PENDEKAR DEWA ABADI S2 (Sihir Dewa)

PENDEKAR DEWA ABADI S2 (Sihir Dewa)
Penyelamatan


__ADS_3

Fan Yuzhen dan kedua Naga saling berpandangan karena sama-sama bingung dan tidak mengerti akan maksud perkataan Lio Long.


"Kultivator? Apa maksudnya aku tidak mengerti?" kata Fan Yuzhen.


"Nanti akan aku jelaskan, namun sekarang apakah kalian masih ingin berada disini atau ingin keluar?" tanya Lio Long.


"Tentu saja aku ingin keluar, jika Senior Kul.. Eh Lio Long bisa, tolong keluarkan kami dari sini!" kata Fan Yuzhen.


"Baiklah, namun sebelum itu apa yang akan aku dapatkan jika aku sudah membebaskan kalian?" tanya lagi Lio Long sehingga membuat mereka bertiga terdiam.


"Lupakan aku hanya bercanda!" kata Lio Long kemudian menyentuh jeruji Api tersebut.


Mereka bertiga memperhatikan Lio Long yang menggenggam jeruji Api yang mengurung mereka. Setelah beberapa saat, jeruji Api tersebut berubah menjadi hitam dan kemudian terlihat dengan sangat jelas jika itu adalah sebuah besi hitam.


"Sekarang dengan kekuatan kalian saja sudah bisa menghancurkan besi ini sendiri," kata Lio Long yang berniat ingin pergi.


"Tunggu senior!" panggil Fan Yuzhen.


Fan Yuzhen menghancurkan besi tersebut dengan telapak tangannya, karena jeruji tersebut berubah menjadi besi, jadi tidak sulit bagi Fan Yuzhen untuk menghancurkannya.


"Terima kasih senior karena telah menolong kami, namun saat ini kami tidak tahu bagaimana caranya agar bisa keluar dari tempat ini."


"Itu sangat mudah, namun dengan kekuatanmu yang hanya segitu tidak akan bisa keluar apalagi memasuki Portal, bahkan dengan kekuatanku sekalipun, tubuhmu tetap akan hancur saat melewati Portal!" kata Lio Long.


"Jadi apa saran senior?"


Pulihkan dulu kondisimu, nanti jika kondisimu sudah kembali, maka aku akan membukakan portal dan kalian bisa pergi dari dunia ini,"


Fan Yuzhen awalnya sangat senang, namun tidak lama kemudian dia terlihat lesu kembali, "Itu mustahil senior, qi di dunia ini sangat tipis, jadi butuh waktu bagi kami untuk bisa memulihkan diri," kata Fan Yuzhen dengan nada kecewa.


"Itu bukan hal buruk, kemarilah biar aku sembuhkan dulu dirimu."


Lio Long memegang lengan Fan Yuzhen yang patah kemudian mengalirkan energi ke lengan Fan Yuzhen. Awalnya Fan Yuzhen merasakan energi yang begitu dingin mengalir keseluruh lengannya bahkan mulai menembus tulang-tulangnya.


Saat merasa energi dingin tersebut, beberapa saat kemudian Fan Yuzhen berteriak dengan sangat keras, hal itu di karenakan tulang lengannya yang patah secara perlahan-lahan mulai menyatu, namun rasa sakitnya sangat terasa.


"Sekarang tulang tuamu sudah menyatu, dan minumlah ini agar Qi di dalam tubuhmu bertambah," kata Lio Long sambil menyerahkan botol kecil yang terbuat dari kaca bening dan di dalamnya ada cairan beningnya.


"Cairan apa ini?" tanya Bing Long keheranan begitu juga dengan Tie Long dan juga Fan Yuzhen.


"Jangan banyak tanya, jika kamu memang ingin cepat keluar dari tempat ini, maka ikuti saranku!" kata Lio Long kemudian dia juga memberikan dua botol lagi.


"Minumkan juga pada kedua kadal itu!" kata Lio Long.


"Ka-kadal! Kamu pikir kami kadal? Kami ini Naga!" kata Huo Long yang tidak terima atas perkataan Lio Long yang menyebut dirinya kadal.


"Setahuku Naga itu adalah Naga Batu Meteor, atau She Long, namun kalian malah mirip kadal!" kata Lio Long.


"Kamu mengenal Tuan She Long?" tanya Tie Long.


"Kamu pikir aku kesini karena apa? Aku bisa merasakan Aura aura kekuatan dari peninggalan empat mahluk dan salah satunya aura dari Serigala Api Matahari," kata Lio Long.


"Srigala? Memang benar yang mengurung kami adalah sosok berbentuk srigala merah, tapi kenapa kamu juga mengenalnya?" kata Huo Long sekaligus bertanya.


"Baiklah selagi kalian memulihkan diri, aku akan menceritakan akan siapa sebenarnya She Long dan ketiga mahkuk lainnya kepada kalian."


Mereka mendengarkan cerita Lio Long sekaligus memulihkan kondisi masing-masing sembari menunggu waktu luang, namun cerita Lio Long membuat mereka bertiga sulit untuk berkonsentrasi karena Lio Long menceritakan hal yang tak masuk akal.


"Apa...? Kamu mencari muridku?" Fan Yuzhen terkejut setelah Lio Long menyebutkan nama Chinmi.


"Aku tidak mencari murid mu, tapi mencari keberadaan Li Chinmi, dan aku mengetahui namanya dari Dewi Lotus Emas Xi Liyi, jadi bukan murid mu yang aku cari!" kata Lio Long.


"Nama muridku memang Li Chinmi, dan dia juga masih muda, aku yakin yang kamu cari pasti dia!" kata Fan Yuzhen yang sangat yakin jika nama orang yang Lio Long cari adalah muridnya.


Namun Fan Yuzhen juga tidak menyangka jika Chinmi adalah calon Dewa terakhir yang dicari, dan pastinya dia adalah guru dari calon Dewa.

__ADS_1


"Jika memang benar muridmu bernama Li Chinmi, baiklah aku akan mengikuti dirimu untuk melihat dan memastikannya," kata Lio Long.


Walau dengan bantuan cairan obat aneh dari Lio Long, tetap saja butuh waktu dua hari bagi mereka untuk memulihkan diri.


"Ingat yang akan aku gunakan adalah ilmu Ruang Waktu, aku akan memindahkan kalian semua ke dunia kalian berasal. Cara mudah, salah satu dari kalian harus mengingat dan membayangkan tempat yang kalian inginkan," kata Lio Long.


"Semudah itu saja?" tanya Fan Yuzhen.


"Ya hanya itu saja! Namun semua itu ada resikonya, kalian akan kehilangan separuh dari kekuatan kalian, jadi jangan anggap ini mudah!'' kata Lio Long.


"Aku mengerti!" ucap Huo Long.


"Bagus kalau begitu kalian harus bersentuhan, dan ingat hanya satu saja yang boleh mengingat tempat yang akan kita tuju. Jika kalian mengingat tempat yang berbeda, maka tubuh kalian juga akan terpisah, dan bisa saja tubuh kalian akan tiba di tempat yang kalian inginkan dalam keadaan terpotong-potong."


Mendengar penjelasan Lio Long, mereka bertiga saling berpandangan sambil menelan ludah, "Biar aku saja yang mengingat tempat yang mengeluarkan kita dari dunia ini," kata Tie Long.


"Kenapa harus kamu? Memangnya kamu pikir aku tidak bisa membayangkan tempat yang bisa mengeluarkan kita," kata Fan Yuzhen.


Mereka berdua saling berebut untuk memilih tempat dan mengingat tempat yang akan dituju, sedangkan Huo Long hanya melihat mereka dengan menghela nafas panjang.


"Kadal merah, kamu saja yang memikirkan dan mengingat tempat yang akan kita tuju!" kata Lio Long yang mengamati Huo Long sejak tadi hanya diam dan tidak ikut berebut.


Fan Yuzhen dan Tie Long menghentikan perdebatan mereka saat mendengar hal itu, mereka berdua sama-sama menatap Huo Long yang ternyata disuruh untuk mengingat tempat yang akan mereka tuju.


"Dia yang memilihku, jadi buang tatapan tajam kalian padaku," kata Huo Long yang tidak mau berdebat dengan mereka berdua.


Sebenarnya Huo Long ingin protes kepada Lio Long karena memanggilnya kadal, namun dia mengurungkan niatnya karena dia tidak mau menyinggung Lio Long.


Mereka berempat saling berpegangan dengan cara Fan Yuzhen menyentuh sayap Tie Long, dan Lio Long menyentuh sayap Huo Long, sedangkan Fan Yuzhen memegang pundak Lio Long.


"Bersiaplah karena kita akan segera berpindah tempat!" kata Lio Long kemudian dia menjentikkan jarinya.


Pandangan Fan Yuzhen dan kedua Naga tiba-tiba menjadi sangat gelap, tubuh mereka bertiga seperti meluncur disebuah lorong gelap dan melesat dengan kecepatan yang sangat tinggi.


Mereka merasa sangat lama berada di lorong gelap tersebut, bahkan mereka merasakan qi mereka seperti keluar dari tubuh mereka dan sedikit demi sedikit keluar hingga tersisa setengah.


Pandangan mereka kembali terang dan mereka bisa melihat pohon-pohon di sekitarnya. Mereka bertiga terkejut ketika melihat ke sekeliling mereka.


"Huo Long, kenapa kamu membawa kita ketempat ini?" tanya Fan Yuzhen.


"Karena aku ingin berurusan dengan Huo Shizi!" jawab Huo Long.


Mereka berempat saat ini muncul di pintu portal tempat terakhir kali yang mereka datangi. Namun mereka bingung karena tidak melihat siapapun di sana, bahkan seekor Hewan Iblis pun juga tidak terlihat.


"Kamu memilih tempat pindah yang tepat!" kata Lio Long sambil melihat kearah yang jauh.


Mereka bertiga sama-sama menatap kearah yang Lio Long lihat, mereka juga merasakan jika di kejauhan sedang ada pertempuran yang sedang terjadi.


"Mari kita ikut bermain kesana!" kata Lio Long.


Kemudian dia menghilang begitu saja dari tempat tersebut. Fan Yuzhen dan Kedua Naga segera menyusul Lio Long dengan cara terbang. Setelah mereka bertiga tiba disana, mata mereka melotot karena melihat dua sosok yang mereka kenali.


"Chinmi! Bing Long!" seru mereka saat melihat dua sosok yang tidak lain adalah Chinmi dan Bing Long yang saat ini sedang bertarung dengan para pasukan Hewan Iblis.


Namun mereka tidak melihat atau merasakan keberadaan Huo Lang maupun Huo Shizi dan Baihu. Yang mereka lihat hanyalah ratusan pasukan iblis yang sedang dibantai oleh Chinmi dan Bing Long, sedangkan Lio Long berada diatas mereka tanpa berbuat apa-apa.


***


"Ibu, Ayah! Sekarang saatnya aku akan pergi, jaga diri kalian baik-baik. Jika semua urusanku selesai, aku akan segera pulang, namun jika tidak aku mungkin hanya akan datang untuk menjenguk kalian berdua!" kata Chinmi.


"Bicara apa kamu? Apapun yang terjadi kamu harus pulang! Ibu akan selalu menunggumu disini," kata Zhinie.


Chinmi hanya tersenyum lembut kemudian memeluk ibunya dengan erat, "Ibu hanya bercanda! Pergilah dan selamatkan gurumu!" kata Zhinie.


"Chinmi, berhati-hatilah!" kata Li Xiang.

__ADS_1


Chinmi mengangguk dan kemudian memeluk Li Xiang, "Selamat Tinggal," kata Chinmi kemudian dia naik ke punggung Bing Long yang berubah menjadi kuda putih sekaligus kera putih yang duduk di depan Chinmi.


Chinmi dan Bing Long pergi meninggalkan Ayah dan ibunya yang masih berdiri di depan pintu gerbang melepaskan kepergian Chinmi.


Setelah Chinmi menghilang di kejauhan, Li Fang datang kerumah Li Xiang untuk ikut melepaskan kepergian Chinmi.


"Kakak, kemana Chinmi?" tanya Li Fang.


"Kamu sudah terlambat, dia sudah pergi beberapa saat yang lalu!" kata Zhinie.


"Anak ini benar-benar tidak mau menunggu diriku terlebih dahulu!" gumam Li Fang dengan perasaan kecewa.


***


"Senior Bing, sekarang lah saatnya!" kata Chinmi.


Bing Long segera berubah menjadi seekor Naga saat dia sudah berada diluar kota dan dengan cepat ia terbang kearah Timur untuk pergi penyelamatan Fan Yuzhen dan kedua Naga disana.


"Sekarang tunjukkan jalannya kepada ku!" Bing Long berbicara kepada kera putih yang ada diatas pundaknya.


Teruslah kamu terbang ke timur, jika tidak salah perhitungan, tempat yang akan kita datangi akan terlihat nanti siang," kata Kera Putih.


Chinmi bisa mendengar akan apa yang ditanyakan oleh Bing Long kepada Kera tersebut, namun bahasa kera justru tidak mengerti sama sekali.


Bing Long terbang dengan kecepatan penuhnya, sedangkan Chinmi mengeluarkan pedang Naga Langit dari sarungnya.


"Senior Bing, inilah waktu yang tepat bagi senior untuk bertukar tempat dengan Senior Long Wang," kata Chinmi.


"Tapi aku sedang terbang, bagaimana mungkin kami bertukar tempat ketika saat aku sedang terbang?"


"Kalau begitu turun saja dulu," jawab Chinmi.


"Tidak perlu Chinmi, ini tidak akan lama jadi biarkan kami bertukar tempat dalam keadaan seperti ini," kata Long Wang.


Chinmi tidak memberikan penjelasan apapun kepada Bing Long, dia menempelkan pedang Naga Langit ke kulit Bing Long yang sedang terbang.


Bing Long yang sedang terbang tiba-tiba saja pandangannya menjadi gelap dan akhirnya kembali melihat terang.


"Dunia ini lagi? Sial sepertinya Chinmi sudah memindahkan ku!" gerutu Bing Long saat melihat semua yang ada diluar dari kabut di hadapannya.


"Kamu bisa melihat semua akan apa yang terjadi nantinya dari kabut itu," suara Long Wang terdengar oleh Bing Long dan dia menoleh kekiri dan ke kanan untuk mencari keberadaan Long Wang.


"Kamu tidak perlu bingung seperti itu? Sekarang kita sudah bertukar tempat, Roh diriku berada di tubuhk mu, dan Roh mu berada di dalam pedang," kata Long Wang.


Bing Long akhirnya mengerti akan semua cara kerjanya, dia hanya terdiam dan hanya menyaksikan semua kejadian diluar dari kabut putih tersebut.


"Senior Long, dengan menggunakan tubuh senior Bing, seberapa kuatkah senior saat ini?" tanya Chinmi.


"Kurang dari 10 persen saja!" jawab Long Wang yang mengendalikan tubuh Bing Long.


"Sudah jangan banyak bicara lagi, aku dapat merasakan kekuatan salah satu dari mahluk itu dari saman," kata Long Wang sambil menatap tajam kedepan.


"Senior sekaranglah saat nya bagi senior untuk mengeluarkan Aura Kaisar!" kata Chinmi.


"Baiklah aku akan menggunakan sekarang," jawab Long Wang.


Tubuh Bing Long tiba-tiba mengeluarkan cahaya Biru dari dalam tubuhnya, cahaya tersebut adalah Aura Kaisar yang di lepaskan oleh Long Wang.


"Disana tempatnya, Tuan Bing ijinkan aku pergi, aku takut ketahuan oleh pimpinan ku. Jika sampai ketahuan, bisa-bisa aku dihukum mati oleh Tuan Hei Houzi," kata Kera Putih tersebut.


Long Wang terbang lebih rendah hingga pohon-pohon begitu dekat dengan dirinya, "Turunlah!" kata Long Wang sehingga membuat Chinmi terkejut.


"Hai senior, kenapa senior menyuruhnya pergi?" tanya Chinmi.


"Biarkan saja dia pergi, sebaiknya kamu fokus akan apa yang ada di depan!" kata Long Wang kemudian kembali terbang tinggi setelah Kera putih melompat kesalah satu pohon dibawahnya.

__ADS_1


"Sudah dekat, sekarang bersiaplah!" kata Long Wang kemudian mengeluarkan Aura Kaisar yang lebih besar dari sebelumnya, sedangkan Bing Long hanya bisa melihat dari dalam pedang saja tanpa bisa berbuat apa-apa.


__ADS_2