
***
"Arghhh!"
Chinmi berteriak keras ketika merasakan sakit sekujur tubuhnya, dia duduk di atas sebuah batu besar. Di sekelilingnya terdapat banyak sekali Hewan Iblis yang berbisa berbentuk Kelabang, Laba-laba, Ular dan Kalajengking yang besar-besar.
Tubuh dan panjang Kelabang nya saja mencapai 1 meter dengan besar seperti lengan, dan kekuatan Kelabang tersebut berada Tingkat Menengah. Sedangkan untuk kalajengking nya sebesar telapak kaki orang dewasa dan memiliki ekor hampir setengah meter dengan warna merah tua.
Laba-laba juga memiliki tubuh sebesar dua kepalan tangan manusia, setiap kaki laba-laba tersebut memilik banyak bulu yang sangat tajam dan kaku.
sedangkan ularnya sebesar paha orang dewasa memiliki panjang lebih Lima meter dan warnanya ada yang biru, merah, dan hitam. Dan mereka semua adalah Hewan Iblis yang masih baru, atau anak dari para Hewan Iblis yang ada di dunia bawah laut.
Mereka semua secara bersamaan memberikan sengatan racun yang mereka miliki ke tubuh Chinmi. Bukan untuk menyerang, melainkan untuk latihan.
Fungsi dari latihan ini untuk membuat Chinmi kebal terhadap racun apapun, sekaligus untuk menyempurnakan pondasi Chinmi yang pertama, yaitu Pondasi Tubuh.
Beruntungnya yang menyengat Chinmi hanyalah Hewan Iblis yang memiliki kekuatan Menengah Tingkat 1. Jika lebih tinggi dari itu, Chinmi tidak akan mampu menahan racun tersebut, karena semakin tinggi tingkat kekuatan Hewan Iblis yang memiliki Racun, maka semakin kuat juga racunnya.
Begitu juga dengan Chinmi. semakin tinggi tingkat kekuatan Chinmi, maka semakin kuat dan kebal tubuhnya terhadap racun yang tingkatnya berada di bawah tingkatannya sendiri.
Namun semua itu tergantung seberapa cepat Chinmi menyerap racun tersebut dan merubah racun tersebut menjadi qi.
Dalam kasus lain, seorang ahli racun akan memiliki tubuh yang sudah ia latih untuk kebal terhadap racun. Namun tidak untuk semua racun, karena racun memilki porsi dan tingkatan yang berbeda-beda.
Ahli racun kebanyakan mempelajari Tubuh Racun yang mereka ciptakan sendiri dengan merubah Pusat Roh mereka. Kebanyakan yang ahli racun memilki Pusat Roh Elemen Air, karena hanya air lah yang memiliki sifat unsur berubah-ubah.
Chinmi juga sudah memiliki Pusat Roh Elemen Air sehingga tugasnya kali ini adalah menyerap racun tersebut dengan elemen Air nya dan kemudian merubah racun tersebut menjadi qi dan disimpan kedalam Dantian.
Jika Chinmi sampai telat menyerap racun tersebut, maka racun tersebut akan menyebar lewat pembuluh darah dan akhirnya mengarah ke hati dan pada akhirnya akan mampu menghentikan detak jantung.
Semua latihan tersebut juga untuk memperkuat Tubuh Chinmi agar dia memiliki kekuatan lebih dari tubuhnya sendiri tanpa harus mengandalkan Qi dari tempat lain.
__ADS_1
Chinmi yang saat ini merasakan sakit di dalam tubuhnya berteriak keras sekaligus menyerap racun tersebut. Keringat dingin mulai terlihat di dahinya sedangkan tubuhnya mulai bergetar karena efek dari rada sakit yang luar biasa.
Chinmi berusaha untuk bertahan dan terus mengolah racun tersebut agar dapat dirubah menjadi Qi.
Chinmi tidak menduga jika penyempurnaan pondasi pertamanya adalah dengan menyerap racun, dia sama sekali tidak pernah terkena racun dari racun buatan, maupun racun sengatan dari serangga.
Ini adalah pengalaman pertamanya dalam merasakan efek dari racun, baru pertama kali ia merasakannya jumlahnya pun tidak tanggung-tanggung. sekitar 20 Hewan Iblis berbentuk serangga beracun dari berbagai jenis yang saat ini menggigit dan menyengatnya.
"Sudah cukup hentikan dulu, biarkan dia menyerapnya hingga habis!" kata Shui Long.
Kedua puluh serangga beracun tersebut mundur satu meter dan memperhatikan tubuh Chinmi yang semakin bergetar hebat. Mereka menunggu hasil apakah Chinmi berhasil menyerapnya, atau tidak?.
Kali ini bukan hanya keringat yang keluar dari tubuh Chinmi, melainkan darah dari hidung Chinmi juga keluar.
"Ayo Chinmi serap, jangan sampai racun tersebut lebih dulu menyerang jantung mu!" Shui Long memberikan semangat, namun sebenarnya dia khawatir ketika melihat darah yang keluar dari hidung Chinmi.
Bukan hanya Shui Long saja yang terlihat khawatir, bahkan ke dua puluh serangga serta ke tujuh naga yang saat ini menyaksikan Chinmi dari tempat yang agak jauh juga terlihat khawatir.
Jika sampai Chinmi benar-benar tidak bisa, maka Mu Long sudah bersiap untuk ke sana dan menyerap membersihkan racun yang tidak berhasil Chinmi serap.
Dengan sedikit dorongan semangat dari Shui Long dan juga bunyi berisik yang tidak jelas dari para serangga tersebut, Chinmi akhirnya berhasil menyerap semua racun tersebut.
Chinmi memang berhasil menyerap semua racun dan mengubahnya menjadi qi kemudian menyimpannya dalam Dantian nya, namun mental Chinmi saat ini sudah lelah. Nafasnya memburu tidak teratur.
"Apakah aku sudah berhasil!" kata Chinmi dengan suara pelan namun tenaganya benar-benar terkuras.
"Untuk tahap pertama iya, namun masih ada tahap kedua dan ketiga!" kata Shui Long menjawabnya dengan pelan juga.
"Hehehe...!"
Chinmi hanya bisa tertawa lemas, menurutnya tahap pertama saja hampir membuatnya mati, kini dia mulai membayangkan betapa sakitnya nanti jika sudah memulai tahap kedua, hal itu membuat bulu kuduk Chinmi begidik ngeri ketika membayangkannya.
__ADS_1
"Sekarang kamu pulihkan kondisimu dengan menggunakan Qi yang sudah kamu dapatkan, dan besok sore setelah kamu selesai berlatih dengan Bing Long, kita akan melanjutkan tahap kedua!" kata Shui Long.
Chinmi hanya mengangguk, berat rasanya mengangkat bibirnya untuk menjawab "Iya" kepada Feng Long sehingga hanya menjawabnya dengan anggukan lemas.
Semua serangga dan ketujuh Naga yang lain bernafas lega setalah melihat keberhasilan Chinmi dalan menatap racun tahap pertama, "Dia membuatku takut saja," kata Tie Long Sang Naga Hitam.
"Hahaha..! Benar sekali, namun sebenarnya aku percaya jika dia akan bisa melakukannya, bagaimanapun dia memiliki Pusat Roh yang sama dengan She Long," kata Huo Long.
She Long memang memiliki Pusat Roh yang sama dengan Chinmi, bedanya She Long hanya memiliki tiga cabang dari pusat rohnya. Ketiga Cabang Pusat Roh milik She Long adalah Api, Tanah, dan Angin.
Sedangkan Chinmi sudah memiliki enam cabang yaitu, Api, Tanah, Angin, Air, dan Es. Jika sampai Chinmi bisa memiliki cabang hingga delapan, maka bisa di pastikan jika Chinmi akan mampu melampaui She Long.
"Hanya beberapa saat saja dia sudah berhasil menyerap latihan Menyerap Racun tahap pertama. Bagaimana dengan besok, apa mungkin dia akan secepat ini juga?" gumam Tu Long yang didengar oleh yang lainnya.
"Itu pasti, karena itu aku berharap banyak padanya dan semoga dia bisa menciptakan kedamaian kelak bagi kaum kita dan juga kamu manusia!" kata Huo Long.
"Sudahlah, kita biarkan dia istirahat dan besok kita lihat apakah dia akan berhasil atau tidak?" kata Bing Long kemudian dia lebih dulu pergi meninggalkan yang lainnya.
"Huo Long, apakah kamu yakin akan memberikan kitab itu dan juga pusaka delapan Naga padanya?"
Setelah Bing Long menghilang, Sha Long yang sejak tadi hanya diam kini bertanya kepada Huo Long.
Yang dimaksud Sha Long adalah pusaka Alam yang menurut Fan Yuzhen adalah pusaka langit, pusaka Alam tersebut adalah pedang pusaka delapan Naga yang saat ini berada di tanduk Naga Angin.
Dulu Fan Yuzhen pernah ingin memilikinya, namun ke delapan naga tidak mengijinkannya, Fan Yuzhen mengira jika itu adalah pusaka langit, namun sebenarnya itu adalah pusaka Alam yang tercipta dari salah satu benda dari tubuh setiap naga.
Siapapun yang memilki pusaka tersebut akan bisa menjadi tuan dari ke delapan naga sekaligus memimpin semua Hewan Iblis yang berada di bawah perintah ke delapan naga tersebut.
Namun sebagai imbasnya, kekuatan ke delapan naga juga akan berkurang. Sedangkan kitab yang dimaksud adalah kitab bela diri terhebat dari semua bela diri yang ada.
Kitab tersebut berisi akan ilmu bela diri tangan kosong yang merupakan jurus pukulan serta tendangan. Kitab tersebut mereka dapatkan dari seorang pria berambut panjang yang menamai dirinya bernama Cao Yuan, dan pria tersebut menyerahkan kepada ke delapan naga tersebut untuk menjaganya hingga suatu saat nanti pemiliknya datang.
__ADS_1