
***
"Sejak kapan kamu berguru kepada Dewa?" tanya Yinfei kepada Ho Chen.
"Seumur hidup ku, baru kali ini bisa bertemu dengan para Dewa," ucap Xi Liyi, namun dia lupa jika jauh sebelum dirinya memiliki kekuatan Keabadian dia sudah pernah bertemu dengan salah satu dari mereka yang menyamar.
"Sungguh beruntung dirimu Ho Chen, kamu bisa menjadi murid dari Dewa yang sesungguhnya, kamu sungguh salah satu manusia yang penuh dengan kejutan," Lio Long juga menyampaikan rasa kekaguman nya.
Lang Yu sendiri hanya bisa memandang Ho Chen dengan terkagum-kagum. Dalam segi kekuatan dirinya lah kekuatannya yang paling lemah, namun dengan bantuan Toya emas nya, dia bisa mengimbangi kekuatan dari Xi Liyi.
"Senior semua, maaf jika aku merahasiakan semuanya kepada kalian semua, karena sekarang kalian sudah mengetahuinya, aku sudah tidak bisa merahasiakannya lagi!" kata Ho Chen kemudian dia menceritakan awal mula pertemuan nya dengan Cao Yuan.
Ho Chen juga menceritakan jika dirinya sudah bertemu dengan salah satu Dewa agung sang Bodhisattva sekaligus tugas yang harus ia emban dari Sang Bodhisattva.
Jelas semuanya terkejut karena Ho Chen bisa bertemu juga dengan salah satu Bodhisattva, bagi mereka bertemu dengan para dewa saja sudah suatu keberuntungan apalagi bisa bertemu dengan salah satu Bodhisattva, itu bukan lagi sebuah keberuntungan melainkan anugerah yang tiada batas.
"Sudah kubilang kau satu-satunya manusia yang penuh kejutan, tidak henti-hentinya kamu membuatku terkejut," kata Lio Long kembali mengucapakan ke kaguman nya.
"Sudahlah senior, dari pada kalian hanya mengagumi diriku, itu hanya membuat semua waktu kalian atau kita semua terbuang sia-sia," kata Ho Chen kemudian dia memandang dunia Chinmi dari luar angkasa.
"Sekarang kita harus lebih fokus memikirkan hal yang lebih penting, dan untuk memperlancar semuanya, aku ingin memperkenalkan kepada kalian semua teman baru kita," kata Ho Chen.
"Teman baru katamu?" Xi Liyi mengerutkan dahinya.
"Benar teman baru, namun sebelum aku memperkenalkan nya kepada kalian, aku harap kalian tidak terkejut padanya dan mau menerimanya sebagai bagian dari kita," kata Ho Chen.
Mereka semua saling berpandangan dan sama-sama tidak mengerti siapa teman baru yang ingin Ho Chen perkenalkan.
"Cepatlah katakan siapa teman baru yang kami maksud," kata Yinfei yang sudah tidak sabar.
"Baiklah!" kata Ho Chen kemudian dia berseru memanggil sosok yang ia maksud.
"Dewi Bai Ying muncullah dan tampakkan dirimu!" panggil Ho Chen dan kemudian dia muncul sosok wanita cantik berkulit putih bersih tanpa noda.
"Terima kasih Chinmi karena kamu sudah bersedia untuk menerimaku bergabung dengan kelompok mu!" kata Bai Ying.
Semuanya memandang Bai Ying dengan penuh takjub, baru kali ini mereka melihat seorang wanita yang memiliki kecantikan yang sangat sempurna bagai seorang Dewi Salju.
Tubuhnya memancarkan cahaya biru, dan hawa dingin juga dapat mereka rasakan.
"Siapakah dirimu ini wahai Dewi, dan dari dunia mana asal mu?" tanya Yinfei.
"Yinfei, mungkin kamu sudah tidak mengenaliku lagi, begitu juga dengan Lio Long dan juga kamu putri Xi Liyi bersama jendral setianya, namun aku tetap mengingat kalian semua!" kata Bai Ying.
"Kau tahu nama kami semua?" tanya Xi Liyi.
"Apakah kalian mengenal Lan Ying?" tanya Bai Ying.
"Em.. tidak!" jawab Lio Long.
"Owh begitu, bagaimana kalau aku merubah wujud ku seperti ini?" kata Bai Ying kemudian tubuhnya berubah menjadi seekor elang raksasa berwarna putih.
"Kau! Jadi kau Elang Es Galaxy!" Yinfei jelas mengenali elang tersebut.
Mereka berempat langsung menjaga jarak dan bersiap untuk menyerang Bai Ying atau lebih di kenal sebagai Lan Ying.
"Tenanglah senior, aku akan menjelaskan semuanya kepada kalian akan siapa sebenarnya Lan Ying ini," kata Ho Chen.
Mereka memandang Ho Chen dengan sangat keheranan, bagaimana bisa Ho Chen bisa berteman dengan salah satu mahluk yang menjadi incaran mereka semua.
Bai Ying kembali ke wujud semula sebagai wanita cantik, sedangkan Yinfei terpaksa berusaha untuk tetap tenang dan ingin mengetahui alasan Ho Chen bisa berteman dengan Lan Ying atau Bai Ying.
__ADS_1
Ho Chen mulai menjelaskan dan menceritakan kisah Bai Ying sebelum menjadi Lan Ying. Ho Chen tidak mau ada ke salah pahaman antara mereka dengan Bai Ying.
"Jadi dia adalah salah satu Dewi dari Kahyangan?" tanya Xi Liyi dengan nada tidak percaya.
"Benar, awalnya aku juga tidak percaya andai Dewi Kwan Im tidak menjelaskannya dan sekaligus mengembalikan ingatannya," kata Ho Chen.
"Jika kamu sendiri sudah menerimanya, maka aku pun juga akan menerimanya, namun aku tidak tahu dengan yang lainnya!" kata Yinfei.
Xi Liyi, Lio Long dan juga Lang Yu saling berpandangan, mereka masih sangat sulit untuk menerima bahwa Bai Ying adalah Lan Ying.
Namun Ho Chen sendiri sudah menjelaskannya dan menerimanya untuk bergabung dengan mereka.
"Baiklah kami juga akan menerimanya, namun bukan berarti kami harus mempercayainya begitu saja," kata Lio Long.
Kekuatan Bai Ying masih belum sepenuhnya kembali karena dia masih butuh waktu untuk memiliki kekuatannya kembali, karena itu dengan bergabung dengan Ho Chen dan yang lainya, setidaknya dia bisa bersama-sama memburu She Long dan menebus semua kesalahannya.
Saat ini Bai Ying bukanlah tandingan She Long maupun Ho Chen, namun dia bisa bertarung melawan Yinfei dan Lio Long apa lagi Xi Liyi karena kekuatan Bai Ying saat ini sudah berada di tingkat Dewa Suci.
"Dengan ini kekuatan kita semakin bertambah bukan?" kata Ho Chen.
"Bukan bertambah melainkan sudah lengkap, kita sekarang sudah berlima, jadi seharunya kita sudah bisa mengalahkan si Naga Batu itu!" kata Xi Liyi.
"Tidak, itu tidak benar, jika ingin mengalahkan She Long, kita harus memisahkan Ye Shi dan Huo Lang, mereka harus terpisah satu persatu, jika tidak maka mereka tidak akan bisa di kalahkan bahkan dengan kekuatan kita berlima," kata Bai Ying.
"Bagaimana jika ber enam?" tanya Lio Long.
Bai Ying menoleh kearah Lio Long kemudian dia menatap kearah Lang Yu, "Mana bisa? Kekuatannya masih berada di tingkat Raja Alam tingkat akhir," kata Bai Ying.
"Bukan dia yang aku maksud, melainkan yang lain!" jawab Lio Long sedangkan Lang Yu hanya bisa tersenyum kecut mendengar perkataan Bai Ying.
"Siapa yang kamu maksud dan dimana dia?" tanya Bai Ying.
"Tidak mungkin, selama yang aku tahu, tidak akan ada yang bisa mengalahkannya, kecuali dengan cara menyegel kekuatannya, dan itu tidaklah mudah, bahkan para Dewa sekalipun tidak akan bisa melakukannya," kata Bai Ying yang tidak percaya jika akan ada yang bisa mengalahkan She Long.
"Dewi, memang ini terdengar mustahil, namun aku dan calon manusia dewa itu akan mendapatkan kekuatan dari Dewi Kwan Im untuk bisa mengalahkan She Long, dan hanya dua kekuatan yang di gabung saja yang bisa melakukannya," kata Ho Chen berusaha memberi penjelasan.
"Baiklah anggap aku mempercayaimu karena kamu menyebut Sang Dewi Kwan Im, kalau begitu aku akan tetap dengan wujud ini karena jika aku menggunakan wujud hewan ku, mereka akan dengan mudah mengenali diriku!" kata Bai Ying.
"Kalau begitu kamu dan tuan putri Xi Liyi berjaga dan mengawasi dunia itu, sedangkan aku akan mencari Guru Cao Yuan setelah membantu Chinmi menyerap Bola Nirwana, dan setelah itu tugas Lio Long adalah melatih Chinmi cara menggunakan kekuatan barunya, dan senior Yinfei!"
Ho Chen berhenti berbicara dan matanya bercahaya putih memandang kearah dunia Chinmi.
"Aku rasa gadis yang bernama Chinmi sangat membutuhkan perlindungan kita senior, jadi sebaiknya kita segera kesana!" kata Chinmi yang membatalkan niatnya untuk memberikan tugas kepada Yinfei.
"Gadis?" tanya Bai Ying.
"Owh aku lupa, Dewi Bai Ying apakah kamu pernah mendengar nama tentang Dewi Kegelapan?" tanya Ho Chen.
"Iya aku tahu, Dewi Kegelapan adalah guru dari Raja siluman, kekuatan Dewi Kegelapan setara dengan Bodhisattva!" kata Bai Ying.
"Benarkah? Aku baru mendengar kisah itu!" kata Ho Chen.
"Ho Chen, aku sudah hidup lebih lama sebelum She Long di lahirkan, sedangkan She Long sendiri adalah reinkarnasi dari Raja Siluman!" kata Bai Ying.
"Dewi jika Asal usul She Long aku sudah tahu akan siapa dia sebelum terlahir kembali menjadi Naga," kata Ho Chen.
Bai Ying tersenyum lembut kemudian menceritakan kisah Dewi Kegelapan yang pernah menjadi Guru dari Raja Siluman.
Dewi Kegelapan di kenal sebagai Dewi dengan wujud Dewi yang sangat cantik, kecantikan Dewi Kegelapan melebihi kecantikan para Dewi manapun.
Dewi Kegelapan juga memiliki hewan peliharaan, hewan itu adalah seekor burung gagak raksasa dengan mata merah menyala, dan burung gagak tersebut adalah hewan yang menjadi tunggangannya.
__ADS_1
Saat itu Dewi Kegelapan menyerang para dewa dengan para siluman yang saat itu para siluman di pimpin oleh Raja Siluman murid dari Dewi Kegelapan sendiri.
Kekuatan Raja Siluman baru memasuki kekuatan Dewa Agung, sedangkan Dewi Kegelapan sudah mencapai tingkat Puncak dari Dewa Agung.
Kekuatan mereka berdua saja mampu mengguncang Kahyangan dan juga Nirwana sehingga para Bodhisattva terpaksa harus turun tangan untuk menghentikan kekacauan tersebut.
Bodhisattva adalah Budha yang penuh welas asih, mereka tidak pernah membunuh apapun dan selalu berusaha memberi kesempatan bagi siapapun untuk bertobat.
Namun Raja Siluman sama sekali tidak mau mendengar pencerahan dari salah satu Bodhisattva sehingga dia mendapatkan hukuman dari salah satu Budha setelah berhasil di kalahkan.
Raja Siluman di lahirkan kembali menjadi Hewan buas karena sifat Raja Siluman yang liar seperti Hewan, namun dia tetap diberi kesempatan kedua dalam reinkarnasi berikutnya.
Sedangkan Dewi Kegelapan masih bertarung melawan para Budha sehingga seluruh alam semesta kacau dan Kahyangan saat itu hampir runtuh.
Namun setelah bertarung cukup lama, Sang Budha kebajikan muncul dan memberi pencerahan Dewi Kegelapan.
Kekuatan Budha Kebijakan tidak bisa di ukur dengan apapun, namun semua yang di ucapkan ya selalu mengandung arti yang mendalam.
Dengan beberapa pencerahan dari Budha Kebijakan, Dewi Kegelapan mulai merasa ragu untuk terus melanjutkan pertempuran yang tiada akhir, terlebih lagi salah satu pengikut setianya Raja Siluman sudah tiada.
Budha Kebijakan membacakan beberapa kitab suci Nirwana kepada Dewi Kegelapan sekaligus maksud dari isi kitab tersebut.
Budha Kebijakan mengambil kesempatan dari keraguan di hati Dewi Kegelapan, dan pada akhirnya Dewi Kegelapan luluh dan menyadari semua kesalahannya.
Dengan demikian Dewi Kegelapan hukuman atas semua dosa-dosa yang sudah ia perbuat, dengan sedikit hati baik yang ia miliki, Dewi Kegelapan di beri kesempatan dan akan di lahirkan kembali sebagai manusia.
"Jadi jika sampai Dewi Kegelapan kembali menjadi jahat, dia akan menjadi musuh yang lebih kuat dari She Long?" tanya Xi Liyi.
"Benar, namun aku tidak tahu dimana reinkarnasi Dewi Kegelapan itu berada, dan jika dia masih hidup saat ini, maka kita harus melindunginya agar She Long tidak menemukannya," kata Bai Ying.
"Bukankah dia sudah sadar, walau pun si naga batu itu berhasil menemukannya itu kan hanya akan sia-sia saja!" ucap Lio Long.
"Pemikiran mu itu keliru, seharusnya Dewi Kegelapan tidak akan mengetahui akan siapa jati dirinya dimasa lalu, jika sampai ada yang mengotori dan kembali membuat hati reinkarnasi Dewi Kegelapan menjadi jahat, maka akan sangat sulit untuk bisa mengingatkannya, karena pastinya She Long akan memberikan masukan buruk padanya!" kata Bai Ying.
"Jadi begitu, baiklah sudah kita putuskan untuk melindungi gadis itu sekaligus melatih Chinmi!" kata Ho Chen kemudian dia berniat untuk kembali.
"Ho Chen tunggu, apakah kamu tahu di mana reinkarnasi Dewi Kegelapan itu berada?" tanya Bing Mei.
"Aku sudah tahu, bahkan She Long kita sudah mengetahuinya, dan dia berusaha untuk menjemput Gurunya itu!" kata Ho Chen.
"Kalau begitu situasinya akan semakin buruk, aku yakin She Long pasti menginginkan kekuatan Dewi Kegelapan untuk menguasai seluruh alam semesta, jika demikian kalian harus secepatnya menyelamatkannya!" kata Bai Ying.
Menurut Bai Ying mereka masih ada harapan jika bisa lebih dulu menyelamatkan reinkarnasi Dewi Kegelapan, dengan memberikan arahan dan masukan yang baik, seharunya Dewi Kegelapan akan bisa menjadi Dewi kembali, namun akan menjadi Dewi yang lebih baik lagi.
"Kalau begitu aku dan senior Yinfei akan pergi dulu, kami akan membawa Chinmi dan gadis itu pergi ke dunia yang tidak bisa di temukan oleh siapapun," kata Ho Chen kemudian dia dan Yinfei segera menghilang.
"Aih dia buru-buru sekali, padahal aku ingin mengatakan jika Dewi Kegelapan memiliki kekasih, Yaitu murid dari Budha Kebijakan! Ah sudahlah, lagi pula murid Budha Kebijakan juga sudah bereinkarnasi juga seperti Dewi Kegelapan! Ah sudahlah lebih baik menyerahkan semuanya pada takdir."
Bai Ying menghela nafas panjang kemudian dia dan Xi Liyi terbang lebih dekat kearah dunia Chinmi.
Lang Yu tetap ikut mengikuti Xi Liyi, karena itu sudah menjadi tugasnya untuk menjaganya walau kekuatannya masih di bawah Xi Liyi, namun itu sudah tugas dan sumpahnya untuk menjadi pengawal setia Xi Liyi.
Lio Long sendiri pergi ke dunia Ciptaanya karena dia yakin jika Ho Chen pasti akan membawa Chinmi ke dunianya.
Sedangkan di tempat lain tanpa ada yang menyadari, dua sosok bercahaya sedang terbang melesat kearah lain, dan arah mereka menuju ke galaxy yang lebih jauh.
"Ho Chen, seharunya dengan kekuatan yang dimilikinya, dia sudah pantas untuk di angkat menjadi Dewa dan seharunya dia bisa menjadi salah satu panglima di kahyangan!" batik Bai Ying.
Dia mengetahui jika kekuatan Ho Chen hampir setara dengan kekuatan para Dewa, dan menurutnya Ho Chen lebih pantas menjadi Dewa atau menjadi panglima yang bisa memimpin ribuan pasukan langit.
Xi Liyi hanya melihat Bai Ying dalam diam, sebenarnya dia ingin mengetahui akan siapa sebenarnya Bai Ying, apakah dia benar-benar baik atau tidak, walau sudah di jelaskan oleh Ho Chen, namun tetap saja dia masih sangat penasaran, dan sekaligus dia merasa iri karena Bai Ying jauh lebih cantik dari dirinya.
__ADS_1