
"Si-siapa kamu sebenarnya?" tanya pemuda tersebut yang tidak lain adalah Zang Gang.
Li Xiang tidak banyak bicara, dia langsung mengerakkan telapak tangannya kearah Zang Gang.
Tanah yang diinjak oleh Zang Gang tiba-tiba saja membentuk sebuah cekungan dan menahan kaki Zang Gang sehingga Zang Gang tidak bisa menghindar jauh.
Zang Gang berdecak kesal karena kakinya benar-benar tidak bisa di gerakkan lagi, "Sialan, kekuatannya benar-benar tinggi," gumam Zang Gang kemudian melempar goloknya kearah Li Xiang.
Li Xiang dengan mudah menangkap golok tersebut hanya dengan sebelah tangannya saja. Dia hanya menggenggam golok tersebut dengan tersenyum sinis.
"Kau tidak akan bisa melukai ku dengan lemparan golok seperti ini!" kata Li Xiang kemudian menjatuhkan golok Zang Gang.
Saat Golok Zang Gang hampir jatuh ketanah, tiba-tiba golok tersebut kembali melayang kearah Zang Gang.
Golok tersebut secara terus menerus menyerang tanah yang menahan kaki Zang Gang sehingga sedikit demi sedikit tanah tersebut mulai terkikis.
"Ilmu Golok Setan Terbang ya! Jadi kamu sudah menguasai ilmu ini? Jika begitu apakah Ilmu Golok Setan Terbang mu bisa menghancurkan ini?"
"Sihir Tanah Hitam."
Tanah yang menahan Zang Gang kini kembali membesar dan bahkan berubah menjadi hitam bagai besi baja.
Suara benturan golok Zang Gang dengan tanah tersebut kini berubah seperti benturan dua besi keras hingga menciptakan percikan api.
"Golok Setan Melepas Jiwa."
Golok Zang Gang tiba-tiba mengeluarkan aura yang begitu mencekam. Tidak hanya satu, melainkan dua golok sama-sama mengeluarkan aura yang sama, dan kini kedua golok tersebut berusaha menghancurkan tanah Hitam.
"Aura ini.. Sepertinya ini jiwa para korban yang kamu bunuh, jadi kamu sudah banyak membunuh dengan Golok Setan mu itu?"
Li Xiang tiba-tiba sudah berada dihadapan Zang Gang dan menangkap kedua goloknya, dia mengetahui aura tersebut yang tidak lain para jiwa korban yang terperangkap di dalam golok milik Zang Gang.
Zang Gang kini sudah tidak bisa apa-apa setelah kedua goloknya kini digenggam erat oleh Li Xiang.
"Sudahlah jangan lagi menyerang, kekuatanmu masih belum cukup untuk melawanku. Sebaiknya menyerah saja dari pada aku harus menggunakan kekerasan padamu," kata Li Xiang.
Zang Gang sama sekali tidak berdaya, dia baru sadar jika tanah hitam yang menahan kakinya ternyata telah membuat energinya berkurang.
Zang Gang menoleh kearah keempat rekannya yang ternyata juga kesulitan melawan Li Fang yang hanya seorang melawan keempat saudara seperguruannya.
"Aku tidak boleh berakhir seperti ini," batik Zang Gang, namun dia sendiri juga tidak tahu harus bagaimana agar bisa lolos dari Li Xiang.
__ADS_1
Disisi lain, Li Fang sedang berhadapan dengan empat saudara seperguruan Zang Gang, sedangkan para prajurit hanya bisa menonton pertarungan mereka tanpa bisa berbuat apa-apa.
"Jing Yun, sepertinya Zang Gang sudah tertangkap, bagaimana ini?"
"Memangnya kita harus bagaimana? Kita sendiri saja juga tidak dalam keadaan baik! Sebaiknya pikirkan caranya untuk bisa mengalahkan orang ini!"
"Aku punya rencana!"
"Katakan Quan Cao, apa rencanamu?"
Dengan terus bertahan, Jing Yun dan Quan Cao terus berusaha mencari cara agar bisa lolos dari Li Fang, sedangkan Li Fang sudah menyadari jika mereka sedang berusaha merencanakan sesuatu.
"Sihir Bumi, Lingkaran Dinding Singa."
Li Fang menciptakan dinding melingkar setinggi Lima meter dengan patung kepala singa di keempat sudut.
Para prajurit yang juga berada di dalam dinding sedikit panik, sedangkan Li Xiang yang sudah berhasil menangkap Zang Gang dengan mudah juga melihat dinding setinggi lima meter dari luar.
"Apapun rencana kalian, itu tidak ada gunanya, kalian tidak akan bisa keluar dari dinding ini," kata Li Fang.
Jing Yun dan Quan Cao mengerutkan dahi, mereka sama sekali tidak menemukan celah untuk kabur dari Li Fang.
"Sebaiknya kamu diam..!''
Quan Cao terlihat marah dan kembali menyerang Li Fang dan dibantu oleh kedua saudara seperguruannya, sedangkan Jing Yun hanya bisa melipat muka dan kemudian juga ikut menyerang Li Fang.
"Golok Setan Terbang."
Mereka berempat sama-sama melempar dua golok mereka kearah Li Fang sekaligus memberikan serangan pukulan dan tendangan.
"Sihir Bumi Batu Terbang."
Li Fang juga melemparkan delapan batu sebesar kepalan tangan dan membuat batu tersebut melayang dan menghadapi like delapan golok terbang tersebut.
Li Fang menghadapi mereka berempat tanpa kesulitan sama sekali, perberdaan kekuatan yang sangat jauh membuat mereka berempat sama sekali tidak bisa menyulitkan Li Fang.
Li Fang berhasil melumpuhkan mereka satu persatu dan pada akhirnya semuanya berhasil dilumpuhkan.
Kedelapan Golok terbang juga sudah berhenti bergerak saat tuan mereka berhasil dilumpuhkan. Walau ilmu Golok Setan Terbang sangat berbahaya dan kuat, namun semuanya tetap tergantung sekuat apa penggunanya.
"Kalian sudah sering melakukan kejahatan, sudah banyak yang menjadi korban kalian, karena itu kalian harus mempertanggung jawabkan perbuatan kalian dipenjara kerajaan."
__ADS_1
Perkataan Li Fang membuat mereka berempat terkejut, kini mereka berempat sudah tidak bisa melawan karena tangan dan kaki mereka tertahan oleh tanah.
"Siapa kalian sebenarnya?" tanya Quan Cao.
"Namaku adalah Li Fang, salah satu jendral di kerajaan Bumi Barat! Selama ini perbuatan kalian sudah sering merugikan kerajaan sehingga banyak sekali keluhan yang sampai di kerajaan," kata Li Fang.
Mereka berempat yang tertahan kaki serta tangan mereka dengan posisi terlentang hanya bisa saling berpandangan, mereka tidak menyangka jika harus berhadapan dengan seorang jendral.
Li Fang menghilangkan temboknya, dan setelah itu para warga setempat mulai berdatangan. Mereka semua terlihat marah dan ingin membunuh Zang Gang beserta keempat saudara seperguruannya.
"Para warga sekalian, aku tahu kalian sangat marah, namun biarlah mereka di hukum oleh pemerintah, aku yakin mereka akan mendapatkan hukuman yang pantas atas perbuatan mereka!"
Semua warga pada riuh karena keberatan atas keputusan kepala desa mereka. Saat situasi masih memanas, tiba-tiba suara panggilan mengejutkan mereka semua.
"Paman! Tolong aku Paman!" Quan Cao tiba-tiba memanggil Quan Wei.
Quan Wei memiringkan kepalanya karena tidak mengenali pemuda tersebut, "Siapa kamu, kenapa kamu memanggilku paman?" tanya Quan Wei heran.
"Paman ini aku Quan Cao, anak Quan Han kakak paman!"
"Mustahil, setahuku Quan Han dan semua keluarganya sudah lama mati akibat perampokan, kamu pasti hanya mengaku-ngaku saja."
Quan Cao memasang wajah sedih karena sadar jika Quan Wei pasti sudah melupakannya karena memang seharusnya dia sudah mati.
"Aku dulu memang seharusnya mati bersama keluargaku saat dibunuh oleh para perampok, namun aku berhasil diselamatkan oleh seseorang," kata Quan Cao.
"Aku tidak tahu apakah kamu benar-benar anak Quan Han atau bukan, namun kamu harus tetap harus bertanggung jawab, jadi bawalah mereka semua ke kerajaan!" kata Quan Wei.
Li Xiang dan Li Fang dibantu oleh para prajurit membawa Mereka berlima ke gerobak tahanan yang terbuat dari tanah.
"Paman aku paman keponakamu, aku mohon selamatkan aku."
Quan Cao berkali-kali kepada Quan Wei, namun Quan Wei masih belum yakin apakah dia benar-benar adalah keponakannya atau bukan, sebelum dia menemukan bukti kebenarannya, maka dia tidak akan gegabah untuk meminta kebijakan Raja Tao.
"Tuan Quan Wei, atas nama kerajaan Bumi Barat, kami mengucapkan banyak terima kasih atas kerja samanya, namun mengenai pemuda yang mengaku sebagai keponakanmu itu, kami akan mencari tahu apakah dia benar-benar anak adikmu atau bukan," kata Li Xiang.
"Jendral tidak perlu se sungkan itu pada kami, lagi pula kami ini adalah rakyat dari kerajaan Bumi Barat, jadi sudah menjadi kewajiban kami sebagi rakyat untuk membantu kerajaan, dan mengenai pemuda itu, saya akan menunggu kabar selanjutnya." kata Quan Wei.
"Baiklah kalau begitu malam ini juga kami akan segera kembali ke kerajaan, jadi selamat tinggal dan sampai jumpa lagi!" kata Li Xiang kemudian mereka semua pergi membawa kelima murid Golok Setan.
Dengan tertangkapnya kelima murid Tong Liung, maka era baru kekacauan akan segera dimulai, sekte-sekte hitam pasti akan mulai menunjukkan kekuatannya dan pasti akan bergabung untuk menyerang kerajaan Bumi Barat, dan pastinya Tong Liung akan mengerahkan semua kekuatannya karena Zang Gang adalah murid kesayangannya.
__ADS_1