
Lio Long yang memiliki kekuatan Dewa merasakan adanya kekuatan yang besar dari dalam Cakram Matahari tersebut, "Senjata macam apa ini?" tanya Lio Long.
Menurutnya Toya Emas yang dimiliki oleh Lang Yu saja tidak mengeluarkan aura yang mencekam seperti itu, walau hanya sedikit dampaknya namun jika terlalu lama energi panas dan aura yang mencekam itu, Jiu Sha dan yang lainnya kemungkinan tidak akan mampu untuk bertahan.
"Diyu Hu! Apa yang kamu lakukan?" tanya Long Wang dari dalam pedangnya.
Chinmi bisa mendengar helaan nafas dari dalam Cakram tersebut kemudian suara seperti anak kecil terdengar olehnya.
"Raja Naga, aku hanya ingin tahu saja, sekuat apa manusia yang dipilih oleh Cao Yuan ini," kata Diyu Hu dari dalam Cakram tersebut namun yang bisa mendengar suaranya hanya Chinmi dan Long Wang saja.
"Sudah hentikan! Kau hanya membuat hawa di dalam ruangan ini menjadi panas saja," kata Long Wang.
"Emm... Baiklah!" kata Diyu Hu.
"Kau...!" Diyu Hu bukan menarik kembali energi panasnya dan Aura berwarna hitam yang mencekam justru menambahkannya.
Long Wang mau tidak mau menggunakan Aura Kaisar untuk menetralisir Aura hitam dari Diyu Hu sehingga membuat kedua aura biru dan hitam saling mendominasi.
"Tarik kembali aura Neraka mu Diyu Hu!" seru Long Wang.
Walau tidak di dengar oleh semuanya kecuali Chinmi, namun suara menyerupai desingan kecil dari pedang Naga Langit membuat seluruh ruangan bergetar.
"Jangan cepat marah dulu, aku hanya ingin bermain-main saja," kata Diyu Hu dan kemudian menarik kembali Aura Neraka nya.
Chinmi yang juga terkena imbas dari Aura Neraka akhirnya bisa bernafas lega, begitu juga dengan yang lainnya.
"Chinmi, cepat kamu alirkan Energi Api ke telapak tanganmu dan ambil Cakram itu!"
Chinmi segera mengikuti perintah dari Long Wang dan mengambil Cakram Matahari tersebut dengan telapak tangan ditutupi oleh api.
Chinmi mengangkat Cakram tersebut dan tidak terjadi apapun kepada Chinmi sehingga membuat Jiu Sha dan yang lainnya menarik nafas dalam-dalam.
"Mustahil, kenapa bisa seperti ini?" tanya Jiu Sha dengan heran.
__ADS_1
Chinmi tidak memperdulikan keterkejutan Jiu Sha dan yang lainnya, dia justru lebih fokus untuk bisa mengangkat Cakram tersebut.
"Hem.. Ternyata lebih ringan dari Pedang Naga Langit ini!" kata Chinmi sambil memperhatikan dengan detail model Cakram tersebut.
"Bagaimana bisa dia itu memiliki Pusat Roh Elemen Api?" seru Jiu Sha.
Jiu Heng dan Fai Han sudah tahu sejak dulu jika Chinmi memang memiliki Pusat Roh Elemen Api, yang mengejutkan mereka berdua bukan karena itu, melainkan karena Chinmi berhasil menekan dan mengendalikan kekuatan Cakram tersebut hanya dengan mengalirkan Energi api ke telapak tangannya.
Sudah banyak yang mencoba untuk mengendalikan Cakram tersebut, bahkan caranya juga ada yang sama dengan cara yang Chinmi lakukan, akan tetapi tidak satupun yang berhasil.
Lio Long menggelengkan kepala, dia bukannya tidak suka dengan Cakram tersebut, namun dia khawatir jika ketika merasakan aura aneh yang belum pernah ia ketahui.
Karena itu dia berharap semoga Cakram tersebut tidak menimbulkan masalah kepada Chinmi.
"Maafkan saya Senior Eee...!?" Chinmi lupa akan siapa nama Roh Penjaga Api Neraka tersebut.
"Long Wang, apakah Cao Yuan serius, apakah dia tidak salah pilih manusia?" tanya Diyu Hu kepada Long Wang karena Chinmi tidak mengingat namanya.
"Tidak! Aku yakin Cao Yuan pasti salah pilih orang, mana mungkin bisa calon manusia yang akan memiliki kekuatan Dewa bisa pelupa seperti ini!"
Chinmi hanya bisa menghela nafas mendengar perkataan Diyu Hu, dia memang baru mendengar nama Diyu Hu, sedangkan nama yang ia ingat hanyalah Roh Penjaga Api Neraka.
"Maafkan saya senior, namun saya benar-benar lupa nama senior," kata Chinmi namun dia berbicara lewat pikirannya.
Terdengar helaan nafas Diyu Hu dari dalam Cakram tersebut, "Namaku Diyu Hu, ingat jangan sampai kamu melupakan nama itu!"
"Senior Diyu Hu, akan saya usahakan untuk mengingat nama senior," jawab Chinmi.
"Kekuatanmu masih segini saja, berapa umurmu sekarang?" tanya Diyu Hu.
Chinmi tersenyum kecut ketika Diyu Hu mengatakan jika kekuatannya masih sangat lemah.
Jika di dunia Chinmi, tentu kekuatan Chinmi berada di tingkat puncak Sihir Elemen Alam sangat besar, terlebih lagi jika sampai menembus ke Tingkat Pertapa.
__ADS_1
Namun bagi Diyu Hu dan Long Wang, kekuatan tersebut bukanlah apa-apa, bisa di bilang jika kekuatan Chinmi tidak lebih dari 10 persen dari kekuatan Long Wang maupun Diyu Hu.
"Sudahlah, lebih baik kita bahas akan hal yang lain nanti saja, sebaiknya kita segera bergabung dulu dengan mereka," kata Long Wang.
"Baiklah mari kita ke sana, namun sebelum itu, sebaiknya kalian satukan energi kalian agar Chinmi bisa leluasa membawa mu kemana-mana!"
Diyu Hu mengikuti perintah Long Wang untuk menyatukan energinya dengan energi Chinmi. Melihat Chinmi yang sudah memegang Cakram tersebut seperti memegang senjata pada umumnya, mereka menduga jika Chinmi memiliki energi api khusus untuk menjinakkan Cakram tersebut.
Tidak ada yang menyangka jika sebenarnya energi api yang Chinmi gunakan adalah energi api biasa seperti energi milik mereka. Namun karena Long Wang dan Diyu Hu saling mengenal, sehingga Chinmi dengan sangat mudahnya memegang Cakram tersebut tanpa menerima resiko apapun.
Chinmi menghampiri Jiu Sha dan yang lainnya yang masih memandang dirinya dengan tatapan tidak percaya.
"Ketua Jiu, maaf saya hanya mencoba untuk memegang dan mengendalikan Cakram ini dan ternyata berhasil! Sekarang apakah ketua Jiu tidak keberatan jika Cakram ini saya pinjam?"
Pertanyaan Chinmi membuat Jiu Sha dan yang lainnya saling berpandangan kecuali Lio Long dan Qie Yin.
"Pen.. Eh maksud ku Chinmi! Sebenarnya aku tidak keberatan jika Cakram itu memilihmu sebagai Tuan barunya, namun kamu pasti tahu jika Cakram itu adalah pusaka sekte kami sejak ratusan tahun lamanya. Aku hanya merasa tidak enak kepada para leluhur jika Cakram itu harus pergi meninggalkan sekte," kata Jiu Sha yang merasa berat untuk melepaskan Cakram tersebut.
"Saya mengerti senior, kalau begitu saya akan mengembalikan Cakram ini ketempat semula, mungkin suatu saat Cakram ini dapat menemukan Tuan baru!" kata Chinmi kemudian kembali berjalan kearah kotak kaca tempat Cakram tersebut disimpan.
"Tidak-tidak jangan kembalikan Cakram itu kembali ke tempatnya!" kata Jiu Sha.
"Kenapa ketua Jiu? Bukankah ketua Jiu sendiri tadi sudah bilang...!"
"Memang benar aku bilang begitu, namun aku juga sadar jika tidak satupun dari kami yang bisa mengendalikan atau menjadi Tuan pusaka itu, jika pusaka itu sudah memilihmu, apa yang bisa aku perbuat selain melepasnya?" kata Jiu Sha membuat Chinmi senang sekaligus keheranan dengan pola pikir Jiu Sha.
"Terima kasih ketua Jiu, aku berjanji akan menjaga dan menggunakan Cakram ini dengan bijak."
Chinmi tidak mau lagi bertele-tele, dia khawatir jika dia terus basa-basi seperti itu akan membuat Jiu Sha berubah pikirannya.
"Aku ingin keluar untuk mencoba berlatih menggunakan kekuatan Cakram ini," kata Chinmi kemudian keluar dari ruangan tersebut.
Semuanya segera mengikuti Chinmi keluar karena ingin melihat seperti apa kekuatan Cakram tersebut setelah berada di tangan pengendalinya.
__ADS_1