
"Ke-kekuatan macam a..apa ini!?"
Ye Shi benar-benar sangat kesulitan untuk berbicara, bahkan tubuhnya sampai terbenam hingga separuh dari tubuhnya kedalam tanah.
Kondisi Hanzi juga sama seperti Ye Shi, mereka berdua sama sekali tidak mengalami luka apapun, namun sekarang mereka sama-sama tidak berdaya.
Cao Yuan dan She Long sama-sama berusaha melawan kekuatan gravitasi tersebut, Cao Yuan melepaskan Aura Kaisar yang begitu kuat untuk melawan Aura aneh dari Chinmi dan Qie Yin.
"Tidak! Aura Kaisar saja tidak cukup untuk mematahkan tekanan ini," batin Cao Yuan.
Cao Yuan dapat merasakan jika kekuatan Qie Yin dan Chinmi meningkat hingga mencapai Tingkat Awal Dewa Agung, yang artinya kekuatan mereka berdua sudah hampir sama dengan dirinya dalam kekuatan penuh.
"Ini hanya bisa di patahkan dengan kekuatan di tingkat yang sama!" batin Cao Yuan.
Seluruh tanah mulai hancur, bahkan batu-batu yang kecil hingga yang besar hancur menjadi abu akibat tekanan gravitasi yang semakin meningkat, bahkan sebagian batu yang masih belum hancur mulai terbenam kedalam tanah.
"Dunia ini bisa musnah jika mereka berdua tidak di hentikan!" suara Ming Hao terdengar dari dalam tubuh Hanzi.
"A..aku tahu itu! Ta..tapi bagaimana cara kita menghentikan mereka?" tanya Hanzi.
"Kau bertanya pada siapa Tuan?" Kun bertanya.
"Aku bertanya kepada siapapun yang mendengar suara ku! Kalian pikir siapa yang ada disini?" kata Hanzi yang tepaksa berbicara melewati pikirannya karena untuk berbicara dengan mulut sangat sulit.
"Sudahlah Tuan, jangan dengarkan suara mereka!" Yu ikut bersuara.
Walau pecahan energi sudah menyatu kedalam tubuh Hanzi, namun ternyata mereka masih bisa berkomunikasi seperti biasa.
Ho Chen perlahan-lahan menoleh kearah Cao Yuan karena dia merasakan energi Cao Yuan mulai meningkat.
"Guru, apa yang ingin guru lakukan?" tanya Ho Chen dengan pirlkirannya.
"Aku tidak memiliki cara lain Ho Chen, aku terpaksa akan menggunakan kekuatan penuh untuk menghentikan mereka!" jawab Cao Yuan.
Sedikit demi sedikit, Cao Yuan mulai bangkit, namun tanah yang ia pijak pecah dan bongkahan tanahnya terangkat keatas dan sesaat kemudian hancur.
"Tidak guru jangan lakukan itu, aku akan memikirkan cara lain untuk menghentikannya, jadi bertahanlah!" pinta Ho Chen.
"Jika demikian cepatlah, jika kamu terlalu lama, maka seluruh dunia ini akan lenyap oleh kekuatan mereka berdua!" kata Cao Yuan yang saat ini sudah berhasil berdiri, namun hanya sesaat karena dia kembali jatuh dan bertahan dalam keadaannya berlutut dengan posisi membungkuk, satu tangan menahan tubuhnya di tanah, dan satu tangannya lagi masih memegang pedang besarnya.
"Toya Emas Langit, Sekarang saat nya kau laksanakan janjimu!"
Xi Liyi yang sejak pertama kali tidak sempat ikut bertarung terkejut saat mendengar suara Lang Yu di sampingnya.
Tidak hanya Xi Liyi, bahkan Ho Chen dan yang lainnya juga terkejut kecuali Chinmi dan Qie Yin yang saat ini sama-sama tidak sadar akan apa yang sedang mereka lakukan.
Lang Yu melepaskan Toya Emas nya ke langit dan kemudian Toya Emas tersebut terbang melewati Qie Yin dan juga Chinmi seolah-olah Toya Emas tersebut tidak terpengaruh dengan gravitasi.
Setelah berada cukup jauh, Toya tersebut mengeluarkan sebuah suara bising yang sangat keras.
Tidak satupun yang akan mampu bertahan saat mendengarkan suara bising yang bagai suara pemecah gendang telinga, begitu juga dengan Cao Yuan, Ho Chen dan She Long.
Tekanan Gravitasi langsung menghilang karena Qie Yin dan Chinmi mengehentikan semuanya dan menutup telinga mereka berdua dengan kedua tangannya sekaligus sama-sama mengerang kesakitan.
Semuanya juga melakukannya hal yang sama, setelah tekanan gravitasi hilang, mereka semua bergegas menutup telinga mereka masing-masing.
Tidak lama kemudian Toya tersebut mengeluarkan cahaya emas ke tubuh Qie Yin dan juga Chinmi, dan terlihat aura energi hitam seperti keluar dari tubuh Chinmi dan berpindah ke tubuh Qie Yin.
Qie Yin sendiri juga terlihat lebih tenang setelah pengaruh energi hitam tersebut sudah tidak mengendalikan tubuhnya kembali.
Namun anehnya energi Hitam tersebut tidak keluar dari tubuhnya dan justru yang mempengaruhi Ho Chen yang masuk ke tubuh nya kembali.
Setelah keduanya sudah sama-sama lebih tenang, suara bising tersebut berhenti dan Cahaya emas dari Toya tersebut juga menghilang.
Toya emas kembali turun dan kembali lagi di hadapan Lang Yu yang saat ini sudah bisa bernafas lega.
"Jin Shen, kenapa energi hitam itu tidak keluar dari tubuh Dewi itu?" tanya Lang Yu kepada Toya Emas nya.
Toya Emas Lang Yu ternyata adalah sebuah pusaka yang sama seperti Pedang Naga Langit dan Cakram Matahari, dan di dalamnya ada Roh yang juga menjaganya, namanya adalah Jin Shen.
__ADS_1
"Energi hitam itu adalah miliknya, dan itu tidak akan pernah bisa di keluarkan, dan dia juga harus belajar untuk mengendalikan kekuatan dari energi hitam itu!" kata Jin Shen.
"Tapi dia itu...!" Lang Yu ingin berkata jika Qie Yin sangat berbahaya.
"Aku tahu apa yang ingin kamu katakan, namun semua itu tergantung dari pemikirannya sendiri, jika dia berpikir jahat, maka dia akan menjadi lawan yang akan sangat merepotkan, namun jika dia bisa berpikir baik, maka dia akan menjadi teman yang baik dan akan sangat berguna," kata Jin Shen.
"Kenapa kamu bisa seyakin itu?"
"Apa kamu lupa siapa aku?"
Suara Jin Shen terdengar kesal, sedangkan Lang Yu hanya tertawa kecil sambil mengusap-usap Toya nya.
"Kenapa kamu terlihat senang? Sebenarnya apa yang tadi kamu lakukan?" tanya Xi Liyi sambil meletakkan kedua tangannya di pinggang.
"Eh.. tidak..! Ini..!"
Lang Yu kesulitan untuk menjawab, sejak awal dia tidak pernah menceritakan kepada siapapun jika sebenarnya Toya nya memiliki Roh, karena itu Xi Liyi sedikit terkejut karena tidak pernah tahu jika Toya Emas Lang Yu tidak hanya untuk bertarung, melainkan ada kekuatan tersembunyi dari Toya Emas tersebut.
"Sudahlah Jenderal Lang, aku juga tidak akan memaksamu untuk menceritakan kepadaku, apapun yang sudah kamu lakukan tadi, itu sangat membantu kami!" kata Xi Liyi.
Lang Yu hanya bisa membungkuk di hadapan Xi Liyi, dia merasa tidak enak karena selama ini dia tetap menyembunyikan Rahasia di balik Toya Emas miliknya.
Selain Lang Yu, tidak ada orang lain yang mengatahui akan rahasia Jin Shen, akan siapa dia dan dari mana asalnya, hal itu akan menjadi Rahasia Lang Yu sendiri.
***
Ho Chen sama sekali tidak menduga jika Toya Emas yang selama ini menjadi senjata utama Lang Yu memiliki kekuatan yang tidak ia ketahui.
Saat masih terheran-heran tiba-tiba saja semua menjadi gelap gulita, bahkan setitik cahaya pun tidak ada.
"Apa yang terjadi?"
Ho Chen terkejut bukan main, dia berusaha menciptakan cahaya, namun sama sekali tidak berhasil.
"Guru apakah kamu mendengar suara ku?" panggil Ho Chen dengan menggunakan pikirannya. Namun tidak ada jawaban dari Cao Yuan.
"Apakah ini sihir, atau ilmu lain?" batin Ho Chen kemudian dia ingin menggunakan mata Dewa nya.
Semua cara sudah Ho Chen lakukan agar bisa melihat, bahkan Ho Chen berusaha membuat cahaya agar bisa melihat ke seluruh tempat, namun saat dia berhasil membuatnya, yang terlihat hanyalah kegelapan yang sangat panjang dan juga luas.
"Ini Segel Dewa Ilusi!" seru Ho Chen saat mengetahui jika dia terjebak dalam sebuah segel ilusi.
Ho Chen pernah mendengar tentang Segel Dewa Ilusi itu, ceritanya mirip dengan apa yang ia alami saat ini.
"Sial, berarti masing-masing dari kami sudah terkena segel ini! Chinmi! Tidak, semoga dia baik-baik saja!"
Ho Chen menghela nafas panjang, dia mungkin tidak bisa membuka segel tersebut, namun dia tahu Segel Dewa Ilusi memiliki dua kelemahan.
Kelemahan yang pertama, Segel Ilusi akan terlepas kurang dari setengah hari, dan yang kedua, kekuatan pengguna dari Segel Ilusi akan berkurang lebih dari setengah, dan selamanya pengguna tersebut tidak akan pernah memiliki kekuatan penuh nya kembali.
Ho Chen berharap yang menggunakan Segel Dewa Ilusi adalah She Long atau Ye Shi, jika demikian dia akan dengan mudah bisa mengalahkannya nanti.
***
Ternyata hal serupa tidak hanya di rasakan oleh Ho Chen saja, selain Ho Chen, Cao Yuan dan semua rekan Ho Chen mengalami hal yang sama, kecuali Ye Shi dan She Long.
Yang melepaskan Segel Dewa Ilusi adalah She Long, dia terpaksa menggunakan Sihir terlarang yang seharusnya tidak ia lakukan.
Dengan melakukan hal itu, maka lebih dari separuh kekuatannya akan menghilang, dan kekuatannya tidak akan pernah kembali selamanya.
She Long segera menghampiri Qie Yin yang saat ini sudah tidak sadarkan diri setelah tubuhnya sudah terlepas dari pengendalian kekuatannya sendiri.
She Long bisa saja melenyapkan Chinmi saat ini dengan menyerap seluruh energi dan tubuhnya.
Namun itupun jika bisa ia lakukan, karena saat ini kekuatan sudah sedikit. She Long tidak mau berlama-lama karena khawatir terhadap dua Pendekar lainnya yang saat ini sedang bertarung menghadapi Huo Lang di luar angkasa atau pendekar lain yang memiliki kekuatan Raja Alam.
Saat ini jika ke-empat pertapa muncul, maka itu sudah sangat cukup untuk melumpuhkan She Long, karena itu She Long buru-buru ingin pergi membawa Qie Yin sejauh mungkin dan akan menyembunyikan nya.
"She Long, bagaimana dengan Huo Lang? Bukankah kita juga harus menyelematkan nya?" tanya Ye Shi.
__ADS_1
"Ye Shi, tidak perlu memikirkan Huo Lang, saat ini kita pergi selamatkan Qie Yin dari mereka, dan jika kita masih berjodoh untuk bertemu dengan Huo Lang, maka kita pasti akan bersama kembali," kata She Long.
Secara tidak langsung She Long ingin mengorbankan Huo Lang demi keselamatannya sendiri sedangkan Ye Shi tidak mengerti akan maksud She Long.
"Baiklah, mari kita pergi dari sini!" kata Ye Shi kemudian dia membuat lingkaran yang pinggirnya seperti petir yang melingkar.
"Kita akan pindah ke galaxi lain agar mereka tidak bisa menemukan kita untuk beberapa waktu!" kata Ye Shi.
Ye Shi masuk lebih dulu kedalam lingkaran tersebut kemudian dia menghilang dan kemudian She Long berencana menyusul untuk dengan membawa Qie Yin.
"Mau kamu bawa kemana Qie Yin? Lepaskan dia!"
Saat dia ingin melangkah kan kakinya, Chinmi tiba-tiba muncul dan menyerang She Long sehingga She Long melepaskan Qie Yin.
"Sial, kenapa dia cepat sekali sadar, jika tahu seharusnya aku menyegelnya dulu tadi!" gerutu She Long.
Saat She Long melepaskan Segel Ilusi, Chinmi masih tidak sadarkan diri sehingga dia tidak terpengaruh oleh Segel Ilusi tersebut.
Chinmi ingin kembali menyerang She Long, namun dia melihat tubuh Qie Yin yang jatuh dan terbaring di atas tanah
Karena merasa khawatir terhadap kondisi Qie Yin, Chinmi segera menghampiri tubuh Qie Yin kemudian memeriksanya.
Chinmi bernafas lega karena ternyata Qie Yin baik-baik saja, dia hanya tidak sadarkan diri saja.
She Long merasa kesal karena Qie Yin kini sudah ada pada Chinmi, saat ini dia tidak mungkin bisa mengalahkan Chinmi sehingga dia terpaksa kabur dengan memasuki lingkaran buatan Ye Shi.
Chinmi tidak tahu jika kekuatan She Long saat ini sudah turun sengat drastis, yang ada pikirannya saat ini adalah keselamatan Qie Yin sehingga dia tidak melihat jika semua teman-teman sedang terbungkus oleh Segel Dewa Ilusi.
Setelah She Long masuk kedalam lingkaran tersebut, lingkaran petir buatan Ye Shi menghilang, dan She Long pergi tanpa membawa Qie Yin kembali karena dia tidak mau mengambil resiko dan akan mencari cara untuk bisa mendapatkan Qie Yin kembali dari Chinmi, dan tentunya yang lebih utama, dia akan mencari cara bagaimana agar bisa memiliki kekuatan yang baru.
Chinmi berusaha mengalirkan Energi nya ke tubuh Qie Yin berharap agar segel yang berada di dalam kepala Qie Yin bisa terlepas.
Namun sudah hampir setengah hari Chinmi mengalirkan energinya, dia belum bisa membukanya.
"Akhirnya..!" Cao Yuan lebih dulu berhasil membuka Segel Dewa Ilusi dan dia segera bergerak melepas Segel yang mengurung Ho Chen dan yang lainnya.
"Guru..!" Ho Chen menyipitkan matanya karena silau saat Segel Dewa Ilusi sudah di hancurkan oleh Cao Yuan.
"Aku tidak mau mendengar pertanyaanmu, sekarang gunakan pedang ini dan bebaskan yang lain!" kata Cao Yuan.
"Guru sendiri mau kemana?" tanya Ho Chen.
"Saat ini She Long sudah berhasil kabur, namun masih ada satu yang masih bertarung di sana!" kata Cao Yuan sambil menunjuk ke langit dimana saat ini Huo Lang sedang bertarung melawan Yinfei dan Lio Long.
"Cepatlah Ho Chen, setelah itu susul aku dan kita semua pasti bisa menyegel atau melenyapkan mahluk itu!" kata Cao Yuan kemudian dengan sekali lompat dia sudah menghilang.
Ho Chen segera pergi melepaskan Hanzi, Xi Liyi, Lang Yu dari Segel Dewa Ilusi, dan setelah semuanya sudah terbebas, mereka segera menghampiri Chinmi.
"Chinmi, saat nya melaksanakan tugas kita!" kata Ho Chen.
"Lalu bagaimana dengan Qie Yin senior?" tanya Chinmi.
"Aku akan menjaganya, jadi pergilah!" kata Lang Yu.
Chinmi menatap kembali wajah Qie Yin yang masih terbaring, "Tunggu aku dan bersabarlah, aku pasti kembali dan akan berusaha melepaskan Segel yang membelenggu ingatanmu!" kata Chinmi kemudian dia bangkit.
"Baiklah, saatnya bagi kita untuk melaksanakan tugas kita!" ucap Ho Chen.
"Tunggu..! Sejak tadi aku tidak melihat Dewi Bai Ying?" Xi Liyi memotong perkataan Ho Chen.
"Eh.. tadi aku lihat dia pergi bersama dengan dua orang yang di bawa oleh Guru Ho Chen itu!" kata Lang Yu.
Tentu saja dia akan ikut karena salah satu yang dibawa oleh Cao Yuan adalah Dewi Salju yang sebenarnya, dia adalah sahabat Dewi Bai Ying.
"Owh begitu, baiklah mari kita pergi," kata Ho Chen yang mengerti kenapa Bai Ying pergi menyusul kedua Dewa yang dibawa oleh Cao Yuan.
"Jenderal Lang, tolong bawa Qie Yin ke rumah ku! Nanti aku akan menyusul setelah menyelesaikan tugasku!" kata Chinmi yang dibalas dengan anggukan oleh Lang Yu.
Chinmi, Ho Chen, Hanzi, dan Xi Liyi segera menghilang menyusul Cao Yuan untuk mengalahkan Huo Lang.
__ADS_1
Lang Yu segera memapah Qie Yin dan kemudian dia juga menghilang membawa Qie Yin, dan saat ini hanya tersisa dari bongkahan tanah yang hancur berantakan.
Yang awalnya sebuah bukit dengan ada bangunan Sekte besar di puncak bukit tersebut, kini hanya tersisa bongkahan tanah yang sama rata dengan tanah, dan Sekte Bukit Matahari kini sudah rata akibat pertempuran kekuatan tingkat Dewa.