PENDEKAR DEWA ABADI S2 (Sihir Dewa)

PENDEKAR DEWA ABADI S2 (Sihir Dewa)
rencana 2


__ADS_3

She Chin menemui Fu Shen dangan wajah kesalnya, She Chin sebenarnya sangat ingin membunuh Fu Shen, namun mengingat hanya Fu Shen satu-satunya orang dari Kerajaan yang bekerja sama dengannya dia membatalkannya. Namun tetap saja dia tidak suka ketika mendengar nama Fu Shen di telinganya.


"Mau apa kamu datang kesini Fu Shen?" tanya She Chin yang baru tiba di tempat Fu Shen berada namun dengan nada tidak suka akan kedatangan Fu Shen.


"Ketua She, aku benar-benar sangat membutuhkan bantuanmu," kata Fu Shen.


She Chin mengerutkan dahinya kemudian bertanya, "Bantuan! Bantuan apa lagi yang kamu inginkan dariku?" tanyanya.


"Ketua Shi, aku ingin ketua mengerakkan anggota Sekte untuk membunuh Li Fang secepatnya yang berada di Sekte Pedang Suci dan...!"


"Cukup Fu Shen, aku sudah tahu maksudmu. Namun perlu kamu tahu, aku sudah tidak ingin lagi berurusan dengan keluarga Li lagi, aku yakin kamu sudah mengetahui alasanku itu!" kata She Chin yang memotong perkataan Fu Shen.


Fu Shen hanya bisa merapatkan Gigi setelah mendengar penolakan She Chin untuk membantunya, dia tahu alasan She Chin menolaknya, semua itu akan isu Fan Yuzhen yang menyatakan jika dia akan melindungi Li Fang dan semua anggota utama marga Li.


"Ketua She, ternyata anda juga mempercayai kabar tentang Pertapa Pedang itu yang sudah menganggap keluarga utama dari marga Li menjadi keluarganya itu?"


"Tentu saja aku percaya! Benar atau tidaknya kabar itu, yang jelas Pertapa Pedang itu memang masih ada. Aku tidak mau mengorbankan anggotaku untuk keperluan pribadimu," kata She Chin dengan memalingkan wajahnya dan menatap kearah lain.


"Sudahlah Fu Shen, jika kamu masih bersikeras ingin menangkap mereka, kamu lakukan saja sendiri, atau silahkan cari sekte yang lain," kata She Chin kemudian meninggalkan Fu Shen sendiri di sana.


Fu Shen merasa tidak mendapatkan hasil apa-apa dengan datang jauh-jauh ke Sekte Kalajengking Merah, dia juga tidak mungkin hanya duduk termenung sendiri saja disana tanpa harus berbuat apa-apa.


Dengan berpikir keras akhirnya Fu Shen hanya bisa menundukkan kepala sambil berusaha mencari cara lain secara perlahan-lahan.


Fu Shen berjalan dengan lemas dan berjalan menyusul She Chin yang sudah lebih dulu pergi ke ruangannya.

__ADS_1


Dengan kepala menunduk Fu Shen tidak sadar jika di hadapannya sedang ada seseorang yang sedang berdiri.


"Jendral Fu Shen, apa anda baik-baik saja?"


Fu yang kaget segera mengangkat kepalanya dan dia melihat Hu Mochu sedang menatap dirinya dengan heran.


"Senior Mochu, kamu mengagetkanku saja!" kata Fu Shen dengan mengusap dadanya.


"Jendral-jendral!" Hu Mochu menggelengkan kepala dengan tertawa geli melihat expresi wajah Fu Shen, sedangkan Fu Shen hanya bisa mengumpat dalam hati menahan malu.


"Bagaimana Fu Shen, apa sudah ada keputusan?" tanya She Chin setelah melihat Fu Shen tiba di tempatnya.


Fu Shen hanya menggelengkan kepalanya sehingga She Chin mulai menjelaskan akan langkah dan rencana dirinya kedepannya.


"Sekarang aku butuh kerja sama darimu. Aku ingin kamu membantuku dalam memperlancar rencanaku dan...!"


Fu Shen jelas terkejut mendengar rencana She Chin yang menurutnya terlalu gila. Tidak akan mudah untuk bisa melaksanakan rencana tersebut, dan pastinya sekte aliran putih dan netral pasti akan melindungi murid-murid mereka.


"Ketua She, ini sungguh berat, jika sampai Raja Bao mengetahui jika pasukan dari Kerajaan Bumi Barat juga terlibat akan masalah ini..!" Fu Shen menghentikan kata-katanya setelah She Chin menatapnya dengan tatapan dingin.


Kerajaan Es Utara tidak pernah mengusik ketentraman Kerajaan Bumi Barat. Dari empat kerajaan yang ada di dunia Galaxi garis bintang, hanya Dua Kerajaan yang terlihat damai dan tentram, kedua kerajaan itu adalah Kerajaan Es Utara dan Kerajaan Api Timur.


Jika sampai Raja penguasa Kerajaan Es Utara mengetahui jika Kerajaan Bumi Barat ikut terlibat dalam rencana penculikan murid sekte yang ikut turnamen yang sedang di selenggarakan oleh Kerajaan Es Utara, itu artinya Fu Shen akan memulai masalah besar, dan bisa jadi akan memancing perang antar dua kerajaan tersebut.


"Kamu tidak perlu mengkhawatirkan itu Fu Shen, serahkan saja semuanya padaku, aku jamin mereka tidak akan mengetahui akan keterlibatanmu dalam rencana ini," kata She Chin setelah mengetahui akan kekhawatiran She Chin.

__ADS_1


Fu Shen terlihat masih ragu, namun tidak ada jalan lain selain menyetujui dan mengikuti rencana She Chin tersebut.


Setelah menyelesaikan kesepakatan dengan Fu Shen, She Chin pun segera membuat undangan pertemuan untuk Ketua Sekte aliran Hitam termasuk Ke empat Pendekar Hitam, dan rencananya She Chin akan melangsungkan pertemuan di Sekte nya sendiri sebagai tuan rumahnya.


***


Di dalam sebuah hutan besar, ada tiga orang yang sedang duduk berdiskusi, mereka adalah para ketua sekte aliran hitam yaitu Meng Yi, Lung Wai dan Tong Liung.


Mereka bertiga sama-sama memasang wajah masam. Setelah pergi meninggalkan Sekte Pedang Suci, mereka berencana akan kembali lagi saat hari sudah mulai malam. Saat sore hari mereka sudah bersiap untuk kembali ke Sekte Pedang Suci namun mereka membatalkannya setelah melihat sekilas seseorang sedang terbang di atas mereka bertiga.


Walau hanya sekilas namun mereka bisa mengenali orang tersebut, dia tidak lain adalah Fan Yuzhen yang sedang terbang di atas mereka bertiga dengan kecepatan tinggi.


Mereka membatalkan renacana mereka untuk kembali ke Sekte Pedang Suci karena khawatir jika Fan Yuzhen kembali kesana. Mereka akhirnya memilih kembali ke penginapan, dan keesokan harinya mereka dikejutkan dengan kabar akan pernyataan Fan Yuzhen yang menganggap Keluarga Li sebagai keluarganya dan di tambah dengan ancaman dari Fan Yuzhen.


Mendengar kabar tersebut mereka akhirnya mengurungkan niat mereka untuk memburu Li Fang dan juga Li Chinmi yang sekarang masih berada di Sekte Pedang Suci.


Mereka bertiga pergi kedalam hutan besar untuk membicarakan masalah tersebut, karena tempat paling aman bagi mereka hanyalah di dalam hutan.


"Tidak ku sangka ternyata Pertapa Pedang akan kembali lagi!" kata Lung Wai dengan wajah masamnya.


"Jadi bagaimana ini, apa sebaiknya kita kembali saja?" tanya Tong Liung.


Lung Wai dan Meng Yi sama-sama mengangguk, mereka juga memiliki pemikiran yang sama dengan Tong Liung.


"Tidak ada lagi yang bisa kita lakukan disini, jadi sebaiknya kita kembali saja ke Sekte kita masing-masing sekaligus menarik semua anggota kita masing-masing agar berhenti memburu kedua buronan tersebut,"

__ADS_1


Tong Liung dan Lung Wai saling berpandangan kemudian menyetujui usulan Meng Yi. Mereka bertiga akhirnya bergegas pergi dan kembali Ke Sekte mereka masing-masing karena mereka harus secepatnya menarik kembali anggota mereka yang masih berusaha ingin menangkap Li Fang dan juga Chinmi.


__ADS_2