PENDEKAR DEWA ABADI S2 (Sihir Dewa)

PENDEKAR DEWA ABADI S2 (Sihir Dewa)
Dunia Bawah Laut.


__ADS_3

Dengan kecepatan kekuatan yang mereka bertiga miliki, Tong Liung, Lung Wai dan Meng Yi tiba di Sekte mereka masing-masing.


Setelah tiba diruangan masing-masing Sekte, mereka diberikan sebuah surat undangan yang datangnya dari Sekte Kalajengking Merah.


Dan mereka membaca isi surat tersebut kemudian berencana memenuhi Undangan tersebut.


Setelah memberikan perintah kepada para kelompok Sekte masing-masing agar menghentikan pengejaran terhadap Li Fang, mereka pun kembali pergi untuk menuju ke Sekte Kalajengking Merah yang letaknya berada di Kerajaan Bumi Barat.


***


Fan Yuzhen terbang sangat jauh sekali, dia bukan kembali ke Goa melainkan terbang menuju ke tengah lautan.


"Hem, sudah sangat lama sekali aku tidak pernah datang ketempat ini!" gumam Fan Yuzhen kemudian mengangkat tangannya tinggi-tinggi keatas.


"Membelah Samudera,"


Fan Yuzhen mengayunkan telapak tangannya dengan posisi miring, dan dengan sekali ayunan sebuah energi besar dilepaskan kearah permukaan air laut tersebut, dan seketika air laut tersebut terbelah seperti kertas yang terkena sabetan pisau tajam.


Fan Yuzhen menggunakan salah satu Jurus Pedangnya yang mampu mengeluarkan gelombang energi besar dan berhasil membelah Air Laut tersebut.


Energi tersebut tidak langsung menghilang setelah berhasil membelah Air Laut itu, dia berubah menjadi sebuah perisai energi yang membuat Air Laut tersebut tidak dapat menyatu kembali.


Di dasar laut yang saat ini sudah terbelah, terlihat sebuah bola energi putih yang cukup besar berada disana, ukuran tingginya hampir sama dengan bangunan Penginapan yang memiliki lima lantai, sedangkan lebar keseluruhan mencapai 100 meter.


Fan Yuzhen segera turun dan mendarat di depan bola energi tersebut dengan tersenyum lebar.

__ADS_1


"Terbukalah!" kata Fan Yuzhen sambil memegang bola energi tersebut, dan seketika sebuah lubang terlihat di depannya. Fan Yuzhen menoleh kearah dua Air Laut yang saat ini sedang terbelah akibat tertahan energi pedangnya tersebut.


Fan Yuzhen lansung masuk kedalam bola energi tersebut, dan lubang besar tersebut kembali menutup. Di saat yang sama, Air Laut tersebut kembali menyatu setelah Energi yang menghalanginya menghilang sehingga Air Laut tersebut kembali seperti semula.


Di dalam Bola energi tersebut ternyata seperti di dunia luar. Bisa dibilang seperti Dimensi yang berbeda, atau sebuah dunia buatan.


Walau Bola energi tersebut hanya terlihat setinggi bangunan Penginapan yang memiliki lima lantai dan lebar hanya mencapai 100 meter saja, namun jika masuk kedalam semuanya akan terlihat berbeda.


Semuanya yang berada di dalam sama persis dengan yang ada diluar. Mulai dari pohon, tanah, awan, langit dan matahari. Tempat tersebut terlihat seperti dunia tanpa batas.


Fan Yuzhen berjalan dengan tenang menuju ke sebuah bangunan besar dan juga megah seperti sebuah istana Kerajaan.


"Fan Yuzhen, ada maksud apa kamu datang ketempat ini?" saat Fan Yuzhen sedang berjalan menuju kebanguanan tersebut, tiba-tiba ada suara yang menyapanya. Suara tersebut terdengar sangat besar dan juga bulat serta seperti berwibawa.


"Naga Angin, lama kita tidak bertemu, beginikah caramu menyambut kedatangan teman lamamu?"


"Heh, teman apanya? Aku yakin kamu datang kesini pasti sedang mencari sesuatu bukan?" kata sosok tersebut dan ternyata sosok tersebut bukanlah seorang manusia, melainkan seekor Naga Putih yang panjangnya mencapai ratusan meter.


Fan Yuzhen tertawa kecil kemudian berkata, "Seperti biasa, kamu memang sangat cerdas, selalu mengetahui akan maksud kedatanganku," kata Fan Yuzhen.


Naga Angin bukan menebak, melainkan sudah menjadi kebiasaan Fan Yuzhen setiap kali datang kesana pastinya sedang mencari sesuatu.


Naga Angin sebenarnya adalah salah satu dari Hewan Iblis, dia adalah salah satu pemimpin terdahulu sebelum akhirnya diganti oleh Pemimpin Hewan Iblis yang baru.


Dunia yang ditempati oleh Naga Angin sebenarnya adalah Dunia buatan yang dibuat oleh Delapan Pemimpin Hewan Iblis yang terdahulu, mereka menyebutnya Dunia Bawah Laut.

__ADS_1


"Sudahlah Fan Yuzhen, sebaiknya kamu katakan saja apalagi yang ingin kamu cari disini?" tanya naga Angin dengan suara sedikit lebih pelan.


"Aku ingin bertemu dengan kalian semua, ada yang ingin aku tanyakan, dan ini sangat penting," kata Fan Yuzhen.


Naga Angin menghela nafas kemudian berkata, "Dulu kamu juga berkata seperti itu saat terakhir kali kamu kesini, kami pikir itu benar-benar penting dan ternyata itu semua hanya untuk kepentingan dirimu sendiri saja," kata Naga Angin yang terlihat tidak mempercayai perkataan Fan Yuzhen.


Fan Yuzhen tersenyum canggung mendengarnya. Terakhir kali dia kesana sekitar 200 tahun yang lalu, dia beralasan ingin bertemu dengan kedelapan mantan pemimpin Hewan Iblis dan berkata bahwa itu sangat penting, tidak tahunya dia hanya ingin meminta sebilah pedang pusaka Alam yang dimiliki oleh Naga Angin.


Jelas saja mereka tidak mau memberikannya karena pedang pusaka tersebut berada di tanduk sang Naga, dan jika dia memberikannya kepada manusia, maka kekuatan Naga Angin akan melemah dan dia harus mengikuti perintah sang pemilik pedang baru, karena yang pasti pemilik pedang baru akan menjadi tuannya.


Kedelapan pemimpin yang lama semuanya adalah Naga yang berbeda jenis, ada Naga Angin, Naga Api, Naga Air, Naga Bumi, Naga Es, Naga Kayu, Naga Hitam dan Naga Langit.


Naga adalah salah satu makhluk terkuat dari semua yang ada. Walau mereka terlihat buas dan menyeramkan, namun sebenarnya mereka sangat ramah dan juga baik.


Tidak ada yang mengatahui seberapa kuat mereka itu, bahkan Fan Yuzhen sekalipun tidak bisa mengukur kekuatan Naga Angin yang saat ini berada di hadapannya.


Kedelapan Naga tersebut terpaksa membuat Dunia mereka sendiri dan memilih menjauh dari Dunia luar hanya demi menhindari konflik antara manusia dengan mereka.


Jika kedelapan Naga tersebut lebih memilih menjauhi Konflik dengan manusia, berbeda dengan kedelapan pemimpin baru yang lebih suka memulai konflik dengan manusia, bahkan mereka ingin menguasai Dunia dan ingin memusnahkan manusia sehingga mereka mendapat hukuman dari salah satu manusia yang memiliki kekuatan besar, demi menjaga keseimbangan Dunia, kedelapan pemimpin baru tersebut dipindahkan kedunia lain bersama dengan para hewan iblis lainnya, kemudian pintu dunia tersebut disegel dari luar dan segel tersebut tidak akan bisa dibuka dari dalam.


Saat kejadian itu, kedelapan Naga mantan pemimpin Hewan Iblis tersebut sudah pindah membawa Hewan Iblis yang tidak mau ikut terlibat konflik dengan manusia sehingga mereka tidak ikut bersama dengan pemimpin mereka yang baru.


"Maafkan atas sikapku yang waktu itu, namun sekarang aku benar-benar ingin bertemu dengan kalian semua dan aku ingin bertanya tentang satu Pusat Roh yang bisa berubah-ubah elemennya, siapa tahu salah satu dari kalian ada yang mengetahui masalah ini," kata Fan Yuzhen.


Naga Angin terlihat terkejut mendengarnya kemudian dia berkata, "Sepertinya Naga Api mengetahui masalah itu. Baiklah kali ini aku percaya, ikut denganku! Aku akan membawamu ke tempat mereka," kata Naga Angin kemudian mengecilkan tubuhnya hingga seukuran dua meter dan pergi menuju kedalam bangunan yang mirip istana, sedangkan Fan Yuzhen mengikutinya di belakang.

__ADS_1


__ADS_2