PENDEKAR DEWA ABADI S2 (Sihir Dewa)

PENDEKAR DEWA ABADI S2 (Sihir Dewa)
Transformasi


__ADS_3

Kepalan tangan Ho Chen berhasil mengenai kepalan sang Singa Hitam, namun Singa Hitam tidak merasakan apapun sehingga hanya menatap Ho Chen dengan bingung.


"Jangan bermain-main denganku manusia, kamu pikir pukulan kecilmu itu sanggup untuk menahan...! Arghhh... Apa yang Arghhh."


Singa Hitam tidak bisa menyelesaikan kata-katanya setelah ia merasakan sakit dari dalam tubuhnya. Singa Hitam mengerang kesakitan karena yang ia rasa seluruh di dalam tubuhnya seperti mau hancur.


"Kau! Kau.. Akan aku balas."


Tiba-tiba seluruh tubuh Singa Hitam tertutup energi hitam yang bercampur kilatan petir dan energi tersebut kemudian mengeras.


"Chen'er cepat hentikan dia..!" seru Yinfei karena ia merasa ada sesuatu yang lebih buruk lagi.


Ho Chen mengumpulkan energinya di depan telapak tangannya. Energi tersebut bercahaya putih, semakin lama semakin terang dan membentuk bola cahaya yang sangat terang dan ukurannya dua kali kepalan tangan orang dewasa.


Cahaya tersebut juga memancarkan energi yang begitu kuat, bahkan cahayanya mampu menerangi beberapa Planet yang terdekat.


"Pancaran Sinar Matahari."


Ho Chen tidak melempar bola tersebut melainkan menembakkan sinar tersebut seperti laser.


Energi tersebut membentur Bola Energi raksasa yang di dalamnya ada Singa Hitam. Energi milik Ho Chen berusaha menembus Bola energi tersebut dengan sangat kuat bahkan cahayanya berbenturan dengan petir yang menyambar membuat sebagian Galaxi tersebut sangatlah terang.


Namun beberapa saat kemudian ledakan dahsyat kembali terjadi, Bola energi Hitam raksasa tersebut meledak dan menimbulkan efek kejut yang maha dahsyat.


Yinfei, Lio Long, Xi Liyi dan Jendral Lang Yu juga hampir terhempas terkena efek ledakan tersebut, namun Yinfei segera membuat pelindung energi untuk melindungi mereka berempat dan itupun juga hampir gagal.


Begitu semuanya selesai, Planet-planet yang terdekat sudah lenyap karena hancur akibat terkena ledakan tersebut, sedangkan Bola Energi Hitam Raksasa milik Singa Hitam tidak terlihat.


"Kemana dia, apakah dia sudah mati?" tanya Xi Liyi karena tidak lagi melihat tubuh raksasa Singa Hitam.


"Tidak, lihatlah itu sepetinya dia bertransformasi!" Yinfei menunjuk kearah yang sangat jauh.


Mereka semua melihat kearah tersebut dan melihat sosok lain mirip manusia, namun mereka tidak bisa melihat dengan jelas karena jaraknya terlalu jauh.

__ADS_1


Ho Chen berpindah tempat dan berada di hadapan mereka semua, "Chen'er, apa yang sudah terjadi?" tanya Yinfei.


"Senior aku juga tidak tahu, namun yang jelas Singa Hitam tersebut bertransformasi kewujud lain yang lebih kecil, bahkan sepertinya jauh lebih kuat dari sebelumnya."


Mereka semua saling berpandangan dengan perasaan tidak percaya karena mereka sama sekali tidak merasakan kekuatan Singa hitam maupun sosok tersebut.


Saat mereka masih bingung akan situasi tersebut, tiba-tiba saja sosok tersebut mendadak muncul di hadapan mereka semua.


Kini mereka semua dapat melihat dengan jelas sosok tersebut. Tubunya sebesar manusia namun berkepala Singa dan ekornya masih bercahaya. Terlihat beberapa kilatan petir di sekujur tubunya, dan yang lebih berkesan bentuk lengannya yang berotot.


Telapak tangannya masih berbentuk cakar dan kakinya normal hanya dipenuhi banyak bulu hitam.


"Ini tidak ada dalam rencana ku, dan benar-benar diluar dugaan!" kata Lio Long.


"Rencanamu? Apa kamu pikir kami terperangkap dalam segel karena rencana kalian? Kalian salah ini..!"


Singa Hitam menghilang dan berdiri tepat didepan Lio Long, "Adalah rencana kami!" kata Singa Hitam dan disertai dengan serangan tendangan ketubuh Lio Long membuat Lio Long terhempas jauh namun Ho Chen segera muncul dan menahan Lio Long agar tidak semakin menjauh.


Gerakannya begitu cepat bahkan tidak bisa ditangkap oleh mata mereka semua. Singa Hitam terus menyerang mereka satu persatu dengan sangat cepat membuat Yinfei, Xi Liyi dan Jendral Lang Yu terpukul dan terhempas.


"Lalu bagaimana denganmu?" tanya Xi Liyi dengan cemas.


"Aku akan menghadapinya."


"Tidak ini terlalu berbahaya dia..!"


"Senior Yin, aku tadi tidak menggunakan seluruh kekuatanku jadi sekarang aku juga akan menggunakan kekuatan penuh yang kalian berikan tadi," kata Ho Chen kemudian menatap Singa Hitam tersebut.


"Berapa banyak peluangmu untuk menang?" tanya Lio Long.


"20 banding 100," jawab Ho Chen.


"Sekecil itu..?" kata Yinfei sembari memperhatikan Singa Hitam yang tidak melakukan gerakan sama sekali.

__ADS_1


"Tidak itu sudah cukup, setidaknya cukup untuk menyelamatkan kalian semua."


Mereka semua terkejut mendengar ucapan Ho Chen, Lio Long ingin mengatakan sesuatu namun Ho Chen sudah menghilang dan terlihat dia sudah berada di hadapan Singa Hitam.


"Kita serahkan saja semuanya padanya, aku yakin dia memiliki sesuatu yang kita tidak ketahui," kata Yinfei berusaha menenangkan semuanya.


Mereka semua hanya bisa menyaksikan saja kemudian bersama-sama membuat pelindung energi yang kuat agar tidak bisa ditembus oleh Singa Hitam yang saat ini jauh lebih kuat dan lincah.


"Dia bilang ini rencana mereka, apa maksudnya?" Batin Lio Long, dia masih ingat perkataan Singa Hitam.


***


"Sekarang Hanya kita berdua, tunjukkanlah semua kemampuanmu itu!" kata Singa Hitam kepada Ho Chen yang saat ini sudah berada di hadapannya.


"Kamu juga, aku tahu bukan hanya itu kekuatan penuh dari Transformasimu, jadi mari jangan ada yang menahan diri lagi," kata Ho Chen.


"Hahaha..! Aku akui kamu manusia yang pemberani, baik mari kita mulai," kata Singa hitam kemudian seluruh tubuhnya diselimuti energi Hitam dan cahaya kilatan petir juga semakin banyak membuat dirinya seolah-olah memakai jirah petir.


Tubuh Ho Chen juga mulai tertutup oleh cahaya putih yang ada di belakang kepalanya, semakin lama cahaya tersebut menutupi seluruh tubuhnya.


Rambut Ho Chen yang hitam panjang terlihat berubah warna putih. Sekarang Ho Chen terlihat seperti memakai Jirah putih sedikit bercampur cahaya emas.


Semuanya terpana melihat itu, sekarang mereka semua yang menyaksikan kejadian tersebut seperti melihat dua cahaya berbeda warna sedang berhadap-hadapan seolah-olah seperti dua cahaya dewa.


"Terimalah ini!" kata Singa Hitam kemudian memberikan serangan pukulan yang seperti kilatan petir kepada Ho Chen.


Ho Chen juga membalasnya dengan pukulan yang sama sehingga benturan dari kedua pukulan tersebut membuat daya kejut yang seolah-olah akan menghancurkan Alam Semesta.


Ho Chen dan Singa Hitam menghilang dari pandangan Yinfei dan semuanya, yang terlihat hanya kilatan-kilatan dua cahaya yang berbenturan namun berpindah-pindah tempat.


"Luar biasa, inikah kekuatan para mahluk itu jika bertransformasi?" kata Xi Liyi yang merasa takjub dengan kekuatan Singa Hitam.


"Kamu mau mendukung Chen'er atau Mahluk itu?" tanya Yinfei.

__ADS_1


"Ah tentu saja aku mendukung Ho Chen, lagi pula Ho Chen terlihat mengimbangi kekuatan Mahluk itu," kata Xi Liyi kemudian kembali melihat kilatan-kilatan yang masih berbenturan dan berpindah-pindah tempat itu.


__ADS_2