PENDEKAR DEWA ABADI S2 (Sihir Dewa)

PENDEKAR DEWA ABADI S2 (Sihir Dewa)
para calon pendekar masa depan


__ADS_3

***


"Pusatkan perhatianmu pada Qi yang kamu miliki, alirkan secara perlahan-lahan terlebih dahulu sebelum kamu melepaskannya," Kata Ji Long.


Chinmi segera mengikuti arahan dari Ji Long.


Setelah kejadian pertarungan antara Chinmi dengan Xian Fai, tidak satupun dari para Senior Pelatih yang melatih Chinmi. Bukan karena tidak mau melatihnya, melainkan Ji Long sendiri yang meminta untuk melatih Chinmi secara langsung.


Tidak ada yang tahu akan maksud Ji Long, mereka beranggapan jika Ji Long sengaja ingin mengangkat Chinmi untuk menjadi muridnya setelah mengetahui kekuatan yang dimiliki oleh Chinmi.


Namun semua itu tidak benar. Ji Long hanya ingin memastikan jika Chinmi tidak lagi melakukan kesalahan dalam mengendalikan Qi nya agar kejadian yang waktu itu tidak terulang lagi.


Ji Long hanya melatih Chinmi menjelaskan cara-cara mengendalikan Qi yang ada didalam dirinya dan juga mengajari berbagai ilmu pedang biasa yang umum digunakan oleh para Pendekar Pedang.


Walau Ji Long adalah seorang Ketua Sekte, namun ilmu Pedang Tiupan Angin tidak ia miliki, karena Fan Yuzhen tidak membuat kitab akan ilmu pedang tersebut.


Ji Long memang memiliki banyak ilmu pedang hebat yang mampu mamatahkan ilmu Pedang Tiupan Angin, namun ada satu yang mengganggu pikiran Ji Long, yaitu akan ilmu pedang yang pernah digunakan oleh Chinmi yaitu ilmu Pedang Tanpa Pedang.


Ilmu Pedang yang satu ini sedikit berbeda, saat itu Ji Long harus menggunakan energinya untuk membuat perisai agar bisa menahan Energi yang Chinmi keluarkan ketika mengunakan Ilmu Pedang Tanpa Pedang tersebut.


Kini dia ingin memiliki ilmu tersebut namun dia tidak tahu bagaimana cara mendapatkan ilmu itu dari Fan Yuzhen, atau setidaknya bisa mendapatkan sedikit pencerahan dari Fan Yuzhen.


"Ketua Ji, ada kiriman surat dari Kerajaan Es Utara untuk Ketua," salah satu anggota murid sekte datang melapor kepada Ji Long yang sedang melatih Chinmi.


"Surat dari Kerajaan Es Utara!?" Ji Long mengerutkan Dahi sambil menerima gulungan surat tersebut.


"Sekarang kemana utusan yang mengatarkan surat ini?" tanya Ji Long.


"Dia sudah pergi ketua, katanya dia masih harus mengantarkan surat yang lain ke sekte-sekte lainnya," jawab murid tersebut.

__ADS_1


"Surat apa yang dikirimkan okeh Kerajaan Es Utara ke setiap Sekte?" Ji Long semakin penasaran kemudian membuka surat tersebut sedangkan Chinmi hanya berdiri memperhatikan Ji Long tanpa bertanya sepatah katapun.


Ji Long mengerutkan dahinya setelah membaca isi surat tersebut, "Sudah sangat lama sekali tidak pernah ada pertandingan seperti ini," batin Ji Long.


Pertandingan ini adalah kompetisi untuk mengetahui sejauh mana generasi muda jaman ini dalam mengembangkan bakat mereka, dan sekaligus mengetahui jika saat ini generasi muda masih layak untuk dijadikan sebagai bibit unggul untuk menjadi seorang Pendekar.


"Ketua Ji, bagaimana? Apakah kita akan melanjutkan Latihannya?" tanya Chinmi yang sejak tadi hanya diam.


Ji Long segera menoleh kearah Chinmi, "Istirahatlah! Hari ini kita sudahi dulu latihan kita," kata Ji Long.


Walau Ji Long telah mengajari Chinmi dengan berbagai banyak hal, namun Chinmi tidak memanggilnya Guru, Chinmi ingin memanggil guru kepada Ji Long karena dia sudah termasuk salah satu orang yang juga membimbingnya, setidaknya itu yang pernah di katakan oleh Liang Wu, namun Ji Long menolaknya dan meminta Chinmi untuk memanggilnya seperti biasanya sehingga Chinmi tetap memanggilnya dengan panggilan Ketua.


Ji Long meninggalkan Chinmi disana, dia pergi untuk menemui Yong Chun dan Wang Shing untuk membicarakan surat yang dikirim oleh Kerajaan Es Utara.


Chinmi akhirnya hanya berlatih sendirian saja, dia hanya berlatih memperagakan setiap jurus pedang yang telah di ajarkan oleh Ji Long.


"Saudara Chinmi, kenapa kamu berlatih sendirian saja?" Lian Cao datang menemui Chinmi yang sedang berlatih sendirian.


"Owh, dari pada kamu sendirian disini lebih baik ikut aku saja pergi menemui Adik dan Yue Yin!"


"Maaf senior Lian aku tidak bisa," Chinmi menolak ajakan Lian Cao dengan halus, dia tidak mau bermalas-malasan dan akan terus berlatih.


Semenjak dia keluar dari latihannya di Dunia Hewan Iblis, perkembangan hanya sedikit meningkat saja, itu disebabkan karena Qi yang berada di sekte Pedang Suci sangat tipis sehingga tidak bisa menyerap banyak seperti di Dunia Hewan Iblis.


Jika Qi yang diserap terlalu sedikit, namun dia sudah memiliki peningkatan akan ilmu beladirinya, setidaknya dia sudah banyak mempelajari jurus pedang dari Ji Long.


"Baiklah kalau kamu tidak mau, kalau begitu saya pergi dulu!" kata Lian Cao kemudian pergi meninggalkan Chinmi sendirian.


Chinmi hanya mengangguk kemudian menatap Lian Cao yang sudah pergi menjauh. Chinmi kemudian kembali berlatih ilmu pedang yang diajari oleh Ji Long.

__ADS_1


***


"Saudara Yong, Saudara Wang! Bagaimana menurut kalian?" Ji Long bertanya kepada Yong Chun dan juga Wang Shing akan surat yang dikirim oleh Kerajaan Es Utara tersebut.


"Ini bagus, namun siapakah murid yang akan kita kirim kesana?" tanya Yong Chun.


"Aku juga tidak tahu, saat ini hanya Xian Fai yang paling berbakat," kata Ji Long.


Dia juga bingung untuk mengirim murid kesana karena Raja Bao memberi peraturan bahwa setiap Sekte hanya bisa mengikutsertakan Tiga Murid berbakat yang dimiliki oleh setiap Sekte.


"Bagaimana kalau kita kirim Lian Cao dan juga Yue Yin!" kata Wang Shing.


Ji Long terdiam sesaat terlihat memikirkan usulan dari Wang Shing, dia bingung untuk memutuskannya.


"Bagaimana jika Chinmi?" saat Ji Long masih berpikir, tiba-tiba Yong Chun mengusulkan Chinmi.


"Aku tidak setuju! Bagaimana jika sampai dia kembali tidak bisa mengendalikan Qi nya saat sedang bertanding, bukankah bisa-bisa dia membunuh murid lainnya!" Wang Shing tidak setuju akan usul Yong Chun.


"Benar sekali Saudara Yong, lagi pula dengan kekuatan Chinmi saat itu, aku takut akan banyak sekte-sekte lainnya yang akan membunuh Chinmi," kata Ji Long.


"Kalau begitu sudah ditetapkan jika yang akan ikut adalah Xian Fai, Yue Yin dan Lian Cao. Aku akan segera memberitahu mereka bertiga besok pagi sekaligus ingin meberikan Dua Pendekar Tingkat Puncak untuk melindungi mereka dalam perjalanan menuju kesana," kata Ji Long.


"Apa Dua Pendekar Puncak cukup untuk melindungi mereka bertiga?" tanya Wang Shing.


"Itu hanya sebagai bentuk perlindungan saja, lagi pula siapa yang ingin menyerang mereka? Bahkan Sekte aliran hitam saja tidak mungkin akan menyerang seorang Pendekar yang masih anak-anak," kata Yong Chun.


Ji Long juga memiliki pemikiran yang sama dengan Yong Chun sehingga membenarkan perkataan Yong Chun.


Wang Shing sendiri masih tidak yakin, menurutnya seorang pendekar muda yang berbakat sangat berharga, bisa saja para sekte-sekte aliran hitam, putih dan netral berencana untuk mencelakakan para calon pendekar masa depan, namun itu rasa ke khawatirannya saja.

__ADS_1


***


Terimakasih atas semua do'a kalian semua, walau pikiranku masih belum bisa fokus untuk menulis, namun saya akan berusaha untuk terus Update walau cuma 1 Bab sehari, semua tergantung kondisi. Sekali lagi Terimakasih.


__ADS_2