PENDEKAR DEWA ABADI S2 (Sihir Dewa)

PENDEKAR DEWA ABADI S2 (Sihir Dewa)
Penyamaran She Long


__ADS_3

***


"Tuan muda, saya tidak pernah punya masalah dengan tuan muda, kenapa tuan muda mengejar saya?" tanya Tan Xia Lan kepada Chinmi yang sudah berdiri di hadapan nya.


Tidak sulit bagi Chinmi untuk bisa sampai kebawah, dia hanya tinggal melompat dari lantai tiga dan jatuh seperti kapas mendaratkan kakinya dengan lembut di lantai dasar.


"Memang sebelumnya kita tidak memiliki masalah, sebenarnya bukan aku yang bermasalah dengan dirimu, melainkan para penduduk desa Tianqi yang memiliki masalah dengan mu, namun sekarang kau sudah mendapatkan masalah baru karena berani membeli Qie Yin!" kata Chinmi.


"Maafkan aku tuan muda, aku salah jadi tolong jangan bunuh aku!" kata Tan Xia Lan memohon namun dia sendiri tidak bisa bangkit dan masih dalam posisi terbaring di atas lantai.


"Kenapa kamu berpikir aku akan membunuhmu? Tidak bukan aku, melainkan dia yang akan memberi mu pelajaran karena kami sudah berani merendahkannya!' jawab Chinmi dengan mata menatap ke atas lantai tiga di mana Qie Yin saat ini mulai melukai Fui Xixi.


Tan Xia Lan melirik sebisa mungkin ke tempat Qie Yin berada, dia semakin ketakutan saat melihat banyak debu mengelilingi tubuh Qie Yin dan ditambah lagi Fui Xixi mulai mendapatkan banyak luka di sekujur tubuhnya.


"Tuan tolong biarkan aku pergi, aku berjanji akan berubah dan akan menebus semua dosa-dosa ku!" kata Tan Xia Lan.


Dia merasa Qie Yin lebih berbahaya dari pada Chinmi, dan dia yakin Qie Yin pasti akan mencelakai dirinya, dan yang terburuk bisa membunuh nya.


"Aku tidak akan menyentuhmu, jika kamu bisa silahkan coba pergi dari sini! Itupun jika kamu mampu!" kata Chinmi.


Tan Xia Lan hanya bisa mengumpat dalam hatinya, jika tubuhnya bisa digerakkan, tidak perlu menunggu perintah dari Chinmi untuk kabur.


"Bukankah kamu suka bersenang-senang? Nikmati saja akan apa yang Qie Yin ingin lakukan padamu!" kata Chinmi membuat Tan Xia Lan hanya bisa menelan ludahnya sendiri.


Bagi Chinmi melumpuhkan Tan Xia Lan bukanlah hal yang sulit saat ini, namun dia tetap tidak beranggapan jika dirinya sudah sangat kuat karena masih ada musuh yang lebih kuat dari dirinya.


Di lantai tiga sendiri, Qie Yin sudah berhasil melumpuhkan Fui Xixi dengan sangat mudah, tentu saja mudah bagi Qie Yin karena Fui Xixi hanya hebat dalam meracik obat dan racun saja, namun jika untuk bela diri dan Ilmu sihir lainnya, Fui Xixi sama sekali tidak ahli dalam hal itu.


Qie Yin memberikan beberapa luka di sebagian tubuhnya sehingga darah mengalir dari luka-luka kecil membasahi gaun indahnya, bahkan dandanannya jadi berantakan dan tidak terlihat menor lagi.


"Siapa kamu sebenarnya?" tanya Fui Xixi.


"Aku adalah gadis yang ingin kau jual, apa kamu sudah lupa?" tanya Qie Yin dengan nada menyindir.


Fui Xixi tidak lagi bertanya setelah mendengar jawaban Qie Yin, walau masih ingin tahu dan penasaran, namun Fui Xixi lebih memilih diam.


Qie Yin bisa saja membunuh Fui Xixi jika dia mau, namun dia memiliki rencana lain kepada kekasih She Chin itu.


"Jika kamu masih tetap ingin hidup, cepat panggil salah satu pengikut mu kesini!" kata Qie Yin.


"Untuk apa? bukankah kamu sudah mendapatkan ku, kenapa masih menginginkan pengikut ku juga?" tanya Fui Xixi.


"Jangan banyak tanya, lakukan saja apa yang aku pinta," kata Qie Yin dengan nada dingin.


"Aku tidak memiliki pengikut!" jawab Fui Xixi dengan singkat.


"Benarkah? Bagaimana jika bangunan ini aku ratakan?" kata Qie Yin kemudian dia melepaskan energinya membuat bangunan tersebut mulai bergetar dan ada beberapa yang mulai berjatuhan.


"Aku bicara yang sebenarnya, aku sama sekali tidak memiliki pengikut, aku hanya memiliki orang-orang yang bekerja kepadaku, dan itu pun hanya para manusia biasa saja!" kata Fui Xixi berusaha menjelaskan jika dirinya tidak berbohong.


"Benarkah?" Qie Yin mengamati wajah Fui Xixi lebih teliti untuk memastikan apakah Fui Xixi berbohong atau tidak.


"Jika demikian kamu pasti memiliki pengawal yang setidaknya adalah seorang pendekar yang bekerja menjagamu bukan?"


Fui Xixi mengangguk, dia memang memiliki tiga pendekar yang bekerja untuk menjaga keamanan usahanya, namun mereka hanyalah para pendekar yang berada di tingkat Pemula dan tingkat Awal saja.


"Bagus panggil mereka kesini!" kata Qie Yin sekali lagi meminta Fui Xixi untuk memanggilnya.


"Mereka sudah kabur sejak tadi, jadi mereka tidak ada di sini!" kata Fui Xixi.


Ketiga pendekar yang ia sewa memang sudah lari sejak Chinmi menggetarkan bangunan tersebut hanya dengan menggunakan suaranya saja.

__ADS_1


Mereka sadar jika seseorang bisa menggunakan suaranya saja untuk menggetarkan bangunan, itu berarti seseorang tersebut bukan pendekar biasa sehingga mereka lebih memilih untuk menyelamatkan diri.


"Sepertinya memang tidak ada satu orang pun yang akan setia untuk mengikuti mu, baiklah aku akan menggunakan cara lain saja, namun aku akan mengurus mu nanti, sekarang aku akan mengurus pria kurang ajar itu dulu," kata Qie Yin kemudian dia memukul tengkuk leher Fui Xixi sehingga dia langsung tidak sadarkan diri.


Qie Yin segera melompat dan turun di samping Chinmi dan menatap kearah Tan Xia Lan yang sudah tidak berdaya.


"Apa yang kamu lakukan, kenapa dia masih hidup?" tanya Qie Yin kepada Chinmi.


Tan Xia Lan menelan ludahnya ketika Qie Yin mengetahui jika dirinya masih hidup.


"Yin, apa aku terlihat seperti manusia yang suka membunuh dengan membabi buta?" tanya Chinmi.


"Kadang iya, dan kadang juga tidak!" jawab Qie Yin.


Qie Yin menghampiri Tan Xia Lan yang sudah tidak berdaya, "Chinmi, lepaskan aura mu, aku Ingin bertanya sesuatu padanya," kata Qie Yin.


Chinmi menarik kembali auranya kemudian membiarkan Qie Yin yang mengurusnya.


Tan Xia Lan merasa tekanan yang menindih tubuhnya menghilang, dia segera bangkit namun Qie Yin segera membuat lingkaran debu memutari lehernya.


"Sebelumnya kamu sudah merendahkan ku, aku sudah memberimu kesempatan namun sekarang kesempatan itu sudah tidak ada lagi!' kata Qie Yin.


"Nona, tolong maafkan aku! Aku berjanji tidak akan melakukannya lagi!" kata Tan Xia Lan yang sangat ketakutan.


"Dosa mu sangat besar Tan Xia Lan, aku akan menghukum mu karena telah berani merendahkan diriku, dan juga aku akan mewakili seluruh penduduk desa Tianqi untuk memberimu hukuman," kata Qie Yin kemudian dia perlahan-lahan mulai menggenggam tangannya.


Lingkaran debu yang mengelilingi leher Tan Xia Lan mulai mengecil membuat Tan Xia Lan semakin panik.


"Nona aku mohon ampuni aku nona, aku berjanji akan menjadi orang baik dan akan menebus semua kesalahan ku," kata Tan Xia Lan memelas.


"Janji seorang penjilat dan penjahat seperti seseorang menyiram tanaman dengan air garam, apakah akan bisa tumbuh? Tidak.. Justru akan semakin membusuk," kata Qie Yin yang seperti nya tidak mempercayai Tan Xia Lan lagi.


Chinmi tidak berniat untuk mencegah Qie Yin karena dia juga tidak suka kepada Tan Xia Lan, bukan hanya tidak menyukai sifat Tan Xia Lan kepada para pendekar penduduk desa Tianqi, namun entah mengapa dia tiba-tiba merasakan ketidak sukaannya kepada Tan Xia Lan saat dia tahu jika Tan Xia Lan membeli tubuh Qie Yin dari Fui Xixi.


Tan Xia Lan berusaha melepaskan lingkaran debu yang semakin mengecil dan mulai menekan lehernya.


Tan Xia Lan tidak bisa lagi berteriak atau bersuara apapun karena debu yang mengikat lehernya membuat Tan Xia Lan sulit untuk bernafas.


Seluruh urat nadi mulai terlihat di dahi dan leher Tan Xia Lan, dan wajahnya berubah menjadi merah karena tidak bisa bernafas.


Qie Yin sudah tidak memperdulikan akan Tan Xia Lan yang sangat tersiksa, dia justru mempe cepat genggaman tangannya dan kemudian darah mulai keluar dari leher Tan Xia Lan sebelum akhirnya kepala Tan Xia Lan terlepas dan darah dengan sangat derasnya menyembur keluar.


Tubuh Tan Xia Lan jatuh tanpa kelapa, sedangkan kepala Tan Xia Lan menggelinding di samping tubuhnya dengan mata masih terbuka.


Lantai rumah bordil mulai dibasahi oleh darah Tan Xia Lan, dan bau amis darah segera menyebar ke seluruh ruangan.


"Menyakiti dulu baru membunuhnya! Kenapa tidak dia habisi saja dengan cepat tanpa perlu menyiksanya?" gumam Chinmi yang merasa jika perbuatan Qie Yin sedikit berlebihan.


Dia tahu jika Qie Yin adalah mantan dari sekte aliran hitam, hal itu yang membuat dirinya merasa khawatir, "Apa mungkin benar dia adalah Dewi Kegelapan?" batin Chinmi.


"Sekarang hanya tersisa satu lagi, aku akan mengutus seseorang untuk menyampaikan kepada She Chin jika kekasihnya saat ini akan segera mati," kata Qie Yin kemudian dia terbang kelantai tiga menghampiri tubuh Fui Xixi yang tidak sadarkan diri.


"Saat bertemu dengan sesuatu yang berhubungan dengan She Chin, Sisi Gelapnya akan selalu terlihat," gumam Chinmi kemudian dia juga menyusul Qie Yin kelantai tiga.


***


"She Long, aku tidak menduga jika kamu memiliki kekuatan yang begitu tinggi!" kata Huo Lang.


"Benar, akan tetapi dia juga ceroboh, karena kekuatannya sudah membuat para dewa muncul," ucap Ye Shi.


"Aku tahu jika aku terlalu ceroboh, namun jika aku tidak menggunakan kekuatan penuh ku, bisa-bisa aku kalah, bukankah kalian sudah tahu jika yang ku lawan adalah murid si Cao Yuan!" jawab She Long sekaligus mengakui kecerobohannya.

__ADS_1


"Lalu sekarang apa rencana mu selanjutnya?" tanya Ye Shi.


"Dari kemarin tanda yang aku pasang di tubuh murid She Chin sudah mulai terasa, itu artinya dia sudah kembali keluar dari persembunyian nya," kata She Long.


Ketika dirinya berada di samping Qie Yin, dia sempat memasang tanda di tubuh Qie Yin tanpa sepengetahuan siapapun, dan tanda itu juga tidak terlihat oleh siapapun.


"Kalau begitu kita tunggu apa lagi, mari kita segera pergi untuk menjemputnya!" kata Huo Lang.


"Tidak Huo Lang, yang akan menjemputnya adalah diriku sendiri, kamu dan Ye Shi akan aku beri tugas untuk mencari Lan Ying!" kata She Long.


Sejak She Long mengutus Lan Ying pergi menyelamatkan Fu Shen, dia tidak hanya gagal dalam tugasnya, namun dia juga bertingkah aneh, dan Lan Ying sama sekali tidak menceritakan akan apa yang telah ia hadapi.


"Kemana aku harus mencari elang itu? Bisa saja dia berada di galaxy lain untuk berlatih bukan?" kata Ye Shi.


"Karena itu aku meminta kalian berdua mencarinya bersama-bersama, sejak pertempuran para manusia itu dia sudah pergi tanpa memberitahu kita jika dia akan pergi kemana, aku khawatir murid Cao Yuan itu sudah menemukannya dan mengalahkannya."


She Long sengaja mengutus mereka berdua agar bisa saling menjaga jika sampai bertemu lagi dengan murid Cao Yuan atau para dewa lainnya.


Dengan kekuatan mereka berdua seharunya mereka sudah bisa saling menjaga dan bisa lolos jika ada bahaya.


"Baiklah jika itu keinginanmu She Long, namun jika aku boleh tahu, apakah kamu akan pergi menjemput calon Dewi Kegelapan itu saat ini juga?" tanya Huo Lang.


"Tidak sekarang, aku harus memastikan dulu apakah dia bersama dengan murid Cao Yuan atau tidak? Jika tidak maka aku akan secepatnya membawanya ketempat kita!" kata She Long.


Dia sudah tidak mau lagi bertindak gegabah karena khawatir jika calon Dewi Kegelapan di jaga oleh salah satu manusia dewa atau oleh semua manusia berkekuatan Dewa itu.


"Baiklah segera kabari kami jika kamu sudah bisa mendapatkannya, kami akan segera datang walau tanpa Lan Ying untuk membantumu menjadikan murid She Chin itu menjadi Dewi kita!" kata Ye Shi kemudian dia membuat lingkaran hitamnya untuk berpindah tempat.


"Tentu saja, cepatlah kalian pergi dan berhati-hati!" ucap She Long kemudian Ye Shi dan Huo Lang menghilang dari hadapan She Long.


Kini hanya tersisa She Long sendiri di tempat tersebut, dia berada di atas sebuah tanah yang dibawanya ada banyak cairan lava yang sangat panas, dan tempat tersebut adalah dunia bawah tanah.


She Long menutup matanya dengan duduk diatas tanah merah tersebut. She Long berusaha untuk menemukan keberadaan Qie Yin dengan merasakan keberadaan tanda yang ia pasang.


Alis She Long yang seperti ukiran batu naik turun berusaha untuk menemukannya, namun antara tempat dirinya dan Qie Yin berada cukup jauh sehingga membutuhkan waktu yang mungkin sangat lama.


Namun tetap saja She Long tidak bisa menjangkau keberadaan tanda yang ia pasang walau ia sendiri sudah bisa merasa nya.


"Ini aneh, apakah pemuda itu sudah bisa mengetahui tanda yang aku pasang? Tapi itu tidak mungkin karena dia baru berada di tingkat Dewa Bumi," gumam She Long.


Pemuda yang ia maksud adalah Chinmi, terakhir dia merasakan jika Chinmi berada di tingkat Dewa Bumi, namun sebenarnya itu bukankah kekuatannya, melainkan kekuatan Long Wang, sedangkan kekuatannya Chinmi sendirian sebenarnya masih berada di tingkat Raja Alam.


She Long berusaha lagi untuk mendeteksi keberadaan Qie Yin, namun tetap saja dia tidak bisa menjangkaunya.


"Mungkin aku harus keatas bumi, hanya dengan cara itu aku bisa merasakannya!" kata She Long kemudian dia segera menghilang dan muncul di atas sebuah gunung yang sangat tinggi.


"Akan aku coba mencarinya di sini!" gumam She Long kemudian dia mencoba lagi untuk mendeteksi keberadaan Qie Yin.


Ternyata apa yang She Long pikirkan benar, rencana nya untuk mencari Qie Yin dari luar alam bawah tanah sangat efesien.


Hanya dalam waktu singkat saja dia sudah berhasil menemukan tempat keberadaan Qie Yin, namun jaraknya sungguh sangat jauh.


Bagi She Long itu bukanlah sebuah masalah, dia bisa saja pergi kesana dengan berpindah tempat, namun dia harus memastikan lebih dulu apakah Ho Chen dan manusia Dewa lainnya bersama dengan Qie Yin atau tidak, dan She Long tidak mau bertindak ceroboh lagi.


Jika sampai kali ini dia bertindak ceroboh, maka akibatnya sangat fatal, dia tidak hanya akan gagal mendapatkan Qie Yin, namun dia juga harus menghadapi Ho Chen dan para manusia Dewa lainnya sendirian.


Jika untuk melawan Ho Chen sendirian dia bisa memenangkan pertarungan, namun dia harus melawan keempat manusia dewa lainnya salah satunya adalah Chinmi yang menurutnya adalah salah satu manusia Dewa baru.


"Aku akan mengamatinya selama seminggu, dan aku akan menggunakan Sihir Dewa ku untuk berubah dan menyamar sebagai manusia!" kata She Long dan kemudian dia merubah wujudnya menjadi manusia agar dirinya tidak mudah di curigai jika bertemu dengan Ho Chen dan yang lainnya.


She Long segera menghilang dan kemudian dia berpindah tempat, kini dia sudah di tempat yang sangat jauh dari gunung tempat dirinya muncul, dan dia berdiri di sebuah bangunan yang memilki tiga lantai keatas.

__ADS_1


"Dia berada di sini! Dewi Kegelapan aku datang untuk segera menjemputmu," Penyamaran She Long kemudian masuk kedalam bangunan tersebut dalam wujud manusia untuk mencari keberadaan Qie Yin.


__ADS_2