyuruh orang untuk mengambilkan semua yang diminta oleh Fan Yuzhen, sedangkan Li Fang masih menunggu, dia ingin mengucapkan terimakasih kepada Fan Yuzhen, namun dia lebih baik menunggu Fan Yuzhen menyelesaikan urusannya.
“Semua yang sudah tidak ada kepentingan lagi disini silahkan keluar, dan juga segera sebarkan akan apa yang telah aku sampaikan tadi,” kata Fan Yuzhen.
Tidak ada yang berani membantah perintah Fan Yuzhen, mereka segera membubarkan diri kecuali Ji Long, Yong Chun, Wang Shing, Li Fang, dan juga Yue Rong.
“Senior Fan!” Li Fang tiba-tiba berlutut dihadapan Fan Yuzhen membuat Fan Yuzhen dan semuanya terkejut.
“Li Fang, apa yang kamu lakukan? Bangunlah!” kata Fan Yuzhen.
“Senior, terimakasih atas pertolongan senior kepada keluarga kami, saya tidak tahu bagaimana caranya untuk membayar kebaikan senior ini,” kata Li Fang.
Fan Yuzhen segera membantu Li Fang untuk berdiri, kemudian dengan tersenyum lembut dia berkata, “Sebenarnya aku melakukan semua ini untuk membayar hutang-hutangku kepada keluargamu yang terdahulu. Bisa dibilang aku memiliki hutang jasa kepada Kakek buyutmu, dan aku juga tidak bisa menceritakan semuanya kepadamu, jadi kamu tidak perlu berterimakasih seperti itu padaku,” kata Fan Yuzhen membuat Li Fang dan yang lainnya semakin kebingungan.
Kertas dan tinta sudah ada di hadapan Fan Yuzhen, setelah itu dia segera menulis surat yang ditujukan untuk Raja Tao di Kerajaan Bumi Barat. Semua penasaran akan isi surat tersebut.
__ADS_1