PENDEKAR DEWA ABADI S2 (Sihir Dewa)

PENDEKAR DEWA ABADI S2 (Sihir Dewa)
Pertarungan antara Guru dan Murid.


__ADS_3

"Ketua Ji..!" Xian Fai merasa senang setelah melihat Ji Long dan lainnya yang baru tiba, dia segera berlari kearah mereka dengan wajah terlihat masih ketakutan.


"Kau..!" Ji Long kehabisan kata-kata melihat energi Angin yang ditepisnya ternyata cukup kuat, sedangkan Li Fang membuka tutup mulutnya merasa tidak percaya.


Li Fang dapat melihat kerusakan disekitar lapangan, beberapa alat latihan juga ada yang rusak.


Li Fang juga terkejut akan Aura yang dipancarkan oleh Chinmi, aura yang sangat mencekam dan juga menakutkan.


“Inikah hasil latihanmu semalam?” batin Li Fang didalam hatinya.


"Kakek Guru, Aura apa itu?" tanya Ji Long kepada Fan Yuzhen yang juga baru tiba dilokasi.


"Aku tidak tahu, aku juga baru melihat Aura yang seperti itu!" kata Fan Yuzhen yang juga merasa bingung dengan aura aneh yang menyelimuti tubuh Chinmi.


"Arghhh!!!"


"!!?"


Chinmi berteriak sangat keras dan Aura merah tersebut semakin tebal, bahkan Tanah yang dipijaknya kini mulai retak.


Semua terkejut ketika melihat itu, mereka juga bisa merasakan adanya energi yang semakin lama semakin membesar.


"Serahkan dia padaku, dan kalian jangan ikut campur urusanku!" kata Chinmi menunjuk kearah Xian Fai dengan mata yang berubah berwarna merah darah.


"Chinmi kendalikan dirimu!" kata Fan Yuzhen kemudian bergerak kearah Chinmi untuk menyadarkannya.


"Pusaran Angin"


Chinmi bukannya berhenti justru menyerang Fan Yuzhen yang sedang menuju ke arahnya. Fan Yuzhen jelas kaget atas serangan yang tiba-tiba itu, dia bisa merasakan Qi Chinmi semakin meningkat.


Fan Yuzhen menahan serangan Chinmi dengan mudahnya, namun kemudian dia dikejutkan lagi dengan serangan lanjutan dari Chinmi.

__ADS_1


Chinmi mengangkat kayu nya tinggi-tinggi dengan posisi kuda-kuda yang Fan Yuzhen kenali.


"Semuanya cepat berlindung..!" seru Fan Yuzhen kemudian mengambil pedang milik Li Fang yang berada di belakangnya, dia dapat merasakan lonjakan Energi milik Chinmi yang semakin tinggi sehingga dia tahu akan ada kehancuran yang akan terjadi.


"Jurus Pedang Tanpa Pedang,"


"Jurus Pedang Membelah Langit,"


Chinmi melepaskan Jurus Pedang Tanpa Pedang yang diajari oleh Fan Yuzhen, sedangkan Fan Yuzhen juga melepaskan Jurus Pedang Membelah Langit.


Chinmi melepaskan dua Elemen secara bersamaan dari tebasan kayunya, Yaitu Elemen Angin dan Elemen Bumi. kedua elemen yang berlawanan tersebut bersatu dan tercipta gulungan Angin disertai dengan butiran debu halus yang sangat tajam, sedangkan Fan Yuzhen melepaskan Energi Angin dalam jumlah besar untuk menahan serangan Chinmi tersebut.


Kedua serangan tersebut bertemu dan menimbulkan suara angin ribut disertai berbagai suara kerusakan dari retakan tanah, sedangkan Ji Long dan kedua pendekar Sihir membuat energi pelindung dari Qi untuk melindungi mereka semua termasuk membatasi serangan energi tersebut agar tidak menghancurkan bangunan.


Xian Fai menjadi pucat setelah melihat kekuatan Chinmi, dia baru sadar jika dirinya sudah mencari masalah dengan orang yang salah, dan kini dia berharap Kakek Tua yang menjadi lawan Chinmi bisa mengatasinya.


Semua Anggota Sekte Pedang Suci mulai dari para murid, pelatih, Pendekar Pilar, yang ada di Sekte datang kelapangan setelah mendengar suara pertarungan dan juga getaran besar. Mereka terkjut ketika melihat Fan Yuzhen sedang berhadapan dengan anak kecil yang meraka kenal.


Kedua serangan tersebut kini sudah menghilang namun dengan kondisi wilayah penuh dengan debu terbang yang beterbangan.


Fan Yuzhen segera menghilang dan muncul kembali dibelakang Chinmi kemudian memukul leher bagian belakang Chinmi.


Chinmi tidak sempat untuk menghindar sehingga terkena pukulan tersebut kemudian tidak sadarkan diri dan Fan Yuzhen segera marangkulnya.


Situasi kembali tenang setelah Chinmi berhasil dihentikan oleh gurunya sendiri, sedangkan kondisi lapangan latihan hancur berantakan. Fan Yuzhen segera membawa Chinmi kerumahnya untuk diistirahatkan, diikuti oleh Ji Long dan yang lainnya.


"Kakek Guru, sebenarnya apa yang terjadi padanya?" tanya Ji Long setelah Fan Yuzhen meletakkan Chinmi ditempat tidurnya.


"Menurut dugaanku, dia telah menyerap Qi terlalu banyak dan melebihi batas kekuatannya dan mungkin yang menjadi pemicunya adalah anak yang menjadi lawan tandingannya itu," kata Fan Yuzhen.


Dugaan Fan Yuzhen tidak meleset, sebelum kembali dari Dunia Hewan Iblis, Chinmi sempat meditasi menyerap Qi sebanyak-banyaknya dari sana bahkan tanpa Chinmi sadari dia telah menyerap Qi melebihi batas kekuatannya sendiri.

__ADS_1


Sedangkan pemicunya adalah Xian Fai, dia yang membuat Chinmi menjadi marah dengan menghina kedua orang tuanya, Chinmi yang merasa sedih sekaligus marah sedikit demi sedikit mengeluarkan Qi yang dimilikinya, namun lama-kelamaan Chinmi tidak bisa mengendalikan Qi nya sendiri sehingga amarahnya semakin tidak terkontrol dan juga gelap mata sehingga tidak menyadari akan apa yang dilakukannya. Jika tetap dibiarkan maka Chinmi akan mati, tubuhnya bisa meledak karena luapan energi Qi yang tidak akan mampu ditahan oleh tubuhnya sendiri.


Ji Long dan semuanya kebingungan, dari mana Chinmi bisa mengumpulkan Qi sebanyak itu, sedangkan yang diketahui oleh Ji Long Dantian Chinmi sangat kecil dan tidak akan mungkin mampu menyerap dan menampung Qi yang begitu banyak.


Ji Long pamit lebih dulu kepada Fan Yuzhen, dia ingin pergi menemui Xian Fai karena ingin tahu apa permasalahan antara Chinmi dengan Xian Fai.


Mereka semua juga ikut pamit karena tidak ingin menganggu Chinmi yang sedang beristirahat, sedangkan Li Fang setelah selesai mengantarkan mereka semua keluar segera kembali kedalam untuk menemui Yue Rong yang sedang menjaga Chinmi.


Banyak yang kebingungan akan kemunculan Fan Yuzhen yang sudah sangat lama tidak pernah muncul dan sekali muncul dia harus berhadapan dengan seorang bocah.


Semua Penghuni Sekte Pedang Suci juga bertanya-tanya akan identitas asli dari Chinmi, mereka sama sekali tidak pernah mengetahui jika Chinmi memiliki kekuatan yang sangat besar di usianya yang masih 12 tahun, bahkan kekuatannya hampir hampir tidak bisa di tebak, karena mereka hanya merasakan jika Chinmi sudah berada di Pendekar Pemula Tingkat 2, namun mereka semua masih belum mengatahui akan identitas Chinmi sebagai murid Fan Yuzhen.


"Rong'er, bagaimana kondisinya?" tanya Li Fang setelah dia dan Fan Yuzhen datang bersama ke kamar Chinmi.


"Dia baik-baik saja, mungkin setelah dia bangun dia akan kembali normal," kata Chinmi.


"Sebaiknya kita jangan mengganggunya dulu, mari kita ngobrol diluar saja!" ajak Li Fang.


"Li Fang, aku akan pergi karena masih ada sesuatu yang harus aku selesaikan dan mungkin akan kembali sebulan lagi. Aku harap kamu bisa menjaganya dan melatihnya dengan baik!" kata Fan Yuzhen.


Baik Senior Sekali lagi saya ucapkan terimakasih atas bantuannya yang telah berhasil menghentikan amukan Chinmi, jika tidak saya tidak tahu siapa lagi yang akan bisa menghentikannya," kata Li Fang.


"Apa yang kamu bicarakan, Chinmi adalah muridku jadi sudah sepantasnya aku menghentikannya," kata Fan Yuzhen dia sebenarnya agak sedikit khawatir karena jika sampai dia tidak bergerak cepat untuk melumpuhkan Chinmi maka dia takut dialah yang akan dikalahkan oleh muridnya sendiri.


Fan Yuzhen berjalan keluar hingga kedepan pintu, "Baiklah aku pergi dulu, sampaikan padanya nanti setelah dia bangun jika aku akan kembali sebulan lagi," kata Fan Yuzhen kemudian dengan sekejap mata Fan Yuzhen menghilang dari hadapan Li Fang dan Yue Rong yang belum sempat menjawab perkataan Fan Yuzhen.


Mereka berdua menoleh keatas dan melihat Fan Yuzhen ternyata sudah melayang jauh di udara dan menghilang dari pandangan mereka.


"Baru pertama kalinya aku melihat pertarungan antara Guru dan Murid," kata Li Fang, dia juga tidak menyangka jika Chinmi sungguh sangat kuat, dan itu semua dia dapatkan hanya berlatih selama satu malam saja.


***

__ADS_1


Jika tidak keberatan mohon dukungan Like dan vote nya terimakasih!.


__ADS_2