PENDEKAR DEWA ABADI S2 (Sihir Dewa)

PENDEKAR DEWA ABADI S2 (Sihir Dewa)
Sihir Segel Hitam


__ADS_3

***


Di Sekte Penakluk Kegelapan, Qie Yin dan semua anggota Sekte tengah sibuk membantu mengumpulkan semua orang di desa terdekat.


Para penduduk desa dengan cepat di kumpulkan oleh mereka dan semuanya berkumpul di Sekte Penakluk Kegelapan, hal ini juga berkat bantuan Yinfei, Lio Long, Xi Liyi dan Lang Yu.


"Em! Apakah itu sosok She Long saat ini?" tanya Lio Long saat dia melihat dengan mata Dewa nya.


Yang dilihat oleh Lio Long adalah pertarungan Chinmi melawan Ming Zai dan bukan Shi Long.


"Sepertinya begitu, lihat saja Pemuda itu bisa mengimbangi kekuatan Dewa Chinmi," jawab Xi Liyi.


"Ayo kita bergegas membantunya!" ajak Yinfei.


"Tidak senior! Dari pada senior datang kesini membantu ku, sebaiknya senior membantu menyelamatkan semua orang terlebih dahulu! Aku masih bisa menahannya sendiri disini," suara Chinmi tiba-tiba saja terdengar oleh mereka.


"Chinmi! Ijinkan aku untuk membantu mu?" Qie Yin juga berbicara dengan telepatinya kepada Chinmi.


"Qie Yin, sebaiknya kamu membantu para senior saja, selamatkan semua orang di Benua Daratan Tengah ini, jika semua orang sudah aman, barulah kamu bisa membantuku!" kata Chinmi.


"Baiklah Chinmi kami mengerti dan kamu berkonsentrasi lah menghadapinya, jangan sampai perhatian mu teralihkan dengan berkomonikasi dengan kami!" kata Yinfei.


"Tentu senior!" jawab Chinmi kemudian suaranya menghilang.


"Guru! Pergilah ke Kerajaan Bumi Barat! Bantu disana dan Senior Lio! Senior pergi ke Kerajaan Angin Selatan sedangkan Senior Xi Liyi dan Senior Lang, bantulah Kerajaan Es Utara, kumpulan semua orang dan pindahkan mereka semua kesini!" kata Qie Yin karena dia yakin tempat yang paling aman adalah di wilayah Sekte nya.


"Lalu bagaimana dengan kamu?" tanya Xi Liyi.


"Senior, aku akan mengurus disini, Sepertinya sebentar lagi akan ada ancaman di Sekte ini!" kata Qie Yin.


Qie Yin dapat merasakan energi jahat yang sangat banyak sedang menuju kearahnya, dia akan mencegahnya diluar karena di perbatasan wilayah Sekte sudah di pasang perisai pelindung. Perisai tidak akan mampu di tembus oleh siapapun kecuali orang itu memiliki ilmu ruang waktu.


"Baiklah kalau begitu!" kata Yinfei kemudian dia menghilang begitu juga dengan Lio Long dan Xi Liyi serta Lang Yu.


"Kalian semua juga ikut aku dan sisanya tetap berada di sini dan jangan berani keluar dari lingkaran perisai pelindung!" kata Qie Yin kepada para semua anggota Sekte kecuali para pemimpin Hewan Iblis yang ia ajak untuk ikut serta dengan pasukan Hewan Iblis juga.


Qie Yin segera membuat pergi bersama Para Hewan Iblis keluar dari perisai, dan di luar Perisai ratusan mayat Hidup sudah mulai berdatangan.


"Hentikan mereka semua..!" seru Qie Yin kemudian semua para Hewan Iblis maju menyerang kecuali para pemimpin Hewan Iblis dan Qie Yin.


Dari segi jumlah, tentu para pasukan Hewan Iblis lah yang paling banyak dan para pasukan Mayat Hidup hanya ratusan saja sehingga kalah Jumlah.


Kedua kubu saling bentrok dan pertempuran pun terjadi sangat sengit. Satu Mayat Hidup harus melawan lebih dari Lima Hewan Iblis dan tentu saja, mayat hidup tersebut harus hancur dan kemenangan sudah bisa di pastikan.


Namun ternyata semuanya sia-sia karena mayat hidup tersebut kembali bangkit dan tubuh mereka kembali utuh. Para Hewan Iblis merasa kebingungan sendiri karena musuh tidak bisa mati sama sekali.


"Bantulah mereka!" kata Qie Yin kepada Huo Shizi, Huo She, Lan Lang, Hei Lang dan Shi Hou.


Kelima Pemimpin Hewan Iblis itu segera melesat dan menyerang para pasukan Mayat Hidup dengan kekuatan mereka yang berada di tingkat Pertapa.


Dengan cepat serangan sihir mereka menghancurkan tubuh para Pasukan Mayat Hidup, namun lagi-lagi tubuh mereka kembali bangkit dan kembali menyerang mereka tanpa terlihat kelelahan atau pun kehabisan energi.


Tidak peduli cara apapun untuk membunuh para Pasukan Mayat Hidup itu, para mayat hidup tetap akan kembali bangkit lagi seperti sedia kala.


Qie Yin sendiri melihat hal itu juga merasa heran sehingga dia terpaksa juga ikut turun tangan.


Qie Yin mendenyutkan matanya dan seketika itu juga beberapa tubuh para Mayat Hidup langsung hancur lebur menjadi debu, namun tetap saja tubuh mereka kembali bangkit dari debu itu sendiri.


"Apa-apaan mereka ini? Apakah mereka tidak bisa mati?" batin Qie Yin.


"Sihir Debu Penghancur Tahap Empat."


Qie Yin melepaskan sihir debunya yang beterbangan membentuk seperti tali dan debu-debu itu menembus semua tubuh mayat hidup, namun para mayat hidup tidak juga mati.

__ADS_1


"Kalau begitu aku akan menyerap energi mereka semua!" kata Qie Yin kemudian dia berbicara kepada para Hewan Iblis.


"Semuanya masuk kembali ke Lingkaran Portal!" seru Qie Yin.


Qie Yin tidak ingin sihir penyerapan energi nya akan membunuh para Hewan Iblis sehingga meminta semuanya untuk kembali.


Kelima Hewan Iblis besama semua pasukan Hewan Iblis segera masuk mengikuti perintah Qie Yin, sedangkan Qie Yin membuat bola energi hitam kecil di telapak tangan nya.


Setelah semua para Pasukan Hewan Iblis sudah masuk kedalam Lingkaran Portal, Qie Yin segera melempar Bola Energi hitam itu ke udara dan kemudian energi jahat berwarna kemerahan dari tubuh Pasukan Mayat Hidup keluar dan di serap olah bola energi hitam tersebut.


Tubuh para Pasukan Mayat Hidup mulai hancur kembali karena energi jahat mereka yang menjadi sumber kehidupan mereka sudah di serap habis.


Qie Yin menyerap semua kedalam tubuhnya sehingga kekuatan Qie Yin semakin meningkat. Setalah semua tubuh mayat itu hancur.


Bola Energi hitam masih tetap berada disana karena Qie Yin menunggu apakah mayat itu akan bangkit dan hidup lagi.


Ternyata dugaan Qie Yin benar, para Mayat Hidup yang sudah hancur mulai terbentuk kembali dan energi mereka juga ada lagi.


Qie Yin semakin tersenyum lebar melihat hal itu, dia merasa senang karena bisa menyerap energi jahat mereka tanpa batas, dan itu bisa menyempurnakan kekuatannya dengan sangat singkat.


"Ini adalah hari keberuntungan ku! Siapapun yang mengendalikan tubuh dan kekakuan mereka ini, aku sangat berterima kasih padanya karena sudah membantuku!" kata Qie Yin kemudian kembali menyerap energi mereka semua dengan penuh semangat.


***


Di tempat lain, Meng Ling juga tidak menyadari jika apa yang ia perbuat sudah membuat kesalahan besar.


Meng Ling mengirim Pasukan Mayat Hidup sebanyak Lima Ratus pasukan ke Sekte Penakluk Kegelapan dan berniat merebut kembali Sekte itu dengan pasukan abadi nya.


Setiap pasukan hancur, maka Meng Ling kembali membangkitkan mereka dan berpikir jika Qie Yin sangat bodoh karena terus berusaha menyerap energi para Pasukan Mayat Hidup itu tanpa henti.


"Mau sampai kapan kamu akan menyerap energi mereka? Dia benar-benar bodoh! Para pasukan abadiku tidak akan mati hanya karena energinya kamu serap!" gumam Meng Ling sambil tertawa kecil karena merasa lucu terhadap Qie Yin yang ia lihat dengan mengunakan para pasukan Mayat Hidup dari jauh.


Meng Ling kembali merapalkan mantra nya dan membangkitkan para pasukan Mayat Hidup yang di hadapi oleh Qie Yin, dan sudah kelima kalinya dia membangkitkan mereka lagi.


Hanya segel khusus yang bisa menyegel jiwa mereka saja yang bisa menghentikan para pasukan Mayat Hidup itu.


Meng Ling tidak tahu jika Qie Yin sebenarnya bisa menyegel jiwa dan tubuh para Pasukan Mayat Hidup itu, namun Qie Yin tidak tahu jika segel saja yang bisa membuat mereka tidak akan pernah bangkit lagi.


Namun Meng Ling juga tidak tahu jika dia tetap membangkitkan pasukan itu, maka itu akan membuat kekuatan Qie Yin semakin besar dan bisa-bisa kekuatan Penuh Sang Dewi Kegelapan akan sempurna jika Meng Ling tidak segera menghentikan nya.


"Kenapa dia tetap mampu menyerap energi para pasukan Abadi ku? Apakah daya tampung Dantian nya masih mampu?" batin Meng Ling yang mulai merasa heran.


"Mustahil..! Murid She Chin itu pasti memiliki batasan, tidak mungkin dia akan mampu menyerap secara terus-menerus!"


Jika Semua diserap habis oleh Qie Yin, maka jika dikumpulkan semua energi mereka, maka itu setara dengan energi para Pertapa bahkan lebih dari itu, dan jika sampai berkali-kali, maka kekuatan tidak ada bedanya dengan kekuatan Para Dewa Abadi dan bahkan bisa mencapai tingkat Dewa Agung.


Sudah hampir sepuluh kali Meng Ling membangkitkan pasukan abadi nya yang di hadapi oleh Qie Yin sebelum akhirnya dia terkejut karena Qie Yin berhasil menemukan keberadaan nya.


Meng Ling merasa ada mata besar yang menatap nya dengan tekanan kekuatan tatapan yang sangat luar biasa, dan Meng Ling segera memutuskan untuk berhenti dan mengehentikan mantra nya karena khawatir Qie Yin akan datang ke tempat nya.


"Sungguh luar biasa mengerikan si murid She Chin itu!" kata Meng Ling yang takjub kepada Qie Yin.


***


Seluruh awan hitam mulai berkumpul dan petir hitam mulai terlihat menyambar di atas Sekte Penakluk Kegelapan.


Hal itu disebabkan oleh energi milik Qie Yin yang sudah hampir sempurna akibat terus menerus menyerap energi para pasukan Mayat Hidup itu.


"Kekuatan ini..!"


Qie Yin melihati tubuhnya yang di selimuti energi hitam dan dia merasakan energi yang meluap-luap dari dalam tubuh nya.


"Emm! Aku merasakan sumber dari energi ini!" gumam Qie Yin yang merasakan keberadaan seseorang dari tempat lain, dan energi para Pasukan Mayat Hidup itu dapat dia lihat dengan jelas.

__ADS_1


"Jadi pengendali mereka ini dari sana?" gumam Qie Yin, namun berikutnya dia langsung merasakan jika pengendali itu sudah menyadari jika dirinya berhasil menemukan pengendali tersebut, dan pada akhirnya pengendali itu menghilang.


Qie Yin menatap ke arah awan hitam dan kemudian dia mengangkat jarinya kelangit setelah itu Petir hitam turun Kejari nya.


"Jadi ini rasanya kekuatan penuh energi hitam itu?" batin Qie Yin kemudian dia mengarahkan telunjuknya yang masih ada Petir hitam nya ke arah para pasukan Mayat Hidup.


"Jika penyerapan energi dan menghancurkan tubuh mereka tidak mempan, maka bagaimana dengan sihir Segel Petir Hitam?" batin Qie Yin kemudian dia mencoba melepaskan segel Petir hitam kepada salah satu dari pasukan Mayat Hidup yang sudah bangkit.


"Segel Sihir Hitam-Petir Neraka."


Petir hitam di jari Qie Yin segera menghantam tubuh salah satu Mayat Hidup itu dan kemudian petir hitam tersebut mengurung tubuh mayat tersebut hingga tidak bergerak.


Tubuh mayat itu secara perlahan-lahan berubah menjadi asap dan kemudian tidak bangkit lagi karena tubuhnya berubah menjadi asap.


"Ternyata dugaan ku memang benar! Hanya segel yang mampu menghentikan mereka semua," batin Qie Yin kemudian dia mulai menyegel para pasukan Mayat Hidup dengan segel petir hitam nya.


Petir hitam memiliki kekuatan yang dahsyat, namun kali ini Qie Yin bisa mengubah petir mematikan itu menjadi sebuah segel, walau aneh namun nyatanya Qie Yin bisa melakukan nya.


Satu persatu para mayat hidup itu mulai terkena sembaran petir hitam, bahkan setiap cabangnya yang menyebar juga mengenai tubuh para Mayat Hidup yang berada di dekat mayat hidup yang di targetkan.


Dalam waktu singkat saja, Qie Yin berhasil menyegel semuanya, dan terlihat aura putih seperti sebuah kabut tipis keluar dari tubuh mayat hidup tersebut dan kemudian wajah kabut tersebut mulai terlihat jelas.


"Terima kasih karena sudah membebaskan ku," kata kabut tersebut kemudian perlahan-lahan melayang ke udara dan menghilang di udara.


"Sungguh keterlaluan orang yang sudah membangkitkan mereka secara paksa!" kata Qie Yin.


Kabut tersebut ternyata adalah wujud dari Roh tersebut yang sudah terbebas dari Meng Ling, mereka bisa saja pergi dan menghilang begitu saja, namun karena merasa berhutan Budi kepada Qie Yin, mereka menampakkan diri dalam wujud kabut dan menyampaikan rasa terima kasih mereka karena senang sudah bisa bebas dan kembali ke Dunia Akhirat untuk bereinkarnasi.


"Guru Yinfei, Senior Lio, Senior Xi, Senior Lang! Apakah kalian sudah bertemu dengan para pasukan Mayat Hidup juga?" tanya Qie Yin dengan telepatinya.


"Benar Qie Yin! Sekarang aku sedang berusaha menghabisi mereka, namun tidak bisa karena mereka hidup kembali," jawab Yinfei.


"Apa kamu juga menghadapi mereka?" Xi Liyi bertanya.


"Aku baru saja berhasil membebaskan Roh mereka!" jawab Qie Yin.


"Benarkah? Bagaimana caranya? Aku disini sungguh kesulitan, walau kekuatan mereka kecil, namun mereka tidak bisa di bunuh ataupun di hancurkan!" Lio Long juga berbicara.


"Kalian tidak perlu menghancurkan mereka, cukup di segel saja tubuh mereka dan gunakan juga segel kalian untuk membebaskan Roh mereka," jawab Qie Yin.


"Jadi seperti itu! Baiklah terima kasih Qie Yin atas informasi nya, kali ini aku akan menyegel mereka!" kata Yinfei.


"Guru, lakukan dengan cepat agar kita bisa membantu Chinmi!" kata Qie Yin kemudian dia kembali masuk ke lingkaran portalnya dan kembali ke Sekte nya.


***


Siapakah yang pernah pergi ke Pulau Komodo? Dan siapa yang pernah melihat Hewan Kadal raksasa itu baik melalui Sosmed maupun melihatnya secara langsung?


Tahukah kalian jika sebenarnya ada Cerita dan kisah di balik semua itu, dan saya akan menulis cerita itu yang sudah melegenda bagi penduduk asli kampung Komodo.


Cerita rakyat ini sengaja saya tulis agar semua orang juga tahu jika di indonesia masih banyak kisah kuno yang tidak di ketahui oleh banyak orang, terlebih lagi agar kisah ini tidak hilang akibat majunya jaman.


Mungkin kalian akan bertanya-tanya dari mana author mengetahui semua itu? Jawaban nya sederhana saja, yaitu karena istri saya adalah penduduk asli pulau Komodo.


Karena itulah saya berenisiatif untuk membagi kisah ini kepada kalian agar kalian tahu akan Hewan ini sekaligus sejarahnya.


Cerita itu sebagian memang berasal dari para penduduk disana, namun beberapa nama karekter ada yang saya tambahkan sendiri, dan ada kombinasi tambahan cerita sendiri agar lebih masuk akal.



LEGENDA PULAU KOMODO.


Sumber dari penduduk asli kampung Komodo.

__ADS_1


Tokoh utama tidak ada karena tokoh utamanya adalah pulau itu sendiri dan juga semua penduduk nya.


__ADS_2