
Mereka semua secara perlahan-lahan mulai turun kebawah, sedangkan Chinmi sudah tidak lagi dalam mode dewa nya.
Li Xiang hanya bisa menatap mereka dalam diam, dia hanya bisa menatap dengan rasa takjub setelah melihat sesuatu yang belum pernah dia lihat selama seumur hidupnya.
Mereka semua sampai di tempat Li Xiang dan Hanzi berada, setelah kaki mereka semua mendarat di atas tanah, Li Xiang segera menghampiri Chinmi.
"Chinmi, apa kau baik-baik saja nak? Aku lihat tadi ada sesuatu yang bercahaya di belakang kepalamu!" kala Li Xiang bertanya sekaligus merasa khawatir.
"Ayah, aku baik-baik saja! Bukankah ayah sudah melihat sendiri," jawab Chinmi.
"Benarkah? Bukankah tadi ada sesuatu sihir yang mengenai belakang kepalamu?" tanya lagi Li Xiang.
"Eh.. Itu..!" Chinmi bingung bagaimana harus menjelaskannya.
"Ayah, nanti akan aku jelaskan semuanya, sekarang aku harus berkumpul dengan mereka dulu!" kata Chinmi kemudian dia bergegas menghampiri Cao Yuan dan yang lainnya.
"Guru, sepertinya kamu mengalami luka dalam serius!"
Ho Chen yang baru turun segera menghampiri Feng Ying dan Hanzi yang saat ini berusaha memulihkan diri.
Feng Ying mengangguk begitu juga dengan Hanzi. Awalnya mereka mengira hanya jika mereka mengalami luka dalam biasa, namun ternyata luka dalam mereka lebih serius dari yang mereka bayangkan.
"Ho Chen, obatilah dulu mereka, aku akan pergi sebentar untuk menemui Dewa Matahari dan Dewi Salju agar pembekuan disini bisa dihilangkan!" kata Cao Yuan.
"Ma-maaf Dewa, apakah Dewa akan kembali lagi kesini?" tanya Chinmi.
"Tentu saja! Bukankah tadi sudah aku katakan akan melatih mu sekaligus membantu mu mencari keberadaan Dewi Kegelapan, jadi tunggulah sebentar!" kata Cao Yuan.
Cao Yuan tidak bisa membiarkan dunia Chinmi terus menerus membeku karena tidak mungkin seluruh mahluk penghuninya mampu bertahan, terutama para manusia biasa.
"Kalau begitu aku pergi dulu sebentar!" kata Cao Yuan kemudian dalam sekali gerak Cao Yuan sudah tidak terlihat seolah-olah dia menggunakan sihir ruang waktu, namun sebenarnya dia hanya terbang seperti biasa.
Ilmu Cao Yuan sangat tinggi sehingga dia tidak butuh ilmu ruang waktu untuk pergi kemanapun kecuali dalam keadaan mendesak. Hanya dalam sekali lompat saja, dia sudah berada di luar angkasa.
Li Xiang sendiri tidak terkejut melihat hal itu, karena sudah berkali-kali dia melihat hal seperti itu seperti Ho Chen, Hanzi, dan semua pecahan energi lainnya.
"Senior Ho Chen dan semuanya, lebih baik kalian semua ke rumah ku saja, kita menunggu Dewa Cao Yuan disana sekaligus menyembuhkan kedua senior disana," kata Chinmi.
"Baiklah mari kita kesana!" kata Niu.
Li Xiang yang tidak tahu akan apa yang mereka bicarakan hanya bisa menunggu dan sesekali melihat kesekelingnya dimana seluruh kota menjadi beku.
"Ayah, mari kita pulang!" ajak Chinmi.
"Apakah urusanmu sudah selesai?" tanya Li Xiang.
Chinmi tersenyum sekaligus menjawab pertanyaan Li Xiang dengan anggukan.
Lio Long, Yinfei, Xi Liyi, dan Lang Yu hanya bisa menghela nafas dan sesekali saling berpandangan satu sama lain.
Mereka semua berjalan mengikuti Li Xiang dan Chinmi, sedangkan Hanzi dan Feng Ying tenyata masih bisa berjalan seperti biasa walau mengalami luka dalam.
***
Jika seluruh Benua terkejut karena situasi yang saat ini sangat dingin dan membeku, beda lagi dengan Benua Daratan Tengah.
Benua Daratan Tengah mendapatkan musibah beruntun yang tidak ada habis-habisnya, mulai dari pertarungan antara Chinmi melawan Pendekar dari Benua Daratan Tengah hingga fenomena aneh yang menghancurkan beberapa tempat.
Banyak sekali orang-orang yang menjadi korban, mulai dari yang terluka, hingga ada yang meninggal.
__ADS_1
Ketiga Kerajaan Besar langsung menanggapi akan hal ini kecuali Kerajaan Angin Selatan yang masih belum pulih.
Mau tidak mau mereka harus bersatu untuk membantu memulihkan kondisi yang kacau, terlebih lagi faktor ekonomi yang bisa hancur jika tidak secepatnya di atasi.
Tidak hanya semua Kerajaan yang bergerak secara langsung untuk memulihkan kondisi, bahkan sekte-sekte besar aliran putih dan netral dari yang kecil hingga yang besar juga ikut turun membantu.
Tidak satupun yang tahu akan apa yang terjadi, mereka beranggapan jika semua kejadian yang terjadi murni dari alam.
Dengan melemahnya seluruh Benua Daratan Tengah, hal itu di buat kesempatan oleh sekte Kalajengking Merah.
Semua wilayah mendapatkan dampak dari bencana tersebut tanpa terkecuali, bahkan sekte-sekte aliran hitam juga mengalami penurunan kekuatan secara signifikan.
Namun mereka tetap berusaha bangkit dan berniat untuk menguatkan kekuatan mereka dengan cara bergabung dan akan menyerang sekte-sekte menengah terlebih dahulu.
Otak dari perencanaan semua itu adalah She Chin, bisa di bilang jika sekte Kalajengking Merah yang paling kuat dan aman untuk saat ini dari semua sekte aliran hitam yang ada.
Sedangkan untuk sekte aliran putih terkuat saat ini di pegang oleh sekte Pedang Suci, dan sekte aliran Netral terkuat di pegang oleh sekte Pulau Es.
Ketiga sekte tersebut bisa tetap bertahan kuat karena masing-masing memiliki satu pelindung, sekte Kalajengking Merah di lindungi oleh She Chin yang kekuatannya sudah mencapai tingkat Pertapa, sedangkan sekte Pedang Suci sejak awal sudah memiliki perisai pelindung yang sebelumnya sudah di buat oleh Chinmi, sedangkan sekte Pulau Es di lindungi oleh Bing Mei yang kekuatan juga berada di tingkat Pertapa.
She Chin tidak berniat menyerang sekte-sekte besar terlebih dahulu, walau saat ini kekuatan dukungan sangat besar, namun dia tidak mau lagi mengambil resiko dan terlalu tergesa dalam bertindak.
Kekuatan tambahan yang di miliki oleh Sekte Kalajengking merah tidak lain adalan pasukan Hewan Iblis.
Semenjak She Long berhasil menangkap Qie Yin, dia sudah memberikan She Chin sebuah pusaka berbentuk pedang, She Long menamainya Pedang Ekor Naga.
Kegunaan pedang tersebut adalah untuk memberi kekuasaan penuh kepada pemegangnya agar dapat menjadi pemimpin dari Pasukan Hewan Iblis, dan semua hewan iblis harus tunduk dan patuh pada pemegangnya, bahkan para pemimpin Hewan Iblis yang tersisa sekalipun harus patuh.
She Chin merasa bangga karena mendapatkan pedang tersebut, dia tidak tahu jika sebenarnya dia sudah membuat bencana besar karena telah membiarkan She Long mendapatkan Qie Yin.
Dan saat ini di tempat yang tidak di ketahui oleh dewa sekalipun, seorang gadis sedang berdiri dengan tubuh melayang di atas sebuah lava.
Tubuh gadis tersebut di selimuti oleh aura hitam yang begitu kuat, bahkan api di bawahnya sekalipun ikut menghitam setelah terkena bias dari aura tersebut.
Gadis tersebut tidak lain adalah Qie Yin yang saat ini masih tidak sadarkan diri, namun kekuatan dari Dewi Kegelapan sedikit demi sedikit kembali.
She Long lah yang melakukan semua itu, dia memasukkan sebuah bola energi hitam berukuran kecil ke dalam Dantian Qie Yin yang masih tidak sadarkan diri.
Bola energi hitam tersebut adalah pecahan dari energi hitam milik Dewi Kegelapan yang tersisa, lebih tepatnya adalah qi hitam yang memiliki energi sangat besar.
She Long berhasil menemukan bola energi hitam tersebut saat pertama kali sadar jika dirinya adalah reinkarnasi dari Raja Siluman, dan kebetulan dia mendapatkan kekuatan dari Buah Pir yang ia temukan di dunianya.
Bola energi hitam tersebut di simpan di dalam perutnya dan untuk mengeluarkannya butuh bantuan mahluk lain seperti kekuatan Ye Shi, Huo Lang atau Lan Ying.
"Sekarang tidak akan ada yang bisa menghentikan kita, bahkan Dewa sekalipun!" kata She Long dengan tertawa lantang.
"She Long, hingga saat ini kami belum mengetahui keberadaan Lan Ying, entah dimana dia berada!" kata Huo Lang.
"Jangan-jangan dia sudah di tangkap dan di segel oleh murid Cao Yuan atau oleh Cao Yuan sendiri!" kata Ye Shi.
"Kalian tidak perlu memikirkan hal itu, sekarang kita sudah memiliki pengganti Lan Ying, bahkan bisa di bilang lebih kuat darinya sehingga kita tidak perlu takut lagi jika suatu saat nanti kita bertemu dengan Cao Yuan maupun muridnya itu!" kata She Long sambil menatap kearah Qie Yin.
"Kapan dia akan bangun? Dan apakah jika dia bangun nanti dia tidak akan menyerang kita?" tanya Ye Shi.
"Tenang saja, jika nanti dia sudah sadar, dia seperti baru di lahirkan dan tidak akan mengetahui masa lalunya!" kata She Long dengan sangat yakin.
She Long sudah menghilangkan ingatan Qie Yin sehingga dia yakin jika Qie Yin tidak akan mengingat apapun nantinya akan masa lalunya.
Hal itu bisa di manfaatkan oleh She Long untuk memberikan masukan dan ajaran sesat kepada Qie Yin.
__ADS_1
"Jika nanti dia sudah sadar, tugas kita selanjutnya adalah melindunginya agar tidak berhadapan dulu dengan murid Cao Yuan maupun Cao Yuan," kata She Long.
"Em..? Kenapa seperti itu? Bukankah dia sudah memiliki kekuatan besar yang akan melampaui semua Dewa?" tanya Huo Lang.
"Belum, kekuatan yang akan dia dapatkan baru setengahnya, dan itu setara dengan kekuatan Cao Yuan, jika sampai Cao Yuan dan muridnya menyerang nya, maka Dewi Kegelapan tidak akan bisa menang," jawab She Long.
Butuh waktu bagi Qie Yin untuk kembali menyempurnakan kekuatan Dewi Kegelapan, dan semua itu.
Untuk menyempurnakan kekuatan nya, Qie Yin harus menyerap energi kegelapan yang biasanya dimiliki oleh para siluman maupun hewan iblis.
Biasanya energi kegelapan berada di dalam Mustika Hewan Iblis atau mustika siluman, namun manusia juga memilki energi hitam yang tidak kalah besarnya seperti Mustika Hewan Iblis.
Namun She Long berencana akan membawa Qie Yin ke dunia lain dimana tempat tersebut menjadi dunianya para berbagai jenis siluman.
Dunia siluman berada di sebuah galaxi yang berbeda. Walau di namai Dunia Siluman, namun penghuninya tidak semuanya adalah siluman, melainkan ada manusia nya dan makhluk-makhluk lainnya yang menghuni dunia tersebut.
Bahkan siluman di sana juga bisa berubah wujud menjadi manusia dengan tubuh normal. Namun She Long yakin jika untuk membawa Qie Yin ketempat itu tidaklah mudah dan sebagai langkah awal, dia akan memanfaatkan para Hewan Iblis sekaligus akan mengorbankan manusia yang memiliki energi hitam seperti She Chin, Meng Yi dan pendekar-pendekar yang memiliki hati gelap.
Mereka semua tidak mengetahui jika di luar sedang terjadi bencana akibat dampak dari kekuatan Qie Yin.
Anehnya yang terjadi justru di luar tempat mereka berada, sedangkan di tempat mereka tidak terjadi sesuatu apapun.
Jari-jari Qie Yin mulai bergerak secara perlahan-lahan, dan setelah itu seluruh hawa panas dari lava di bawahnya diserap oleh Qie Yin dan di ikuti oleh Qie Yin yang mulai membuka mata.
Whusss!!
Angin panas segera berhembus dari tubuh Qie Yin, bahkan panasnya melebihi panas api yang dimiliki oleh She Long.
Seluruh langit-langit tanah mulai berjatuhan ketika Qie Yin sudah membuka matanya dan mulai memijakkan kakinya ketanah.
Qie Yin menatap kearah Ye Shi yang juga masih menatapnya. Tanpa Ye Shi sadari tiba-tiba saja lengannya hancur menjadi gumpalan daging kecil, dan Ye Shi baru merasakan sakit setelah kejadian tersebut berlalu beberapa saat.
"Arghhh..! A-apa yang.. Apa yang terjadi padaku?" tanya Ye Shi sambil memegang pundaknya yang sakit.
Ye Shi yang masih terkejut kini semakin terkejut ketika energinya tiba-tiba seperti terkuras, padahal dia ingin menutup lukanya dengan energinya, namun tiba-tiba saja dia merasa seperti kehabisan energi.
Huo Lang dan She Long hanya bisa bengong melihat kejadian itu, mereka juga sama bingungnya akan apa yang sudah terjadi.
Namun She Long segera tersadar jika semua itu adalah ulah Qie Yin, dia yakin jika Qie Yin lah yang menghancurkan lengan Ye Shi hanya dengan sekali tatap, dan energi hitam Ye Shi pasti sedang di serap oleh Qie Yin.
Buktinya adalah kuku-kuku Qie Yin yang berubah menjadi hitam, dan tatapan mata Qie Yin semakin tajam.
"Dewi Kegelapan, hamba mohon hentikan semua ini, dia bukan lawan Dewi, melainkan dia adalah kawan di pihak Dewi!" kata She Long dengan berlutut di hadapan Qie Yin.
Qie Yin tidak bicara sepatah katapun, dia hanya melirik kearah She Long sesaat dan kemudian dia berhenti menyerap energi hitam milik Ye Shi.
"Menghancurkan lengan Ye Shi hanya dengan sekali tatap? Benar-benar tidak masuk akal!" batin Huo Lang kemudian dia ikut berlutut.
Ye Shi baru bisa bernafas lega setelah energinya sudah tidak lagi terhisap, dia segera menutupi lengannya dengan energinya kemudian dia terdiam sesaat seperti sedang melakukan sesuatu.
"Argh! Argh! Arghhh!"
Ye Shi ternyata bisa menumbuhkan lengannya sendiri dengan sangat cepat, namun energinya juga habis terkuras, dan lengannya kini sudah kembali utuh namun masih belum memiliki bulu, dan terlihat masih basah.
Nafas Ye Shi tersenggal-senggal kerena kehabisan energi dan setelah itu dia juga ikut berlutut seperti She Long dan Huo Lang.
Huo Lang hanya bisa menatap Ye Shi dengan tatapan iri, dia merasa iri karena Ye Shi mampu menumbuhkan kembali lengannya dengan sangat cepat, sedangkan dirinya masih belum bisa menumbuhkan kembali lengannya yang sudah lama terpotong.
"Siapa kalian?" tanya Qie Yin namun suaranya membuat guncangan yang sangat hebat sehingga seluruh dinding tanah mulai runtuh.
__ADS_1
Qie Yin melihat kearah tanah yang berjatuhan dan kemudian hanya dengan satu helaan nafas pelan, tanah tersebut langsung hancur dan tercipta lubang besar tembus hingga keluar, dan cahaya dari atas juga terlihat.
She Long dan lainnya hanya bisa menelan ludah mereka masing-masing, padahal kekutan Dewi Kegelapan masih belum sampai setengahnya, namun itu sudah sangat luar biasa.