PENDEKAR DEWA ABADI S2 (Sihir Dewa)

PENDEKAR DEWA ABADI S2 (Sihir Dewa)
Kekuatan Kaisar Kegelapan


__ADS_3

Cahaya emas yang mengurung Sao Lao Cin sangat kuat, bahkan Sao Lao Cin sempat melepaskan semburan api hitam yang sangat kuat, namun tidak juga berhasil menembus cahaya kurungan tersebut.


"Sial! Kurungan ini sangatlah kuat sekali!" kata Sao Lao Cin yang tidak mampu menembus Cahaya tersebut.


Sao Lao Cin sadar jika dia memang bukan tandingan Tan Zuo Xian, hanya saja dia tidak habis pikir, kenapa Tan Zuo Xian bisa berada di tempat itu dan menghentikan semua rencananya yang sudah ia atur selama ini.


"Sekuat apapun dirimu berusaha, kamu tidak akan pernah bisa menghancurkan kurungan ini Sao Lao Cin, kurungan ini bahkan mampu menahan Dewa Hitam, apalagi kamu yang hanya memiliki kekuatan jauh di bawah Dewa Hitam!" kata Tan Zuo Xian dengan tersenyum lebar.


Sao Lao Cin hanya bisa menatap geram, andai saja Chinmi tidak menyatu dengan tubuh Roh Tan Zuo Xian, mungkin sejak tadi dia sudah melenyapkannya.


Tan Zuo Xian mengangkat telapak tangan ke atas, dia berniat mengakhiri pertarungannya dengan melenyapkan Sao Lao Cin.


"Bersiaplah Sao Lao Cin! Hari ini salah satu kekuatan 20 Pengawal Kaisar Kegelapan akan berkurang satu!" kata Tan Zuo Xian kemudian telapak tangan mengeluarkan Cahaya emas.


Sao Lao Cin sadar jika Tan Zuo Xian akan menggunakan tahap Nirwana untuk melenyapkan dirinya yang sudah terkurung.


Tahap Nirwana adalah salah satu ilmu andalan tiga pelindung Nirwana, ilmu ini sangat di takuti oleh para Pengawal Kaisar Kegelapan karena unsur yang ada di dalam ilmu itu mengandung unsur Cahaya.


"Aku pinjam Pusat Roh Es dan Api mu untuk melenyapkan nya!" kata Tan Zuo Xian kepada Chinmi.


"Gunakan saja apa yang kamu perlukan," jawab Chinmi dengan singkat.


Chinmi merasa energi dari Pusat Roh Elemen Es dan Api nya terserap sangat banyak, Tan Zuo Xian menggabungkan tiga elemen dari Es yang akan menghasilkan embun dan api yang akan menghasilkan bias cahaya dari ke-dua nya, dan yang terakhir adalah energi Buddha yang akan membuat unsur Cahaya lebih kuat.


Namun baru saja cahaya tersebut terbentuk, tiba-tiba saja Tan Zuo Xian merasakan energi yang begitu kuat dari langit.


Langit yang masih agak terang karena hari sudah sore mendadak menjadi gelap gulita, awan tebal berwarna hitam berkumpul bagai pusaran angin raksasa yang sangat besar.


"Hentikanlah pertarungan ini!"


Suara yang mengandung tekanan kuat terdengar sehingga waktu seolah-olah berhenti. Tan Zuo Xian dan semuanya menoleh ke atas dan kemudian muncul tiga sosok yang keluar dari balik awan.


"Siapa lagi yang datang sekarang? Apa bala bantuannya?" tanya Chinmi.


"Tidak! Bukan hanya bantuan nya yang datang, melainkan Kaisar Kegelapan sendiri yang datang kesini, dan sebelah kanan itu adalah Tanduk Iblis dan yang kiri adalah Mata Ular!" kata Tan Zuo Xian.


Chinmi memperhatikan mereka lebih teliti, Kaisar Kegelapan yang posisinya berada di tengah-tengah memang sangat berbeda.


Dia mengenakan jubah Kaisar berwarna hitam, dan selendangnya ada ukiran Swastika mirip seperti Swastika yang ada di Nirwana, hanya warnanya saja yang berbeda.


"Jadi dia itu yang di juluki Kaisar Kegelapan? Apakah kekuatan kita mampu untuk mengalahkan nya?" tanya Chinmi.


"Kamu jangan terlalu berharap lebih, mungkin kita masih bisa bertahan melawan dua pengawal itu, namun untuk melawan Kaisar Kegelapan! Sebaiknya lupakan saja," kata Tan Zuo Xian.


"Jadi kita akan menyerah disini?" tanya Chinmi yang tidak terima, dia takut jika sampai Qie Yin benar-benar akan di bawa oleh Kaisar Kegelapan.


"Jika kamu bersih keras, apa boleh buat, walau aku akan gagal menjalankan tugas dari Buddha, namun setidaknya aku sudah berusaha!" kata Tan Zuo Xian dengan tersenyum tipis.


"Em..Setan Api Hitam! Kondisi mu sangat buruk sekali, apakah lawan mu sebegitu kuatnya hingga kamu tidak berdaya seperti ini?" tanya Tanduk Iblis yang lebih dulu mendekati Setan Api Hitam.


"Apa kamu tidak merasakan kekuatan lawanku? Lihat baik-baik kurungan ini! Bukankah Kurungan ini hanya di miliki oleh ke-tiga Penjaga Nirwana?" kata Setan Api Hitam dengan nada marah.


"Aku kan hanya bertanya, kenapa kamu sampai berteriak dan marah seperti itu? Jelaskan saja dengan nada tenang, pelan dan lembut!" kata Tanduk Iblis dengan tertawa kecil kemudian dia memperhatikan kurungan dari Cahaya emas yang keluar dari putaran Toya.


"Benar juga ucapan mu, jadi siapa dia?" tanya Tanduk Iblis.


"Dia adalah Penjagaan Nirwana bagian kanan, Tan Zuo Xian," kata Sao Lao Cin.


Raut wajah Tanduk iblis seketika itu juga berubah, dia ingin menarik kembali kata-katanya tadi karena telah menghina Sao Lao Cin yang dia kira telah di kalahkan oleh manusia.


"Sao Lao Cin? Kenapa dia bisa berada disini?" tanya Tanduk Iblis.

__ADS_1


"Aku juga tidak mengerti! Sebaiknya kamu bantu aku keluar dari tempat ini!" kata Sao Lao Cin.


"Baik aku akan mengeluarkan mu!" Tanduk iblis melayang keudara dan kemudian langsung menghentikan putaran Toya tersebut.


Sao Lao Cin bernafas lega, namun tubuhnya sudah mengecil seperti semula, dia hanya bisa menghela nafas karena lebih dari setengah energinya sudah hilang, bahkan Lang Yu saja mungkin sudah bisa menandingi nya.


***


Waktu benar-benar seperti terhenti sehingga Ho Chen dan semuanya kecuali Chinmi dan Kaisar Kegelapan bersama dengan ketiga Pengawalnya saja yang bisa bergerak dengan leluasa.


"Walau kamu bersembunyi di dalam tubuh manusia, aku tahu itu dirimu Tan Zuo Xian," kata Kaisar Kegelapan dengan tubuh yang mulai turun ke arah Qie Yin.


Chinmi dengan cepat berpindah tempat dan menghadang Kaisar Kegelapan, "Apapun yang akan kamu lakukan padanya, aku tidak akan membiarkan mu!" tanya Chinmi.


"Manusia yang menarik! Namun aku merasa ada Aura yang tidak asing di dalam tubuh mu!" kata An Huang Yi sang Kaisar Kegelapan.


Chinmi hanya mengerutkan dahinya, dia merasa perkataan Kaisar Kegelapan tidak nyambung dengan pertanyaan nya.


An Huang Yi tiba-tiba saja sudah berada di hadapan Qie Yin sedangkan yang ada di handapan Chinmi juga masih berbicara kepada Chinmi.


"Apakah kamu memiliki hubungan dengan Rullai?" tanyanya.


"Aku adalah muridnya!" jawab Chinmi dengan singkat karena melihat tubuh Kaisar Kegelapan yang satu lagi sedang berdiri di hadapan Qie Yin.


"Owh begitu, pantas saja! Owh iya, bilang kepada Tan Zuo Xian, jangan harap dia bisa menghentikan ku, walau kalian berdua sudah bergabung sekalipun, kalian tidak akan bisa berbuat apa-apa!" kata Kaisar Kegelapan.


"Aku tidak peduli!" kata Chinmi kemudian dia segera membuat satu bayangan dan dirinya yang asli segera melesat kearah Qie Yin.


Kaisar Kegelapan tertawa kecil melihat sikap Chinmi yang terlihat sangat menghawatirkan Qie Yin, "Apakah kalian memiliki hubungan?" gumam Kaisar Kegelapan sambil memperhatikan Chinmi yang melesat kerah Qie Yin, sedang satu bayangan Chinmi masih berada di hadapan nya.


***


Lang Yu juga merasakan hal yang sama, dia sama sekali tidak bisa menggerakkan tubuhnya hanya saja untuk berbicara mereka bertiga tidak kesulitan.


"Ling'er! Akhirnya setelah menunggu sekian lama, aku bisa membawa mu kembali! Ikutlah pulang dengan Ayah ke istana, kau akan segera di angkat menjadi Penguasa Kegelapan berikut nya!" kata Kaisar Kegelapan yang sudah berada di hadapan Qie Yin.


"Si..siapa kamu? Aku sudah tidak memiliki ayah lagi, sudah lama ayahku mati," jawab Qie Yin dengan tubuh sedikit gemetar.


"Owh aku lupa mengembanglikan ingatanmu!" kata Kaisar Kegelapan kemudian menyentuh kening Qie Yin.


Kepala Qie Yin terasa sakit sekali untuk beberapa saat, kilasan-kilasan masa lalu nya mulai mengisi ingatan nya, mulai dari berlatih bersama dengan para Pengawal Ayahnya dan saat kekuatan Dewi Kegelapan di berikan oleh ayahnya.


Masa-masa saat dia bersama dengan An Huang Yi terlihat sangat jelas, dan terakhir adalah ingatan akan dirinya yang di hukum atas kesalahan nya menyerang Nirwana.


"Xi Jing Zi..!" Qie Yin segera teringat kepada salah satu murid Buddha yang bernama Xi Jing Zi.


Saat itu kekuatan An Huang Yi masih belum pulih sepenuhnya akibat pertarungan melawan Rullai, karena itu dia memerintahkan An Hei Ling untuk menyerang Nirwana setelah An Hei Ling merasa kekuatan sudah mencukupi untuk melawan Rullai.


Dia akan di temani oleh Raja Siluman yang saat itu menjadi murid An Hei Ling, namun siapa sangka An Hei Ling bertindak lebih dulu saat kekuatan masih belum cukup mampu untuk menandingi Rullai.


Qie Yin atau An Hei Ling menghentikan serangannya di Nirwana saat itu karena dia jatuh cinta kepada Xi Jing Zi, dia dan Xi Jing Zi segera meninggalkan Nirwana karena Xi Jing Zi tidak mau An Hei Ling mendapatkan hukuman dari Buddha.


Namun seiring berjalannya waktu, An Hei Ling sadar jika dirinya sudah membuat kesalahan besar karena telah berani menyerang Nirwana.


An Huang Yi saat itu tidak keberatan dan menyetujui hubungan putri nya, dia tidak peduli akan setatus Xi Jing Zi, yang penting putrinya bahagia itu sudah cukup.


An Hei Ling adalah putri kesayangan satu-satunya yang ia miliki, apapun akan dia lakukan demi sang putri.


Namun An Huang Yi tidak setuju jika sampai An Hei Ling menyerahkan diri kepada para Buddha.


An Hei Ling yang tetap berniat untuk pergi akhirnya tidak bisa di hentikan oleh siapapun, bahkan tidak satupun dari para Pengawal yang berhasil menghentikannya.

__ADS_1


Walau An Huang Yi saat itu masih dalam kondisi pemulihan, namun dia masih bisa menarik kembali kekuatan An Hei Ling.


An Hei Ling tidak menyangka jika dirinya akan di beri hukuman reinkarnasi oleh Rullai sebagai penebusan dosa nya, sedangkan Xi Jing Zi yang berusaha untuk membela An Hei Ling juga mendapat hukuman yang sama.


Namun sebagai gantinya nanti, Takdir akan mempertemukan mereka kembali dan akan menyatukan keduanya.


"Ayah kau..!?" ingatan An Hei Ling kini sudah kembali, namun ingatan akan kehidupan yang baru tidak menghilang.


"Sekarang kamu sudah percaya bukan jika aku ini adalah ayah mu di kehidupan sebelumnya?" tanya An Huang Yi.


"Aku tahu ayah, namun saat ini aku bukan An Hei Ling seperti yang ayah tahu, sekarang aku sudah menemukan kehidupan baru dan juga orang-orang yang bisa menerima ku dan juga mencintai ku!" kata Qie Yin.


Chinmi yang melesat kearah mereka berseru sangat keras dengan mata yang semakin bersinar pertanda jika dia benar-benar sangat khawatir akan terjadi sesuatu terhadap Qie Yin, "Apa yang akan kamu lakukan padanya, cepat jauhi Qie Yin!"


An Huang Yi mengarahkan telunjuknya kearah Qie Yin dan kemudian bola kecil berwarna hitam muncul dari jarinya.


"Ayah! Aku mohon jangan lakukan itu, aku bersedia ikut dengan ayah asalkan ayah tidak membunuh nya!" kata Qie Yin memohon agar ayahnya tidak melenyapkan Chinmi.


An Huang Yi melirik kembali kearah Qie Yin yang menggeleng kepalanya dan memohon agar tidak melenyapkan Chinmi.


An Huang Yi membatalkan serangannya kemudian dia hanya menghentikan tubuh Chinmi yang tinggal sepuluh meteran lagi untuk sampai padanya.


Tubuh Chinmi tiba-tiba saja tidak bisa di gerakkan, bahkan dia sudah mengerahkan kekuatan gabungan nya tetap tidak mampu, seolah-olah ada dinding pemisah antara dirinya dan tempat An Huang Yi berada, "Sialan! Qie Yin cepat pergi dari sini..!" seru Chinmi dengan sekuat tenaga dan merasa semakin takut jika dia akan benar-benar kehilangan Qie Yin.


"Kenapa kamu mau melakukan ini demi dirinya?" tanya An Huang Yi.


"Aku melakukan ini karena aku! Karena aku sangat mencintainya," jawab Qie Yin tanpa keraguan.


Qie Yin mengira An Huang Yi akan marah padanya, namun ternyata semua berada di luar perkiraan Qie Yin.


An Huang Yi justru tersenyum lembut kemudian dia mengelus kepala Qie Yin, "Ling'er! Sebenarnya ayah datang kesini hanya untuk menjemput dirimu, namun jika kamu merasa lebih bahagia tinggal disini bersama pemuda itu, ayah tidak akan memaksa mu!" kata An Huang Yi kemudian dia menatap kearah Chinmi yang masih belum bisa bergerak.


"Sepertinya dia memiliki kekuatan yang masih terpendam, aku yakin dia akan bisa menjadi pasangan yang terbaik untuk mu!" kata An Huang Yi sambil tersenyum lembut kepada Chinmi.


Chinmi merasa aneh melihat senyuman Kaisar Kegelapan padanya, "Apa-apaan? Kenapa dia tersenyum seperti itu padamu?" tanya Tan Zuo Xian.


"Kamu pikir aku mengetahuinya?" Chinmi menjawab Tan Zuo Xian dengan singkat, dia juga sama tidak mengerti nya seperti Tan Zuo Xian.


"Apakah Ayah akan merestui hubungan kami?" Qie Yin mencoba untuk memastikan apakah dugaan nya benar atau tidak jika ayah nya menyetujui hubungan nya dengan Chinmi, sama seperti hubungannya dulu dengan Xi Jing Zi.


"Mungkin! Kamu tahu, demi kebahagiaan mu, ayah akan melakukan apapun untuk mu! Ayah harap suatu saat nanti, kau dan dia datang untuk mengunjungi ayah, karena tidak lama lagi akan terjadi sesuatu terhadap diriku!" kata An Huang Yi dengan tersenyum kecut saat mengingat Ramalan dari Dewi Peramal.


Qie Yin mengerutkan dahinya, "Maksud Ayah?" tanya Qie Yin.


"Lupakan saja akan perkataan ayah barusan!" kata An Huang Yi.


Ho Chen dan Lang Yu yang berada satu meter dengan Qie Yin bisa mendengar dengan sangat jelas, Ho Chen tidak menduga jika Qie Yin benar-benar adalah reinkarnasi dari Dewi Kegelapan.


Namun Ho Chen juga tidak menduga jika Kaisar Kegelapan di hadapannya itu benar-benar nyata, dan semua yang di katakan oleh She Long tidak ada yang salah, terlebih lagi Kekuatan Kaisar Kegelapan yang berada jauh di atasnya.


"Ayah tahu tidak akan bisa merubah keputusan mu, karena sejak dulu kamu selalu keras kepala! Namun ayah ingin memastikan apakah dia layak atau tidak untuk mu!" kata An Huang Yi kemudian dia menggerakkan jarinya dan tubuh Chinmi bergerak sendiri menghampiri An Huang Yi.


***


Saya bingung, apakah tidak ada yang mengingat catatan yang pernah saya tinggalkan di atas? Saya sudah bilang jika musuh utama dari cerita ini hanyalah She Long. sisanya adalah cerita menunju keakhir cerita, anggap saja cerita ini sudah tamat, bagi yang masih mau membaca lanjut yang tinggal sedikit silahkan, namun jika Tidak silahkan.


Kisah dari Kaisar Kegelapan adalah spoiler dari cerita baru, jika ada yang bilang cerita semakin ngawur, saya tidak tersinggung, semua memang sudah saya atur sesuai dengan yang saya rencanakan.


Bukan bermaksud bersikap sombong atau marah, namun hanya menyampaikan saja, jika segala sesuatunya sudah di atur, dan jujur saja cerita ini berasal dari sebuah inpirasi saja, jadi jangan di anggap serius, karena semua berasal dari imajinasi semata, dan imajinasi memang terlihat tidak masuk akal.


Untuk judul dari cerita berikut akan saya sampaikan di akhir novel ini, ada tiga lapak yang akan menjadi target perilisan, pertama NT (Noveltoon), ke-dua *******, ke-tiga *** app.

__ADS_1


__ADS_2