PENDEKAR DEWA ABADI S2 (Sihir Dewa)

PENDEKAR DEWA ABADI S2 (Sihir Dewa)
kera putih


__ADS_3

Perbatasan bagian Timur benar-benar sangat kacau. Kurang lebih sekitar Lima ribu pasukan Hewan iblis berusaha menembus perbatasan tersebut, sedangkan para prajurit yang jumlahnya Empat ratus prajurit tidak mampu menahan serangan dari para pasukan Hewan Iblis tersebut.


Saat ini hanya kurang dari Dua ratus prajurit yang tersedia berusaha bertahan, sedangkan sisanya banyak yang gugur dan menjadi makanan para Hewan Iblis.


Sisa para prajurit merasa putus asa, namun beberapa dari mereka berusaha menyemangati yang lainnya untuk berusaha bertahan, sedangkan Jendral yang seharusnya berada bersama mereka adalah Mei Xin.


Masalahnya saat Mei Xin kembali ke istana situasi masih aman, dan tidak ada satupun tanda-tanda jika akan ada serangan dari Hewan Iblis sehingga dia kembali ke istana.


"Habislah sudah riwayat kita!" ucap salah satu prajurit dengan putus asa karena dia merasa mustahil untuk bisa menang atau meloloskan diri dari kepungan para pasukan Hewan Iblis.


"Oh Dewa Langit, bantulah kami!"


"Wahai Dewa, aku tidak mau mati di tempat ini. istriku pasti akan sangat sedih jika sampai aku mati di tempat ini!"


Mereka saling berdoa dan memohon keselamatan kepada Dewa, sebagian lagi mengangkat pedang dan berusaha melawan Hewan Iblis yang menyerang.


"Eh.. Apakah hari sudah malam, atau mau turun hujan?" kata salah satu dari mereka saat merasakan ada bayangan seperti mau hujan.


"Hewan Iblis lainnya!"


"Besar sekali Hewan Iblis itu!"


"Ini pasti bercanda."


Semuanya tertegun saat melihat kelangit, mereka melihat sosok Naga Putih yang sangat besar terbang diatas mereka.


Namun berikutnya mereka terkejut karena Naga besar tersebut menyerang Hewan Iblis lainnya yang berada disana.


"Apakah kalian hanya mau bengong saja?"


Mereka kembali terkejut saat mendengar suara seseorang yang turun dari langit, "Jendral Li...!" Jerit mereka saat melihat Li Xiang muncul dari langit dan turun tepat di tengah-tengah mereka.


Para prajurit juga melihat jika Li Xiang tidak sendiri, dia datang bersama dengan seorang pemuda yang juga turun dan mendarat di samping Li Xiang.


Pemuda tersebut adalah Chinmi yang turun dengan memegang sebilah pedang yang mengeluarkan aura biru begitu kuat.


"Jendral, apakah jendral datang bersama dengan Naga itu?" tanya salah satu prajurit sambil menunjuk Bing Long yang saat ini sedang membantai para Hewan Iblis yang berada dilangit.


"Tenanglah, dia berada dipihak kita!" jawab Li Xiang.


"Sebaiknya kalian fokus dulu pada masalah yang ada di depan," kata Chinmi.


Mereka semua saling berpandangan, tidak ada satupun dari mereka yang mengenal atau mengetahui akan Chinmi.


"Jendral, siapa pemuda ini?" tanya salah satu prajurit dengan suara pelan.


Li Xiang menoleh dan tersenyum lembut, "Dia adalah anak ku Li Chinmi," jawab Li Xiang.


Mereka semua mengangguk, namun mereka tidak langsung mengingat akan anak Li Xiang sebelum akhirnya salah satu dari mereka mulai mengingat akan Chinmi.


"Pe... Pendekar Naga Langit!" seru prajurit yang mengingat akan anak Li Xiang.


Semuanya terperanjat kaget saat mendengar prajurit tersebut, kini mereka sudah ingat akan siapa Chinmi, namun mereka tidak sempat berbicara labih lama karena para Hewan Iblis sudah bergerak menyerang kearah mereka.


"Ayah, ayah disini saja melindungi mereka, aku akan menyerang mereka sendirian," kata Chinmi sehingga membuat Li Xiang dan para prjurit terkejut.


"Chinmi, apa maksud..!" Li Xiang belum selesai bertanya namun Chinmi sudah bergerak lebih dulu menghadapi lautan pasukan Hewan Iblis di hadapannya.


"Senior Long Wang, sekaranglah saatnya!" seru Chinmi kemudian melempar pedangnya ke udara.


Pedang Naga Langit yang terbang di udara mengeluarkan suara desingan yang sangat memekakkan telinga para Hewan Iblis, suara desingan tersebut mencakup hingga 200 meter.


Para Hewan Iblis yang berada di jarak jangkau suara desingan pedang Naga Langit berguling dan menggeliat kesakitan.

__ADS_1


Chinmi segera mengambil kembali pedang Naga Langit dan langsung menyerang Hewan Iblis yang masih dalam pengaruh suara desingan pedang Naga Langit.


Li Xiang dan para prajurit hanya tertegun melihat hal itu, "Ayo kita juga harus membantu Pendekar Naga Langit!" seru salah satu prajurit.


Li Xiang segera melesat dan ikut membunuh para Hewan Iblis yang masih terlihat kesakitan disusul oleh para prajurit.


"Ayah mundurlah, sebaiknya ayah bersiap untuk membunuh sisanya, dan biarkan aku melemahkan mereka terlebih dahulu!" kata Chinmi sambil terus membunuh Hewan Iblis di dekatnya.


"Tapi Chinmi, tidak mungkin aku..!"


"Aku mengerti akan apa yang Ayah pikirkan, namun percayalah padaku."


Li Xiang sangat kebingungan, dia tahu kekuatan Chinmi sangat besar. Namun masalahnya menghadapi semua pasukan Hewan Iblis sebanyak itu tidak mungkin bisa dihadapi sendirian.


Sebenarnya alasan Chinmi tidak lain adalah untuk menghindari Ayah serta para prajurit dari suara desingan pedang Naga Langit.


Sebenarnya Chinmi bisa saja melenyapkan mereka semua dalam sekali tebas. Namun untuk melakukan semua itu, dia harus bertukar jiwa dengan Long Wang.


Chinmi jelas tidak mau melakukan itu lagi kecuali dia menghadapi lawan yang benar-benar sangat tangguh dan kuat. Menurut Chinmi sebaiknya dia menggunakan kekuatannya sendiri dan menggunakan kekuatan utama dari pedang Naga Langit.


Para Hewan Iblis yang ada dalam pengaruh desingan pedang Naga Langit kini sudah mulai kembali kuat, sedangkan Li Xiang dan para prajurit masih berada di area jangkauan pedang Naga Langit .


"Baiklah Ayah, aku serakah yang disini kepada Ayah, dan aku sendiri akan pergi tengah-tengah pasukan Hewan Iblis yang ada disana!" kata Chinmi.


Chinmi ingin menjaga jarak antara dirinya dengan ayahnya. Lagi pula dengan kondisi para Hewan Iblis yang belum sepenuhnya stabil, seharusnya dengan kekuatan Li Xiang dan para prajurit saja sudah sudah cukup untuk mengalahkan Hewan Iblis tersebut.


Sekitar lebih dari 500 Hewan Iblis yang terkena dampak dari desingan Pedang Chinmi, namun beberapa sudah ada yang pulih. Para prajurit menghadapi Hewan Iblis yang masih lemah, sedangkan Li Xiang menghadapi Hewan Iblis yang sudah memiliki atas kekuatan mereka kembali.


Rata-rata kekuatan Hewan Iblis berada ditingkat Menengah, sedangkan yang dihadapi oleh Li Xiang paling kuat berada di Tingkat Puncak.


Namun yang memiliki kekuatan Tingkat Sihir juga ada diantara mereka. Hewan Iblis yang memiliki kekuatan Tingkat Sihir berada dibarisan paling belakang, mereka berjumlah 4 ekor.


"Bagaimana, apakah kamu mau kita bertukar tempat?" Long Wang bertanya kepadan Chinmi yang kini menyerang para Hewan Iblis dengan menggunakan Jurus Pedang Tiupan Angin nya.


"Terima kasih senior, kita lihat dulu perkembangannya," jawab Chinmi.


Aku tahu itu senior, namun berikan aku kesempatan untuk mengasah kemampuanku, aku ingin menggunakan ilmu sihir yang telah aku pelajari," pinta Chinmi.


"Terserah kamu saja, namun jika kamu ternyata tidak berhasil, maka aku akan bertukar tempat dengan paksa!" kata Long Wang.


Chinmi tidak menjawab, sebisa mungkin dia mengurangi jumlah Hewan Iblis terdekat agar Ayah dan para prajurit bisa melawan sisa yang di tinggalkannya.


Bing Long menghadapi Hewan Iblis berbagai jenis burung, mulai dari elang merah, gagak, kelelawar dan berbagai jenis Hewan Iblis terbang lainnya.


Jumlah mereka mencapai lebih dari 700 ekor, dan kekuatan mereka semua berada ditingkat Menengah. Tentu saja Bing Long dengan sangat mudah untuk mengalahkan mereka.


Chinmi saat ini sudah berada jauh dari tempat Li Xiang berada, sekarang dia harus menghadapi lebih banyak lagi Hewan Iblis dari sebelumnya.


Pedang Naga Langit kembali ia lempar ke udara dan mulai mengeluarkan suara desingan nya kembali.


Seperti sebelumnya, para Hewan Iblis yang berada di jarak jangkauan suara bising tersebut akan meronta-ronta karena tidak tahan akan suara yang dikeluarkan oleh Pedang Chinmi.


"Sihir Api Kobaran Badai Api."


Chinmi menggunakan kesempatan tersebut untuk melepaskan elemen api yang sangat besar dan membakar Hewan Iblis yang meronta-ronta tersebut.


Api yang Chinmi lepaskan bagai badai angin yang berhembus ke berbagai arah, semua Hewan Iblis yang berada di Tingkat Menengah hangus terbakar, sedangkan yang berada di Tingkat Puncak masih utuh namun tetap mati, dan ada juga yang masih hidup namun sangat sekarat.


"Owh mustika abu-abu ya!" Chinmi melihat sekitar ratusan mustika abu-abu terlihat dari tubuh Hewan Iblis yang sudah hancur terbakar.


Chinmi menoleh kearah Li Xiang yang terlihat terkejut kepada dirinya dan kemudian kembali bertarung melawan Hewan Iblis di dekatnya.


Melihat Li Xiang sudah tidak memperhatikan dirinya, Chinmi mengeluarkan mustika kalungnya dan memindahkan mustika abu-abu dengan sangat cepat kemudian kembali bergerak untuk menyerang Hewan Iblis berikutnya.

__ADS_1


"Sebenarnya ada berapa sihir elemen yang ia kuasai?" batin Li Xiang yang tidak menduga jika Chinmi tidak hanya menguasai tiga elemen saja.


Namun Li Xiang sadar jika saat ini dia harus lebih fokus kepada Hewan Iblis yang ia lawan. Li Xiang berencana untuk menanyakan nanti jika perterungan dengan Hewan Iblis sudah selesai.


"Chinmi, aku akan memberikan sedikit bantuan padamu!" kata Bing Long yang menyempatkan diri untuk terbang rendah diatas Chinmi.


Bing Long menyeburkan kabut yang sangat tebal sehingga ratusan Hewan Iblis menjadi beku karena terkena semburan Kabut putih yang begitu tebal tersebut.


Bing Long kembali terbang tinggi dan menghadapi sisa dari Hewan Iblis di udara, sedangkan Chinmi tidak menyia-nyiakan bantuan tersebut.


Chinmi menghentakkan kakinya ketanah sehingga tanah berguncang dan menghancurkan Hewan Iblis yang sudah membeku. Chinmi juga tidak menyia-nyiakan mustika abu-abu yang berserakan di hadapannya.


Chinmi yang sedang sibuk membantai dan mengambil mustika tidak sadar jika dirinya sedang di lantai oleh Empat ekor Hewan Iblis berkekuatan Tingkat Sihir.


Chinmi baru menyadari ketika empat energi menghantam tubuhnya dan dia terpukul mundur hingga sejauh 10 meter.


Namun tidak ada luka serius dari hantaman keempat energi tersebut, hanya sedikit rasa sakit yang ia rasa di dadanya.


Chinmi mengelus-elus dadanya yang sedikit sakit sambil menatap keempat ekor Hewan Iblis tersebut, "Kerja sama yanh baik," gumam Chinmi dan mengarahkan ujung pedangnya kearah keempat Hewan Iblis tersebut.


"Sebaiknya kalian menyerangku satu persatu!" kata Chinmi, dia tidak tahu apakah mereka mengerti akan bahasanya atau tidak.


Keempat ekor Hewan Iblis berkekuatan tingakat Sihir tersebut ternyata tidak peduli akan perkataan Chinmi. Mereka berempat maju secara bersamaan menyerang Chinmi dan diikuti oleh para pasukan Hewan Iblis lainnya.


Chinmi mengumpulkan Qi dalam jumlah besar dan mengalirkannya ke pedang Naga Langit, "Sepetinya ini akan lebih cepat untuk mengurangi jumlah mereka," kata Chinmi kemudian bersiap mengayunkan pedangnya ke samping.


"Pedang Membelah Angin."


Chinmi langsung melepaskan tebasan yang begitu kuat dan juga cepat, gelombang energi angin juga melesat dengan kecepatan tinggi dan melewati tubuh para Hewan Iblis sejauh 50 meter.


Keempat ekor Hewan Iblis menyadari serangan tersebut dan melompat mundur sejauh mungkin untuk menhindari gelombang energi angin berbentuk sabit tersebut.


Namun ratusan Hewan Iblis lainnya tidak bisa menghindari serangan tersebut sehingga gelombang energi angin melewati tubuh mereka dengan sangat mulus.


Sekitar lebih dari 200 Hewan Iblis terbelah menjadi dua setelah di lewati oleh tebasan energi dari Chinmi.


Tidak hanya para Hewan Iblis yang terkejut, melainkan Li Xiang dan para prajurit yang melihat itu di kejauhan hanya menelan ludah mereka.


Li Xiang sendiri sampai tidak bisa membayangkan jika saja Zuo Yujiu tetap harus meneruskan latih tanding nya dengan Chinmi.


Chinmi sendiri tidak memperdulikan akan keterkejutan mereka, dia kembali menyerang para Hewan Iblis tersebut dengan Jurus Pedang Tiupan Angin lainnya sehingga membuat para Hewan Iblis mulai ragu untuk maju menyerangnya.


Setiap serangan yang Chinmi lepaskan akan mampu membunuh lebih dari Lima puluh ekor Hewan Iblis, sampai-sampai Hewan Iblis berpikir yang hewan bukanlah mereka, melainkan pemuda yang saat ini sedang membantai rekan-rekan dengan sangat sadis.


Keempat Hewan Iblis berkekuatan Sihir Elemen ternyata tidak sepenuhnya mundur, mereka justru kembali menyerang Chinmi saat Chinmi masih sibuk menyerang Hewan Iblis lainnya.


Chinmi sudah mengetahui cara bertarung dari keempat Hewan tersebut yang semuanya adalah Kera Putih.


"Kalian suka menyerang ku dari belakang! Kalau begitu rasakan ini!"


"Pedang Pusaran Angin."


Chinmi berbelok kebelakang dan menebas lurus kearah keempat Hewan Iblis yang ingin menyerang dari belakang.


Tebasan pedang Chinmi berubah menjadi pusaran angin besar yang menggulung apapun yang ada dihadapannya.


Keempat Hewan Iblis tersebut kembali menjauh, namun salah satu dari mereka tidak secepat seperti ketiga lainnya, dia terkena pusaran angin tersebut dan digulung dan kemudian jatuh terhempas dengan sangat keras ketanah sehingga tanah langsung retak.


Chinmi tidak mau membiarkan satu ekor Hewan Iblis tersebut yang jatuh kembali bangkit, karena Hewan Iblis tersebut berkekuatan Sihir Elemen, jadi serangan Chinmi tidak sepenuhnya membuat Hewan Iblis tersebut mati.


"Pedang Angin Pencabut Nyawa."


Chinmi menggunakan tahap akhir dari Jurus Pedang Tiupan Angin nya, Chinmi memotong tubuh Kera Putih tersebut dari kepala hingga kebawah sehingga tubuh monyet itu terbelah menjadi dua.

__ADS_1


Ketiga Kera yang tersisa hanya bisa melihat teman mereka terpotong begitu saja, mereka meraung keras seolah-olah sangat marah.


"Apa kalian marah padaku? Kemarilah jika kalian memang marah, aku akan dengan senang hati untuk menyambut amarah kalian!'' kata Chinmi, dia berencana ingin menyisakan satu dari mereka bertiga karena ingin mengetahui informasi akan keberadaan gurunya.


__ADS_2