
"Jangan sering-sering menyerap Qi dari mustika Hewan itu. kamu harus tahu Qi yang terkandung dalam mustika Hewan itu tidaklah sepenuhnya murni, ada unsur negatif yang terkandung di dalam Mustika tersebut.
Jika kamu terus-menerus menyerap Qi dari mustika itu, kelak unsur negatif yang berada didalam Dantian milikmu akan meracuni fikiranmu, jadi janganlah kamu sering-sering menyerap qi dari mustika itu!" kata Long Wang saat melihat Chinmi menyerap qi dari mustika abu-abu yang ia miliki.
"Jadi itu efek yang sesungguhnya? Aku pikir resikonya hanya akan meledakkan tubuh saja!"
"Tentu saja itu juga akan terjadi, karena efek negatif tersebut akan mampu meledakkan tubuhmu jika sudah terlalu banyak Qi negatif jahat tersebut tertampung di dalam Dantian mu."
Chinmi baru mengerti akan arti yang sebenarnya jika terlalu banyak menyerap qi dari dalam mustika tersebut, resiko yang akan dihadapinya ternyata berasal dari qi Negatif jahat yang terkandung dalam mustika tersebut.
"Apakah ada cara untuk mengatasinya?" tanya Chinmi.
"Ada, jika kamu menyerap Mustika tersebut usahakan sisanya kamu menyerap qi alami dari alam, karena qi alam itu sangatlah murni, dan qi Alam yang murni akan mampu menetralisir qi Negatif yang kamu serap dari mustika itu," kata Long Wang.
"Terimakasih Tuan Long!" kata Chinmi yang kondisinya sudah mulai membaik.
"Panggil aku Long saja tidak perlu diawali dengan panggilan Tuan!" kata Long Wang.
"Baiklah Long," Chinmi mengikuti apa yang diinginkan oleh Long Wang untuk tidak memanggilnya dengan sebutan Tuan.
Chinmi menoleh keatas dan melihat Fan Yuzhen dan dua Pertapa lainnya bekerja sama dengan Naga Hitam menyerang Elang Hitam atau Hei Ying. Sedangkan satu Pertapa lagi berurusan dengan Lung Wai dengan para pengikutnya yang tidak sempat ikut pergi.
"Sepertinya mereka bisa mengatasinya sendiri!" gumam Chinmi kemudian menatap kearah jasad pasukan Hewan Iblis yang berserakan di hadapannya.
"Sebaiknya aku mengambil Mustika Hewan Iblis saja, aku yakin pasti akan ada Mustika Merah di antara jasad mereka," gumam Chinmi kemudian menyerap semua jasad Hewan Iblis.
Chinmi jelas tidak mau memeriksa satu persatu dari potongan daging Hewan Iblis untuk menemukan Mustikanya, Chinmi berniat akan mengumpulkan. semua jasad Hewan Iblis menjadi satu dan nantinya akan ia bakar.
Mustika Hewan Iblis tidak akan hancur jika hanya terbakar oleh api biasa saja atau energi api yang masih berada di tingkat Pemula seperti api milik Pangeran Ming Zai.
Namun jika sampai menggunakan energi api yang tingkatannya hingga mencapai tingkat Puncak keatas, jelas mustika tersebut akan ikut hancur menjadi debu.
Saat ini Chinmi sudah mencapai ke tingkat Pendekar Menengah 3, itu disebab kan oleh pusat Roh nya yang kini sudah memiliki 4 cabang.
***
__ADS_1
"Sihir Logam Bola energi Logam."
Naga Hitam mulai membuat energi bulat hitam dari mulutnya dan bersiap melepaskannya kearah Hei Ying yang kini sudah mulai terpojok.
"Sihir Api Kobaran Bola Api."
"Pedang Angin Pencabut Nyawa."
"Sihir Air Tombak Air Suci."
Wu Tong, Fan Yuzhen dan Xie Wen juga ikut menggabungkan kekuatannya membantu Naga Hitam untuk mengalahkan Hei Ying.
"Dasar pengecut...!" seru Hei Ying kepada mereka semua kemudian membuka paraunya lebar-lebar dan menciptakan Bola energi Hitam juga yang besarnya juga sama dengan milik Naga Hitam.
Kini mereka saling menghantamkan jurus dan sihir energi mereka masing-masing, sehingga menimbulkan daya guncang yang sangat besar.
Booom!!!
Kedua Bola Energi Hitam milik Hei Ying dan Naga Hitam meledak setelah saling berbenturan. Walau mereka bertempur di udara yang sangat tinggi, namun daya ledakan dan cahayanya menyinari seluruh Kerajaan Es Utara, bahkan guncangannya menghancurkan puncak gunung Es yang agak jauh dari pertempuran.
Ketiga energi milik para Pertapa menyusul setelah kedua bola energi hitam meledak. Ketiga energi tersebut melesat dengan sangat cepat menuju kearah Hei Ying.
Jdaaar!!!
Ketiga energi tersebut mengenai tubuh Elang Hitam sehinggga bulu-bulu Elang Hitam beterbangan di langit malam.
Elang Hitam ternyata masih bisa bertahan walau bulu dibagian lehernya kini banyak yang tidak ada, ditambah lagi kondisinya semakin melemah.
"Hei Long, walau kamu bisa membunuhku hari ini, semua itu tidak akan merubah apapun. Sekarang semua kendali pasukan kami, bukan lagi dikendalikan oleh delapan pemimpin lagi! Melainkan sekarang dipimpin langsung oleh She Long," kata Hei Ying kepada Naga Hitam atau Hei Long.
"Walau sekarang She Long sudah kembali memimpin para pasukan Hewan Iblis, kami kedelapan Naga akan tetap berusaha menghentikannya, jadi sekarang lebih baik kamu menyerah dengan baik-baik," kata Hei Long.
"Naga Hitam, tidak perlu banyak bicara lagi, cepat kita habisi dia!" kata Fan Yuzhen.
"Tidak, kalian seharusnya tidak perlu ikut campur, biar aku sendiri yang membunuhnya, itu karena akulah yang mengangkatnya untuk menggantikan posisiku sebagai pemimpin kelompok hewan hitam. jadi biar aku yang menyelesaikan ini!" kata Hei Long kepada Ketiga Pertapa.
__ADS_1
Ketiga Pertapa saling berpandangan sesaat sebelum akhirnya menyetujui permintaan Hei Long. Walau penasaran ada hubungan apa antara Naga Hitam dan Elang Hitam, namun mereka bertiga lebih baik membiarkan Hei Long menyelesaikan apa yang ingin dia selesaikan.
"Baiklah jika itu maumu Naga Hitam," kata Wu Tong kemudian turun kebawah dan disusul oleh Fan Yuzhen dan Xie Wen.
"Sekarang kamu sudah mendapatkan kepercayaan dari manusia, ingatlah jika manusia itu adalah mahluk yang serakah dan mudah untuk berkhianat hanya demi mendapatkan keuntungan pribadi mereka sendiri saja."
Hei Long hanya menatap ketiga Pertapa tersebut yang mulai turun kemudian menjawab perkataan Hei Ying.
"Kamu terlalu naif Hei Ying, apakah hanya para manusia saja yang memiliki sifat buruk? Bukankah sebenarnya sifat mereka juga tidak jauh berbeda dengan kita? Jadi janganlah beranggapan jika hanya manusia saja memiliki sifat serakah!" Hei Long kembali menatap Hei Ying.
"Sebelum terlambat lebih baik kamu ikut saja denganku, kita bisa bekerja sama dengan para manusia untuk menciptakan dunia yang lebih baik lagi,"
"Hahaha... Percuma saja Hei Long, aku lebih baik memilih mati dari pada harus bekerja sama dengan para manusia-manusia lemah itu!"
"Baiklah jika itu sudah menjadi keputusanmu," kata Hei Long kemudian menggerakkan ekornya dan mengarahkan ujung ekor tajamnya kearah Hei Ying.
"Long saudaraku, tidak kusangka jika aku akan mati dibunuh oleh dirimu! Selesaikanlah dengan cepat saudaraku, aku akan lebih senang jika mati dibunuh olehmu," kata Hei Ying dengan nada sedih.
"Ying, maafkan aku! Aku akan selalu menganggap mu sebagai saudara ku. Selamat tinggal...!" kata Hei Long kemudian menghujamkan ekor tajamnya ke tubuh Hei Ying hingga tembus kebelakang.
Hei Ying melebarkan sayapnya dengan membuka paraunya keatas dengan suara rintihan rasa sakit yang hebat.
Hei Ying kembali menatap Hei Long, namun tidak ada kata-kata yang di ucapkan. Hei Long akhirnya meninggal dengan tubuh masih tertancap oleh ekor Hei Ying, membuat perasaan Hei Long sedikit sakit saat melihat Hei Ying sudah mati.
"Terlintas sesaat masa-masa mereka saat masih sama-sama muda, saat umur mereka masih sama-sama kecil, mereka sering berlatih bersama agar memiliki kekuatan yang sama dan bisa mencapai kekuatan Pertapa sehingga membuat mereka berdua bisa bicara secara lisan.
Saat Hei Ying terpilih sebagai Pemimpin Hewan Iblis, Hei Ying begitu senang karena saudara hewan semasa kecilnya berhasil menjadi pemimpin.
Hei Ying selalu mengikuti perintah Hei Long, walau Hei Long sudah menjadi ketua, namun Hei Ying tetaplah menganggapnya sebagai saudaranya.
Hei Long dan ketujuh Naga lainnya yang sudah cukup lama memimpin para Hewan Iblis akhirnya memutuskan untuk memberikan kedudukan dan posisinya kepada Hewan yang lain, karena kehidupan semua Hewan Iblis sudah sangat damai karena kepemimpinan dari ke delapan para Naga.
Hei Long memilih saudara masa kecilnya, yaitu Hei Ying untuk menggantikannya memimpin para pasukan dari kelompok hitam.
Namun siapa sangka jika semua rasa persaudaraan harus menjadi permusuhan hanya karena memiliki cara pandang yang berbeda antara ke delapan mantan pemimpin Hewan Iblis, dengan para pemimpin baru Hewan Iblis.
__ADS_1
Ikatan rasa persaudaraan tersebut akhirnya kandas dan berubah menjadi permusuhan yang pada akhirnya memisahkan Hei Long dan Hei Ying.
"Selamat tinggal..!" kata Hei Long dengan nada kecil kemudian menarik kembali ekornya dari tubuh Hei Ying.