
Api Hitam yang seharusnya tidak bisa padam ternyata menhilang begitu saja dari lengan Huo Lang. Wang Dunrui sebenarnya terkejut, karena selain Ho Chen, tidak ada orang lain yang bisa mematikan api hitam miliknya.
"Sihir Tiga Raja Api."
Wang Dunrui melepaskan tiga warna api berbeda dari kedua telapak tangannya dan satu lagi keluar dari mulutnya, sari tangan kanan mengeluarkan api berwarna merah, dari tangan kiri mengeluarkan api berwarna biru, dan dari mulutnya keluar api berwarna hitam.
Ketiga api tersebut menyembur kearah Huo Lang sehingga membuat Huo Lang melompat ke udara untuk menghindari serangan dari ketiga api tersebut.
Melihat Huo Lang sudah menjauh dari tubuh Kun, Wang Dunrui dengan cepat menarik kembali apinya sebelum mengenai tubuh Kun yang berada disana.
Dia segera menghilang dan muncul kembali di dekat Kun yang saat ini sangat lemah. Kun seolah-olah terkena serangan yang sangat kuat, tubunya lemah dan cahayanya sangat redup.
"Kun...!" Niu dan Yin segera mengangkat tubuh Kun kemudian memindahkannya untuk segera ditolong.
Kun dibawa ke Qiao Lin, karena Kristal Es milik Qiao Lin bisa di pergunakan untuk menyembuhkan dan mengembalikan seseorang yang terluka maupun yang telah kehabisan energinya.
"Dunrui, syukurlah kamu cepat datang, jika tidak mungkin Kun sudah terhisap olehnya," kata Ming Hao.
"Siapa dia senior Ming?" tanya Wang Dunrui sambil memperhatikan Huo Lang yang saat ini juga menatapnya.
"Aku juga tidak tahu, namun yang jelas, dialah dalang dari kerusuhan yang diperbuat oleh para siluman-siluman di seluruh ke empat kekaisaran," kata Feng Ying.
"Jadi gerakan para siluman itu adalah ulahnya?"
"Begitulah, dan juga dia sangat kuat, kemungkian kekuatannya setara dengan Chen'er!" ucap Hanzi.
"Iya, aku juga merasakan hal itu, kekuatannya sepetinya memang sebanding dengan saudara Chen," kata Wang Dunrui yang juga mengakui jika Huo Lang memang sangat kuat, dan dia menilainya dari cara Huo Lang memadamkan api hitamnya.
__ADS_1
"Kemana saudara Chen, kenapa aku tidak melihatnya di sini?" tanya Wang Dunrui, walau dia dapat merasakan semua kekuatan energi milik orang lain, namun energi Ho Chen sama sekali tidak bisa ia rasakan, dan sekarang muncul satu sosok lagi yang tidak bisa ia rasakan energinya.
"Sudah lama dia tidak kelihatan, aku juga tidak tahu kemana sebenarnya dia pergi," kata Feng Ying.
"Di saat-saat seperti ini..!" gerutu Wang Dunrui kemudian menatap ke arah Huo Lang.
"Lumayan juga kamu manusia, apa mungkin kamu manusia yang diharapkan untuk datang kesini oleh manusia betina itu?" tanya Huo Lang sambil menunjuk kearah Qiao Lin yang sedang mengobati Kun.
"Sepertinya mulutnya belum pernah ada yanh mukul, sungguh kasar sekali bicaranya," kata Ming Hao.
Wang Dunrui mengangguk setuju dengan perkataan Ming Hao kemudian dia juga juga berbicara kepada Huo Lang.
"Kamu sungguh sudah membuat dunia kami kacau, sebelum terlambat pergilah kamu dari sini!" kata Wang Dunrui kemudian tubuhnya mulai melayang di udara.
"Jika aku menolak?" tanya Huo Lang.
"Kamu akan tahu sendiri akibatnya!"
"Emm.. menarik sekali, sepertinya kamu lebih kuat dari mereka semua, baiklah mari kita lihat apakah kamu benar-benar kuat," Huo Lang juga mengeluarkan energinya dan menunjukkan jika dirinya juga tidak lemah.
"Wang Dunrui berhati-hatilah!" kata Hanzi kepada Wang Dunrui yang semakin tinggi di langit.
"Bersiaplah...!" seru Wang Dunrui kemudian dengan kecepatan tinggi melesat ke arah Huo Lang dengan menyerang menggunakan kepalan tangan yang di selimuti api berwarna merah.
Pukulan kepalan tangan Wang Dunrui di sambut dengan telapak tangan Huo Lang, benturan kedua tangan tersebut membuat daya kejut yang luar biasa. Awan tebal di langit sejak dahulu tidak pernah menghilang, sehingga matahari tidak pernah terlihat di sekte Gunung Es.
Namun akibat gelombang kejut dari pukulan Wang Dunrui yang berada dengan tapak Huo Lang, Awan tebal tersebut tersapu hingga matahari terlihat jelas, dan ini untuk pertama kalinya matahari terlihat di sekte Gunung Es.
__ADS_1
Wang Dunrui terus menyerang mengunakan pukulan serta tendangan, sedang Huo Lang juga membalas serangan tersebut sebelum akhirnya Wang Dunrui terkena sebuah pukulan telak di bagian bahu kirinya.
Wang Dunrui terlempar hingga 10 meter, beruntungnya dia berusaha menahan laju tubuhnya yang terlempar sehingga ia tidak terlempar jauh lebih dari itu.
"Sebaiknya kamu gunakan seluruh kemampuanmu, karena jika kamu hanya menggunakan sedikit dari kekuatanmu, maka kamu tidak akan bisa mengalahkanku," kata Huo Lang kepada Wang Dunrui.
Wang Dunrui hanya tersenyum pahit, dia sadar walau dia menggunakan kekuatan penuhnya sekalipun, dia yakin tidak akan bisa menang melawan Huo Lang. Dari pertukaran sekaligus pukulan yang mengenainya, Wang Dunrui sudah bisa mengukur kekuatan lawannya.
Wang Dunrui menoleh kebawah dan melihat seorang pemuda yang baru muncul sedang berbicara kepada Qiao Lin. Wang Dunrui tersenyum lebar setelah melihat pemuda tersebut, dan ia rasa harapan untuk menang sudah ada.
"Sepertinya aku memang tidak bisa mengalahkanmu, namun ada orang lain yang akan mengalahkanmu!" kata Wang Dunrui.
Huo Lang memiringkan kepalanya karena tidak mengerti akan maksud Wang Dunrui, "Kamu pikir siapa yang akan mampu mengalahkanku di duniamu ini? Sudahlah lagi pula aku tertarik untuk menghisap dirimu, karena kamu memiliki kekuatan unsur elemen yang sama dengan ku," kata Huo Lang.
Huo Lang berencana menghisap Energi milik Wang Dunrui karena energi yang Wang Dunrui miliki memiliki unsur api yang sama dengan dirinya.
Huo Lang mengangkat satu jarinya kemudian muncul api berwarna ungu dari jarinya. Huo Lang berniat untuk mengakhiri semuanya, namun mendadak firasatnya memakan ada sesuatu yang besar sedang mengarah padanya.
Huo Lang menoleh kebawah dan melihat seorang manusia yang terlihat masih muda sedang menatapnya dengan tajam.
"Em..!? tenyata masih ada lagi manusia yang memiliki kekuatan Dewa seperti dirimu!" kata Huo Lang setelah melihat manusia muda yang saat ini sedang menatapnya dengan tersenyum lembut kearahnya.
"Lihat senyum konyolnya itu, benar-benar menjengkelkan," ucapnya lagi.
"Dialah yang akan menjadi lawanmu, jadi bersiaplah untuk melawannya," kata Wang Dunrui kemudian turun menghampiri sosok yang terlihat muda itu.
"Dengan senang hati..!" kata Huo Lang kemudian melayang lebih rendah.
__ADS_1
Setelah tiba di tempat pemuda tersebut, Wang Dunrui terlihat seperti sedang membiarkan sesuatu kepada pemuda tersebut, setelah itu pemuda tersebut kembali menoleh kearah Huo Lang.
"Istirahatlah kalian dan ingat, buatlah sebuah perisai pelindung yang kuat agar kalian tidak terkena imbas dari pertarungan kami!" kata pemuda tersebut yang tidak lain adalah Ho Chen.