PENDEKAR DEWA ABADI S2 (Sihir Dewa)

PENDEKAR DEWA ABADI S2 (Sihir Dewa)
Dunia Ciptaan


__ADS_3

***


"Sungguh sangat sial sekali hidupku, andai bukan karena murid Cao Yuan itu, mungkin aku tidak akan terlihat menyedihkan seperti ini," gerutu Huo Lang sambil meraba lengannya yang terputus.


Selama berhari-hari Huo Lang menjaga pintu portal, dia melakukan itu atas perintah She Long, menurut perkiraan She Long, seharusnya para Naga lainnya akan datang mencari Huo Long dan Tie Long yang ditahan oleh Huo Lang.


Selama berhari-hari jugalah Huo Lang hanya bisa menunggu bersama dengan ratusan pasukan Hewan Iblis disana.


Letak pintu portal itu sendiri berada di kawasan Kerajaan Api Timur, karena itu tidak akan ada satu orang pun yang akan mengetahuinya.


"Hah..! Aku bosan sekali berada disini!" kata Huo Lang dengan menghentakkan kakinya ketanah dan seketika itu juga tanah terbelah dan tercipta jurang yang begitu dalam.


"Kau, siapa namamu?" tanya Huo Lang kepada rubah putih.


"Namaku adalah Baihu tuanku!" kata Baihu yang terlihat ketakutan melihat tanah yang terbelah dua.


"Aah iya Baihu! Aku jadi lupa," kata Huo Lang sambil tertawa keras kemudian kembali berbicara kepada Baihu.


"Baihu, apakah di duniamu ada mahluk yang kuat selain She Long dan aku?" tanya Huo Lang.


"Dulu ada tuan, namun sekarang dia sudah menghilang entah kemana," kata Huo


"Apakah dia hewan juga?"


"Tidak tuan, dia adalah manusia."


"Manusia? Apakah kamu mengetahui ciri-ciri tubuhnya?"


"Iya, aku pernah melihatnya sekali saat dia menyegel kami di dunia terpisah, tubunya sedikit gemuk, dan tingginya hanya segini, dia memakai kain berwarna coklat," kata Huo Lang dan tangannya mengukur seberapa tinggi tubuh manusia yang ia maksud.


"Sepertinya ciri-cirinya sama dengan salah satu manusia yang memiliki kekuatan Dewa yang dulu pernah menyegel ku," kata Huo Lang sembari mengingat-ingat wujud orang yang dimaksud.


"Tuan juga pernah tersegel?" Baihu tidak percaya jika sosok sekuat Huo Lang ternyata juga pernah disegel.


"Iya, namun itu semua sudah kami rencanakan, kami sengaja mengalah dan disegel di Alam Semesta agar kami bisa mendapatkan kekuatan baru dan tubuh baru, dan semua berjalan sesuai rencana," kata Huo Lang.


Baihu hanya mengangguk-anggukan kepala nya, walau dia sendiri tidak mengerti akan apa yang dijelaskan oleh Huo Lang.


"Hem dimana kucing merah itu berada, kenapa sejak dari kemarin aku tidak melihatnya?" tanya Huo Lang sambil melihat kesekelilingnya.


"Kucing? maksud Tuan Huo Shizi?" tanya Baihu.


"Aku tidak tahu siapa namanya! Namun aku tidak suka jika ada nama yang depannya sama dengan namaku!" kata Huo Lang.


"Huo Shizi sedang pergi menemui Tuan She Long, dia dipanggil karena ada tugas untuknya," kata Baihu.


"Owh jadi begitu, jika demikian aku juga..!"


Perkataan Huo Lang terhenti saat merasakan sesuatu datang dengan sangat cepat kearahnya, dia menelan ludah saat merasakan Aura yang ia kenal.


"Ada apa Tuan?" tanya Baihu.


"Cao Yuan, apakah dia yang datang?" wajah Huo Lang terlihat buruk saat merasakan Aura Kaisar dari jauh kemudian dia menoleh kearah Baihu.


"Suruh semua pasukan mu maju kedepan dan hadang mahluk yang akan datang kesini, setelah itu terserah kamu, apakah kamu ingin tetap berada di sini, atau ikut denganku pergi dari sini? Semua terserah kamu," kata Huo kemudian dia berbalik dan berniat untuk pergi.


Baihu segera menyuruh ratusan Hewan Iblis untuk maju menghadang sosok yang ia tidak tahu siapa yang akan datang, setelah itu dia segera menyusul Huo Lang yang sudah membuat lingkaran api portal nya untuk pergi.


"Jadi kamu memilih ikut denganku kembali ke tempat She Long dan meninggalkan pasukan mu menjadi korban disini? Baiklah lebih baik selamat dari pada kamu harus mati konyol disini, karena musuh yang akan datang tidak akan mampu untuk aku hadapi," kata Huo Lang kemudian dia masuk kedalam lingkaran api nya dan diikuti oleh Baihu.


Huo Lang khawatir jika yang akan datang itu adalah Cao Yuan, atau mungkin muridnya yang pernah mengalahkannya hingga harus kehilangan satu lengannya.


Setelah kepergian Huo Lang dan Baihu, barulah terlihat dengan jelas siapa yang datang. hampir separuh dari pasukan iblis lari setelah melihat sosok Naga besar berwarna putih terbang kearah mereka.


Mereka tentu mengenal sosok Naga tersebut yang tidak lain adalah Bing Long, mantan pemimpin mereka terdahulu.


***


Long Wang yang menggunakan tubuh Bing Long tiba dihadapan ratusan pasukan Hewan Iblis yang berbaris menghadang jalannya, sedangkan Chinmi melompat dari punggung Bing Long dan melayang di udara mencari sosok yang bernama Huo Lang.

__ADS_1


"Yang mana makhluk nya? Aku sama sekali tidak melihat sosok itu! Apa mungkin dia sudah kabur karena merasakan Aura Kaisar dari Long Wang?" Chinmi bertanya sendiri sambil memperhatikan para Hewan Iblis yang sebagian ada yang lari.


Long Wang menyerang para Hewan Iblis dengan sangat buas, dia membekukan belasan Hewan Iblis dan kemudian menginjaknya hingga hancur.


Chinmi melihat Long Wang seperti terlihat sangat menikmati pertarungannya tersadar setelah ada banyak kupu-kupu besar datang kearahnya dengan melepaskan serangan serbuk yang sangat halus sekali.


Chinmi dapat mencium bau dari serbuk tersebut seperti racun namun tidak mematikan, "Kalian terlalu cantik untuk dibunuh, namun terlalu berbahaya jika tidak dibunuh," kata Chinmi kemudian menyerang kupu-kupu tersebut.


"Sihir Api Kobaran Api Neraka."


Chinmi menyemburkan api yang sangat banyak dari mulutnya kearah puluhan kupu-kupu yang menyerangnya. Api tersebut berputar kedepan dan kemudian melebar membentuk semburan api raksasa.


Sebagian hutan jadi terbakar akibat Chinmi melepaskan Sihir Elemen Api nya sedangkan puluhan kupu-kupu besar tersebut tidak ada satupun yang selamat dari kobaran api yang meluas tersebut.


"Ini terlalu mudah bagiku!" kata Wang Long kemudian mengepakkan sayapnya yang lebar.


Hanya satu kali kepakan sayapnya, lebih dari seratus Hewan Iblis terhempas jauh terkena angin yang begitu besar yang tercipta dari kepakan sayap Long Wang.


"Siapa itu?"


Chinmi yang sudah berada di bawah terkejut saat menoleh keatas. Dia melihat ada sosok pria tua sedang melayang diatasnya dan menatap dirinya.


Long Wang juga ikut menoleh kearah yang dilihat oleh Chinmi dan dia juga melihat pria tua tersebut dengan heran.


"Manusia itu memiliki kekuatan setingkat Dewa, tapi siapa dia?" kata Long Wang membuat Chinmi terkejut.


"Kita urus mereka saja, selama manusia itu tidak menggangu kita, maka kita juga tidak perlu mengganggunya," kata Long Wang kemudian berbalik dan kembali menyerang sisa pasukan iblis yang hanya tinggal sedikit


Chinmi sama sekali tidak tenang, dia tetap menyerang pasukan Hewan Iblis dengan seluruh kemampuannya agar pertempuran tersebut secepatnya selesai. Chinmi khawatir jika sosok pria tua tersebut adalah penjaga atau salah satu rekan She Long yang menyamar.


Saat para pasukan Hewan Iblis sudah tinggal puluhan saja, Chinmi merasakan ada energi lain tidak jauh darinya. Chinmi segera menoleh dan melihat sosok yang ia kenal.


"Guru...!" seru Chinmi dan kemudian langsung meninggalkan pertarungan dan pergi kearah Gurunya.


"Guru, apa guru baik-baik saja?" tanya Chinmi sambil memperhatikan tubuh Fan Yuzhen yang sedikit kurus.


"Chinmi, aku baik-baik saja, senior itulah yang telah menyelamatkan ku," kata Fan Yuzhen sambil menatap pria tua tersebut yang sedang melayang di udara tanpa melakukan pergerakan sedikitpun. Pria tua tersebut tidak lain adalah Lio Long.


"Aku akan menceritakannya nanti, sekarang kita urus dulu..!" Fan Yuzhen ingin melanjutkan perkataannya namun tidak jadi saat melihat seluruh Hewan Iblis sudah tewas semua.


"Mereka sama sekali tidak menyisakan untukku," gumam Fan Yuzhen saat melihat Huo Long dan Tie Long sudah berada di tempat Bing Long.


"Bing Long, sejak kapan kamu menjadi sekuat ini?" tanya Huo Lang saat dia dan Tie Long sudah berada di hadapannya.


"Raja, ijinkan diriku bertukar tempat kembali!" kata Bing Long yang rohnya saat ini masih berada di dalam pedang.


Bing Long masih bisa berkomunikasi dengan Long Wang karena pedang Naga Langit berada di atas punggung, pedang tersebut sengaja di letakkan di punggung Bing Long agar mereka masih bisa saling terhubung.


"Padahal aku belum puas, namun kami buru-buru minta bertukar tempat lagi!" gerutu Long Wang.


Long Wang melihat kesekelilingnya untuk memastikan jika musuh sudah benar-benar tidak ada, "Baiklah mari kita bertukar tempat sebelum kedua saudaramu ini menyadarinya," kata Long Wang.


Long Wang dan Bing Long bertukar tempat tanpa diketahui oleh Huo Long maupun Tie Long, kedua Naga tersebut hanya sedikit bingung karena Bing Long sama sekali tidak menjawab pertanyaan Huo Long.


Setelah Bing Long mendapatkan kembali kendali atas tubuhnya, dia menggerak-gerakkan tubuhnya seperti baru bangun tidur.


"Akhirnya aku kembali!" kata Bing Long membuat Huo Long dan Tie Long semakin kebingungan.


"'Apa maksudmu? Bukannya sejak tadi kamu berada disini dan membantai kaum kita ini?" tanya Tie Long.


"Eh.. maksudku akhirnya kalian sudah kembali," kata Bing Long.


"Kau ini benar-benar aneh! Aku tadi bertanya sejak kapan kamu memiliki kekuatan besar tadi?" tanya lagi Hou Long.


"Kekuatan besar yang mana? Kekuatanku masih sama seperti biasanya," kata Bing Long.


"Kekuatan Aura Biru yang kamu pancarkan tadi sangat besar, jadi sejak kapan kamu memiliki kekuatan itu?"


"Aura Guru? Owh iya Aura Biru itu, aku baru mempelajarinya beberapa hari yang lalu," kata Bing Long.

__ADS_1


"Apa kamu bisa menunjukkan lagi?" tanya Tie Long sekaligus penasaran.


"Tidak bisa, aku hanya bisa menggunakannya sekali saja dan membutuhkan waktu beberapa bulan lagi," kata Bing Long mencari alasan karena dia tidak tahu bagaimana caranya agar dia bisa menggunakan Aura Kaisar.


"Sihir macam apa yang seperti itu? Aku baru mengetahui jika ada sihir aneh seperti itu," kata Huo Long.


Mereka bertiga masih membahas akan kekuatan Bing Long yang mempunyai Aura Kaisar, sedangkan Chinmi, Fan Yuzhen dan Lio Long sudah saling berkenalan.


***


"Senior, inilah muridku yang bernama Chinmi," kata Fan Yuzhen mengenalkan Chinmi kapada Lio Long.


"Salam senior! Nama saya adalah Chinmi," kata Chinmi sambil membungkukkan badan.


Lio Long mengamati tubuh Chinmi lebih teliti kemudian dia mengangguk dan ikut menyapanya.


"Jadi ini muridmu? Namaku Lio Long, jika boleh ijinkan aku menanyakan sesuatu padamu untuk memastikan jika dirimulah yang aku cari selama ini," kata Lio Long.


Chinmi mengerutkan dahinya, dia seolah-olah pernah mendengar nama Lio Long, namun dirinya lupa akan dimana dia pernah mendengarnya.


"Jadi benar kamu pernah mendengar namaku?" Chinmi terkejut ketika Lio Long mengetahui akan apa yang ia pikirkan.


"Hem, jawablah pertanyaanku, apakah kamu pernah bertemu dengan seorang wanita bernama Xi Liyi?" tanya Lio Long.


"Xi Liyi? Aku pernah bertemu dengannya sekitar Enam tahun yang lalu," kata Chinmi.


"Jadi memang benar, kamulah orang yang aku tunggu selama ini!" kata Lio Long sambil tersenyum lebar.


"Lio Long! Lio Long! Ah iya aku, eh maksud saya, saya ingat pernah mendengar nama senior dimana!" kata Chinmi yang mulai mengingat jika dirinya pernah mendengar nama Lio Long dari Xi Liyi.


"Hahaha! tenyata Xi Liyi sudah mengenalkan namaku padamu!" kata Lio Long.


"Senior, jika memang benar senior adalah orang yang pernah diceritakan oleh Tuan Putri Xi Liyi, saya ingin melihat buktinya, maaf ini hanya untuk memastikan saja," kata Chinmi.


"Apakah kamu meragukan diriku?" tanya Lio Long.


"Bukan itu maksud saya senior, saya hanya ingin memastikan saja," jawab Chinmi.


"Hem..! Apa yang harus aku lakukan agar kamu yakin jika aku memang Lio Long?" tanya Lio Long.


Dia mengira Chinmi akan memintanya untuk menunjukkan kekuatannya, namun ternyata dia salah karena ternyata Chinmi bukan memintanya untuk menunjukkan seberapa besar kekuatannya. Chinmi justru bertanya sesuatu padanya.


"Senior, kenapa senior menginginkan dan mencari saya?"


"Apakah Xi Liyi tidak menjelaskannya padamu?" tanya Lio Long.


"Sudah, namun saya hanya ingin tahu jawabannya dari Senior!" jawab Chinmi.


Chinmi sedikit khawatir jika yang ada di hadapannya saat ini bukan Lio Long yang asli. Saat ia mengetahui jika ras Naga memiliki ilmu Sihir Dewa yang bisa mengubah diri menjadi siapapun, Chinmi yakin jika She Long pasti juga memiliki Sihir Dewa tersebut.


"Aku menunggu dan mencari keberadaanmu karena kamu adalah calon Dewa yang terakhir!" kata Lio Long.


Chinmi mengangguk kemudian kembali bertanya kepada Lio Long, "Lalu siapa dewa muda sebelum saya?" tanya lagi Chinmi.


"Dewa Muda sebelum kamu? Apakah yang kamu tanyakan tadi adalah Ho Chen?"


"Baik Senior sekarang saya percaya pada Senior, maaf jika tadi saya meragukan senior," kata Chinmi.


"Sudahlah, aku tahu apa yang kamu pikirkan," kata Lio Long sambil mendekati Chinmi dan memegang pundaknya.


"Sekarang sudah waktunya bagiku untuk melatih dirimu! Aku akan membawamu ke dunia lain dan akan berlatih disana."


Chinmi terkejut mendengar perkataan Lio Long, "Kenapa kita tidak berlatih di Dunia ini saja?" tanya Chinmi.


"Terlalu berbahaya jika kita berlatih disini, karena itu kita harus berlatih di tempat yang lebih aman agar kamu bisa berlatih tanpa ada gangguan dari siapapun," Lio Long menoleh kearah Fan Yuzhen yang sedang duduk dibalik batu besar seorang diri.


"Dunia ini masih memiliki pelindung, jika gurumu dan semua para Naga bergabung, mungkin untuk sementara dunia mu akan aman, karena itu kamu harus berlatih secepat mungkin untuk bisa mencapai ke Tingkat Dewa dan juga memiliki tubuh abadi seperti kami," kata Lio Long kemudian kembali menatap Chinmi.


"Baiklah senior, namun sebelum kita berangkat, ijinkan saya pergi ke suatu tempat terlebih dahulu, setelah itu saya akan ikut dengan Senior," kata Chinmi sambil menatap ke tiga Naga yang berada agak jauh darinya.

__ADS_1


"Baik, aku beri waktu hingga besok, setelah itu kita akan pergi ke Dunia Ciptaan ku untuk berlatih," ucap Lio Long yang menyetujui ke inginan Chinmi.


__ADS_2