
Secara perlahan ingatan Lan Ying akan masa lalunya mulai mengisi pikirannya. Dewi Kwan Im juga membuat sebuah cermin bulat berbentuk lempengan, dan lempengan menyerupai cermin tersebut mengeluarkan sebuah sosok, dan sosok tersebut adalah wujud masa lalu Lan Ying.
Ho Chen juga melihat gambaran masa lalu Lan Ying sekaligus mendengarkan kisahnya dari Sang Dewi.
Dahulu kala nama Lan Ying adalah Bai Ying. Dia adalah salah satu Dewi penghuni kahyangan, dan Bai Ying memiliki teman yaitu Dewi Salju.
Setiap tahun Bai Ying akan selalu pergi untuk menemani Dewi Salju melaksanakan tugasnya di berbagai dunia.
Jika sudah kembali, Bai Ying dan Dewi Salju pasti akan pergi ke taman Pohon Bunga Persik, dan taman tersebut terdapat banyak Dewi yang juga berkumpul dan salah satunya adalah Sang Ibu Suri.
Ibu Suri sangat dekat dengan Dewi Salju dan Bai Ying, setiap kali mereka berada di taman dengan para Dewi lainnya, Ibu Suri pasti akan lebih bersama dengan Dewi Salju dan Bai Ying.
Suatu hari Ibu Suri sedang mengadakan acara jamuan besar untuk menyambut kedatangan para Dewi dari berbagai galaxi, dan salah satunya adalah Dewi Salju.
Saat itu Ibu Suri meminta Bai Ying untuk tidak pergi mengikuti Dewi Salju dan memintanya untuk membantu dirinya menyiapkan beberapa jamuan makanan istimewa.
Ibu Suri memiliki banyak makanan ajaib dan yang paling berharga adalah Buah Pir Abadi yang akan berbuah setiap sepuluh ribu tahun sekali dan itupun hanya di buah Pir saja.
Jika sampai buah pir dimakan manusia biasa atau mahluk lain, maka mereka akan bisa mendapatkan kesaktian dan kehidupan yang abadi, dan tidak akan ada satu senjata pun yang bisa membunuhnya.
Jika yang memakannya adalah para dewa dan dewi, maka kesaktian mereka akan bertambah dan tubuh mereka akan menjadi lebih muda seribu tahun dari usia mereka.
Saat akan mengantarkan Buah Pir Abadi tersebut ke meja jamuan, Bai Ying tidak sengaja menjatuhkan buah tersebut ke salah satu galaxy dan jatuhnya tepat di tempat para Ras Naga berada.
Ibu Suri mengetahui kejadian tersebut, namun dia tidak marah karena dia tahu jika Bai Ying tidak sengaja menjatuhkannya.
Semua tahu jika Buah Pir Abadi adalah pir yang paling berharga, biasanya Ibu Suri akan memberikan hukuman bagi siapapun yang memakan atau menghilangkan buah pir tersebut.
Walau Ibu Suri tidak marah dan tidak memberi hukuman, namun Bai Ying merasa bersalah dan berkali-kali meminta Ibu Suri untuk memberinya hukuman atas kesalahannya.
Namun Ibu Suri justru hanya tersenyum lembut dan memintanya untuk melupakan kejadian tersebut.
Setalah Dua tahun berlalu sejak kejadian itu, tiba-tiba saja kahyangannya para dewa menjadi bergetar hebat.
Kaisar Giok segera meminta kepada Dewa Mata Ajaib untuk melihat akan apa yang sudah terjadi sehingga membuat seluruh kahyangan bergetar hebat.
Dewa Mata Ajaib segera melihat dan menemukan seekor Naga sedan mengeluarkan energinya.
Mengetahui hal itu, Kaisar Giok meminta Dewa Roda Api untuk pergi menghentikan Naga tersebut.
Dewa Roda Api membawa dua ribu prajurit langit untuk pergi ke dunia para Ras Naga tersebut, namun saat Dewa Roda Api hampir sampai disana, tiba-tiba Naga tersebut menghilang.
Dewa Roda Api akhirnya kembali tanpa mendapatkan hasil sehingga Kaisar Giok meminta cermin ajaib untuk melihat akan siapa Naga tersebut, Kaisar Giok ingin tahu kenapa bisa ada seekor Naga yang memiliki kekuatan.
__ADS_1
Setalah melihat Cermin tersebut, mereka jadi tahu kalau ternyata Naga tersebut adalah Naga Batu biasa. Naga tersebut menemukan Buah Pir Abadi yang jatuh di tempatnya sehingga dia memiliki tubuh abadi dan juga menjadi sakti hingga dalam waktu dua tahun naga tersebut sudah mencapai tingkat Dewa Bumi.
Namun masalahnya Naga tersebut menghilang entah kemana, bahkan dengan bantuan Dewa Mata Ajaib dan Putaran cincin yang dapat memutar waktu, tetap saja Naga tersebut tidak bisa ditemukan.
Kaisar Giok meminta Raja Akhirat untuk melihat catatan akan siapa Naga Batu tersebut, dan ternyata Naga Batu itu adalah Rinkarnasi dari Raja Siluman Ular yang tewas di tangan seorang pendeta sakti.
Dengan memakan Buah Pir Abadi, kekuatan Naga Batu berhasil menembus tingkat Dewa dan dia tidak akan bisa mati oleh senjata apapun.
Kabar akan munculnya Naga Batu yang berhasil memiliki kekuatan Dewa akibat memakan Buah Pir Abadi sampai di telinga Bai Ling.
Mengetahui hal itu, Bai Ying segera menemui Ibu Suri dan meminta ijin untuk pergi menangkap Naga tersebut. Hal itu ia lakukan untuk menebus kesalahannya.
Bai Ling terus memaksa kepada Ibu Suri untuk pergi mencari Naga tersebut sebagai hukuman baginya.
Setalah cukup lama, akhirnya Ibu Suri terpaksa menuruti permintaan Bai Ying, namun Bai Ying harus mengikuti aturan hukuman yang dimintanya.
Walau itu semua adalah keputusan Bai Ying sebagai bentuk hukuman nya, namun peraturan tetaplah peraturan, dan Bai Ying tetap harus mematuhi walau itu adalah keputusannya sendiri.
Bai Ying harus berubah wujud menjadi mahluk suci yaitu seekor Elang Putih, dan juga harus menjalani apa yang menjadi permintaan sendiri.
Nama Bai Ying berubah menjadi Lan Ying, karena di berubah menjadi seekor Burung Elang, suara Bai Ying juga berubah sehingga tidak ada yang tahu jika sebenarnya Lan Ying adalah Dewi.
Bai Ying yang namanya di rubah menjadi Lan Ying langsung di kirim ke gelaxy lain untuk mencari keberadaan Naga Batu tersebut.
Kekuatan Lan Ying yang sudah mencapai tingkat Awal Dewa Suci dengan sangat mudah berpindah-pindah tempat.
Lan Ying kebingungan karena tidak tahu siapa yang menyerangnya. setelah beberapa saat barulah Lan Ying menemukan sosok yang menyerangnya.
Sosok tersebut tertutupi oleh kabut tebal, Lan Ying tidak bisa melihat wajah sosok tersebut, namun dia mendengar suara dari sosok tersebut.
Sosok tersebut berkata jika Lan Ying sebenarnya tidak perlu melaksakan hukuman tersebut karena sosok tersebut merasa jika keputusan Lan Ying adalah salah.
Namun karena Lan Ying tetap merasa harus bertanggung jawab, Lan Ying tetap dengan pendiriannya.
Sosok berkabut tersebut akhirnya hanya bisa menuruti keputusan Lan Ying, namun demi keamanan Lan Ying, sosok tersebut memberi tahu jika ingin menemukan Naga tersebut dengan cepat, maka Lan Ying harus pergi ke salah satu galaxy.
Lan Ying juga harus menyembunyikan jati dirinya agar lebih aman, dan salah satunya Lan Ying harus menghilangkan ingatan nya sendiri akan siapa sebenarnya dirinya.
Jelas Lan Ying tidak setuju, dia sudah mendengar jika Naga tersebut baru mencapai tingkat Dewa Bumi, sedangkan dirinya sudah mencapai tingkat Awal Dewa Suci.
Namun sosok tersebut berkata jika itu adalah salah satu ujian sekaligus misi baginya, jika suatu saat dia sudah selesai dengan tugasnya maka Lan Ying akan bisa kembali menjadi Bai Ying dan dia akan menjadi pendamping salah satu dari Bodhisattva dan akan berada di sisi Budha.
Lan Ying hanya perlu menemani Naga Batu tersebut hingga suatu saat akan ada sosok yang membuat Naga Batu Bisa bertobat dan menjadi lebih baik lagi.
__ADS_1
Pada saat itu ingatan Lan Ying akan di kembalikan dan dia harus membantu sosok tersebut untuk menyadarkan Naga tersebut.
Sosok tersebut juga bilang jika masih ada dua lagi yang akan menjadi temannya, dan mereka berdua juga akan kehilangan ingatan mereka hingga waktu yang sudah di tentukan.
Mendengar hal itu Lan Ying menduga jika kemungkinan sosok berkabut tersebut pastilah salah satu Bodhisattva yang datang memberinya ujian.
Setelah Lan Ying setuju, sosok berkabut tersebut akhirnya membuat ingatan Lan Ying menghilang, Lan Ying hanya akan mengetahui namanya saja, sedangkan kekuatannya juga diturunkan oleh sosok tersebut, dan Lan Ying dikirim ke salah satu galaxy dan menjadi salah satu mahluk penghuni tempat tersebut.
Seiring berjalanya waktu, Lan Ying akhirnya lupa akan jati dirinya dan dia menjadi salah mahluk terkuat, namun wujud mahluk buas juga mulai terlihat.
Lan Ying akhirnya bisa bertemu dengan Naga Batu yang selama ini ia cari, namun sangat disayangkan karena ingatan Lan Ying harus dihilangkan demi keamanan dirinya, akan tetapi dia lupa akan tujuannya. Lan Ying tidak menyadari jika sosok berkabut tersebut terus mengawasi dirinya.
Seiring berjalannya waktu Lan Ying akhirnya selalu bersama dengan Naga Batu, dan tidak hanya sampai di situ, sesuai dengan perkataan sosok berkabut tersebut, muncul dua mahluk lainnya dan bergabung dengan Naga Batu dan Lan Ying.
Kaisar Giok sendiri akhirnya mengutus salah satu jendral nya setelah mengetahui jika bukan hanya Naga Batu saja yang menggangu Alam semesta, melainkan ada tiga mahluk lainnya yang memiliki kekuatan yang sama.
Jendral tersebut adalah Jendral Dewa Perang Cao Yuan, kekuatannya saja sudah mencapai puncak Dewa Suci.
Selama jutaan tahun Jendral Cao Yuan selalu saja kehilangan jejak mereka karena sering menghilang saat hampir tertangkap.
Pada akhirnya Cao Yuan merubah wujudnya menjadi salah satu manusia dan mencari satu manusia untuk dilatih agar bisa memiliki kekuatan Dewa, dan dari satu orang tersebutlah akhirnya Cao Yuan meminta bantuan manusia tersebut untuk mengumpulkan empat orang lainnya.
Setelah kelima manusia berkekuatan Dewa terkumpul, Cao Yuan mengutus mereka untuk mencari satu-persatu mahluk tersebut.
Namun Cao Yuan tidak berpesan apakah mahluk tersebut harus di tangkap, di bunuh, atau di segel.
Akhirnya mereka berlima memutuskan untuk menyegel satu persatu dari mereka, bahkan Lan Ying juga tersegel di galaxy yang sangat jauh dan terpisah dari ketiga teman makhluk lainnya.
"Ja-jadi Maha Dewi ini adalah sosok berkabut yang waktu itu?" Lan Ying kini sudah mengingat akan siapa dirinya, dia juga melihat jika Dewi Kwan Im saat ini berubah wujud menjadi sosok berkabut.
"Inilah akhirnya Lan Ying, sekarang kamu sudah tahu akan seberapa besar kekuatan Naga Batu itu bukan? Sekarang tugas kamu adalah menemani Naga Batu dan teruslah beri nasehat dan ingatkan Naga itu untuk berjalan ke arah kebenaran!" kata Dewi Kwan Im.
Seharusnya dengan kekuatan Ho Chen dan Lan Ying saja sudah cukup untuk menandingi She Long, namun masih ada Huo Lang dan Ye Shi yang masih menemani She Long, dan mereka berdua juga masih belum mengetahui akan jati diri mereka juga.
"Ho Chen, kamu dan Chinmi sama-sama ditakdirkan untuk mencapai Tingkat seperti kami, namun kalian harus bisa membantu Lan Ying untuk mengingatkan She Long, namun jika hingga akhir Naga itu tetap tidak bisa di sadarkan, maka kekuatan kalian berdua lah yang bisa menghentikannya!"
Ho Chen mungkin memang sangat besar, namun dia tidak akan bisa melawan She Long bahkan walau harus digabung dengan kekuatan Lan Ying dan kedua mahluk lainnya, karena takdir She Long hanya berakhir dari gabungan kekuatan Ho Chen dan juga Chinmi.
Yang membuat She Long sulit untuk di kalahkan tidak lain adalah tubuhnya yang keras ditambah lagi dia tidak akan mati karena She Long sudah memakan Buah Pir Abadi.
Hanya gabungan dari kekuatan Ho Chen dan Chinmi lah yang bisa melakukan nya, namun meraka berdua harus mampu menembus ketingkat Dewa Agung.
Lan Ying bangkit dan menatap kearah Ho Chen, "Maafkan aku jika sebelumnya aku sudah menyerang mu," kata Lan Ying.
__ADS_1
"Ee.. Lan..! Ma-maksudku Dewi, lupakan saja akan kejadian tadi, seharunya aku yang meminta maaf karena sebelumnya aku tidak tahu akan siapa sebenarnya Dewi!" kata Ho Chen yang tidak menduga jika sosok tersebut ternyata adalah salah satu Dewi.
Setelah Lan Ying mengetahui masa lalunya, Lan Ying bertekad untuk membantu Ho Chen dan mengawasi sekaligus membatasi gerakan She Long hingga Ho Chen dan Chinmi mencapai tingkat Dewa Agung.